What I Think

What I Think
Wejangan Mama



🍃🍃


Terkadang yang kita harapkan tidak sesuai kenyataan. Meskipun begitu kita harus menerimanya dengan ikhlas. Cinta Ellena hanya untuk Zacklee dan selamanya akan seperti itu meski ada Cinta Alex didalamnya.


" Kau serius Dhea? ". Clara terkejut .


" Iya. Aku melihatnya berjalan dengan normal, Tasya sudah sembuh dari lumpuhnya. Tadinya aku mau memberitahu Ellena, tapi Revan melarang karena bentar lagi hari bahagia Ellena ". Dhea menceritakan


" Kita harus memberitahu Ellena ". Ajak Clara.


Clara menghubungi Dhea untuk menghibur sahabatnya. Tak disangka Dhea memberitahu informasi yang penting tentang Tasya. Clara sangat terkejut sekali, dia khawatir jika Tasya suatu hari akan membuat onar dengan alasan sakitnya.


" Eh.. Tadi kau mau cerita apa soal Ka Alex? ". Tanya Dhea teringat jika Clara akan menceritakan soal Alex.


Clara menarik nafasnya panjang dan membuangnya kasar.


" Sepertinya kau harus bersiap mendengar ini Dhea ". Ucap Clara sambil memegang dada Dhea.


" Alex mencintai Ellena ".


" Hah! ". Dhea memegang dadanya, dirinya sangat terkejut dengan informasi ini.


" Bagaimana ini bisa terjadi Clara? "


" Ellena semalam mencari Alex tak disangka dia terjebak Ryan ".


" Ryan!! Ngapain lagi si breng*** itu ". Umpat kesal Dhea.


" Ryan juga mencintai Ellena ".


" Clara.. Aku tak sanggup mendengarnya lagi ". Dhea terduduk lemas bersandar bahu Clara.


" Kenapa hidup Ellena begitu rumit ".


" Dhea, kita harus bicara dengan Ellena. Kita tak bisa membiarkan hatinya goyah. Zacklee sudah kembali padanya ". Ucap Clara.


" Kau benar Clara ". Dhea kembali bersemangat dan berdiri menarik tangan Clara.


Clara dan Dhea tiba di Restaurant Cha - Cha. Sesampainya disana mereka mencari keberadaan Ellena tetapi kepala pelayan menghadangnya.


" Nona tolong jangan ke atas ". Hadang salah seorang pelayan.


" Kau tak mengenal ku Aku sahabat bosmu dan ini Kaka Iparnya ". Ucap Dhea sambil menunjuk dirinya dan Clara.


" Tapi Nona__". Pelayan itu tak bisa menghadang Dhea dan Clara yang ingin bertemu Ellena.


Dhea dan Clara telah sampai didepan room private Ellena dan dengan cepat membuka pintu.


" Oups ". Dhea membelalakkan matanya sambil menutup bibirnya.


Begitupun dengan Clara dia sama terkejut nya dengan Dhea yang melihat pemandangan romantis didepannya. Dhea lalu menutup pintunya pelan.


" Sepertinya kita harus menundanya ". Ucap Clara.


" Ya.. Pemandangan yang romantis ". Ucap Dhea dengan tersenyum mengingat kejadian yang baru saja dilihatnya.


\=\=@@


Ellena terbangun dari tidurnya dia merasa ada tangan yang menimpali perutnya. Ellena menyentuh tangan itu dan betapa terkejutnya ternyata Zacklee juga tertidur sambil memeluknya.


Ellena membuka selimutnya memastikan tidak terjadi apa - apa. Setelah memastikannya dia bernafas lega karena pakaiannya masih utuh. Ellena menoleh kearah pria disampingnya deru nafas pria itu menghangatkan wajahnya. Wajah tampan hidung mancung dengan alis sedikit tebal membuat Ellena terpesona olehnya. Degup jantung yang berdebar itu kembali berirama tatkala perasaannya menyadari cinta di setiap pandangannya. Ellena mencoba untuk menyentuh pipi Zacklee dengan lembut tanpa harus membuatnya terbangun.


" Maafin aku Ka Lee.. Aku sudah menduakan cintamu dengan Ka Alex. Aku akan menghukum diriku sendiri agar kau bisa memaafkanku ". Ellena mengecup pipi Zacklee pelan kemudian menyingkirkan tangannya dari tubuhnya dengan pelan juga.


Ellena menyibakkan selimut ke tubuh Zacklee dan meninggalkannya. Saat Ellena keluar menutup pintu, mata Zacklee terbuka. Ternyata dia sudah terbangun sebelum Ellena. Hatinya merasakan sakit mendengar kebenaran jika Ellena memiliki perasaan yang sama kepada Alex. Ingin sekali dia mengulangnya dari awal lebih memperhatikan dan tidak mengabaikan Ellena karena Tasya semua ini tak akan terjadi. Semua sudah menjadi bubur Zacklee harus berusaha bisa membuat Ellena kembali mencintai dirinya dengan seutuhnya.


" Kau harus menjadi milikku seutuhnya Ell ". Batin Zacklee.


\=\=@@


Ceklek!


Ellena yang belum tidur menoleh kearah pintu kamarnya.


" Mama ". Ucap Ellena sambil merubah posisi nya menjadi duduk.


" Kau belum tidur? ". Tanya Riska kepada puteri nya.


" Sepertinya sulit ". Ucap Ellena menggoda Mamanya.


" Hal biasa buat seseorang yang akan mendekati hari pernikahanya. Mereka akan merasakan grogi atau nervous ". Ucap Riska tersenyum kepada puteri satu - satunya.


" Pernikahan itu sangat lah sakral dimana seseorang yang sudah mengucapkan ikrar janji langsung kepada Tuhannya. Bilamana nanti didalam kau menjalani Rumah Tangga terdapat suatu permasalahan yang sulit untuk dimengerti belajarlah untuk saling memahami. Mengingatkan Cinta yang telah kalian ciptakan. Maka, semuanya akan baik - baik saja ". Riska sedikit memberi wejangan untuk puterinya.


" Nak, berjanjilan kepada Mama jangan pernah meninggalkan suamimu dalam keadaan apapun meski itu terasa menyakitkan. Karena sejatinya Rumah Tangga itu ada didalam sebuah keikhlasan Cinta ". Lanjut Riska, kemudian tersenyum meninggalkan Ellena.


\=\=@@ Pagi hari dikediaman Mahendra


" Apa kau bercanda Lee? ". Trias yang terkejut dengan keputusan Zacklee.


"Lee serius Mam.. Pa.. Pernikahan ini akan dilakanakan besok pagi ". Ucap Zacklee serius dan kali ini Trias dan Albert tak bisa menolak.


" Kita kerumah Ellena sekarang karena bagaimanapun kita harus membicarakannya dengan Malik ". Sahut Albert.


Albert meninggalkan Trias dan Zacklee menghubungi Malik.


" Lee, apa yang membuatmu ketakutan seperti ini? ". Tanya Trias seolah mengerti permasalahan putranya.


Zacklee menatap Trias kemudian menggeleng.


" Jika tak ada Mengapa kau merasa takut? Mama tau kau sedang berbohong ". Trias menangkup wajah puteranya menatap kematanya yang sedang menyembunyikan sesuatu.


" Lee hanya takut kehilangan Ellena atas kesalahanku Mam ". Ucap Zacklee gugup.


Trias tersenyum.


" Mama malah ga yakin denganmu Lee ". Sindir Trias.


" Maksud Mama? ". Zacklee memicingkan Satu matanya.


" Pikirkan saja sendiri ". Trias berlalu meninggalkan Zacklee yang masih berpikir.


\=\=@@


" Sayang kenapa jam segini sudah pulang? ". Tanya Renata yang melihat Marcel dan Shandy pulang lebih awal dari biasanya.


" Sepertinya adik kita sudah tak sabar belah duren Ka ". Sahut Shandy yang langsung dapat pukulan dari Marcel.


Renata memicingkan matanya meminta penjelasan.


" Ga usah didengerin si Shandy. Keluarga Mahendra akan segera datang. Papa menelfonku untuk segera pulang bersama Shandy ".


Shandy terkekeh melihat Marcel yang takut kepada istrinya.


" Suami - suami takut istri ". Sindir Shandy yang kemudian mendapat lemparan bantal mainan punya Chloe.


" Kalian ini seperti anak kecil, lihat Chloe jadi takut sama kalian ". Renata mengambil Chloe yang menangis gara - gara mainan bantal nya direbut Marcel untuk melempar ke Shandy.


" Putri Cantik Papa maafin Papa, Papa ga bermaksud merebut mainanmu ". Marcel mencoba merayu Bayinya yang menangis agar terdiam.


" Iya nih Chloe Papa nakal ya.. Ikut om Tampan aja ya nanti om belikan Ice Cream ". Rayu Shandy yang langsung diterima Chloe. Bahkan Chloe sekarang meminta gendong kepada Shandy.


Shandy yang merasa senang karena telah menang dari Kakanya tertawa.


" Kau sangat pintar Chloe ". Shandy mencium pipi gembul Chloe.


Renata tertawa melihat kekalahan suaminya.


" Aku kan yang memcetaknya kenapa dia nurutnya sama Shandy ". Gerutu Marcel.


" Haha.. Kau menggemaskan sayang ". Renata tertawa sambil mencubit pipi suaminya.


" Kasih waktu keluarga buat kita biar Chloe dekat denganmu ". Bisik Renata yang langsung disadari Marcel.


Semenjak Ellena memutuskan Resign Marcel memang sangat sibuk sekali. Meski ada Veer, Shandy dan Alex yang membantunya. Tetapi ide - ide Brilliant Ellena dan Alex buat mengembangkan perusahan terasa congklak tanpa Ellena dan hanya mengandalkan Veer, Shandy dan Alex. Jadi mau tak mau Marcel harus ikut mengheandle semuanya.


" Istriku dimana Ka? ". Tanya Shandy yang belum melihat Clara.


" Lagi sama Mama menyiapkan jamuan untuk keluarga Mahendra ".


" Kau mengetahuinya sayang? ".


" Aku tadi berpura - pura tak mengetahuinya ". Renata terkekeh.


" Pernikahan Ellena akan dimajukan besok ". Lanjut Ucap Renata .


Marcel dan Shandy terkejut bersamaan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Belah duren itu apa yak 😅


Duh.. nih othor pura - pura kagak ngerti ato gimana sih ( sambil garuk - garuk kepala)


Taunya gue belah lainnya 😂😂


Para Readers tercintaaah❤


Jangan lupa like, vote, commentnya,😘😘