What I Think

What I Think
What I think



...****************...


" MOMMY ". Teriak si Kembar memanggil Ellena.


" Sayang.. kalian__ ". Belum sempat Ellena melanjutkan ucapannya Felix dan Fiona mencium Pipi Ellena.


'Mmuaaach.. Mmuaaach'


Ellena memeluk kedua anak kembarnya dengan tangis haru bahagia.


Selesai Ellena memeluk si Kembar, Ellena beranjak berdiri mendekati Zacklee. Tangan Ellena menyentuh luka di Pipi Zacklee, menyeka darah yang mulai mengering.


" Apa ini sakit? "


" Tidak begitu sakit ". Jawab Zacklee yang mengerti Ellena sedang khawatir dengannya.


" Terimakasih.. Terimakasih sudah menepati janji membawa pulang anak - anakku dengan selamat ". Dengan suara parau menangis serta mata yang berkaca - kaca.


" Bukankah sudah menjadi tanggung jawabku sebagai Kepala keluarga? ". Tangan Zacklee menahan tangan Ellena yang berada di Pipinya dengan tersenyum.


Zacklee menarik tubuh Ellena kepelukannya.


Alex menunduk melihat kemesraan keduanya. Hatinya terasa sedikit sakit, meskipun dia sudah berjanji akan melepaskan Ellena, tetapi apa daya hati tak pernah bisa.


" Papa Lee curang.. cuma Mommy aja yang dipeluk ". Protes si cantik Fiona .


Zacklee mengendurkan pelukannya tersenyum mendengar protes Fiona. Lalu menghampiri gadis kecil itu dan menggendongnya.


" Anak cantik Papa mau dipeluk juga.. Mmuaaach ".


si Cantik Fiona mengangguk senang. Sedang Ellena terdiam mengolah otaknya darimana si Kembar tau kalau Zacklee adalah Papa kandungnya.


" Mommy.. ". Felix membuyarkan pikiran Ellena.


" Ayo Mommy kita pelukan bersama seperti yang di TV - TV ". Ujarnya dengan tawanya.


Merekapun berpelukan bersama dengan bahagia.


**


Felix dan Fiona saat ini sudah tertidur dengan posisi Zacklee ditengah mereka. Sebelumnya mereka juga sempat bermain dengan Alex. Meskipun saat ini mereka sudah menemukan Papa kandungnya tetapi tidak mengurangi kasih sayangnya terhadap Alex.


Ellena merasa bahagia melihat tiga orang tersayangnya sedang tertidur dengan lelap. Dirinya tak menyangka setelah melewati 7 Tahun lamanya akan berakhir indah. Ellena kemudian keluar kamar dia melihat Alex sedang berbincang dengan Albert.


" Pa ". Ellena yang bergabung dengan Albert juga Alex lalu disusul Trias.


Ya saat ini tinggal ada mereka. Marcel dan semuanya sudah kembali kerumah mereka masing - masing. Sedang Ellena juga si Kembar diminta Trias untuk beberapa waktu dikediamannya sebelum Zacklee membawa ke kediamannya sendiri.


" Mereka sudah tidur? ". Tanya Trias.


" Iya mam, mereka bahkan melupanku ". Ellena cemberut karena si Kembar melupakannya dan lebih memilih Zacklee.


" Ha.. ha.. wajarlah sayang, 7 Tahun mereka jauh dari Papanya ". Sahut Trias.


" Betul kan Lex? ". Trias meminta pendapat Alex.


" I_ya Tante ". Jawab Alex sedikit gugup.


" Lex, terimakasih sudah menjaga dan melindungi menantu serta cucuku selama ini. Kami ga tau apa yang akan terjadi jika Ellena tak bertemu denganmu. Attar sangat licik ".


" Tapi kita harus tetap waspada Om, dan terutama kau Ell.. ".


" Emangnya aku kenapa Ka? ". Ellena yang sedikit terkejut begitupun dengan Trias.


" Iya.. memang ada apa Pa? ". Tanya Trias yang sama penasarannya dengan Ellena.


" Karena Attar dan Tasya berhasil lolos ". Zacklee yang entah kapan bangun dan ikut bergabung.


" Itu tandanya mereka masih bisa mencelakakan anak - anakku? Ough Tidak! Kalau sampai itu terjadi aku ga akan sudi memaafkannya ".


" Sayang tenanglah.. itu sudah menjadi tugasku melindungi kalian ". Zacklee merangkul dan mencium Pipi istrinya didepan Papa Mamanya juga Alex.


" K_AU ". Ellena memelototkan matanya, saat ini dirinya merasa malu dengan sikap Zacklee.


" Ini baru awal, sebentar lagi Aku akan memakanmu ". Bisiknya membuat wajah Ellena memerah seketika.


Albert dan Trias tertawa melihat sikap Zacklee dan Ellena. Sedang Alex merasa canggung melihat kemesraan Ellena dan Zacklee.


" Dia tak menyadari keberadaanku ". Batin Zacklee kesal.


" Ehm.. Ehm.. ". Zacklee sengaja berdehem agar Alex mengingat keberadaannya saat ini.


Ellena melirik kearah Zacklee yang sedikit kesal. Lalu terkekeh kecil sambil menutup bibirnya.


Begitupun dengan Alex dia mengerti jika Zacklee sedang kesal.


" Gue pulang Zack.. Jangan lupa Susu Felix dan Fiona saat bangun tidur, mereka paling tak bisa tidur menggunakan selimut. Jadi a


gue harap elu ga melupakannya ".


" Aisssshhh... bahkan sekarang dia meremehkanku ". Gerutu Zacklee.


" Oke, Aku pamit pulang Ell. Besok barang - barang kalian akan Aku antar ".


" Hati - Hati Ka.. ". Ellena melambaikan tangannya saat Alex melajukan Mobil ya dan itu membuat Zacklee cemburu lalu menggendong Ellena.


" Aaaaaa ". Teriak Ellena yang terkejut Zacklee menggendongnya.


Ellena berontak karena merasa malu karena Albert, Trias serta para pelayannya sedang ikut menatap tingkah mereka berdua dan itu membuat Ellena semakin malu.


Zacklee menurunkan Ellena di Kamar sebelah Kamar si Kembar. .


" Apaan ini? Kau membuatku malu ". Keluh Ellena.


" Siapa suruh sok akrab sama Alex ".


Keluar Ide gesrek dari Ellena saat Zacklee mengungkapkan kecemburuannya.


" Ehm.. ". Ellena berpura - pura berdehem.


" Bukannya dulu kau selalu menyuruhnya untuk menjagaku? ".


" Eit.. siapa yang nyuruh? ". Protesnya.


" Yeah Amnesia nih orang.. waktu kita LDRan bukannya kau menyuruh Ka Alex untuk memata - mataiku? ". Kali ini Ellena berkacak pinggang.


" Aku hanya menyuruhnya buat ngajakin kamu makan cilok ".


Ellena langsung membulatkan mulutnya dan mulai mencubit pinggang Zacklee.


" Ampun Ell.. ampun ". Zacklee yang menyerah dengan ulah Ellena memeluknya dari belakang.


" Sayang, ceritakan padaku hari - harimu mengandung si Kembar ". Bisik Zacklee .


Mata Ellena mulai berbinar - binar mengingat pertama kali mengetahui kehamilannya.


" Sayang, kau menangis? What I think? Kalau itu membuatmu menangis Aku tak akan mengungkitnya. Karena bagaimanapun Aku orang pertama yang sangat bersalah ". Zacklee tak tega melihat perubahan Ellena.


" Aku tak apa Ka.. ". Ellena melepas pelukan Zacklee.


" Saat malam itu kau memilih menemui dia hatiku sangat hancur, bahkan langitpun tak mendukungku saat itu. Aku seperti orang yang tak memiliki apa - apa lagi. Dewa datang yang kukira dirimu, ternyata Aku salah. Aku benar - benar bodoh kala itu ". Ellena tersenyum menyeka air matanya mengingat kejadian 7 Tahun yang lalu


" Aku memutuskan untuk meninggalkanmu Ka.. Aku bertemu Ka Alex tak sengaja di Bandara. Tubuhku lemah menggigil kala itu dan Aku tersadar berada di Kediaman Tante Nova. Dokter yang memeriksaku mengabarkan jika Aku hamil, Aku syok tak tahu harus gimana apalagi saat Tasya mengabarkan jika kalian akan bertunangan dalam waktu yang dekat, Aku ingin sekali menghabisi nyawaku. Tapi_ Ka Alex dan Tante Nova menguatkanku, memberi dukungan jika Aku harus bertahan demi calon bayi yang Aku kandung. 4 bulan kehamilan Aku memeriksakan kandungan Dokter mendapati ada 2 janin di rahimku, Aku semakin syok. Bagaimana bisa Aku hidup dengan 2 bayi tanpa ayah? Begitulah pikiranku. Ka Alexlah yang memberiku kekuatan untuk tetap bertahan demi Felix dan Fiona. Demi perkembangan Felix dan Fiona di dalam kandungan Ka Alex memutuskan untuk mengajakku meninggalkan Negara L ke Negara K. Disanalah aku memulai semuanya dari awal, melupakan rasa sakit hati ". Ellena memejamkan matanya, air matanya menetes membasahi wajah cantiknya.


Zacklee menangkup wajah Ellena lembut, menyeka air matanya. Dia bisa membayangkan betapa sulit hari - harinya saat mengandung Felix dan Fiona tanpa dirinya disampingnya.


" Setelah ini Percayalah jika Aku tak akan pernah membuatmu merasakan sakit akibat kecerobohanku ". Kemudian Zacklee mematuk bibir Ellena dengan Lembut lalu mendekapnya.


Cinta terkadang tercipta di kala kita jauh dengan seseorang. Cinta itu semakin kuat hingga tak bisa lagi untuk di ceritakan. Begitupun dengan Zacklee dan Ellena saat ini. Cinta mereka terasa hangat hingga tidak ada celah untuk merubahnya.


Dua sepasang kekasih ini menghabiskan waktu semalamnya untuk saling menguatkan, bekerjasama, serta membangun masa depan yang sempat hancur akibat kesalahpahaman.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Good malem akak Readers..


Semoga mimpi indah❤


Jangan lupa tinggalkan jejaknya😘


Like, Vote, Comment 🍃