
🦋🦋
" Rasanya gue khawatir dengan yang akan terjadi ". Devan bermonolog pada dirinya di depan cermin.
Setelah Alex berkata jujur, Devan sebagai sahabat Zacklee dan Alex merasa khawatir dengan keadaan yang akan datang.
Akankah peristiwa Zacklee dan Shandy terulang lagi? Devan hanya bisa berdo'a semoga semuanya baik - baik saja.
Sedang di Apartement Alex, dirinya terbayang kedekatan Zacklee dan Ellena. Pikirannya semakin kacau.
" Maafin gue Zack, gue ga bisa nahan perasaan gue ke Ellena ". Ucap Alex lirih.
\=\=@@ Keesokan hari
" Lee, tetaplah disini ". Ucap Tasya yang melihat Zacklee akan pergi setelah selesai mengantarnya terapi.
" Tasya gue uda bilang berkali - kali sama elu tolong buang jauh - jauh perasaan elu. Gue Cinta sama Ellena ". Jawab Zacklee berlalu dari Tasya.
Tasya tersenyum sinis mendengar Zacklee mengucapkan Cinta ke Ellena.
" Kalo begitu untuk apa aku hidup ".
Tasya menyayat tangannya menggunakan pisau yang digunakannya untuk memotong buah.
" NONA ! " . Teriak perawat yang melihat pergelangan tangan Tasya mengeluarkan darah.
" TUAAANNN ". Perawat gantian memanggil Zacklee yang akan menuju pintu keluar.
Zacklee memejamkan mata, tangannya meremas gagang pintu. Dia tau Tasya pasti akan melakukan hal nekat. Zacklee pun berbalik dan memasuki kamar. Dia segera meraih tangan Tasya dan membersihkan luka dan mengobatinya.
Tasya tersenyum bahagia dalam hatinya karena Zacklee sangat peduli dengannya.
Selesai mengobati Tasya, Zacklee berusaha menenangkan Tasya.
" Aku tau kau pasti mengkhawatirkanku ". Ucap Tasya sambil meraih tangan Zacklee dan menggegamnya.
Zacklee hanya diam, dia berpikir bagaimana dirinya bisa lepas dari Tasya.
Drrrttt... Drttt...
" Iya Rev. Gue segera berangkat ".
Zacklee kemudian memutuskan panggilannya.
" Tasya, mulai hari elu jangan lagi berbuat ceroboh ". Ucap Zacklee.
" Kau Mau kemana? ". Tanya Tasya bingung.
" Gue harus ke Kantor sekarang. Revan membutuhkanku. Dan tenang saja selesai itu gue akan pulang ". Sahut Zacklee .
" Janji kau tak akan menghindariku ".
Zacklee hanya menanggapi dengan mengangguk samar. Kemudian dirinya berlalu.
Sepanjang perjalanan Zacklee mengumpat kesal dengan sikap Tasya. Dirinya kali ini benar - benar terjebak dengan ulah Tasya. Andai saja dirinya tak kembali saat itu pasti semuanya tidak akan rumit seperti ini.
Drrrttt... drttt...
" Iya Ma ".
" Iya, Lee akan kesana sekarang ". Zacklee menutup panggilannya.
" Kenapa Mama tiba - tiba ingin bertemu denganku? ". Gumam Zacklee.
\=\=@@ Di lokasi Grand Opening
" Devan gimana sudah siap semua? ". Tanya Shandy.
" Rebes Bos ". Jawab Devan sambil mengangkat jempolnya.
" Elu tau di mana Alex? ni orang yang punya ide malah belom nongol ". Gerutu Shandy.
" Palingan juga nyantol tante - tante dijalan ". Sahut Devan terkekeh.
" Alex di mana Shand, Kaka belum lihat ". Tanya Marcel yang ikut bingung dengan Alex.
" Baru aja gue omongin Ka sama Devan. Kita juga belum tau jambulnya tuh ". Ucap Shandy terkekeh.
" Kalo uda datang suruh jemput Ellena ".
" Ellena ". Batin Devan ragu.
" Siap Ka ". Sahut Shandy.
" Loe napa Dev, kayak mikir sesuatu ".
" Hehe.. Ga mikir apa - apa, cuma bayangin Ellena bakal mirip apa ya ".
" Heh kampret loe! sembarangan aja bayangin adik gue mirip apaan, palingan sebelas dua belas sama Mamanya Nobita ". Kali ini Shandy tertawa terbahak - bahak.
" Kaka durhaka loe. Dikutuk jadi mince tau rasa loe Shand ".
Mereka berdua tertawa dengan candaan mereka.
" KAKAAAA ".
Devan dan Shandy menoleh ke arah suara yang memanggilnya.
" Pucuk dicinta tamat riwayat kita ". Devan ketakutan jika Ellena mendengar candaannya. Begitu pun dengan Shandy dia pun menunduk kemudian menoleh kanan dan kiri menghilangkan ketakutan kepada adiknya.
" Ellena makin cantik aja ". Ucap Shandy basa - basi.
" Iiiih.. apaan sih Ka, gaje banget ".
" Sudah makan belum Ell, gue ambil in jus mangga kesukaan elu ". Sahut Devan.
" Kalian ini pada kesambet angin pantai ato gimana, jadi pada gaje semua ".
Devan dan Shandy saling melempar senyum manis. Kecurigaannya ternyata salah. Ellena tidak mendengar candaan mereka.
" Ell, Alex mana? ". Tanya Marcel yang mewatinya.
" Ka Rusuh? emang Ellena emaknya apa ". Sahut Ellena.
" Aaaaaa!!! " . Marcel, Shandy dan Devan kaget dengan teriakan Ellena.
" Berisik tau dek ". Ucap Shandy sambil mengorek - ngorek telinganya yang tak gatal.
" Kaka.. Jangan - jangan Ka Rusuh diculik sama tante - tante yang ditolaknya kencan kemarin ". Ekspresi serius Ellena.
Pletak!!
" Aaaauww, sakit pea' ".
" Elu nya ngada - ngada, mana ada coba yang culik Alex. Ada juga Alex yang nyulik elu ". Devan keceplosan kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Dasar nih mulut kagak Ada remnya, mudah - mudahan mereka ga curiga ". Lanjut Batin Devan.
" Kita tunggu Alex ". Sahut Marcel tersenyum.
" Kalo Alex sudah datang suruh segera temui Kaka ". Marcel kemudian berlalu.
" Emang Alex kemana dek? ". Tanya Shandy penasaran karena ga biasanya Alex telat apalagi di acara yang penting ini.
Ellena menggeleng menandakan tak tahu dimana Alex. Kemudian dia dipanggil bagian make over.
\=\=@@ Hospital
" Mam, Ada apa telfon Lee? apa Mama sedang sakit? ". Tanya Zacklee khawatir.
" Sejak kapan kau bersama Tasya ". Ucap an Trias mengejutkan Zacklee, pasalnya selama ini Zacklee menyembunyikan persoalan Tasya.
" Mam, Lee bisa menjelaskan semua__".
" Lee sudah berapa kali Mama bilang jauhi Tasya, Mama tak mau kau menjadi tawanannya ". Nada suara kecewa Trias.
" Mam ". Zacklee menggenggam tangan Trias.
Trias tak sengaja melihat putranya sedang bersama Tasya di Rumah Sakit yang sama dengan Trias. Hatinya terasa sakit dan kecewa, Trias berfikir jika putranya membohonginya.
" Lee harus tanggung jawab , Tasya mengalami kelumpuhan akibat Lee. Tolong ngertiin posisi Lee Mam ".
" Mama harus jelaskan apa ke keluarga Ellena ".
" Ma, tolong jangan bilang kesiapapun tentang ini. Lee Cinta Ellena, Lee ga mau Ellena salah paham tentang ini ".
" Tak adakah cara lain? ".
" Lee masih mencari cara agar Tasya tak berharap lebih ".
Trias memejamkan matanya sekejap menahan rasa kecewanya.
" Mama pesan jangan pernah kecewakan Ellena ".
Zacklee memeluk Mamanya erat.
" Lee janji Mam ".
Drrrttt... drtttt..
" Gue ke lokasi bareng bini ". Ucap Revan dalam telfon.
" Gue nyusul Rev ". Kemudian menutup panggilannya.
" Mam, Lee Mau menemui Ellena. Lee merasa bersalah karena kemarin meninggalkannya di lokasi ". Ucap Zacklee sedih.
\=\=@@ di lokasi
Acara Grand Opening lima belas menit akan di mulai. Semua para tamu undangan serta reporter wartawan sudah bersiap meliput berita spektakuler di dunia perfashionan.
Clara dan Dhea sudah tidak sabar melihat karya baru MF.
Sedang Revan yang daritadi mencari sosok Zacklee belum saja ditemukan.
" Bener - bener keterlaluan nih orang lama - lama, acara penting Ellena sampe sekarang belum kelihatan hidungnya ". Umpat kesal Revan.
" Bro, kita sudah selesai satu musik Alex dan Zacklee kenapa belum nongol ya ". Tanya Devan tapi tak ditanggapi Revan.
" Revan, Muka loe tegang amat ". Devan berteriak ke arah Revan karena kesal tak mendapat tanggapan darinya.
" Gue khawatir Zacklee menemui Tasya ". Revan keceplosan soal Tasya.
" Maksud elu apa? Tasya temen kita? Jangan bilang kalo Tasya si cewek ambisius ". Devan sedikit curiga.
" Devan, gue percaya elu. Simpan rahasia ini ".
" Oh My God. Zacklee CLBK lagi maksud loe ". Kali ini Devan mempelankan suaranya.
" Bukan CLBK tapi seorang tawanan statusnya ".
" Tuh cewek bener - bener ga waras ". Devan ikut kesal.
Pembawa Acara sudah memulai acaranya, tapi Alex dan Zacklee belum saja sampai. Sedang di balik panggung, seorang wanita cantik sudah bersiap dengan penampilannya membawakan products terbaru yang akan dilaunchingkan perusahaan MF.
Ellena tampak cantik dan anggun dengan make up serta balutan dress berwarna pink dengan aksen mutiara. Rambut nya yang hanya dijepit dengan jepitan rambut dengan warna senada membuatnya terlihat ellegant.
Tema dress yang launching saat ini adalah Lovely.
" Wow keren ". Ucap Veer yang terkejut dengan kecantikan Ellena.
" Dek, elu uda mirip boneka jaelangkung ". Ucap Shandy menggoda adiknya.
" Kaka percaya kamu pasti bisa membesarkan MF keseluruh dunia ". Ucap Marcel.
Ellena menunduk, hatinya sedih karena Zacklee dan Alex belum sama sekali menghubunginya. Dia tidak yakin akan membawakan products terbaru MF dengan baik di atas panggung.
" Di mana kalian ". Batin Ellena.
🍃🍃
Jempolnya jangan lupa di goyang para Readers
LIKE, VOTE, COMMENT🥰