What I Think

What I Think
Empat bulan



Happy Reading..


Hai... Hai... masih setia di karyaku kan para Reader..


Like, kommentnya dong supaya Othor bisa memperbaiki karya Othor🙏


......................


Satu hari berlalu menjadi satu minggu dan berlalu menjadi berbulan-bulan, semenjak kejadian itu hubungan Ellena dan Zacklee semakin romantis. Begitupun dengan Devan, hubungan mereka semakin ke jenjang yang lebih serius. Bahkan Trias dan Albert juga sudah merestui hubungan keduanya. Devan sendiri sudah berani mengungkapkan rasa cinta dan sayangnya kepada Zaskia.


"Sayang, tadi Mama tanya usia kandungan empat bulan kamu kapan ya?" tanya Zacklee.


"Kok malah tanya aku? kan Kaka yang udah ngadon terus-terusan" jawaban yang membuat Zacklee semakin bingung.


"Ya meskipun aku yang lebih besar berkontribusi dalam pengadonan tapi aku juga ga tau pasti kapan si baby kita ini jadi sayang" sahut Zacklee dengan pedenya.


"Tapi kata Mama kalo uda ada gerakan berarti si baby sudah empat bulan. Apa kau sudah merasakan pergerakannya sayang?" tanya Zacklee.


Ellena sendiri sudah lupa dengan kondisi dirinya saat hamil si Kembar. Akhirnya dia mengikuti Zacklee menyentuh perutnya dan mengelusnya dengan halus.


"Sayang, aku merasakan gerakan si kecil" sorak bahagia Ellena merasakan gerakan halus bayi di perutnya.


Zacklee yang penasaran ikut menempelkan pipinya di perut Ellena yang mulia menggembung.


"Ayo Sayang, perlihatkan gerakanmu sama Papa. Papa juga mau merasakan gerakanmu" ucap Zacklee merayu sang Baby membuat Ellena terkekeh.


Tak menunggu lama gerakan itu terjadi, Zacklee ternganga merasa bahagia sampai tak terasa air mata Zacklee luluh begitu saja karena terharu.


"Sayang kau menangis?" tanya Ellena.


"Aku hanya terharu sayang, andai saja dulu aku bisa mendampingi Felix dan Fiona ketika dalam kandungan kau pasti bisa melewati semuanya dengan ringan" ucap Zacklee masih dengan terharu.


"Ka.. sudahlah, yang terpenting Felix dan Fiona tumbuh dengan sehat dan bahagia karena didampingi oleh kedua orang tuanya" sambil menyeka air mata Zacklee.


"Aku akan menghubungi Mama untuk merayakan syukuran empat bulanan baby kita sayang" ucap Zacklee langsung menghubungi Mamanya.


"Ma, hari ini aku sudah merasakan tendangan anakku. Aku akan merayakan tasyakuran empat bulanan anakku minggu ini. Lee harap Mama dan Papa bisa hadir" ucap Zacklee.


"Mama pasti hadir sayang, Mama tak mau melewati moment terpenting cucu Mama seperti Mama yang sudah melewati moment empat bulanan si kembar" ucap Trias.


"Lee tunggu kedatangan Mama" kemudian menutup panggilan ponselnya.


Pagi itu Zacklee, Ellena, Devan dan Zaskia mereka sibuk mempersiapkan acara empat bulanan baby Ellena. Bahkan si kembar Felix dan Fiona juga ikut sibuk memilih hampers serta catering juga souvenir untuk acara empat bulanan adiknya.


"Mommy adik Fiona cewek atau cowok sih? kan Fio bingung harus pilih souvenirnya" keluh Fiona yang belum tahu jenis kelamin calon adiknya.


Mendengar pertanyaan Fiona, Ellena hanya bisa tersenyum karena dirinya pun tak tahu tentang jenis kelamin calon babynya. Karena Zacklee memintanya untuk menjadi suprise nantinya. Baginya cewek maupun cowok sama saja, yang terpenting dia sudah memiliki seorang komplit, Felix dan Fiona. Yang wajah mereka lebih dominan dengan wajahnya. Sifatnya pun hampir menuruninya 100%.


"Fio dan Felix pilih saja yang kira-kira bisa masuk cewek atau cowok" saran Zaskia.


"Kira-kira apa ya Aunty?" tanya Felix yang ikut bingung.


"Gimana kalau Naruto" celetuk Devan yang ikut-ikutan nimbrung.


"Elu pikir anak gue seorang ninja, ngasal elu Dev! " protes seorang Papa yang tak terima calon babynya disamain dengan tokoh anime Naruto.


"Iya nih Om Sipit, kan calon adik Fiona lemah lembut mirip Fiona" sahut Fiona dengan pedenya.


"Lemah lembut darimana? tadi pagi aja uda mirip kuda lumping bangunin Bapaknya" gerutu Devan lirih.


"Sudah.. sudah karena kita belum mengetahui jenis kelamin calon baby ini, gimana kalo kita pake konsep yang lain" sahut Ellena melerai semuanya.


"Cocok tuh Kaka Ipar" ucap Zaskia.


"Lagian tuh Ka, ngapain coba nyaranin Naruto. Naruto itu bukannya dirimu kalo lagi ngejar-ngejar aku" cibir Zaskia.


"Ayang Kia, elu ga tau aja anaknya tadi pagi uda mirip Kud__" Devan tak melanjutkan ucapannya karena Zacklee sudah di mode siaga satu. Kemudian Devan melipat ucapannya menggantikannya dengan senyuman.


"Grandma... Grandfa... ," teriak si kembar berhambur kepelukan Trias dan Albert.


"Cucu kembar Grandma apa kabar sayang?" tanya Trias.


"Baik Grandma. Grandma sehat?" tanya Felix.


"Kau seperti Lee selalu menanyakan kabar Grandma sehat atau tidak" ucap Trias mencium kening Felix.


"Grandfa, apa kali ini Grandfa membawakan Ice cream yang tak mencair?" tagih Fiona kepada Albert.


"Maaf sayang, Grandfa tak membawakan Ice cream tetapi Grandfa menggantinya dengan ini" sambil menyerahkan paper bag berisi boneka Barbie pengeluaran terbaru.


"Terimakasih Grandfa, Fiona suka" ucap Fiona sambil mengecup pipi Albert.


"Ellena, apa kau sudah menghubungi Marcel dan Shandy?" tanya Trias.


"Tenang saja Ma, Lee yang akan menghubungi Kakak-kakak Ipar Lee. Iya kan sayang?" ucap Zacklee.


Zacklee kemudian menghubungi Marcel lewat ponselnya.


"Ka, minggu depan aku dan Ellena akan menggelar tasyakuran empat bulan kehamilan Ellena. Aku dan Ellena mengharapkan kehadiran Kakak dan Ka Renata untuk bisa mengikuti acara ini" ucap Zacklee.


"Baiklah, Kaka dan Ka Renata akan hadir. Sampaikan kepada adikku tak perlu khawatir aku dan Renata akan tiba sebelum hari H" ucap Marcel.


"Terimakasih Ka, akan kami tunggu kedatangan kalian" ucap Zacklee kemudian memutuskan panggilannya.


Kemudian Zacklee menghubungi Shandy dan memberi tahu soal tujuannya. Shandy pun menjawab sama, bahkan hari ini dia dan Clara akan datang untuk membantu persiapan acara tasyakuran empat bulanan Ellena.


Zacklee kemudian memberitahu digroup sahabat-sahabatnya.


"Aku pasti datang Zack" jawab Revan.


"Tak disangka uda empat bulan aja tuh kehamilan" jawab Alex.


"Elu yang ga ngerasa tinggal bilang empat bulan saja, lah gue yang tiap hari sengsara biasa saja" jawab Devan.


"Kalian kalo ga ikhlas bantuin adik gue kagak usah ngeluh. Sini gue tabok pake duit apa masih bisa ngeluh?" jawab Shandy.


"Tenang bos, gue bercanda.. gue sengsara nikmat maksudnya. Kalo bukan karena sengsara ini gue ga bisa menuju hari H Shand" celetuk Devan.


"Pokoknya gue ga mau tahu kalian kudu wajib datang ke hari tasyakuran anak gue" jawab Zacklee.


"Iye.. iye yang lagi bahagia" jawab Revan


Chat mereka berakhir dengan candaan kalimat siap.


Zaskia sudah berhasil mendapatkan pilihan hampers untuk acara empat bulanan Kaka Iparnya. Sedang Trias mengurus persoalan catering.


"Lee, apa kau sudah memanggil ustadz atau kyai yang terkenal untuk acara empat bulanan besok?" tanya Albert.


"Tenang saja Om, Zack sudah menghubungi da'i kondang yang sering berseliweran di Televisi" ucap Devan.


"Bagus dong.., " sahut Albert.


"Ya bagus Om, cuma Zack manggilnya ga cuma satu tapi ada empat sekaligus Da'i kondang yang dia panggil" ucap Devan yang langsung membuat Albert ternganga.


Bersambung...


......................


Bagaimana acara tasyakuran empat bulanan Ellena esok?


Akankah ada drama baru lagi??


Tunggu kelanjutannya besok ya para Reader....