What I Think

What I Think
Kaulah Hidupku



Hai... Hai... Hai...


Lanjut lagi ke kisah para orang-orang sableng dibumbui dengan bucin ya...


Sebelum kalian lanjut baca jempolnya di goyang dulu Like, Commentnya🥰


Happy Reading.....


......................


Melihat Zacklee memakan makanan yang tak biasa membuat Ellena merasa aneh melihat sang suami. Zacklee terus saja mencocol Ayam gorengnya kedalam saus cokelat belgia dan selai nanas yang seharusnya menggoda jika bertemu dengan pasangan sebenarnya.


"Sayang, ini makanan ternikmat yang pernah aku coba" ucapnya dengan bahagia, bahkan bibir Zacklee terdapat sisa cokelat yang sudah meluncur kedalam lambungnya.


Melihat sang suami yang belepotan, Ellena sebagai istri dengan sigap mengusap ujung bibir suaminya dengan tisu. Pergerakan tangan yang begitu lembut membuat Zacklee menginginkan lebih dari sekedar menyentuh. Dengan cepat dia menyambar bibir sang istri tanpa memperdulikan mata yang sedang merana melihatnya.


'Sial! seharusnya aku tak berada disini' umpat kesal Aldo.


Ellena mendorong tubuh suaminya, dan membisikkan,


"Kita lanjutin yang tertunda ini di rumah sayang" ucapnya dengan berbisik tetapi masih bisa terdengar di Telinga Aldo.


"Kau yang memimpin permainannya lagi sayang" sahut Zacklee kembali mengecup bibir Ellena dengan lembut.


Aldo yang mendengar kemesraan sepasang suami-istri di depannya merasakan panas di sekujur badannya, tak sadar dia menatapkan sendok serta garpu ditangannya dengan piring sehingga terdengar suara yang sedikit mengganggu Telinga.


Melihat Aldo beringsut, Zacklee tersenyum bahagia dalam hati. Tak sia-sia dirinya mengotot untuk ikut makan siang bersama mereka.


"Tuan, apa makananmu tak enak?" tanya Ellena.


Oh tidak Ellena, kenapa kau menyapanya lagi???


Mendengar Ellena menyapanya, Aldo tersenyum bahagia karena merasa diperhatikan oleh wanita incarannya. Status istri serta hamil hilang begitu saja saat Ellena menyapanya.


"Ouh, tidak Nona makanan disini sangat enak sekali. Bahkan rasanya seperti tak biasanya sangat enak karena Restauran ini kedatangan wanita tercantik yang sangat spesial" ucap Aldo sengaja melirik kearah Zacklee.


"Sayang, aku sudah selesai makan sudah saatnya kau beristirahat. Kita pulang sekarang" ajak Zacklee beranjak dari tempat duduknya.


"Ta_tapi sayang, aku belum selesai makan__" ucap Ellena terpotong karena Zacklee keburu menarik lengan tangan Ellena.


"Terimakasih Tuan, atas jamuan makan siangnya. Saya dan Istri tercinta pamit undur diri" sahut Zacklee kemudian meninggalkan Aldo yang sudah bersiap mengumpat jabis-habisan sikap Zacklee.


"Kau lihat saja Zack kejutan dariku besok pagi" ucap Aldo dengan senyum smirknya.


**


"Sayang, maafkan aku" bujuk Zacklee melihat Ellena mendiamkannya.


"Bagaimana aku bisa memaafkanmu, aku dan anakku bahkan belum memakannya sedikitpun" keluh Ellena.


"Maafkan Papa sayang, Papa akan segera mengajakmu ke tempat Mama dan Papa sering berkencan waktu muda" ucap Zacklee seolah-olah sedang berbicara dengan sang anak di Perut Ellena yang masih terlihat rata.


Zacklee kemudian membelokkan Mobilnya ke sebuah Restaurant bernuansa anak muda. Ellena yang menyadarinya merasa terharu karena Zacklee tak pernah lupa dengan momentum awal-awal mereka menjalin kasih.


"Kenapa kau menangis sayang?" tanya Zacklee yang sedikit bingung dengan tingkah Ellena yang berubah-ubah.


Zacklee kemudian menyeka air mata sang istri dan mengecup keningnya.


"Tak akan pernah kulupakan apa yang ada pada dirimu sayang, karena sejatinya kaulah hidupku"


So sweet..., mmuach 😘


Ellena menggandeng mesra lengan suaminya, berjalan ke meja yang sering dia pesan jika berkencan dengan Ellena waktu dulu.


Zacklee kemudian menggeser kursi untuk membuka jalan istrinya untuk duduk. Zacklee lalu memesan makanan yang biasanya mereka pesan saat berkencan. Bukan makanan mewah seperti di drana-drama telenovela atau sejenisnya. Bukan juga makanan kampung seperti yang makan tadi pagi sebelum sesaat mereka berangkat ke Kantor.


Hamburger Beef Burger, Roti burger dengan 100% daging sapi beserta saus tomat, acar timun, potongan bawang serta mustard itu yang sering mereka pesan saat masih berkencan.



Ellena sampai tertegun melihat suaminya yang masih hafal dengan kesukaannya waktu itu.


"Ayo sayang, kenapa kau malah menatapku seperti itu?" tanya Zacklee penasaran. Karena Ellena hanya menatapnya tanpa menyentuh makanan yang sudah tersaji di depannya.


"Apa kau tak suka dengan ini?" tanyanya lagi.


"Thank you my dear, I love you very very very much. stay with me under any circumstances and no matter what because I can't be without you" ucap Ellena dengan mata yang berkaca-kaca.


(Terimakasih sayangku, aku sangat sangat sangat mencintaimu. tetaplah bersamaku dalam keadaan apapun dan bagaimanapun karena aku tak bisa jika tanpa dirimu) .


"Stay by my side until death has the right to separate us" sahut Zacklee menggenggam jemari Ellena, sedang tangan satunya menyeka air matanya.


(Tetaplah disampingku sampai ajal yang berhak memisahkan kita).


Mereka berdua seperti biasa akhirnya memutuskan untuk tidak balik ke Mansion, Zacklee memesan penginapan di hotel depan Restauran yang mereka kunjungi. Dan lagi-lagi suasana panas membara terjadi berulang kali. Zacklee memang tak pernah bisa menahan hasratnya, menurutnya semenjak Ellena hamil ada daya tersendiri yang terdapat di bagian-bagian intens istrinya. Tak berbeda jauh dengan Zacklee, Ellena juga merasa libidonya semakin tinggi semenjak hamil keduanya ini. Di matanya, Zacklee semakin menggugah selera.


Apa dia bilang? menggugah selera? mie instan kali, hehe..


Bagaimana dengan Felix dan Fiona? mereka sudah terbiasa dengan tingkah kedua orangtuanya yang sedang di mabuk asmara. Felix dan Fiona malah sangat senang jika kedua orang tuanya semakin mesra.


Bagaimana dengan keadaan Kantor? seperti biasa mereka akan mengumpat kesal karena Ellena pergi begitu saja tanpa pamit kepada mereka semua.


Zaskia dan Devan sibuk sekali memeta daftar artis-artis Ibu kota yang sedang hamil. Sedang Dhea dan Rachel sibuk dengan laptop mereka masing-masing membuat design tambahan yang pas. Dhea ikut bergabung atas permintaan Ellena, sebab dia dan Ellena sama-sama lulusan dari jurusan yang sama. Jadi Ellena berpikir jika Dhea juga berkompeten untuk bisa membantunya.


Sedang Alex dan Shandy sibuk di persiapan acara, tentunya nanti akan dibantu Marcel serta Zacklee. Bagaimana tugas Nyonya? sudah dijelaskan sebelumnya jika tugas Nyonya hanya menjadi pemantau, hehe..


"Hallo selamat malam, dengan manager Nona Ryuka, bisa kami jadwalkan pertemuan dengan Nona Ryuka?" tanya Rachel dalam telfon.


"Oh iya Terimakasih. Kami hanya ingin bertemu untuk membahas mengenai Event akhir tahun besok" lanjutnya.


"Terimakasih Nona, kami akan datang sebelum jam 6 pagi di kediaman Nona Ryuka" ucap Rachel pada akhirnya lalu menutup panggilannya.


"Gimana Ki, berhasil?" tanya Dhea.


"Mereka memintaku datang sebelum jam 6" jawab Zaskia.


"Itu berarti gue harus nginap di Rumah elu Ki" sahut Devan dengan senyum khas kemenangan.


TIDAAAKKK!!!