
🍃🍃
Ellena menatap aneh ke mata Alex yang berbicara tetapi tak menatapnya. Lalu menoleh kearah pria yang membopongnya, dia pun merasakan hal yang sama, Zacklee menatap kearah Alex.
" Ada apakah di antara kalian? ". Batin Ellena bertanya - tanya.
Kejadian saat itu membuat Ellena sampai saat ini berpikir keras. Apalagi suasana mereka bertiga bersama saat ini benar - benar berbeda. Tak Ada sepatah suarapun dari Alex si biang rusuh dan juga Zacklee.
" Aku Mau jus Semangka ". Ellena membuka suara.
" Tunggu disini ".
Ucap Alex dan Zacklee bersamaan.
Ellena menoleh kearah dua pria didepannya secara bergantian.
" Biar Aku saja Ell yang mencarikan jus Semangka ". Ucap Zacklee dengan dingin.
Zacklee sengaja memberi ruang kepada Alex, dia yakin Alex juga sangat khawatir dengan kondisi Ellena. Tapi Zacklee tetap mengawasi mereka berdua dari kejauhan.
" Kau kemana saja Ka? Apa kau menghindariku? ". Tanya Ellena.
" Hehe.. Elu terlalu banyak berpikir. Elu kan tau gue lagi sibuk - sibuk nya cari pengganti elu ". Jawab Alex berpura - pura.
" Itu bukan alasan ". Gerutu Ellena.
" Kau benar - benar menghindariku ".
" Ell, elu bahagia? ". Tanya Alex ragu
" Apa? "
" Itu bukan pertanyaan bagus Tuan rusuh . Kaka kan tahu Aku selalu bahagia ". Jawab Ellena dengan tertawa.
Alex memperhatikan Ellena dan tersenyum.
" Ternyata benar kau bahagia bersama Zacklee ". Batin Alex.
" Cil.. Ini jus Semangkanya ". Ucap Zacklee sambil menaruh jus Semangka pesanan Ellena.
" Terimakasih Ka ". Balas Ellena sambil senyum. Kemudian Ellena meminumnya.
" Sebaiknya kita segera pulang, mama sudah menunggu ". Ucap Zacklee .
" Ka rusuh juga ikut kan? ". Ellena beralih bertanya kepada Alex.
Zacklee melirik kearah Alex berharap Alex menolak permintaan Ellena.
" Sorry Ell next time. Gue Hari ini Ada lembur ". Jawab Alex setelah melirik kearah Zacklee.
" Aku pastikan akan komplain dengan bossmu ". Ucap Ellena sedikit kesal.
" Gue pergi dulu Ell.. Semoga cepat sembuh ". Pamit Alex sambil berlalu.
Ellena mengangkat tangannya kode goodbye dan tersenyum. Hal itu membuat Zacklee sedikit muak dan langsung membopong Ellena kembali.
" Aaaaaa... Kau benar - benar menyebalkan ". Teriak Ellena.
Sepanjang perjalanan pulang Ellena sesekali melirik kearah Zacklee yang terdiam.
" Kenapa kau bisa tertawa sebahagia itu bersama Alex Ell... Sedang bersamaku kau tak pernah seperti itu. Apa kau tak bahagia denganku ". Batin Zacklee yang gusar.
Sesampainya dirumah, Trias dan Albert sudah berada disana mereka khawatir dengan kondisi Ellena.
" Sayang kau tak apa? ". Tanya Trias yang daritadi menunggu kedatangan Ellena dan Zacklee.
Ellena tersenyum,
" Aku tak apa tante, hanya luka kecil ".
Riska menyodorkan minum ke Ellena dan duduk disamping putrinya dan mengambil cucu cantiknya Chloe yang sudah lebih dulu disamping Ellena bersama Renata.
" Mam... Mam.. Mammm ". Celoteh Chloe membuat gemas semua orang.
" Dia sangat lucu Ris.. Aku sendiri sudah tak sabar ingin menimang cucu ". Ucap Trias yang ikut gemas dengan tingkah Chloe.
Zacklee dan Ellena saling menatap. Tertegun dengan ucapan Trias Mama Zacklee.
" Tenang saja Trias, sebentar lagi kan Zacklee menikah ". Sahut Riska.
" Aku selalu menanyakannya Ris, tapi dia selalu menghindar ". Dengus kesal Trias.
" Entah apa yang terjadi dengan mereka ". Trias melirik kearah Ellena dan Zacklee secara bergantian.
Ellena menunduk dia tak tahu harus menjawab apa, begitupun dengan Zacklee dia menjadi salah tingkah.
" Mungkin mereka masih malu ". Sahut Renata mencairkan suasana .
" Iya kan Ell ".
" Em__em ". Ellena hanya tersenyum lebar lalu menatap kearah Zacklee yang membalikkan badan.
" Apa dia belum menceritakan semuanya ke Tante Trias ". Batin Ellena.
" Sayang, tante akan selalu menunggu keputusan kalian ". Ucap Trias menyahut tangan Ellena.
Riska dan Renata tersenyum melihat mereka berdua.
Selesai makan malam Riska meminta Zacklee mengantar Ellena menuju kamar untuk beristirahat. Ellena yang awalnya menolak akhirnya patuh kepada Mamanya.
Zacklee tidak lagi membopong Ellena tetapi merangkulnya, mengikuti langkah Ellena dengan hati - hati. Ellena ingin sekali menanyakan soal tante Trias kepada Zacklee. Tapi dirinya ragu - ragu.
Zacklee membantu Ellena untuk tidur dan menaikkan selimutnya.
" Kau tak menceritakan apapun dengan Tante? ". Pertanyaan yang daritadi ditahan akhirnya keluar juga sebelum Zacklee membuka pintu kamarnya.
Zacklee menghentikan langkahnya,
" Jika kau menginginkannya aku akan mengatakannya saat ini juga ". Ucapnya dengan dingin.
Ellena menarik nafasnya dalam dan mengeluarkannya dengan kasar. Dia teringat wajah Mamanya dan Trias yang sangat menyayanginya. Dia tak mungkin mengecewakannya.
" Kita mulai dari awal ". Ucap Ellena pelan. Dirinya tak bisa memungkiri jika berada disamping Zacklee merasakan ketenangan yang tak bisa digambarkan. Perasaan cinta itu masih ada.
Zacklee membalikkan badan mendekati Ellena yang terduduk di atas kasurnya. Dengan air mata bahagia yang hampir tumpah Zacklee memeluk Ellena.
" Kau benar - benar harus menepati janjimu Tuan tampan ". Sahut Ellena dengan tersenyum.
" Siap Nona cantik ". Jawab Zacklee sambil memencet hidung mancung Ellena .
\=\=@@
" Kau terlalu banyak minum Lex ". Sapa seorang wanita bernama Rachel.
" Untuk apa elu disini? bukannya gue uda bilang hubungan kita ga lebih dari sekedar semalam ". Jawab Alex.
" Hubungan kita tak hanya semalam, bukannya kita akan bertemu setiap hari dan setiap waktu ".
" Maksudnya? "
" Kau lupa? kalo kau baru saja menerimaku menjadi model di MF ". Ucap Rachel bahagia.
" Aih.. ". Alex mengusap wajahnya dengan kasar dia baru ingat jika tadi pagi dia tak membaca dokumen dari para pendaftar. Dirinya terlalu frustasi memikirkan Ellena sehingga ketika Veer datang menanyakannya Alex menyerahkan dokumennya dengan asal.
" Terimakasih tampan kau telah mengubah hidupku menjadi lebih baik ". Ucap Rachel kemudian meninggalkan Alex.
" Broo mangsa baru ya ". Sapa Devan yang baru datang berpapasan dengan Rachel.
" Dia pengganti Ellena di MF ". Sahut Alex yang mengerti arah pertanyaan Devan.
" Cantik juga ".
" Kau menyukainya? "
" Sedikit ". Ucap Devan terkekeh.
" Gimana keadaan Ellena? . Tanya Devan.
" Sudah membaik, Zacklee pasti merawatnya dengan baik ".
" Zacklee__ kau bertemu dengannya? "
" Iya "
" Lex menurut gue elu lupain perasaan elu ke Ellena "
" Gue Akan mencobanya Dev, tapi jika Zacklee menyakitinya lagi jangan halangin gue ".
Devan terdiam. Dia tau seperti apa Alex itu. Dia Akan benar - benar serius dengan ucapannya.
\=\=@@
" Ka Revan berhenti bentar ". Ucap Dhea yang melihat seseorang.
" Itu bukannya si cewek gila Tasya ". Dhea menunjuk kearah seorang wanita yang berdiri dengan tegak.
Revan menajamkan pandangannya, melihat kearah seseorang yang ditunjukkan oleh Istrinya.
" Kau benar sayang, itu Tasya ". Ucap Revan setelah melihat Tasya tersenyum.
" Berarti selama ini dia sudah menipu Ka tampan dengan sakitnya ".
" Wah.. ini masalah besar . Kita harus segera memberitahu Ka tampan dan Ellena ". Ucap Dhea.
Drrrrttt... drrrrtttt...
" Hai Ell... "
" Aku turut bahagia Ell... apa minggu depan? aku dan Ka Revan pasti datang ". Dhea menutup panggilannya.
" Kita tak bisa memberitahunya sekarang sayang ". Ucap Dhea lemas.
" Ada apa sayang, apa yang terjadi? ". Tanya Revan.
" Mereka Akan menikah minggu depan ". Ucap Dhea setengah berteriak bahagia .
Revan ikut bahagia dengan berita kejutan ini. Zacklee akhirnya bisa meyakinkan Ellena kembali.
" Mereka memang berjodoh ". Ucap bahagia Dhea.
\=\=@@ Zacklee Ellena
Setelah mereka berdua sepakat untuk menjalin hubungan, Zacklee dengan cepat langsung melamar Ellena.
" Beberapa waktu telah kita lewati. Banyak yang sudah kita lalui bersama. Tidak mudah memang, tetapi aku heran. Segala kesulitan bagiku seperti tak apa asal itu tentang kamu. Boleh saja ,bila mendapatkan kesulitan yang besar jika itu bersamamu. Tapi bukankah segala hal di dunia ini segala diterima dengan konsekuensi? Tidak ada kesulitan yang Berdiri sendiri. Kesulitan selalu seiring kebahagiaan. Menikahlah denganku Ellena Malik Maheswari ". Ucap Zacklee sambil membuka kotak kecil yang selama ini disimpannya untuk melamar Ellena.
Ellena sangat tersentuh hatinya. Hal ini yang dia nantikan kesungguhan dan keseriusan Zacklee. Ellena mengusap air matanya yang mulai menetes menatap dalam kemata Zacklee.
Ellena mengangguk pelan. Menerima permintaan menikah Zacklee. Riska, Malik, Trias, Albert, Renata, Marcel juga Shandy dan Clara yang baru datang bersorak bahagia.
Ternyata mereka semua sudah bersiap dipintu Kamar Ellena tanpa Zacklee dan Ellena sadari.
Clara dan Renata memeluk bahagia Ellena yang masih duduk di atas kasurnya. Shandy menonjok bahu sahabatnya pelan kemudian memeluknya begitupun dengan Marcel dia sedikit menggoda calon adik iparnya.
Trias menatap Ellena dengan cucuran air mata. Sebenarnya Trias sudah mengetahui yang terjadi antara Zacklee dan Ellena. Tapi dirinya memiliki naluri seorang ibu jika putranya Akan bahagia bersama Ellena.
Trias memeluk Ellena,
" Terimakasih sayang kau sudah menerima putra nakal tante ".
" Tante, aku mencintainya ".
Trias terkekeh mendengar ucapan Ellena.
" Buatkan Tante dan om cucu yang lucu - lucu seperti Chloe ".
Ellena tersenyum dan kembali memeluk Trias.
❤❤❤
Maafkan othor yang baru UP ya ka🙏
LIKE
VOTE
COMMENTnya yuk's🥰