
Seperti janji Mattew sebelumnya,Dia akan membawakan istrinya untuk jalan-jalan,karena masa cutinya sisa satu hari lagi,Dia harus benar - benar memanfaatkan waktunya.
"Tempat apa yang ingin Kamu datang dulu ?" Mattew menyalakan mobilnya,tidak perlu pengawal atau sopir,cukup Dia sendiri yang akan menyenangkan istrinya.
"kenapa masih melihat Ku? Apa Kamu kagum dengan wajah tampan Ku" tiba -tiba cahaya percaya diri keluar dari wajah Mattew yang membuat Zara silau segera memalingkan wajahnya .
"Hah,Anda terlalu percaya diri !"Zara fokus kedepan "Tapi...!penampilan Bee yang begitu cukup tampan,sehari -hari berpakaian begitu juga tidak terlalu buruk,berpakaian formal membuat orang lain selalu fokus kepada Mu" sambung Zara lagi
"Apa Kamu cemburu ? jika suami Mu menjadi pusat perhatian orang lain?"
"Hah..?Siapa yang cemburu hanya saja,Kita pergi jalan- jalan untuk apa berpakaian formal,dengan begitu Kita lebih santai,Bee Kamu terlihat lebih muda berpakaian begini dan Kamu dengan Aku tidak kalah jauh Kita masih seperti Anak SMA pada umumnya" jelas Zara melirik kearah Mattew yang merona mendengar pujian Zara.
"Uhuk..!Aku akan lebih sering- sering berpakaian begini " jawab Mattew melirik kearah Zara,Gadis ini hanya fokus menyetel musik didalam mobil,dan menggoyangkan kepala nya,Mattew sesekali melirik kearah Zara dan tersenyum .
"Zara,bagaimana kuliah Mu,kapan wisuda nya?"
"Tidak akan lama lagi Bee,Semoga saja,saat kembali kuliah nanti tidak ada yang curiga kalau Aku sudah nikah,jika mereka tau Aku nikah dengan Bee pasti banyak yang akan memfitnah kinerja hasil magang ku di Mattew Groups"
"Tenang saja,itu semua tidak akan terjadi "Mattew sangat percaya diri atas kemampuan nya
"Jika Aku lulus Aku akan menjadi pengacara yang taat hukum,dan pencapaian seperti ini diusia muda,tidak lah mudah,dengan memiliki hidup yang bahagia,sudah bisa menjadi pengacara dan juga memiliki suami yang baik " Zara memeluk lengan Mattew yang sedang menyetir,membuat Pria ini kembali tersenyum.
Mattew melirik kearah Zara yang masih menyenderkan kepalanya di lengan Mattew."Memiliki satu atau dua anak juga tidak buruk,itu akan menambahkan suasana keramaian keluarga Kita" Ucap Mattew masih fokus menyetir,Zara segera menarik kembali kepala nya dan duduk ke posisi semula.
"Ada apa...?" tanya Mattew lagi yang melihat raut wajah Zara berubah.
"Aku,Aku belum siap untuk itu,Aku belum ingin punya anak cepat - cepat,Bee tau usia Ku masih 20 tahun dan Aku masih ingin menikmati masa muda ini" jawab Zara spontan ,tapi membuat Mattew sedikit tersinggung,Pria ini menggempalkan setir nya,Zara menyadari kalau Mattew tidak senang dengan perkataan nya.
"Bee.." Zara melirik kearah Mattew yang diam
"iya benar,Kamu kan masih muda,masih panjang waktu Mu untuk bersenang - senang,Aku tidak akan memaksa Mu untuk memiliki anak " senyum kecut dari Mattew menggambarkan kekecewaan dari harinya,Zara hanya terdiam mendengar ucapan Mattew,jika berlanjut untuk berbicara Mattew akan semakin marah,Zara memilih untuk diam .
Mattew memarkirkan mobilnya di depan sebuah salon kecantikan,Pria ini membawa istrinya ke salon sesuai,keinginan Zara.
Zara segera melakukan perawatan nya,sementara Mattew menunggu di ruangan tamu,para pengunjung malah bergosip melihat Mattew yang duduk di ruang tunggu,sungguh Pria tampan bagaimana pun penampilannya selalu membuat orang meliriknya.
"Kalian liat Pria itu,Dia cukup tampan,kalau Dia belum menikah,Aku ingin meminta nomer handpone nya" seru para pengunjung yang sedang bersama dengan yang lain diruang sauna,Zara mendengar nya,lalu melihat mereka menunjukan jari nya kearah Mattew.
"Heeem...! meskipun usia nya enggak muda lagi,Dia selalu bisa menarik perhatian wanita - wanita yang di jumpai nya" Zara melirik kearah ruang tunggu yang di batasi oleh dinding kaca.Disaat Zara melihatNya,Mattew juga melihat kearah Zara dan tersenyum kepada istrinya.
"lihat - lihat Pria ini melihat Kita ,Aku yakin Dia pasti suka sama Aku " ucap wanita yang paling cantik diantara gerombolan nya,rambutnya berwarna coklat dan bergelombang,bibirnya sexy dengan lipstik merah,dan juga riasannya cantik tidak terlalu menor.
"Aaiisssh...! Apa yang di pikir Tante - Tante ini " batin Zara melirik kearah mereka yang senang bergosip.
Zara segera pergi keruangan selanjutnya untuk merawat rambutnya,setelah menunggu dua jam Akhirnya Zara selesai juga,dan menjumpai Mattew di ruang tunggu,Mereka berdua sama- sama keluar dari ruangan itu,dan berpas-pasan dengan Wanita - Wanita yang bergosip tadi.
"Ini Tante apaan sih,mikir Aku Ponakan Bee,apa berencana menyenangkan Aku untuk mendekati Bee,Kita liat bagaimana Bee bisa mengatasi nya Dia kan syndrome akut "
Batin Zara,mata nya melirik kearah Mattew,Mattew juga meminta Zara segera pergi .
"Dia ...."
"Iya Aku keponakannya..!" Sambung Zara membuat ucapan Mattew terputus
"Tuan jika Kamu tidak keberatan Aku ingin mengajak Mu minum teh " ucap Wanita itu menggoda membuat Mattew semakin jijik
"Tidak tertarik" Mattew segera pergi melewati Wanita itu,dan Zara hanya bisa melihat geli kepada Mattew.
"Adik cantik,titip salam kepada Paman Mu yang tampan itu ya "
"iya baik "
Zara segera berjalan menuju mobil,disana Mattew sudah menyala mobil nya .
Ha..ha...ha..begitu tiba di mobil Zara tidak berhenti menertawakan Mattew.
Cup...! Mattew segera mencium paksa Zara,dan ciumannya cukup kasar sehingga membuat gadis ini sesak tidak bisa bernafas,mata nya melotot dan melihat kearah Mattew.
"Oohhh..Haaaah" Zara mengatur nafas nya disaat Mattew melepaskan ciuman mereka.
"Sudah puas menertawakan Aku ..!berani bilang Aku Paman Mu?" Tanya Mattew lagi kepada Zara,gadis ini hanya menggelengkan wajahnya saja tidak menjawab.
"Kamu cukup senang ya menggoda orang,entar giliran Aku kepincut dengan wanita lain,Kamu nangis ..!" Sindir Mattew segera melajukan mobilnya .
"Si..siapa yang nangis.." Zara memalingkan wajahnya kearah samping,dan Mattew tetap fokus menyetir mobil.
Mattew memarkirkan mobil nya didepan sebuah restoran,Mereka berencana untuk makan siang di restoran,yang tidak jauh dari salon .
"Kamu pasti lapar kan ..?Ayoo Kita makan dulu" seru Mattew membuka pintu mobil untuk Zara.
"Kamu boleh makan sepuas Mu,jangan takut gendut,jarang - jarang Aku punya waktu membawa Mu jalan,jadi Kau harus makan sepuas nya " Sambung Mattew lagi,Zara hanya patuh saja pada perintah Mattew .
Di restoran ini makanan yang Mereka sediakan harus Kita ambil sendiri sesuai dengan porsi yang Kita makan,Mereka hanya akan mengantar minuman saja,Mattew dan Zara segera mengambil makanan untuk dimakan,ada banyak pilihan menu makan disana,membuat Zara ngiler ingin makan semua.
"Senior....!" Panggil seseorang yang berada tidak jauh dari Mereka,tapi Mereka tidak meliriknya hanya tidak menyangka ada seseorang yang mengenal Mereka saat makan disini .
"Senior Mattew ?" panggilnya lagi,barulah Mattew dan Zara melirik kearah suara tersebut.
Wanita itu memakai dress biru muda,dengan rambut yang terurai,dan tubuh nya tinggi dan juga sexy,Dia lebih tinggi dari Zara,matanya cantik, bulu mata nya yang lentik membuat Wanita ini semakin cantik,Wanita ini juga terlihat begitu sopan dan anggun perawakannya idaman banget,senyum nya lembut seperti kapas.