
🍃🍃
Sakit tak berdarah. Mungkin itu ungkapan isi hati Alex. Sakit saat Ellena kembali kepada Zacklee. Janji kepada Mamanya sebelum meninggal sudah dia tepati, mengembalikannya kepada suaminya. Saat Zacklee memeluknya entah mengapa rasa sakit itu kembali mencuat.
" Lex, sudah lah.. kau terlalu banyak minum ". Rachel yang saat ini mengerti bagaimana perasaan Alex.
" Lu tau Chel.. Takdir mempermainkan Cinta? ". Ceracau Alex.
" Ellena benar - benar meninggalkanku Chel ".
Sudah hampir satu minggu kehidupan Alex mulai kacau tanpa Ellena dan si Kembar. Meski setiap hari Alex mengunjunginya tetapi semuanya terasa berbeda. Alex sendiri menyadari jika mereka bukanlah miliknya, tetapi berat juga buat Alex yang sudah 7 Tahun bersama mereka.
Alex menenggak minumnya sekali lagi, Rachel yang melihatnya menangis. Dia memang mengharapkan Alex kembali bersamanya lagi seperti dulu. Tetapi sekarang dia menyadari jika dirinya sudah tertutup di hati Alex.
**
Drrrttt... drrrttt..
Ellena membuka chat di ponselnya. Dia terkejut Rachel mengirimkan foto - foto Alex saat ini. Ellena menggigit bibirnya merasakan getir. Air matanya sudah berada diujung matanya.
" Mommy.. ". Panggil Felix yang belum ditanggapi Ellena.
" Mommy ". Felix memanggilnya kedua kali dan tak ada respon dari Ellena.
Zacklee yang sedang bermain dengan Fiona terhenti saat Felix memanggil istrinya tanpa respon. Zacklee melihat Ellena yang sedang menahan air mata, Zacklee merasa ada sesuatu yang terjadi.
" Sayang, sudah waktunya tidur ".
" Tapi Pa.. Mommy__". Protes Felix tetapi Zacklee memotong pembicaraannya.
" Besok kita lanjut lagi mainnya ". Zacklee mengecup pipi gembul Felix lalu bergantian Pipi Fiona.
Meskipun Felix yang masih cemberut akhirnya mematuhi perintah Papanya.
Zacklee menyentuh rambut panjang Ellena, dan membuat Ellena terkejut lalu menyeka air matanya dengan cepat.
" Kau.. mengejutkanku ". Senyum terpaksa yang Ellena tarik dari ujung bibirnya membuat Zacklee semakin menatapnya dengan tajam.
Zacklee kemudian meraih ponsel ditangan Ellena.
" Ka.. ka.. ". Ellena yang mulai sedikit ketakutan jika Zacklee salah paham padanya.
Zacklee membuka setiap foto yang dikirim kan Rachel. Sama halnya dengan Alex, Zacklee pun merasakan sakit.
" A_ku bisa jelaskan semua ". Ucap Ellena gugup.
" Aku akan mengantarmu menemuinya ". Jawaban tak terduga dari Zacklee membuat Ellena semakin serba salah.
" Kau tak perlu begitu, aku tak akan menemuinya ". Sahut Ellena, kali ini dirinya tak mau terjadi salah paham lagi.
" Bersiaplah aku akan mengantarmu ". Masih dengan sikap dinginnya.
" Tuhan.. apalagi ini ". Gerutu Ellena sambil memejamkan matanya mengatur perasaan sesaknya.
Zacklee sudah bersiap di mobilnya setelah memastikan anak - anaknya tertidur.
Ellena yang hanya mengenakan celana jeans dan sweater serta rambut di kuncir kuda membuat orang - orang tak bisa membedakan jika dia adalah Ibu beranak dua.
" Ishhh.. lepaskan kuncirmu itu, aku tak suka ". Gerutu Zacklee.
" Hah? apa? ". Ellena yang tak mendengar gerutuan Zacklee.
" Ada yang kau katakan? ". Tanyanya lagi.
Tanpa suara Zacklee melepas ikat rambut Ellena, wajah mereka saling berdekatan. Bahkan deru nafas Zacklee menghangatkan wajah Ellena.
" Aku tak suka orang lain melihat bagian tubuhmu ". Ujarnya masih dengan dingin.
Ellena mengerti Ada sesuatu yang salah dengan diri Zacklee saat ini. Ellena melirik kearah Zacklee yang enggan meliriknya.
Sepanjang perjalanan tak Ada perbincangan apapun diantara keduanya. Mereka saling diam dalam pikirannya masing - masing.
Ellena yang menyadari Zacklee benar - benar mengantarnya menemui Alex membelalakkan matanya.
" Ini ga lucu Papa Es ". seloroh Ellena.
Ekpresi Zacklee pun masih tetap sama, datar.
Zacklee membukakan pintu Ellena, tetapi Ellena enggan turun.
" Sampai kapan kau masih tetap disini?".
" A_aku tak mau ". Tolak Ellena.
" Selesaikan semuanya, aku tak mau Felix dan Fiona merasa tak diperhatikan gara - gara permasalahan kalian ". Akhirnya Zacklee mengatakannya sedikit sakit saat Ellena tak merespon Felix sama sekali.
" Apa kau pernah menyukainya? ". Pertanyaan yang membuat Ellena semakin ternganga.
" Sebenarnya apa tujuanmu Ka? ". Ellena mencoba mengalihkan pikiran Zacklee.
" Aku hanya bertanya ". Zacklee senyum penuh tanda tanya dan itu membuat Ellena semakin deg - deggan.
" Seorang Alex tak mungkin sampai seperti ini jika mereka berdua tak pernah saling suka ".
DEG!
Jantung Ellena berpacu semakin kencang. Memang dia pernah juga menyukai Alex tapi itu dulu.. dulu saat sebelum dia dan Zacklee memutuskan untuk menikah.
" Kau pernah menyukainya juga, maka selesaikanlah semua. Karena sekarang sudah Ada Felix dan Fiona diantara kita ". Zacklee berbalik berjalan lebih dulu.
Ellena tak bisa lagi membohongi Zacklee lagi. Dia berlari memeluk Zacklee dari belakang.
" Aku pernah menyukainya, maafkan Aku ".
Zacklee menarik nafasnya dalam, akhirnya dia tau bagaimana perasaan Ellena sebenarnya terhadap Alex. Dia menyadari telah memberi peluang kepada sahabatnya saat itu.
Zacklee menggenggam erat tangan Ellena kemudian mengendurkannya dan melanjutkan langkahnya.
" Tapi itu dulu saat kau kuliah di Negara L ". Teriak Ellena yang lebih sakit.
" Sekarang Aku hanya mencintaimu, Felix juga Fiona. Kalian bertiga harta terpenting dihidupku saat ini. Tolong mengerti lah... Hiks.. Hiks.. ".
Zacklee menghentikan langkahnya mendengarkan kejujuran Ellena. Sebenarnya hatinya juga takut kehilangan Ellena kedua kali. Hanya saja dia lebih sakit saat Ellena lebih memikirkan Alex ketimbang keluarganya.
" Maafkan Aku Ka.. Hiks.. Hiks ".
Zacklee berbalik, memeluk Ellena mendekapnya erat. Sedang di ujung terdapat empat pasang mata yang sedang memperhatikan Zacklee dan Ellena. Tangan Rachel menggenggam tangan Alex. Sekarang Alex sudah menyadari jika Ellena benar - benar bukan miliknya. Memang mereka pernah saling menyukai tetapi itu dulu.
" Maafkan Aku sudah membuatmu sedikit tertekan. Aku janji kali ini Kau dan si Kembar adalah prioritas di hidupku ". Ucapnya sambil mencium ujung kepala Ellena.
" Ellena ". Sapa Rachel dengan sengaja.
Ellena melepaskan pelukannya dari Zacklee dan menoleh kearah Rachel.
Alex sendiri terkejut karena Rachel sengaja memanggil Ellena. Alex yang akan menghindar berjalan dan terjatuh akibat terlalu banyak minum.
Rachel yang panik, berusaha mengangkat Alex dengan tenaganya.
Ellena dan Zacklee saling menatap melihat sikap Rachel. Sekarang mereka mengerti perasaan Rachel terhadap Alex.
Zacklee berusaha membantu Rachel, menggantikan Rachel merangkul Alex. Sekarang mereka bertiga mengantarkan Alex ke apartment miliknya.
Zacklee merebahkan Alex diranjangnya. Kemudian Rachel menarik selimut ketubuh Alex. Ellena datang membawa air jeruk hangat untuk menetralisir minuman Alex. Saat Ellena akan meminumkannya, tangan Alex meraih tangan Ellena.
" Ellena Aku mencintaimu, jangan tinggalkan Aku Ell.. ". Ceracau Alex dengan jelas. Rachel menutup mulutnya dengan kedua tangan nya menahan tangis, sedang Ellena mencoba melepaskan tangan Alex yang memegangnya.
Zacklee yang sudah bersabar menahan emosi sedari tadi memukul Pipi Alex agar dirinya sadar.
BUGHK!
" Sadar lu Lex! Ellena istri gue, hilangkan kegilaan elu sekarang juga! ". Sentak Zacklee yang tak bisa menahan emosi.
" Ka_ Ka Lee, sudah.. kau akan membunuhnya ". Ellena panik saat Zacklee mulai menarik kerah Alex.
" Aku mencintaimu Ell.. ". Alex yang masih meracau tak jelas tersenyum - senyum kepada Zacklee.
Rahang Zacklee mengeras mendengar ceracauan Alex. Ingin sekali dia membunuhnya saat ini juga. Cengkeraman tangannya semakin kencang di kerah Alex terbukti saat ini Alex sedikit mendelik.
" KA LEE SUDAH KAU AKAN MEMBUNUHNYA ". Ellena mengeraskan suaranya tapi Zacklee tak mendengarkannya.
'CUP'.
Tak ada cara lain Ellena harus mengalihkan perhatian Zacklee. Ellena menarik wajah Zacklee dan mencium bibirnya lama sampai Zacklee melepaskan cengkeramannya.
' Uhuk.. Uhuk.. Uhuk.. '.
Alex yang berhasil lepas dari Cengkeraman Zacklee sedikit sadar. Matanya yang merah melihat kearah Zacklee dan Ellena yang berciuman hangat didepannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Huh hah ni babang Alex 🤭
Ayo Rachel... vevet teros babang Alex biar move on sama Ellena 😁
Lanjut lagee Thor....
Asiyaaaaaapppp😘
Like, Vote, Comment nya duyu yach👍