
Happy Reading...
......................
Alex menatap Sunny dibalik kaca, dia melihat bagaimana Rachel terus menjaganya bahkan Rachel melupakan lapar di perutnya.
'Jika benar dia anak kandungku, kenapa Rachel tak memberitahuku? what do you think Rachel?'
'Aku akan memutuskan yang terbaik untuk gadis kecil itu sebelum aku menyesalinya'
Alex dengan segera menemui Dokter Anton, setelah itu Alex segera mempersiapkan diri untuk mendonorkan darahnya kepada Sunny.
***
"Sayang, sebenarnya apa yang terjadi? Apa benar Sunny anak kandung Alex?" tanya Zacklee yang masih menuntut penjelasan dari istrinya.
"Apa kau ikut meragukannya?" jawaban yang membuat Zacklee langsung terbungkam. Ternyata dia salah menanyakan soal Sunny.
"Siap-siap tidur diluar Zack" bisik Shandy yang mampu membuat Zacklee mengeluarkan keringat dingin.
"Aku ga nyangka ya Kaka bisa berpikiran seperti itu, atau jangan-jangan dulu memang Kaka benar mengira Felix dan Fiona anak Ka Alex" Ellena memicingkan matanya.
"Sa__" belum selesai Zacklee melanjutkan ucapannya, Ellena sudah berbalik meninggalkan Zacklee.
"Shand, tolongin gue dong" ucap Zacklee yang melihat Shandy disampingnya sedang menertawakannya.
"Sialan!"
"Sayang...., " Zacklee mengejar Ellena yang akan pergi entah kemana.
Revan dan Shandy yang melihat adegan itu tertawa dan sesekali menggelengkan kepalanya.
"Itu kenapa Ellena jadi lebih sensitif?" ucap Revan yang merasa aneh dengan sikap dan tingkah Ellena.
"Mungkin sedang hamil" celetuk Shandy asal.
"Kau benar, mungkin Ellena hamil lagi" sahut Revan yang langsung membuat Shandy membelalakkan matanya karena sudah salah menjawab pertanyaan Revan.
"Hist, kau malah menanggapi serius" ledek Shandy.
**
"Sayang, kenapa kau begitu marah padaku?" tanya Zacklee setelah berhasil menarik tangan istrinya.
"Lepaskan Ka, ini di Rumah sakit" ucap Ellena saat Zacklee menariknya hingga terjerembab di dadanya, lalu Zacklee segera memeluk dan mencium pipi Ellena.
Dengan sekuat tenaga Ellena berontak, yang namanya Zacklee tak akan mudah untuk melepaskan. Kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan Ellena dan pada akhirnya Ellena pun menyerah.
"Oke sayang aku akan cerita tapi lepasin dulu" Zacklee tersenyum senang lalu melepaskan Ellena dari pelulannya.
"Kita cari tempat makan dulu, aku lapar" pinta Ellena yang langsung dituruti oleh Zacklee.
"Baik Nyonya, silahkan..., " sambil berlagak sebagai pelayan kerajaan, Zacklee bersikap layaknya mereka yang sangat menghormati sang Ratu. Dan itu membuat Ellena tertawa sambil menutup bibirnya.
Sekarang mereka berada di Kantin Rumah sakit.
"Sayang, apa kita akan memakai pakaian seperti ini?" tanya Zacklee yang baru menyadari jika dia masih mengenakan pakaian formal.
"Tak masalah" jawab Ellena sambil menikmati makanan kantin.
"Sayang, jangan buru-buru makannya nanti tersedak" Zacklee mengingatkan istrinya yang seperti orang kelaparan.
"Aku lapar sekali sayang, kau tak tahu rasanya lari-larian semalaman, tenagaku juga sudah habis karena aku berhasil melumpuhkan salah satu anak buah Hery" ucapnya jemawa, bangga karena aksi heroiknya tadi. Zacklee yang mendengarnya menelan ludahnya merasa tak percaya istrinya mampu melawan orang-orang jahat anak buah dari Hery.
"Ka Lee.. Ka Lee..., " Ellena menggoyangkan pundak suaminya.
"Iya sayang. Mulai besok pagi kau latihan beladiri denganku" ucap Zacklee yang tak mau istrinya bertindak heroik asal.
"Ka.. Bukannya Kaka tau aku lebih suka memasak daripada bela diri" sahut Ellena sambil menaruh sendoknya. Dia sudah tidak mau lagi makan. Selera makannya hilang begitu saja saat Zacklee mengajaknya belajar bela diri.
Lagi-lagi Zacklee harus memutar otaknya agar istrinya tak tersinggung dengan ucapannya.
"Sayang, bukan itu maksudnya.. Aku hanya tak mau kau kesakitan saat menghadapi para penjahat. Akan lebih baik jika kau memiliki tekhnik dasar bela diri" kali ini Zacklee harus benar-benar hati-hati mengucapkan kata-kata.
"Makan lagi yuk.., " Imbuhnya sambil tersenyum.
"Uda ga selera, aku mau ketempat Sunny" Ellena berjangkit dari tempat duduknya sepertinya dia melupakan rencananya untuk menceritakan soal Alex dan Rachel.
"Sayang, tunggu aku" teriak Zacklee melihat istrinya aneh moodnya berubah-ubah.
'Kenapa aku salah bicara lagi' gumam Zacklee sambil menepuk dahinya pelan.
**
"Bukannya semalam mereka sudah berpamitan duluan?" ucapnya lagi sambil berkacak pinggang.
Kemudian Zaskia mengambil ponselnya dan menghubungi Devan.
"Om sipit, kau tau dimana Kaka dan Kaka Iparku? Kenapa mereka belum pulang sampai sekarang?" cecar Zaskia saat ponselnya tersambung.
..."Elu tanya apa nyelidiki sih?" sahut Devan kesal....
"Ye.. Ditanya jawab, bukan malah balik tanya" sindir Zaskia.
Devan terkekeh lalu mengubah panggilannya menjadi video. Entah mengapa Devan sangat bahagia saat melihat wajah Zaskia.
"Cantik" ucapnya lirih.
..."Kau mengatakan sesuatu Om sipit?" tanya Zaskia melihat gerak bibir Devan di video....
"Eh ga ada apa-apa. Elu tadi tanya Kaka elu.. Noh " Devan kemudian membalikkan kameranya kearah Zacklee dan Ellena yang entah sedang mengapa. Karena Ellena terlihat cemberut sedangkan Zacklee terlihat sedang merayu.
..."Kaka ipar lagi kesambet apa ka?" tanya Zaskia....
"Tau tuh daritadi badmood dia, lagi PMS kali" ledek Devan.
"Sepertinya aku tau kenapa Kaka ipar seperti itu" sambil tersenyum penuh tanda tanya.
"Ka, sherlock aku segera kesana" sahut Zaskia yang kemudian menutup ponselnya.
"Dasar cewek aneh, belum aja ngomong uda seenaknya matiin. Hist..!" ucap Devan kesal karena Kia menutup ponselnya seenaknya.
"Tapi gue suka setidaknya kangen gue terobati" ucap Devan bermonolog sendiri.
**
"Sayang, aku beneran ga bermaksud__"
"STOP! Aku lagi malas sama Kaka"
Nih orang kenapa jadi gini ya..,
Saat Zacklee akan mendekati Ellena, dia berteriak meminta Zacklee untuk tidak mendekat.
"STOP! Kaka disitu aja. Bau.. " sambil menyeka hidungnya.
Omegat! Sekarang dia mengatakan bau? Bukannya dia juga bau karena kita sama-sama belum mandi???
"Sayang, kita kan memang belum mandi jadi kalo bau wajarlah" elak Zacklee.
"Tapi bau Kaka ga kayak biasanya. Ini bau banget" Ellena sambil mengendus-endus suaminya lalu menyeka hidungnya berkali-kali.
Revan dan Shandy yang melihat tingkah mereka ikut mendekat, tapi sayang mereka juga mendapat perlakuan yang sama.
"STOP disitu ga! Kalian semua kenapa bau banget"
"Dek, Kaka jewer telinga elu ngatain Kaka bau" protes kesal Shandy.
"Emang Kaka bau kok!" ucap Ellena dengan kekehnya.
"Awas kalau kalian dekat-dekat aku" ancam nya dengan mata melotot.
"Ell.. Elu serem banget sih" sahut Devan yang ikut menghampiri tapi anehnya Ellena malah suka bau Devan terbukti Devan tak terkena semprotan Ellena seperti lainnya.
"Tau tuh Ka.. Mereka baunya tiba-tiba ga enak" jawab Ellena tanpa berdosa.
"Owe..., kenapa mereka Ell? Apa aku ga bau?" tanya Devan sedikit aneh.
"Ga tuh, bau Kaka biasa aja. Aku sama Kaka aja kalo gitu" sambil melingkarkan tangan di lengan Devan.
Bagaimana dengan ekspresi Zacklee? Sudah pasti setelah ini Devan akan terkena masalah besar karena sudah membuat Ratu berpaling darinya.
......................
Terimakasih para pembaca setia Author🙏
Semoga Rezeki para pembaca dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah🤲🤲
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ka..
LIKE, VOTE, COMMENT plus Mawar merah tercintanya 🌹