
Happy Reading..
......................
"Om Sipit, bangun" teriak Fiona menindih perut Devan.
Sontak saja pria yang dipanggil Om Sipit masih santai terjaga karena teriakan dan tindihan bocah bule yang berat badannya sudah tak imut lagi.
"Kok Fiona bisa ada di Kamar Om?" tanya Devan yang masih santai terjaga belum menyadari semuanya.
Fiona hanya cekikikan mendengar Devan berceloteh.
"Om Sipit - Om Sipit" efeknya sambil menggelengkan kepalanya.
"Papaaa" teriak Fiona ganti sambil menaiki punggung Zacklee seperti naik kuda-kudaan yang tidur bersebelahan dengan Devan.
"Lah gue kok bisa tidur ama elu Zack" tanya Devan yang masih bingung belum mengingat semuanya.
"Sebentar lagi sayang, Papa masih ngantuk sayang tambah lima menit lagi ya" pinta Zacklee seraya melipat bantal menutupi telinganya. Sepertinya teriakan Fiona sudah menjadi kebiasaan dalam kesehariannya.
"Papa wake up, come on wek up" teriak Fiona kali ini sambil mengencot-encot tubuh Zacklee dengan girangnya.
"Weh..., dia kira Bapaknya Kuda lumping kali ya" celetuk Devan melihat tingkah Fiona.
"Lima menit lagi ya sayang" rengek Zacklee karena dirinya benar-benar masih mengantuk berat akibat merayu sang istri yang belum mau keluar.
"Ayo bangun, Ayo bangun Papa Zacklee" teriak Fiona lagi.
"Fiona mending Fiona bangunin Aunty Kia sama Mommy deh" rayu Devan.
"Mommy dan Aunty sudah bangun Om, lagi pada masak sarapan pagi. Katanya mau masak Sayur asem" ucap Fiona.
Mendengar Fiona mengatakan Mommynya sudah keluar kamar, Zacklee bergegas bangun dari tidurnya segera menemui sang istri yang masih ngambek.
"Om Sipit bukannya tadi Papa bilang mau tidur lima menit lagi?" tanya Fiona heran.
"Papa harus menyelesaikan kesejahteraannya" sahut Devan ambigu. Sedang Fiona hanya ikut-ikutan mengangguk-anggukan Kepalanya.
"Kaka Ipar ini, jagung manisnya uda aku potongin" ucap Zaskia.
"Oh iya, langsung di masukkin aja Ki" sahut Ellena.
"Oke Ka..," ucap Zaskia.
Menyadari kedatangan Zacklee, Zaskia diam-diam undur diri tanpa bersuara sama sekali. Zacklee tersenyum terimakasih kepada Zaskia yang paham melihat kondisi mereka.
Zaskia segera menghampiri Devan dan Fiona yang sedang mengintip Zacklee dan Ellena.
"Ki, kalau jagungnya sudah empuk ganti sayurannya yang__" belum selesai Ellena berucap dia menghentikan ucapannya karena melihat sang suami yang sudah membuat sakit hatinya.
Ellena memasang mode cemberut kembali, dibuangnya celemek ke lantai begitu saja. Kemudian melewati Zacklee yang sudah memasang senyum manis. Dan senyum manis itu harus dilipat karena sang istri kembali ke mode emosi.
"Sayang... sayang.." Zacklee menarik tangan sang istri, tetapi Ellena kibaskan.
"Kenapa Mommy marah sama Papa Aunty?" tanya Fiona yang melihat ekspresi kedua orang tuanya.
Mendengar pertanyaan Fiona, Devan dan Zaskia dengan cepat menutup mata Fiona dan segera menggendongnya menjauh dari drama kedua orang tuanya.
"Lepaskan ka..! aku sangat marah dan kecewa padamu, kenapa kau melakukannya lagi dan lagi" teriak Ellena kesal.
"Sayang, semuanya salah paham. Aku di jebak saat itu" alasan Zacklee.
"Mana ada dijebak mau dipeluk" cibir Ellena.
"Sayang apa kau tak memperhatikan di foto itu aku sama sekali tak memeluknya" elak Zacklee sambil merengek dia tak mau sang istri salah paham lagi kepadanya.
"Apa kau pikir mataku ini kurang jeli? kau memegang bahunya dan kau masih mengelak" bentak Ellena.
"STOP!" teriak Felix yang mendengar pertengkaran kedua orang tuanya.
"Felix.., " panggil keduanya bersamaan.
Bukannya mendapatkan respon yang baik, Felix malah ikut mendapatkan mode cemberut dari Mommynya.
"Kenapa kau membela Papa sampai segitunya tampannya Mommy" tanya Ellena sewot.
"Karena Felix bisa melihat di mata Papa, kalau Papa jujur Mom..," ucap Felix.
"Atau begini saja, kalo Mommy tak percaya kenapa Papa dan Mommy tak meminta bukti CCTV aja waktu Papa dijebak?" ide brilliant dari Felix membuat terbuka pikiran Ellena.
Dan lagi-lagi tugas ini dibebankan oleh Devan dan Zacklee sendiri pastinya. Dengan bergegas Zacklee dan Devan berangkat ke kota A saat dimana dia di jebak oleh Aldo berkat ide brilliant yang dibuat Zacklee dan membuat malu ide Aldo.
"Kalo bukan karena restu, ogah gue harus nganterin elu sampai kesini" cibir Devan.
Orang yang menjadi cibiran hanya duduk tenang tanpa berdosa sama sekali. Matanya tetap fokus kearah jalanan yang hampir sampai di tempat kejadian laknat itu terjadi.
Sesampainya di sebuah Hotel, Devan dan Zacklee segera menemui petugas yang mengurusi di bagian CCTV. Awalnya mereka menolak tapi bukan Zacklee namanya kalo tidak berhasil. Zacklee bahkan harus merogoh kocek sepuluh juta untuk memperlancar rencananya.
"Tuh kan.. gue kagak salah" tunjuk Zacklee setelah melihat kejadian sebenarnya di layar monitor.
"Wah bener nih si Aldo harus dijadiin Balado. Berani-beraninya membuat masalah sama geng kita" umpat kesal Devan.
"Pak, tolong rekaman ini kirim ke ponsel saya" pinta Zacklee kepada petugas Hotel.
"Baik Tuan" ucap Petugas Hotel.
Kemudian Zacklee dan Devan kembali dengan perasaan lega.
"Zack, setelah ini elu kudu traktir gue karena uda berhasil dapetin bukti buat si Nyonya" ucapnya jemawa membanggakan dirinya.
"Ini semua tuh ide anak gue kali" tolak Zacklee.
"Lah, tapi gue kan berkontribusi besar juga supaya kalian baikan? kalo bukan karena ide gue nyuruh si Zaskia tidur sama bini elu semalam mungkin sampai pagi tadi Ellena kagak keluar kamar" seloroh Devan.
"Iya.. Iya.. habis ini gue traktir kemanapun yang elu mau. Yang penting hubungan gue sama istri gue membaik. Tapi kalo sebaliknya jangan harap hubungan elu sama adek gue juga baik" ancam Zacklee.
"Napa bawa-bawa hubungan gue ama cewek gue" gerutu Devan.
Sesampainya dirumah si Nyonya sudah bersiap untuk melihat hasil video CCTV. dengan tatapan yang tajam tetapi terlihat adem, Ellena selalu bisa membuat orang yang menatapnya ganti akan merasa semakin jatuh hati.
"Apa sudah bisa membuktikan?" tanya si Nyonya dengan menyelidik.
Zacklee menarik kedua ujung bibirnya. Dengan tenang dia mengambil laptopnya dan segera menyalakannya. Disambungkannya antara Laptop dan ponselnya kemudian menyalakan video kebenarannya.
Ellena membelalakkan matanya saat semua yang diucapkan Aldo tak sesuai dengan apa yang berada di Video tersebut.
"Ternyata dia sengaja ingin membuatku marah pada suamiku, aku akan membalas perbuatannya" ucapnya kesal.
"Sayang, apa kau sudah memaafkanku?" tanya Zacklee.
"Maafkan aku Ka.., karena tak percaya padamu" ucap Ellena menyesal.
"Aku memaklumi tentang perasaanmu sayang, akupun akan bersikap sama kalau berada di posisimu" sambil memeluk sang istri dengan mesra.
Kamu hanya perlu tahu bahwa selain orang-orang terdekatmu,
selalu ada aku,
seseorang yang kadang kamu anggap asing,
yang mencintaimu dengan sungguh,
selalu mendoakanmu sepenuh hati.
Seseorang yang bahkan sering lupa
mencintai dan mendoakan dirinya sendiri.
Bersambung...
......................