What I Think

What I Think
Nasi goreng gosong



Happy Reading..


......................


Reyna terus saja memandangi foto Zacklee di ponselnya. Foto yang sengaja dia curi saat Zacklee tertawa di pesta malam itu.


"Kau harus jadi milikku Tuan, karena kau sudah membawa hatiku untuk menyukaimu" ucap Reyna sambil memandangi wajah Zacklee di ponselnya.


Tok.. tok..,


ceklek,


"Kau belum tidur Reyn?" tanya Mamanya.


"Belum Ma.., ada apa Ma?" tanya Reyna heran tak biasanya Mamanya mengunjungi kamarnya malam-malam.


"Bagaimana pekerjaanmu dengan Alex dan sahabatnya? sepertinya kalian kelelahan sampai tak ada waktu. Apalagi kamu, akhir-akhir ini melupakan Mama" keluhnya.


"Mam.., sebenarnya ada apa sih? ga biasanya loh Mama perhatian seperti ini" sindir Reyna.


"Hahaha..., kau selalu berpikiran buruk kepada Mamamu sayang" ucap Erna Mama tiri Reyna.


"Cepatlah Ma.., tak usah bertele-tele katakan yang Mama rencanakan" sahut Reyna.


"Mama lihat akhir-akhir ini kau terlihat lelah jadi Mama dan Papa menyarankanmu untuk memikirkan pernikahan. Dan Mama ada seseorang yang ingin Mama kenalkan padamu"


"Tak usah repot-repot Ma, karena aku sudah menemukan seseorang yang pas untukku"


"Siapa Reyn?" tanya Mama Erna.


"Aku belum bisa memberitahu Mama siapa orangnya tapi aku janji setelah aku mendapatkan hatinya aku akan perkenalkan dia dengan Mama dan Papa" sambil memandangi foto Zacklee di ponselnya.


Mama Erna tersenyum melihat Reyna yang begitu bahagia. Dia mengurungkan niatnya untuk mengenalkan Reyna dengan seseorang.


**


"Sayang ini sudah malam kenapa kau belum tidur? tanya Ellena yang masih melihat suaminya berkutat dengan berkas di ruang kerja pribadinya.


" Kau belum tidur sayang?" tanya Zacklee yang langsung memberhentikan aktifitasnya melihat istrinya juga belum tidur.


"Bagaimana aku bisa tidur kalo kau sendiri tak tidur" sahut Ellena kesal karena suaminya selalu menjaganya.


Zacklee tersenyum kemudian menyuruh Ellena duduk di pangkuannya. Tangan Ellena mengalung di leher Zacklee.


"Sayang, aku sudah membuat kesalahan terbesar dalam hidup dan aku ingin menebus semuanya di kehamilanmu yang ini" sambil mengusap perut Ellena yang masih rata.


"Apa kau tahu aku sangat bahagia saat mendengar kau hamil, meski ini adalah kehamilan ketiga tetapi aku sangat sangat sangat bahagia" sambil memeluk pinggang istrinya yang duduk di pangkuannya.


"Aku tak mau sedikitpun melewatkan tumbuh kembang calon baby kita adik dari Felix dan Fiona" imbuhnya masih dengan satu tangannya mengelus perut yang masih rata itu.


"Terimakasih sayang, kau memang Papa yang terbaik" ucap Ellena kemudian mengecup kedua pipi suaminya.


"Kita ke kamar yuk, kau harus segera istirahat agar tetap sehat karena saat ini kau sedang mengandung anak-anakku" Zacklee kemudian menggendong Ellena ala bridal style.


Saat Zacklee menaruh istrinya diatas ranjang, sebagian d*** Ellena agak tersingkap dan itu membuat sesuatu dibawah sana mulai mengeras.


"Kau sengaja menggodaku sayang?" sindir Zacklee.


"Apaan sih.. aku sama sekali tak menggodamu sayang" elak Ellena yang belum menyadari piyamanya mengendur.


Dengan rasa panas ditubuhnya Zacklee memutuskan untuk segera tidur membelakangi istrinya, mengatur kepemilikannya agar tak rewel. Ellena yang belum mengerti sama sekali malah menilainya berbeda. Dia merasa kesal karena Zacklee tidur dengan posisi membelakanginya. Air matanya tiba-tiba menetes, suara tangisnya terdengar ditelinga Zacklee. Zacklee yang hampir tidur karena tak kuat dengan juniornya berbalik memastikan jika itu adalah suara tangisan istrinya. Dan benar saja Ellena menangis membelakangi Zacklee.


"Sayang kau kenapa? aku menyuruhmu untuk segera tidur kenapa malah menangis? " tanya Zacklee sambil memeluk istrinya dari belakang.


"Bagaimana aku ga menangis jika kau tidur malah membelakangiku? Apa aku sudah tak secantik dulu? apa aku sangat membosankan?" perkiraan yang tak terduga dari Ellena menangis dalam hal-hal sepele.


Zacklee semakin frustasi dengan sikap Ellena semenjak hamil. Moodnya yang sering berubah begitu saja membuatnya ekstra sabar menghadapinya.


"Sayang aku ga bermaksud seperti itu. Aku hanya menenangkan juniorku" sambil menunjuk kearah area terlarangnya.


Ellena yang tadinya terisak menangis berubah tersenyum melihat suaminya tersiksa karena tak bisa menuntaskan keinginannya.


"Apa kau mau mencobanya sayang? " tanya Ellena polos.


"Sebenarnya mau sayang, tapi kan Dokter Anton sudah melarang kita untuk__"


"Siapa bilang untuk mencoba yang itu?"


"Lantas mencoba untuk apa?" tanya Zacklee bingung.


"Mencoba untuk menenangkannya dengan cara kau harus tidur dikamar Felix dan Fiona"


"Sayang kau tak mungkin mengusirku kan? aku janji akan menormalkan juniorku"


Tapi sayang, Ellena sudah membuka pintu kamar dan mempersilahkan Zacklee untuk tidur di Kamar Felix dan Fiona. Dengan berat hati Zacklee pun menurut karena takut jika Ellena berubah mood lagi.


"Sial! besok aku akan menemui Dimas meminta obat penguat kandungan agar aku tak puasa berlama-lama" gerutu Zacklee yang akhirnya tidur bersama si kembar.


Keesokan pagi Ellena sudah bersiap di dapur menyiapkan makanan untuk sarapan suami serta anak kembarnya. Tadinya para pelayan di dapur mencegah Ellena tetapi lagi-lagi, dia menangis dengan tiba-tiba. Ketua pembantu akhirnya memperbolehkan Ellena untuk memasak dengan pengawasan para pembantu lainnya. Pagi ini dia sengaja memasak nasi goreng pete, entah mengapa Ellena sangat ingin memasaknya. Ditengah masaknya Ellena sedikit kelupaan sehingga membuat nasi goreng itu gosong. Tak ada yang berani mengingatkan Ellena saat itu, takut-takut Nyonyanya berubah mood.


Dengan terpaksa dia tetap menyajikan nasi goreng pete gosong buatannya di meja makan. Kemudian Ellena berteriak membangunkan suami dan anak-anaknya., padahal hari ini adalah hari minggu di mana mereka semua libur melaksanakan tugas dan berganti bersantai.


Zacklee, Felix dan Fiona terbangun mendengar teriakan Ellena. Mereka segera turun dan menuju meja makan. Ketiganya mendelik saat melihat menu sarapan pagi nasi goreng di atas meja terlihat gosong.


"Kalian semua harus menghabiskan nasi goreng ini" perintah istri Sultan.


"Mom..., ada yang lain ga?" tanya Fiona hati-hati takut Mommynya tersinggung.


Ellena pun langsung membulatkan matanya sempurna. Zacklee dan Felix langsung segera mengambil piringnya dan menyendok nasi goreng buatan Ellena ke mulutnya. Mata Ellena yang membulat kembali normal ditambah senyum yang mengembang dibibirnya.


Fiona pun dengan terpaksa menyendok nasi goreng itu dengan sedikit-sedikit.


"Sayang kau tak makan?" tanya Zacklee.


"Kau tenang saja suamiku, aku dan calon baby kita sudah menghabiskan empat lembar roti tawar serta dua gelas susu hangat bangun tidur tadi" ucapnya membuat Zacklee, Felix dan Fiona heran.


"Kenapa Mommy malah memberikan nasi goreng gosong ini kepada kita" gerutu Fiona pelan masih dengan posisi mengerucutkan bibirnya.


......................


Terimakasih para pembaca setia Author🙏


Semoga Rezeki para pembaca dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah🤲🤲


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya ka..


LIKE, VOTE, COMMENT plus Mawar merah tercintanya 🌹