
...****************...
" Lee, akhirnya kau membebaskanku.. Apa kau baru menyadari jika mencintaiku? ". Ucap Tasya yang akhirnya bertemu Zacklee.
Tasya yang selama 7 Tahun dibuang Zacklee ke lokalisasi membuat hidupnya benar - benar hancur. Bahkan Tasya berencana membalas dendam untuk menghancurkan Ellena.
Zacklee tak banyak bicara, seperti biasa dia akan menanggapinya dengan dingin. Kemudian meninggalkan Tasya.
" Andai saja kau tak segila ini, kau tak akan seperti ini Tasya ". Batin Zacklee yang kasihan melihat kondisi Tasya.
" Lee.. Aku tau kau mencintaiku ". Teriak Tasya tapi tak dihiraukan Zacklee.
Meskipun Zacklee tau jika Attar menipunya, Zacklee tetap bersikap seolah biasa saja. Untung Marcel dan Veer yang langsung menuju lokasi setelah mereka berhasil menyimpan data penting Perusahaan. Sedang Dewa serta anak buahnya sudah bergerak cepat menuju lokasi yang sudah diretas Devan.
" Selamat Datang Tuan Mahendra ". Suara Attar yang menyapa kedatangan Zacklee bersama Albert.
" Tak usah bertele - television Attar.. cepat beritahu dimana cucu kembarku ". Teriak Albert yang sudah geram.
" Ha.. Ha.. Ha.. sifat tak sabarmu ternyata tak berubah Albert ".
" Tenang saja Cucumu yang tak dianggap Papa nya baik - baik saja ". Attar gantian melirik ke arah Zacklee yang masih diam.
" Cukup omong kosongmu Attar! ". Albert yang mulai geram pula tak bisa menahan emosinya. Untungnya dengan segera Zacklee meraih pundak Papa nya,menyuruhnya untuk lebih tenang.
" Terimakasih Tuan Attar kau sudah menjaga anak kembarku dengan baik ". Sahut Zacklee dengan senyuman.
" Bukankah mereka bukan anakmu Lee! kau tak menganggapnya sama sekali. Jadi untuk apa kau menginginkannya ". Ledek Attar.
Zacklee tersenyum sinis.
" Bukankah anda melakukan hal yang sama terhadap Tasya? sedang Tasya bukanlah anak kandung anda melainkan anak hasil perselingkuhan Istri anda ".
Zacklee ternyata sudah lama menyelidiki persoalan ini. Attar hanya menggunakan Tasya sebagai alat bantu hidupnya kepada Joseph. Meskipun saat itu Attar sangat murka, tetapi akhirnya luluh karena Joseph menyukai Tasya.
Tasya yang mendengarnya terkejut jika dirinya bukanlah anak kandung Attar. Air mata Tasya menetes membasahi pipinya, rasa sesak di hatinya mendengar kenyataan bahwa dia bukanlah anak kandung Attar terasa perih.
" KAU!! ". Attar mulai tersulut emosinya karena Zacklee sudah mengetahui kebenarannya selama ini.
Ini juga yang masih menjadi alasan kenapa Zacklee sedikit peduli dengan Tasya saat itu. Melihat Tasya yang lemah karena lumpuh tidak bisa Zacklee bayangkan jika dia mengetahui kebenaran bahwa dia anak perselingkuhan Mamanya. Zacklee tak bisa membayangkan betapa hancurnya jika Tasya mengetahuinya. Ditambah lagi jika Tasya diam - diam akan mencelakakan Ellena wanita yang amat sangat Zacklee cinta. Sampai ketika Ellena menghilang dari hidupnya baru Zacklee merasa geram terhadap Tasya.
" Cepat katakan dimana anak - anakku kau sembunyikan ". Suara Zacklee mulai sedikit mengancam.
" Dimana Tasya? karena Aku belum melihatnya bersamamu ". Attar tersenyum sinis setelah bisa mengendalikan amarahnya.
" Aisshhh.. ternyata dia sangat licik ". Batin Zacklee.
Zacklee Kemudian memberi aba - aba Revan dan yang lain membawa Tasya kehadapan Attar lewat earphone rahasianya.
Tak menunggu lama, mereka pun muncul dan melepaskan Tasya.
" Aku sudah membawa Tasya, sekarang dimana anak - anakku ". Sentak Zacklee yang tidak mendapati anak - anaknya dikeluarkan Attar.
" HA.. HA.. HA.. !! Aku tak akan pernah mengembalikannya padamu sebelum kau memberikan persyaratan ke dua ".
" Kau sangat licik Attar! ". Ungkap kesal Albert.
Sementara di luar Sana, Shandy, Alex serta Devan berhasil membekuk lutut para anak buah Attar.
" Shandy, si kembar akan dibawa ke Negara L ". Marcel memberitahu Shandy lewat earphone rahasianya.
" Apa!! kita tertipu ka! ". Shandy mengepalkan tangannya dan segera mengabari Zacklee.
Zacklee yang mendapat kabar jika anak - anaknya akan dibawa ke Negara L, pikirannya menjadi buyar. Zacklee dengan cepat membantai anak buah Attar yang berada didepannya.
Melihat Zacklee yang sedikit brutal Revan dan Albert mengerti jika sesuatu terjadi pada Si Kembar.
Anak buah Attar semakin banyak entah darimana datangnya. Zacklee yang sudah mengincar Attar dari tadi tak menemukannya lagi.
BUGHK!
Alex bergerak cepat saat Anak buah Zacklee akan memukulnya dengan sebuah tongkat baseball.
" Kau, cepatlah selamatkan Felix dan Fiona. Aku dan yang lain akan mengatasi semua ini ". Ucap Alex masih dengan posisi berkelahi.
" Kenapa harus Aku__".
" Karena Kau Papa kandungnya". Sebelum Zacklee bermain - main dulu Alex segera memotongnya.
" Ini ga lucu, jangan mengganggu pemanasanku ". Alex tersenyum setelah berhasil menumbangkan lawannya yang akan memukul Zacklee dari arah belakang.
Zacklee segera berlari menuju lokasi yang sudah dikirim Dewa. Tepat sampai Sana Zacklee melihat Marcel terhuyung akibat pukulan dikepalanya.
" KA MARCEL ". Teriak Zacklee yang baru tiba.
" Ka.. bertahanlah ". Ucap Zacklee yang berhasil menangkap tubuh Marcel.
" Kau kejarlah Pesawat itu, anak - anakmu Ada di dalam Sana ". Teriak Veer yang mendekati Zacklee bersama Marcel.
" GrandFa.. Fiona takut ". Keluh gadis kecil yang bergelayut manja.
" Ada GrandFa disini, kau tak perlu takut ". Albert mencium pipi gembul Fiona.
Felix memperhatikan Zacklee dengan gugup.
"Pa.. Papa Lee ". Panggilnya dengan lirih.
Shandy dan yang lainnya menoleh memperhatikan Felix yang berusaha memanggil Zacklee dengan sebutan Papa.
" Jagoan Om.. hebat sekali ". Sahut Zacklee yang sengaja membuat Felix bingung.
" Sejak kapan kau memiliki ide untuk meninggalkan jejak? ". Tanya Zacklee yang hanya mendapat tatapan polos dari Felix.
" Kenapa Papa baru terlihat? ". Akhirnya Felix berhasil mengusir kegugupannya.
" Apa yang kau ketahui ". Kali ini Zacklee memangku Felix.
" Aku mengetahui jika Papa Lee adalah Papa kandungku ".
" Papa.. boleh minta peluk Papa ". Felix memohon manja dengan mata yang berbinar - binar.
Tanpa Ada jawaban, Zacklee langsung memeluk putra kandungnya yang selama 7 Tahun tak diketahuinya.
" Pa_pa.. Om tampan Papa Fiona juga? kenapa Ka Felix tak memberitahu Fio". Fiona juga terkejut, pasalnya dia juga belum mengetahui informasi ini dan tidak curiga apa - apa.
" Jadi Foto Mommy yang Kaka Felix curi itu___". Fiona membelalakkan mata dan menangkup kedua mulutnya.
Zacklee yang masih memangku Felix beralih menggendongnya dan langsung mengangkat Fiona ke gendongannya pula.
Felix berada disisi kiri sedang Fiona berada disisi kanan gendongan Zacklee.
Felix tersenyum bahagia begitupun Fiona, mereka berdua bergelayut manja di gendongan Zacklee.
" Papa.. ". Fiona yang melihat kearah Alex .
" Bolehkah kami masih memanggil Papa Alex dengan panggilan Papa? ". Permintaan Fiona.
Felix dan Zacklee ikut melihat kearah Alex yang menatap mereka.
Zacklee tersenyum dan mengangguk, Kemudian menurunkan si Kembar dari gendongannya.
" Papa Alex.. " . Teriak Felix dan Fiona bersamaan.
Alex melebarkan tangannya untuk memeluk kedua putra putri yang sudah dianggapnya anak kandungnya.
" Kau melakukan yang terbaik Nak ". Albert tak menyangka jika Zacklee akan bersikap bijak.
" Om.. pingin di peluk juga ". Devan pura - pura merengek manja.
" Om sipit lucu ". Ucapan Fiona membuat gelak tawa semuanya.
" Zack, ternyata dia sama menyebalkannya denganmu ". Gerutu Devan.
Devan kemudian menggelitik pinggang Fiona sampai tertawa terbahak - bahak. Sedang Felix membantu adiknya untuk balik menggelitik Devan.
" Mari kita temui Mommy kalian ". Ajak Zacklee menghentikan aksi Si kembar menggelitik Devan.
" MOMMY... ". Teriak Felix dan Fiona berbalik digandeng Zacklee menuju mobilnya.
" Alex your is the best ". Puji Devan sambil mengangkat dua jempolnya.
" Terimakasih Lex sudah menjaga Ellena beserta si Kembar ". Ucap Shandy .
" Bos terimakasih sudah membuatku terkecoh saat di Bandara ". Celetuk Dewa.
" Dan sekarang Aku baru sadar Bos ternyata susu hamil itu untuk Nona mudaku ". Sahut Dewa yang mengingat kejadian saat dirinya menabrak Alex didepan pertokoan.
" Rupanya kau sudah bertemu si Playboy ini Dewa". Pertanyaan dari Revan .
" Aku juga melihatmu saat itu ". Alex terkekeh kecil.
" Bisa - bisanya lu ya, gue hampir mati gara - gara Zacklee harus menahanku satu minggu satu malam untuk mencari Ellena ". Keluh Revan kesal.
" Ha.. Ha.. Ha.. ". Alex Dan yang lainnya menertawakan ekspresi Revan.
" Bos, gimana dengan musuh kita? ". Tanya Dewa yang menghentikan tawa mereka.
" Cari mereka sampai ketemu hidup ataupun mati ". Sahut Shandy.
" Siap bosku ". Sahut Dewa dengan senang hati
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...