
ππ
" Shandy.. sampai Kapan kita di kamar terus? aku bosan ". Keluh Clara.
" Sayang bukannya tujuan kita kesini untuk menambah cucu Mama Papa ". Ucap Shandy menggoda.
" Ih.. kamu apaan ". Clara membalikkan badan membelakangi Shandy.
Shandy memeluk Istrinya dari belakang dan mengecup pipinya.
" Bukannya ini yang kita inginkan selalu bersama ". Bisik Shandy.
" Aku sangat mencintaimu Clara, jangan pernah tinggalin aku dalam keadaan apapun ".
Clara berbalik berhadapan dengan suaminya.
" Maafin aku ".
" Hei.. untuk apa kau minta maaf, Oke untuk Hari terakhir kita disini aku siap mengantarmu kemana saja ".
Clara mendongakkan wajahnya,
" Sungguh ".
" Tapi Ada syaratnya ". Shandy berpura - pura berpikir keras.
" Apa itu sayang? "
" Kasih aku satu kali lagi ". Sambil mengedipkan mata nakal.
" Argh.. tidak - tidak ". Tolak Clara.
" Kenapa? kau tak mau, baiklah aku akan kembali tidur ". Shandy menarik selimutnya.
" Sayang.. please pertempuran kita semalam saja lelahnya belum hilang dan sekarang kau memintanya lagi ". Protes Clara
Kali ini Shandy tak menyahut, dia sengaja mengerjai Clara. Clara yang sedikit kesal mencubit lengan suaminya yang pura - pura tidur.
Shandy yang tak tahan tertawa dan menarik istrinya. Clara yang jatuh ke dada bidang suaminya tak bisa menolak pesonanya dan terjadilah pergulatan sesi kesekian kalinya.
Pulau Maladewa surganya para impian bagi wisatawan seluruh dunia, terutama bagi pasangan yang ingin berbulan madu. Maladewa adalah destinasi terkenal dengan keindahan pulau dengan pantainya yang sangat menawan.
\=\=@@ Negara I
" Lex loe ga capek apa tiap malam minum - minum kayak gini ". Ucap Devan yang sebenarnya sedih melihat sikap Alex alhir - akhir ini.
Alex menuang minumannya tanpa menanggapi pertanyaan Devan.
" Lex, Ellena cari elu ".
Alex menghentikan minumnya Sejenak mengingat Kedekatan Ellena waktu dengan Zacklee. Lalu meminumnya lagi.
" Lex bisa ga elu hentikan ini semua ". Teriak Devan.
" Elu tau ga betapa khawatirnya Ellena dengan keadaan elu. Tiap hari dia selalu datang ke Kantor, ke Cafe ke semua tempat favorite elu. Bukannya elu ingin dia bahagia? lantas kenapa kali ini elu yang membuatnya sedih. Gue ga tau jalan pikiran elu ". Devan kesal lalu Akan meninggalkan Alex
Sudah hampir satu minggu setelah kemudian saat itu, Alex memutuskan untuk tidak menemui Ellena. Dia sadar jika dia masih dekat dengan Ellena, maka hatinya akan semakin sulit melupakan cintanya kepada Ellena.
Bayangan Ellena dan Zacklee kala itu menghantui pikiran dan hatinya.
" Harusnya gue bahagia melihat Ellena kembali bersama Zacklee, tapi kenapa hatiku sulit untuk menerimanya ". Ucap Alex pelan.
Langkah Devan terhenti, dia mengerti sulitnya posisi Alex dan Zacklee saat ini. Apalagi Devan sudah mengetahui apa yang terjadi malam itu antara Zacklee dan Alex.
" Elu harus belajar menahan hati dari sekarang ". Ucap Devan kemudian meninggalkan Alex sendiri untuk berpikir.
Drrrttt... drttt...
Panggilan telfon berdering dilihatnya nama contact yang tertera " Ellena ".
Alex menatapnya, sebenarnya dia rindu sekali tapi perasaan itu terkalahkan dengan egonya.
Alex sengaja tak mengangkatnya, lalu melanjutkan minumnya.
Ellena lanjut mengirim pesan,
~ Kau menghindariku Tuan rusuh
Isi pesan Ellena ternyata menjadi perhatian Alex, dia membuka dan membaca chat nya.
Alex tersenyum setelah membacanya. Kemudian satu pesan lagi masuk di ponselnya,
~ Kau hanya meliriknya saja, apa kau tak memperdulikanku lagi? aku sampai terkena minyak panas gara - gara memikirkanmu Tuan rusuh.
~ Kau terkena minyak panas? apa sudah kau obati? ( Balas chat Alex yang panik ketika membaca pesan Ellena)
Alex lalu beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Devan.
Devan yang dari kejauhan memperhatikan Alex tersenyum.
\=\=@@
" Nona mari saya antar ke Rumah Sakit ". Ucap Kepala pelayan yang khawatir dengan Nona muda .
" Tidak. Aku baik - baik saja, ini hanya luka kecil ". Ucap Ellena sambil memegangi Kakinya yang sedikit terkena tumpahan Minyak panas.
" Kau harus segera dibawa ke Dokter ". Zacklee yang langsung membopong Ellena.
" Tap_tapi a_ku ga apa - apa ". Tolak Ellena.
" Kali ini tak Ada penolakan ". Jawab Zacklee.
Ellena tak bisa menolak dia terus menatap pria yang membopongnya saat ini.
" Kau benar - benar menyiksa hatiku ". Batin Ellena.
Semenjak kejadian malam itu Zacklee dan Ellena memutuskan untuk berintrospeksi diri masing - masing. Awalnya Zacklee menolak tapi akhirnya dia setuju karena menghargai keputusan Ellena.
Zacklee yang merasa takut kehilangan Ellena, akhirnya memutuskan untuk menemuinya saat ini.
Zacklee mengemudi tanpa suara. Begitupun dengan Ellena. Ellena hanya sesekali menatap dan memperhatikan pria disebelahnya.
" Aku tau diriku tampan ". Ucap Zacklee tanpa menoleh kearah Ellena.
Ellena yang kepergok memperhatikannya salah tingkah.
" Aih.. kenapa dia bisa tau kalo aku memperhatikannya? ". Batin Ellena sambil menggigit bibir bawahnya.
" Aku merindukanmu Ell ".
Ellena menoleh, diapun merasakan hal yang sama. Tapi dia masih terus memantapkan hatinya kembali.
" Apa kau tak merasakan hal yang sama ". Tanya Zacklee lagi.
" Apakah aku masih bisa bertahan dengan keadaan yang berbeda saat ini. Rasanya mustahil aku berharap dengan pria yang harus bertanggung jawab dengan masa depan seseorang ". Ucap Ellena teratur sambil menahan sakit di hatinya.
Zacklee menggenggam kemudinya dengan kencang dan melajukan mobilnya dengan kencang.
Ellena mulai ketakutan dia memegang seat belt dengan erat sambil memejamkan matanya dirinya mulai mengeluarkan air mata. Kali ini Ellena benar - benar takut dengan sikap Zacklee. Belum pernah dirinya melihat Zacklee seseram ini. Zacklee yang menyadarinya hanya meliriknya saja.
Dengan kecepatan Zacklee, mereka berdua sampai ke Rumah Sakit hanya sepuluh menit saja. Zacklee turun dari mobilnya dan membuka pintu mobil Ellena. Ellena masih sesenggukan karena ketakutannya tadi. Zacklee menarik tangannya tapi Ellena menolaknya. Dengan sedikit kesal dia menarik Ellena dan membopongnya masuk Kedalam Rumah Sakit.
" Dokter segera tangani kondisi calon istri saya ". Ucap Zacklee kepada Dokter yang sudah bersiap menangani Ellena.
" Baik Tuan ".
Dokter lalu memeriksa dan mengobati luka Ellena.
" Waktu yang tepat Tuan, luka panas Nona tidak sampai parah. Jika terlambat sedikit saja luka Nona akan menjadi ". Ucap Dokter yang mengobati Ellena.
Ellena menoleh kearah Zacklee, sekarang dia tau mengapa Zacklee mengemudi dengan kencang. Ternyata semua itu demi dirinya.
" Kasih dia obat agar lukanya tak membekas karena aku tak mau Kaki Calon Istri saya berubah sedikitpun ". Sahut Zacklee.
" Anda tak perlu khawatir Tuan saya akan menjamin kulit Nona tak berubah sedikitpun ".
Selesai diobati Zacklee akan membopong Ellena kembali tapi Ellena menahannya. Dia merasa malu jika menjadi perhatian petugas dan pengunjung Rumah Sakit.
" Jangan lakukan lagi ". Ellena sedikit mendorong tubuh Zacklee yang akan membopongnya.
" Kenapa? bukannya kau bilang aku harus bertanggung jawab dengan masa depan seseorang? yang ku lakuin Hari ini sudah benar aku harus bertanggung jawab kepada masa depan seseorang yang Kakinya tertumpah Minyak panas akibat terlalu banyak berpikir akhirnya dia ceroboh tak mengenali antara Air dengan Minyak panas ". Zacklee membalikkan semua perkataan Ellena.
" Ishhhh... dia selalu menyebalkan ". Umpat Ellena.
Kemudian Zacklee membopong Ellena tanpa ijin.
" Eit_eit_eit.... ". Ellena yang masih mengumpat kesal tersadar gara - gara Zacklee membopongnya.
" Sudah diam aja cill ".
" Menyebalkan! ". Ucap Ellena sambil melingkarkan tangannya ke leher Zacklee tanpa sadar.
Alex yang baru datang ingin menemui Ellena langkahnya terhenti saat melihat Zacklee membopong Ellena.
" Aku bahagia melihatmu bahagia Ell.. ". Ucap Alex dalam hati.
Langkah Zacklee terhenti saat melihat sosok didepannya sedang berdiri menatapnya. Mata Zacklee menatap Alex bagai menatap mangsanya. Walau bagaimanapun perang batin di antara mereka tak bisa dipungkiri. Alex yang terang - terangan mengatakan bahwa dirinya benar - benar mencintai Ellena membuat Zacklee semakin waspada.
" Ka rusuh ". Panggil Ellena setelah mengikuti arah tatapan Zacklee.
" Kenapa elu ga nunggu gue Ell, kan gue bisa langsung jemput elu ke Rumah Sakit ". Ucap Alex.
Ellena menatap aneh ke mata Alex yang berbicara tetapi tak menatapnya. Lalu menoleh kearah pria yang membopongnya, dia pun merasakan hal yang sama.
" Ada apakah di antara kalian? ". Batin Ellena bertanya - tanya.
πππ
Team Zacklee dan Alex mana nih? π₯°
Team othor aja yuksπ
Bagaimana kelanjutan kisah mereka???
jangan lupa jempolnya digoyang duluuuu...
LIKE, VOTE, COMMENTπ