My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 93



Dalam keadaan masih memberontak Mattew tetap menggendong Zara.


"DIAM....!!!!" Teriak Mattew kepada Zara saat berada di luar kamar,Mata nya bulat membesar menatap kearah Zara,membuat gadis itu memejamkan mata nya dalam seketika karena kaget,kedua tangan nya mendekap dada dengan gemetar,Mattew melanjutkan jalan nya membawa Zara kelantai bawah.


Tap ..


Tap...


Tap ..


Mattew menuruni satu persatu anak tangga gedung itu,melihat Zico yang sedang bersiap-siap untuk menembak Markus.


Sampai di lantai bawah Zara membuka matanya,melihat kearah Zico ,gadis kecil itu langsung berlari kearah kakak nya


"Za-Zi..............!!!!" panggil Zara berlari kearah Zico,dan langsung mendekap tubuh kekar nya Zico dengan penuh kasih sayang


Cup ...Zico mencium kepala adik perempuan nya


"Kamu enggak papa...?" Zico memegang pipi Zara melihat gadis kecil itu dengan seksama,betapa tulus nya kasih sayang Zico terhadap Zara


"Aku enggak papa...!!" Jawab Zara menggelengkan kepala nya


"Kalian semua bawa orang itu keluar dari hutan ini dan kirim Dia ke kantor polisi,Aku akan menyusul kalian setelah dua hari ...!!!" .


Titah Zico,Markus menatap kearah Zico dengan penuh tanda tanya,Markus mengkhawatirkan adik nya .


Zico dan Zara keluar dari tempat itu,diikuti oleh Mattew dari belakang dengan memasukan kedua tangannya dalam saku celana nya dan mengikuti Zara dari belakang .


Clara berlari kearah Zico yang keluar dari dalam gedung itu bersama dengan Zara


"Sayang....." Clara memeluk anak perempuan nya, "Zico lihat papa mu...!! Dia terluka ..." Clara menarik lengan Zico membawa pria itu ke dalam helikopter


"Apa yang terjadi ..?"tanya Mattew menghampiri Abian di dalam helikopter


"Dia tertembak peluru,karena melindungi aku dan Zico "Jelas Clara melihat kearah Mattew


Tubuh Abian membiru,karena peluru itu mengandung racun,harus ada penawar nya,jika tidak nyawa Abian tidak bisa di tolong meskipun Dia di operasi,Mattew dan Clara panik melihat kondisi tubuh Clara .


"Ini ....ini kenapa bisa begitu ..?" Clara mulai panik melihat Abian yang lemah


"Aku pernah dengar mengenai peluru dari Tuan Alex ...!!" Ucap Anushka memberanikan dirinya yang mendengar pembicaraan Clara dan Mattew


Zico melirik kearah suara itu,tatapan mata nya membulat membuat Anushka terdiam tanpa berani membuka mulutnya lagi .


"apa yang kau bicarakan ...!!! jangan ikut campur urusan orang lain...!!" Zico lagi - lagi memarahi gadis kecil itu


"Apa benar kamu mengetahui tentang penawar peluru dari Tuan Alex ...?" Clara memegang tangan Anushka dan penuh harap,berharap gadis itu dapat memberikan informasi kepada Clara


"Benar Nyonya...Aku pernah mendengar nya,penawar itu ada di kamar Tuan Alex ..." Jawab Gadis itu tapi melirik kearah Zico yang sedang menatap nya dengan kejam


"aku akan pergi memeriksa nya ...!!" Seru Mattew berlari kedalam gedung untuk mencari penawar racun dari peluru Alex


"Jika kau berani berbohong kau akan tau akibat nya " Zico mencengkram dagu Anushka lalu menghempaskan nya sehingga membuat gadis itu terjatuh,Zico membawa mama nya masuk kembali kedalam helikopter,Zara yang melihat Anushka mencoba untuk membawa gadis itu,namun Zico melarang nya .


"Bawa gadis itu pergi dari sini...!!! bawa Dia kerumah besar Clara Beauty...!!!"


"Baik Tuan Muda ..."


Anushka mengikuti para pengawal itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun,Dia lebih takut lagi jika pria itu semakin marah akan lebih menyiksa dirinya lagi.


"Zara ...!! " panggil Zico


"Kak....Kenapa dengan papa..?" Tanya Zara melihat papa nya melemah


"Papa terluka " memperlihat kan bekas peluru


Tap....


tap ..


Mattew berlari kearah mereka yang menunggu kedatangannya di helikopter.


"Ini....!! aku mendapatkan nya ..." Mattew memberikan penawar racun itu kepada Abian,Clara membantunya untuk meminum agar bisa di selamatkan


Setelah melihat Abian menghabiskan penawar itu,Zico langsung memerintahkan semua orang untuk membawa papa nya kerumah sakit.


"Semuanya siapkan helikopter...!!Aku akan membawa papa kerumah sakit....!!" Titah Zico


"Mattew bawa Zara pulang dengan mu...!! aku menitip Dia kepada mu ...!! aku yakin kau akan bisa menjaga nya ...!!" Seru Abian setengah sadar,Mattew hanya menganggukkan kepala nya saja mengerti dengan maksud Abian


"Tapi sayang ....Zara akan ikut dengan kita ...!" Clara bingung


"Kau ikut dengan ku ..!! aku membutuhkan mu" Abian memegang tangan Clara,Abian belum bisa menjelaskan tentang pernikahan Zara dengan Mattew saat ini,Dia takut Clara akan syok


"Pa....aku ikut dengan mu...!!! aku tidak ingin pulang dengan Paman Mattew...!!" Zara merengek meminta ikut bersama dengan mereka


" Benar kata papa lebih baik kamu pulang ...!!!"


Zico segera menutup pintu dan membiarkan Zara diluar,Clara hanya terdiam dengan apa yang di perintahkan suaminya


"Pa ..papa......!!! Mama ...!!!! Za-Zi.....!!!" Teriak Zara saat melihat helikopter itu mulai terbang meninggalkan Zara dan Mattew,rambut Zara ikut terbang berantakan dan jas Mattew yang di pakaikan oleh Zara ikut terbang karena diterpa angin dari rotor helikopter,sayap putar atau bilah rotor,memutar begitu kencang sehingga dapat menerbangkan benda apa saja yang dekat dengan helikopter.


"Awas....!!! hati-hati...!!!" Mattew menarik kembali Tubuh mungil Zara kedalam pelukan nya saat melihat tubuh nya yang diterpa angin dari sayap helikopter.


Setelah melihat semua helikopter telah terbang,dan sisa satu helikopter yg belum berangkat .


"Lepas ..!!! paman tidak perlu begitu baik pada ku...!! aku bisa sendiri ..!!"


"Tuan Helikopter kita sebelah sana..!!" Seorang pengawal datang mengingatkan Mattew ,Zara langsung pergi mengikuti pengawal itu dan meninggal kan Mattew.


Disaat Mattew sudah berada di depan helikopter Dia melihat Zara yang sudah masuk duluan dan memilih duduk disamping pengawal itu,Membuat Mattew menatap tajam kearah pengawal itu,dengan cepat pria itu berpindah dari samping Zara dan di belakang pilot .


Zara yang menyadari itu membuat nya kesal,Namun Mattew langsung masuk kedalam helikopter duduk berdampingan dengan Zara .


Didalam perjalanan Zara merasa sangat mengantuk namun di tahan nya agar tidak tertidur di samping Mattew Dia sangat was-was terhadap pria itu.


***


Helikopter itu mendarat di lapangan yang cukup luas,didepan gudang milik Mattew.


Tanpa menunggu perintah dari Mattew Zara segera turun dari helikopter dan masuk kedalam mobil yang disangka nya menjemput mereka untuk pulang .


Mattew juga menyusul Zara,dan menggunakan mobil yang sama untuk pulang ke kediaman Mattew Groups .


Disepanjang perjalanan Mattew tidak bertanya satu kata pun kepada Zara,apalagi gadis itu hanya terdiam saja didalam mobil ,Sampai mobil berhenti di depan istana mewah milik Mattew Groups, Meskipun rumah itu tidak sama besar dengan mansion milik keluarga nya namun ,istana Mattew cukup luas dan Mewah seperti istana di kayangan yang banyak di mimpikan oleh orang,Namun hanya memiliki dua lantai saja.


"Tuan....." Asisten Jo sudah menunggu Mattew di depan rumah nya


"Asisten Jo bawa Nyonya muda masuk kedalam...!!" Titah Mattew dengan dingin


"Cukup panggil Zara saja ...!!! aku bukan Nyonya...!!" Gerutu Zara yang kesal dengan Mattew


"Berani membantah aku akan mengirim kamu untuk menemani mokey di kandang nya malam ini ...!!" ucap Mattew masih berdiri tepat di belakang Zara dengan tatapan dingin nya


"Mokey ...? Mokey siapa ...??" Zara melirik kearah asisten Jo


"Itu ...itu mokey hewan piaraan Tuan Mattew Dia anj*ng kesayangan Tuan ....!!!" Jelas Asisten Jo


"What....?? Anj*ng ....???" Zara melirik kearah Mattew dengan membulat kan mata nya,Dia mengira anj*ng yang di maksud oleh Mattew adalah sejenis anj*ng biasa,anj*ng yang di pelihara oleh Mattew adalah anj*ng sejenis Pit Bull yang lebih menyeramkan dari anj*ng pada umum nya .


"Ha...Ha...Ha...Hanya seekor anj*ng ...!!! Di mansion papa banyak pelihara anj*ng,bahkan Dia juga memelihara Anj*ng yang bisa di nikahkan dengan anaknya ...!!!" Cibir Zara melirik kearah Mattew,membuat Asisten Jo kaget menatap kearah Mattew,Pria itu tetap bersikap dingin menanggapi perkataan Zara meskipun Dia sudah sangat emosi bahkan bisa membunuh gadis itu sekarang juga,Mattew mengepal kedua tangannya Asisten melihat nya gemetar.


Guk....Guk....Guk...Mokey berlari ke halaman rumah mewah itu saat mengetahui Tuan nya sudah pulang,Mokey berlari dengan cukup kencang kearah Mattew,didepan Mattew ada Zara yang berdiri tepat didepannya melihat kearah mokey yang berlari kearah tempat nya berdiri.


"Aaaaaaaaa.......!!" Teriak Zara saat melihat mokey berlari kearah nya


"Mokey....!!! Berhenti...!!!!" Teriak Mattew dengan keras,Anj*Ng itu langsung nurut dan berhenti tepat di depan Zara.