
Ting....Abian masih mencium Clara tidak ada tanda tanda akan melepaskan wanita itu,terlihat sekali Abian sangat bersemangat untuk menikmati bibir sexy milik Clara.
Brrraaakkk...!! pintu Kamar terbuka Abian mendorong nya dengan kaki dan menutup kembali tanpa melepas kan ciuman nya dengan Clara,Abian mendorong tubuh Clara ke kasur dan bersiap-siap memberikan serangan yang berbeda kepada Clara ,dalam tenang nya Clara menjatuhkan air mata yang membuat Abian terperangah dan menghentikan aksinya.
"Kau mandi lah dulu,aku akan menyuruh bi Sumi untuk mengantarkan makan malam kesini,setelah itu kau bisa istirahat " ucap Abian yang bangun dari ranjang nya
"Eh....dia berhenti....tidak jadi melakukan itu..", batin Clara yang berusaha untuk bangun
Clara berjalan kekamar mandi untuk membersihkan tubuh nya,dia berendam diri di Bathtub besar yang ada di dalam kamar mandi.
"Kenapa...??? Disaat dulu aku begitu mencintai pria itu, dia bahkan tidak pernah melirik ku selalu beralasan lembur di kantor sampai aku mengetahui pria itu berselingkuh di belakang ku,dan sekarang aku berada di tangan pria yang tidak aku cintai,untuk melayani nya saja aku belum siap" Tetesan air mata tidak bisa lagi ditahan nya,air yang sedari tadi tergenang di pelupuk mata akhirnya banjir juga membasahi pipinya.
sepuluh menit telah terlewati,Clara mengenakan baju mandi nya untuk berganti pakaian,Abian yang sedang menyendiri di balkon kamar mereka sedang menghisap rokok.
"Kata orang orang hanya pria kesepian yang merokok dengan begitu kecanduan " batin clara melirik kearah Abian " apa dia sedang merasa kesepian " sambung nya lagi
"bi Sumi telah mengantar makanan,segera makan dan tidur..!!" titah Abian tanpa memandang kearah Clara.
"Tuan..!!kamu sudah makan ..." tiba-tiba suara Clara menghentikan hisapan rokok yang terakhir
"Aku akan pergi mandi dulu..!!setelah itu baru makan" Abian bangkit dari duduk nya berjalan menuju kamar mandi,melewati tempat duduk Clara yang sedang melihat makanan tapi tidak di makannya .
"Makanan itu kalau dilihat tidak akan kenyang segera makan ..!!" titah Abian masuk dalam kamar mandi
Braakkk.....
Clara memperhatikan hidangan nya diatas meja,hanya ada satu piring nasi,satu gelas dan sepasang sendok.
"Kalau aku makan gimana dia makan,kalau enggak makan dia pasti akan marah marah lagi" Clara mengambil sendok yang sudah tertata disamping piring nasi,lalu mencoba memisahkan nasi nya,dia berniat memberi separuh untuk Abian dan separuh untuk nya.
"Rumah ini tidak kekurangan makanan tapi malah menyediakan satu piring nasi " gumam Clara
Setelah selesai makan,Clara segera naik ke ranjang untuk tidur,tapi entah kenapa malam itu sudah sekali mata nya untuk terpejam.
Dikamar mandi Abian masih mengeringkan rambut nya,menatap wajah nya ke cermin yang ada di kamar mandi.
"Aku memang menginginkan nya,tapi aku tidak akan menyentuh nya kalau dia belum bisa menerima ku " batin Abian
"Gadis yang dulu bersama ku telah berjanji akan selalu menemaniku,tapi setelah dia pergi malah tidak pernah lagi mendengar berita tentang nya" gumam Abian menatap kosong kearah kaca yang menampakkan wajah kekecewaan nya.
Cekrek.....pintu kamar mandi terbuka,Abian langsung naik keranjang nya untuk tidur,seperti biasanya mereka tidur membelakangi satu sama lain.
Abian masih belum memejamkan mata nya,melihat langit langit kamar nya,Clara berfikir Abian sudah terlelap segera membalikkan tubuh nya,tapi siapa sangka pria itu malah membalikan tubuh nya kearah Clara sehingga mereka saling memandang satu sama lain.
Deg..
Deg..
Deg...
Terdengar sangat jelas suara detak jantung Clara,wanita ini masih saja tetap memandang wajah suaminya dan belum berpaling dari lamunan nya.
Disaat Clara mau membalikkan tubuh nya Abian melarang nya.
" tidak apa apa kalau nyaman seperti itu tidur saja biar aku yang berbalik " ucap Abian membalikkan tubuh nya.
Clara hanya terdiam mendengar ucapan abian lalu memejamkan matanya.
***
Sinar matahari menyinari celah-celah jendela kaca di kamar Abian,Clara mendapati ranjang disebelah nya kosong karena Abian sudah duluan bangun dari nya,tanpa sadar Clara melihat pria itu sedang duduk di kursi nya di belakang Clara membuat Clara terkejut.
Abian duduk di depan Clara memandangi clara yang kebingungan melihatnya .
"apakah pria ini selalu berpenampilan seperti ini hanya mengenakan celana tanpa baju" batin Clara yang masih bersandar di ranjang .
"Kenapa ??ada yang salah dengan penampilan ku" tanya Abian melihat kearah Clara
"Tidak..!!memangnya penampilan mu kenapa ? merasa tampan gitu sehingga mengajukan pertanyaan itu" jawab Clara ketus,namun Abian kesal mendengar pernyataan Clara segera mendorong tubuh wanita itu ke ranjang,Clara berusaha memberontak namun tenaga Clara sangat kalah dengan kekuatan Abian.
Clara berusaha memberontak namun dia tetap gagal dan satu tamparan melayang kearah Abian .
Prakkkk.....!!! Suara tamparan itu membuat Abian terdiam dan menatap dengan emosi kearah Clara
"jika kau memukul ku sekali lagi ......" tatapan penuh mematikan dari mata abian
"Apa kau akan membunuh ku...!!" teriak clara
"Kau tidak bisa terus seperti ini..!!kau harus tau batas mu...!!" ucap Abian yang begitu emosi,melepaskan genggaman nya terhadap Clara.
"Biarkan aku pergi dari sini..!!! mengurung aku disini bukan lah hal yang ku ingin kan " pekik Clara
"itu bukan lah hal yang harus kau tawar..!! ingat status mu disini.....!!!kau pasti akan jatuh cinta sama aku..!!aku tidak perlu bernegosiasi dengan mu soal itu... " ucap Abian lalu pergi dari hadapan Clara.
Clara kembali menjatuhkan tubuhnya keatas ranjang,menatap langit langit kamarnya ,Abian bukan lah orang yang bisa dia lawan,pria itu sangat kuat bahkan dengan satu ucapan saja Clara bisa terbunuh di tangan nya.
Setelah selesai mempersiapkan diri,Clara turun kebawah untuk sarapan pagi,berson melihat kearah Clara yang baru saja turun dari lantai atas.
"Nyonya ini semua tuan menyediakan untuk nyonya,aku disini akan membantu nyonya " ucap berson berdiri disamping Clara
"Sepertinya tuan mu sangat ingin berat badan ku naik,sehingga menyediakan makanan untuk sebulan diatas meja ini" Cibir Clara
Diatas meja nampak berbagai makanan dan hidangan telah disiapkan oleh Bi Sumi atas perintah tuan Abian.
"nyonya silahkan makan,aku akan menunggu disini" ucap berson
"Karena kamu di tugas kan untuk menjaga dan membantu ku,maka kamu juga harus ikut makan " jawab Clara
"Tapi....nya...tuan tidak akan senang" balas berson
"Duduk saja aku akan mengatasi nya nanti "
"Baik lah..!!"
Berson segera sarapan bersama dengan Clara untuk menghabiskan hidangan diatas meja sesuai perintah Abian.
Setelah selesai makan,Clara berjalan menuju taman di belakang mansion untuk bersantai sambil memandangi bunga mawar,dia membaringkan tubuh nya diatas sofa panjang mengenakan gaun putih panjang yang sexy, menarik perhatian Abian yang sedang membahas bisnis nya di ruang bawah bersama dengan rekan bisnis dari negara S.
Abian melirik kearah dinding kaca terlihat jelas pemandangan nya langsung kearah Clara.
"Baik...!!! pembahasan hari ini cukup sampai disini saja...karena saya harus kekantor ada rapat lain.." seru Abian bangkit dari duduk nya dan membenarkan jas nya .
"Baik tuan ...!!"
***
Di Bandara....
Seorang gadis muda baru keluar dari bandara,dan melihat kiri dan kanan, gadis ini sedang mencari orang yang datang menjemputnya.
"Nona ...Nadia..!!" Panggil Berson
"Kau yang menjemput ku..!!!" tanya Nadia
"Benar Nona...silahkan masuk ke mobil" Berson membukakan pintu mobil untuk Nadia,karena berson tau bagaimana harus melayani adik bos yang satu ini.
"Langsung ke kantor,aku belum ingin pulang ke mansion " titah Nadia
"Tapi...Non...Tuan akan marah,kalau nona Nadia langsung ke kantor..." jelas Berson
"Ikuti saja apa yang ku perintah kan ..!!"
Benar-benar gadis yang sulit di atur,dia selalu bersikap seenak nya kepada pekerja di mansion,bahkan Abian sangat memanjakan adik angkat nya itu,begitu besar kebaikan keluarga Nadia dulu sehingga dia bisa sampai di posisi saat ini.
"Apakah akhir akhir ini kak Abi sibuk di kantor..?" tanya Nadia melihat ke layar handpone nya
"Iya Non...Tuan sangat sibuk,bahkan semenjak membawa pulang nyonya muda tuan terlihat begitu sibuk" jawab berson
"Eem..." melirik kearah berson
"Kakak ipar ...!!sampai bertemu nanti.." batin Nadia dengan senyum licik nya.
"Nona...kita sudah sampai "
"kau tidak perlu mengantar aku keatas,aku akan pergi sendiri" ucap Nadia turun dari dalam mobil dan berjalan masuk ke kantor.
Semua orang melihat kearah Nadia,dan tidak berani mengusik gadis ini,mereka sangat berhati-hati di depan Nadia,karena mereka tau jika menyinggung gadis ini maka mereka akan terima akibatnya.
"Nadia...."panggil Mike yang baru keluar dari ruangan nya
"kak Mike....." Nadia memeluk Mike
"Kak Abi ada ...!!" sambung nya lagi
"Ada...ayooo aku antar " Mike memang sangat dekat dengan Nadia,karena Mike sudah menganggap Nadia seperti adiknya.
Cekrekk....pintu ruangan direktur terbuka,disana ada Abian yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya.
"Kak........" Ucap Nadia berlari memeluk kakak nya
"Kenapa kesini...!!aku kan menyuruh mu langsung pulang ke mansion untuk istirahat " tanya Abian yang tiba tiba melihat Nadia di kantor
"kak...aku kan kangen sama kak Abi,aku ingin melihat kak Abi dulu baru pulang" jawab Nadia masih nempel sama Abian .
"Pulang lah..ke mansion disana ada kakak ipar mu menunggu" titah Abian
"aku akan pulang bersama dengan kakak" Nadia duduk di sofa yang ada di ruangan Abian ,dan segera memesan makanan dan minuman.
"Yasudah kalau begitu istirahat saja dulu,aku ada rapat"
Abian dan mike keluar dari ruangan menuju ruangan rapat,disana sudah ada atasan pemasaran dan atas pelayanan yang sedang menunggu mereka.
***
Clara sedang mempersiapkan diri nya untuk bertemu dengan Nadia,sedikit tentang Nadia Clara tau karena Abian telah menceritakan nya dengan clara,bahwa Nadia adalah adik angkat nya,Abian berharap mereka bisa berteman selama Nadia di negara E.
Nampak nya yang di tunggu belum datang,Clara akan bersikap baik di depan Nadia sesuai apa yang di inginkan abian.
Pintu depan terbuka pertanda mereka sudah sampai,Clara yang berada diruang tengah datang menghampiri Mereka,meskipun Abian dan Clara sebelumnya tidak akrab namun di depan Nadia dia akan bersikap manis.
Clara datang menghampiri mereka yang baru masuk kedalam,Nadia memperhatikan Clara dari atas sampai bawah,tidak ada yang kekurangan dari penglihatan Nadia,semua yang ada pada diri Clara sangat sempurna.
"kak Nilai nya 10..enggak ada yang kurang" Bisik Nadia sama Abian yang membuat Abian tersenyum licik.
"hallo...Nadia..kenal kan aku Clara..." Berusaha membuat suasana yang baik agar tidak mengecewakan Abian.
"hallo kak...aku Nadia " mereka bersalaman
"Pasti belum pada makan kan...ayoo...makan sama aku sudah menyiapkan makanan nya " seru Clara memegang tangan Nadia,tapi gadis itu malah melirik kearah Abian.
Sebelum sampai di rumah Abian dan Nadia terlebih dulu sudah makan di luar bersama dengan dua sahabatnya Mike dan Mattew.
"Ada apa...??" Tanya Clara yang melihat Abian dan Nadia tidak beranjak dari tempat nya
"Kak...maaf kita sudah makan ...seperti nya aku sudah tidak sanggup makan lagi"
"Kamu langsung naik keatas dan segera istirahat karena masih lelah habis melakukan perjalanan jauh..!!" titah Abian menyentuh kepala Nadia
"Siap bos...!!!" Nadia merasa terselamatkan dia segera naik keatas sesuai perintah Abian .
Clara yang mengetahui bahwa mereka sudah makan di luar pun menyembunyikan rasa kecewanya.
"kalau begitu aku akan makan dulu..!!" seru clara beranjak masuk keruangan dapur
Karena Abian merasa tidak tegaan melihat perubahan Clara,dia segera mengikuti wanita itu ke dapur,dan menemani Clara makan.
"Bi ...ambil kan Sop iga nya !!!" titah Abian
"Baik tuan.."
Clara mengetahui Abian hanya menemani nya makan saja,karena kasian melihat dirinya makan sendiri,tanpa Abian tau semua itu makanan Clara sendiri yang masak,khsusu untuk menyambut Nadia.
"Bi...bereskan meja ya ....aku akan naik keatas..!!"
Abian menyempitkan mata nya,melihat Clara tidak menyentuh makanan di piring nya,dia tau Clara pasti marah.Abian segera naik keatas menyusul Clara.
Ceekrreekk... pintu kamar terbuka,pertanda Abian sudah sampai di kamar nya,tetapi Clara lebih memilih untuk menyendiri di balkon,ada pemandangan indah di seberang sana,terlihat bintang yang begitu indah cahaya nya yang kelap-kelip menyinari langit .
Abian sengaja tidak menegur Clara,karena dia tau wanita itu tidak akan senang dirinya mendekati clara.
Setelah selesai mandi Abian melihat clara sudah berbaring di atas ranjang,dia pun menghampiri dan mendekati wanita itu.
Abian telah berjanji kepada dirinya,tidak akan menyentuh wanita itu tanpa izin dari sang pemilik tubuh,karena dia hanya berusaha untuk membuat Clara jatuh cinta kepadanya .