My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 194



Abian dan Zico sibuk dirumah,sementara Kasio di utuskan Abian untuk mengambil proposal di Mexio.


Kasio juga harus singgah di restoran tom yam,karena Zara dan Anushka memesankan makanan untuk Mereka makan.


"lepas..!Apa yang Kau lakukan,itu semua milik Ku..!Aku membeli nya untuk Mu hanya untuk Kau tinggal sementara,bukan untuk Kau jual !" Teriak Wanita tersebut sedang berebut map biru di tangan Pria yang lebih muda dari nya.


"Lepas,ini sudah menjadi milik Ku,Aku akan menjual nya!" Jawab laki- laki itu.


"Dino,lepaskan map nya,Aku tidak ingin Kau menjualnya !" Teriak wanita itu memanggil nama laki - laki itu.


Dugh..!


"Aahh.."


Bugh..! "Kamu tidak apa - apa ?" Tanya Kasio saat menangkap tubuh wanita yang ia tolong barusan hendak jatuh.


"Aku tidak apa - apa,Terimakasih..!" Wanita itu menatap kearah Kasio yang telah menolong nya.Seketika baru menyadari kalau Dino telah membawa kabur map biru nya.


"Map Ku...!" Teriak Wanita tersebut.


"Kenapa? apa ada yang bisa Ku bantu?" Tanya Kasio kepada Wanita itu.


"Laki - laki itu membawa kabur map biru Ku !"


Kasio segera mengejar Dino yang membawa kabur map biru milik Wanita itu.


Dugh...! Dengan kekuatan yang di miliki Kasio,secepat kilat Dia telah menangkap Dino.


"Berikan Map itu kepada Ku !" Titah Kasio menatap Dino dengan tatapan mematikan nya.


Melihat Dino yang terdiam tanpa bergeming,Kasio segera merebut map di tangan Dino,dan menyuruh Pria itu untuk pergi .


"Hah..hah...!" Wanita itu berlari mengejar Mereka dan masih mengatur nafasnya .


"Nih..!" Kasio memberikan map biru kepada Wanita itu.


"Terimakasih,kenal kan Aku cantik !" Ucap Wanita tersebut mengulurkan tangan nya.


"Memang benar - benar Cantik..!" Gumam Kasio,tapi di dengar begitu jelas oleh Wanita itu.


"Hah..?Gimana ?" Tanya Cantik .


"eeh..Enggak,Aku Kasio !" Mereka berdua berjabat tangan setelah memperkenalkan namanya .


"Ijin kan Aku membalas kebaikan Mu,Aku ingin mentraktir Mu makan !" Ucap Wanita yang bernama Cantik itu.


"Lain kali saja bagaimana ?soalnya majikan Ku sedang menunggu Makanan dirumah !" Ucap Kasio dengan jujur.


"Apa Anda sedang bergurau,Anda terlihat tidak seperti sopir ?" Goda Cantik dengan senyumannya.


"Tapi Saya memang seorang sopir,seperti yang Kamu lihat,apakah penampilan Saya tidak menunjukan kalau saya ini memang seorang sopir ?" Tanya Kasio balik,membuat Cantik tertawa.


Dugh...! "Eehh...!"Cantik menatap kearah Kasio "Anda memang pandai bergurau..!" Cantik memukul lengan Kasio yang keras,membuat nya kaget.


"Cukup panggil nama saja !" Pinta Kasio .


"Baik,lah...!Aku duluan ya,semoga kedepannya bisa bertemu lagi !" Ucap Cantik,Wanita itu segera pergi,namun tiba - tiba menghentikan langkah ya.


"Eeh..tunggu..!" Ucap Cantik,membalikkan tubuhnya.


"Iya !" Jawab Kasio juga ikut membalikkan tubuh nya.


"Berikan Aku WeChat Kamu,biar lain kali Kita bisa bertemu lagi !" Ucap Cantik .


"Oh Baiklah!"


Kasio segera mengeluarkan ponsel yang ada disaku nya,lalu memperlihatkannya kepada Cantik.


"Sudah ..!" Ucap Cantik,tersenyum kepada Kasio.


"Oke,hati - hati Cantik !" Kasio merasa geli sendiri memanggil wanita ini dengan sebutan Cantik,seperti sedang memuja seorang Wanita, padahal pada dasarnya Wanita ini memang Cantik namanya,lebih tepat nya nama panjang nya Cantika .


Setelah menambahkan pertemanan Cantik segera pergi sambil melambaikan tangan ke arah Kasio,membuat Pria ini tersenyum .


Zico duduk di tepi ranjang melihat Anushka yang sibuk membuka resleting nya,namun tangan Dia tidak sampai .


Puk ..Puk..!


"Duduklah ..!,Aku akan membantu Mu!" Zico menepuk pahanya menyuruh Anushka duduk,untuk memudahkan Zico membuka resleting nya.


Dengan patuh Anushka segera duduk di paha Zico,Pria ini segera memeluk Istrinya dari belakang membuat Anushka kaget.


"Aku ingin mandi,bantu Aku membuka resleting nya !" Pinta Anushka dengan manja.


"Ayoo ..!" Jawab Zico seketika ingin bangkit.


"Kemana ?" Anushka menoleh kebelakang,melihat suaminya.


Cup..!Zico berhasil mencuri satu ciuman dari bi bir Anushka .


"Mandi kan?" Tanya Zico lagi mengedipkan matanya .


"Iya,buka dulu resleting nya Aku akan mandi !"


"Aku bantuin mandi !" Cup..! Zico mencium bahu sang istri,menyibakkan rambutnya kedepan memperlihatkan punggung Anushka yang putih mulus,Zico meraba nya membuat Wanita itu men de sah.


Zico memasukan tangannya kedalam dress Anushka dari belakang resleting,menyelinap ke depan menyentuh serabi milik Anushka.


"Ooh...!"Anushka memegang kedua paha Zico,mencengkram dengan kuat membuat pedang perkasa Pria ini bangkit dari tempat persembunyiannya.


"Eemm..!" Anushka kaget,sesuatu menendang pan tat Nya dari bawah.


*Hussss...!


Bugh*..!


Zico membalikan tubuh Anushka menghadap kearah nya,men ji lati le her Istrinya,membuat Wanita ini tidak berhenti men de sah merasakan ke ge lian dari permainan li dah Zico.


*pluupp..!


pluupp*..!


Terdengar suara lu ma tan pu ting su su dari mulut Zico,yang sedang mela hap nya dengan rakus.


"Aah..Aah..!" Tangan Anushka memegang kedua bahu Zico dengan kuat,menahan gelora api asrama dari setiap sentuhan bi bir Zico yang mengenai gunung kem bar milik Zara.


Anushka membantu melepaskan tali pinggang Zico,membuka pengait cel ana nya dan menurunkan resleting ce la na suaminya.


Anushka berdiri di depan Zico dengan posisi dress nya sudah melorot ke bawah,tangan nya li hai memainkan gunung kembar yang sudah menantang nya,sesekali Pria ini dengan sengaja menyentil nya membuat kedua buah kenyal itu berg oyang.


"Aahh..baby Dia sungguh indah..!"Puji Zico melihat kedua buah kenyal itu yang ber go yang ,Cup...! Cup..! Zico kembali mencium nya.


Zico segera berdiri dan menurunkan penghalang pedang pendekar nya,terlihat begitu tegak benda yang dari tadi memberontak ingin segera keluar dari tempat persembunyian.Membuat Anushka menelan ludah nya seperti baru pertama kali melihat benda itu,padahal itu sudah menjadi teman tidur nya sejak lama.


Cup..! Zico kembali menc ium bi bir Anushka memegang wajah sang istri,dan membaringkan nya perlahan di atas ranjang,masih dengan posisi bi bir Mereka yang menyatu bersama,terbawa suasana dalam permainan lid ah yang di mainkan Zico.


Zico menekan pedang pendekar nya dengan kuat.


jleb..!


"Aahh.."


De sa han Anushka,bersamaan dengan masuknya pedang pendekar.


Wanita ini begitu menikmatinya,tidak membiarkan Zico berhenti meng go yang kan tu buhnya.


Berbagai macam permainan di mainkan oleh Zico,sehingga membuat nya lupa akan kehamilan Anushka.


"Aaahh.....!" Suara de sa han Zico mengakhiri permainan nya.Dan berbaring di sebelah Anushka,melihat Anushka yang lemah,Pria ini segera menutup tubuh istrinya dengan selimut.


Cup..! "Istirahatlah dulu,nanti saja mandi nya " Bisik Zico kepada Anushka.Wanita ini hanya bisa mengangguk nya saja,lalu berbalik membelakangi Zico.


Zico turun dari ranjang nya,mengenakan baju mandi nya,berjalan keluar dari dalam kamar menuju balkon.Ada perasaan gelisah yang terus mengganggu pikiran Zico,sehingga membuat nya tidak berhenti memandangi wajah sang istri dari jauh.