
🍃🍃
" Sayang, malam ini kita nginap disini ya ". Rayu Ellena karena masih rindu kepada Kaka- Kakanya yang langsung dimengerti oleh Zacklee.
Zacklee membelai halus pipi mulus istrinya dan tersenyum manis dan itu membuat Ellena malah menjadi salah tingkah. Ellena menggigit bibir bawahnya mengurangi rasa gugupnya. Sudah lama dia tak melihat Zacklee dengan senyuman manisnya. Senyum yang membuat sempurna ketampanannya.
Zacklee mendekatkan wajahnya ke wajah Ellena, menempelkan bibirnya ke bibi Ellena. Mel***nya dengan halus dan lembut. Ellena membelalakkan matanya karena Zacklee malah menciumnya.
" Mommy ". Panggil Felix yang mengganggu kegiatan panas Zacklee dan Ellena.
Ellena segera mendorong tubuh Zacklee dengan cepat sehingga membuatnya terjembab ke tembok kamar mereka.
" Isssh... kenapa kau datang disaat tidak tepat putra tampanku ". Gerutu Alex sedikit kesal karena kegiatan panasnya yang terganggu.
Ellena segera membuka pintu Kamarnya dan benar saja si tampan Felix sudah berada didepan pintu kamarnya sambil cemberut.
" Mommy kemana sih, Felix cari - cari daritadi ga ada ". Protes si bungsu.
" Felix cari Mommy? ". Sahut Zacklee yang ikut menemui putra tampannya.
Felix memicingkan mata saat Zacklee ikut menyusul Ellena dan itu malah membuatnya semakin mengerucutkan bibirnya.
" Aku bosan ". keluhnya sambil melipatkan kedua tangannya di dada.
Zacklee dan Ellena saling bertukar pandangan mendengar Felix.
" Bosan kenapa sayang? ". Zacklee sambil menyahut tubuh putranya di gendongannya.
" Masa' Felix mainnya sama anak cewek terus ".
Nick dan Nathan berpamitan setelah Papa Dhea menelfon nya, dan pada akhirnya bocil pria paling tampan disitu hanya ada Felix.
Ellena dan Zacklee terkekeh mendengar alasan cemberut nya Felix.
" Kenapa Mommy dan Papa tertawa? ".
" Sayangnya kamu lucu sekali, bukannya dari bayi kamu selalu bersama cewek ". Ellena masih dengan terkekeh.
Sedang Zacklee sikapnya berbanding balik dengan Ellena. Otaknya yang cerdas menangkap apa tujuan Felix mengeluh. Zacklee meletakkan Felix diatas ranjangnya.
" Felix kau tenang saja karena Papa akan membuatmu mempunyai teman cowok setiap waktu ". Ucap Zacklee dengan semangat.
" Papa pasti bohong ". Elak Felix tak percaya ucapan Zacklee.
" Papa janji akan membuatkanmu adik segera ".
' uhuk, uhuk, uhuk '.
Ellena yang sedang mengambil minum diatas nakas dan meminumnya tersedak mendengar ucapan Zacklee. Ingin sekali dia menyiram Suaminya dengan air minum yang berada ditangannya.
Ellena menatap tajam kearah Zacklee yang tersenyum puas karena berhasil memprovokasi anaknya.
" Seriously Pap ". Dan kali ini mata Felix berubah menjadi sebuah harapan.
Zacklee mengeluarkan senyum kemenangan kearah Ellena yang sebentar lagi mulai berkhutbah.
" Papa janji sayang, iya kan Mommy ". Kali ini Zacklee sengaja meminta pendapat Ellena.
Ellena langsung melirik tajam kearah Zacklee. Dan pada akhirnya tak bisa menolak permintaan konyol Zacklee . Meskipun berat Ellena mengangguk dan tersenyum dengan terpaksa.
" HOREEEE!! ". Felix yang langsung turun dari ranjang dan berhambur kearah Ellena.
" Felix sayang Mommy ". Ucapnya sambil memeluk Ellena.
" Mommy juga sayang banget sama Felix ". Ellena mengecup pipi gembul putra tampannya.
" Felix sayang Papa juga ". yang kemudian berganti kearah Zacklee yang langsung melakukan hal yang sama seperti Ellena mengecup pipi gembul Felix.
" Mulai sekarang Felix sama Fiona ga boleh ganggu Mommy dan Papa dulu ya.. biar adiknya on the way ". Bisiknya di telinga polos FeIix, dan langsung dimengerti Felix.
' Dasar Papa mesum yak '. Othor mulai curiga sama si Mr. Ice
Setelah Felix keluar kamar, Zacklee langsung mengunci pintu kamarnya. Saat dia berbalik Ellena sudah bersiap menimpuk dirinya dengan bantal tidurnya.
Zacklee berlari saat Ellena menimpuknya dengan Bantal. Ellena yang sedikit kesal terus mengejar Zacklee yang memutari Kamar.
" Kamu ya.. bisa - bisanya bikin provokasi Felix ". Gerutu Ellena sambil mengejar Zacklee.
" Yang.. ya elah, demi kebaikan bersama ". sanggah Zacklee.
Ellena tak bisa mengontrol langkahnya,
" Aaaaaaa ". Ellena panik saat tubuhnya akan tersungkur, untungnya Zacklee sangat sigap dan Ellena terjatuh diatas tubuh Zacklee.
Zacklee tersenyum puas karena saat ini posisi Ellena yang menindihnya ditambah lagi bibir mereka yang tak sengaja menempel membuat Zacklee makin bahagia.
Ellena segera beranjak tapi tangan Zacklee yang kekar mengunci tubuhnya.
" Kau lupa permintaan Felix sayang? ". Ucapnya sedikit menggoda.
" Itu permintaanmu bukan Felix ". Jawab Ellena masih dengan rasa kesal.
" Tapi kau setuju kan ". Kali ini Zacklee mengerlingkan matanya dan membuat kesan seksi.
" Ka__ Emph.. Emph ".
Belum sempat Ellena melanjutkan ucapannya, Zacklee langsung Mel**** bibir yang sekarang membuat candu Zacklee.
Adegan panas mereka sedang dimulai dan sepertinya Adik on the way seperti yang diucapkan Zacklee sedang terjadi.
**
Sementara di lantai bawah Chloe, Safira, Fiona dan Felix yang mulai tertidur di depan ruang TV keluarga dengan alas bulu yang membuat mereka terasa hangat.
Renata dan Marcel tersenyum melihat cucu keluarga Maheswari yang berkumpul bersama.
" Mereka sangat lucu Cel ". Renata yang gemas dengan empat anak kecil yang tertidur di depan TV.
" Aku teringat Mama dan Papa.. Mama dan Papa ingin sekali dimasa tuanya dihabiskan untuk bermain dengan cucunya ". Marcel menarik sudut bibirnya dengan berat setiap mengingat kedua orang tuanya.
Renata menaruh kepalanya di pundak Marcel. Dia mengerti perasaan Marcel saat ini. Renata mengelus dada Marcel memberi motivasi agar Marcel tak bersedih.
" Besok hari minggu, kita ke makam Mama dan Papa ". Ajak Renata.
" Kita Ajak Ellena beserta Felix dan Fiona, aku yakin Mereka pasti bahagia dengan kedatangan Ellena ".
Marcel menyetujui ajakan Renata.
" Apa yang Kaka rencanakan? ". Tanya Shandy yang tak sengaja mendengar percakapan Renata dan Marcel saat mencari keberadaan putrinya.
" Kau belum tidur Shand? ". Tanya kaka ipar .
" Belum Ka.. lagi cari si Fira ". Jawab Shandy yang lansung pandangannya di alihkan ke arah di depannya.
" Ternyata kalian disini ". Ucap Shandy lega. Entah mengapa pemandangan kali ini sangat menyejukkan mata.
Empat bocah kecil yang menggemaskan sedang tertidur saling memeluk saudaranya. Membuat Shandy tak tega untuk membangunkan mereka. Begitupun dengan Clara yang baru tiba mencari Safira seperti Shandy yang ikut mencarinya.
" Aku jadi pingin tidur bareng mereka ". Clara sangat gemas sekali dengan empat bocah tersebut.
" Ide yang bagus Clara ". Sahut Kaka ipar yang langsung menyuruh salah satu pembantu membawakan matras bulu lainnya beserta bantal gulingnya.
" Kaka besok akan mengajak kalian semua ke makam Mama dan Papa ". Ucap Marcel.
Shandy menoleh kearah Marcel, dia seolah mengerti yang direncanakan Kaka nya.
" Clara kau tidur disebelah mana? aku ingin sekali memeluk si tampan Felix ". Sahut Renata setelah pembantu membantu menata bed lantainya.
" Sepertinya aku di samping si cantik Fiona ". Sahut Clara tersenyum.
" Ayo Clara kita tidur, besok kita harus bangun pagi ke makam Mama dan Papa ". Ajak Renata yang langsung disetujui Clara.
" Trus' kita dimana ka? ". protes Shandy saat melihat kedua wanita yang dihormatinya sudah tertidur memeluk Felix dan Fiona. Sedang ditengahnya ada Chloe dan Safira.
" Disini ". Sambil menunjuk sofa dekat Renata dan Clara.
" Ogah.. aku tidur deket istri dong pastinya ". Sahut Shandy yang langsung merebahkan tubuhnya di samping Clara.
Marcel tertawa diapun mengikuti tingkah Shandy merebahkan tubuhnya disamping Renata yang memeluk Felix.
Malam terindah keluarga Maheswari, meskipun sederhana tetapi membahagiakan.
Bagaimana dengan suami istri yang satunya? mereka benar - benar memproduksi permintaan Felix sampai othor kepanasan juga.. hehe..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa tinggalkan jejak manisnya 💖