My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 124



Zico berjalan ke gudang yang ada di pulau,tempat dimana biasanya di gunakan untuk menyiksa para tahanan .


Disana sudah ada pria yang sebelum nya membuat Anushka terjatuh.Zico berjalan kearah pria itu yang terikat di sisi dinding dengan kedua tangannya di rantai.


"Tuan ini orang nya ...."Kasio memperlihatkan pria yang sedang terikat di dinding


"Bagus,kamu cukup bekerja keras dalam waktu semalam sudah membawa orang nya " jawab Zico mendekati Pria itu


"heh ...pengecut berani nya main keroyokan ...!" Pria itu sudah lemah masih berani mencibir Zico, membuat Zico tambah marah .


"Lepas kan Dia ...!" Titah Zico


"Tapi Tuan ...."


"lepas...!" Aura nya sungguh menyeramkan


Bugh ....! tubuh pria jahat itu jatuh kelantai karena sudah lemah setelah di hajar oleh Kasio menggunakan tenaga dalam untuk meremukkan semua daging pria jahat ini .


"Apa kamu pikir aku bisa melepaskan mu begitu saja,apa yang kau rasakan saat ini...!"


Zico tersenyum sinis kearah pria jahat itu


"Ap...apa yang kau lakukan dengan tubuh ku,kenapa aku tidak bisa merasakan apapun ...!"


"Itu balasan untuk mu berani menyentuh wanitaku....!" Jawab Zico meninggalkan gudang penyiksaan


"potong tubuh nya dan jadikan makanan piaraan Ku...!!" Zico melewati Kasio dengan tatapan menyeramkan


"Baik Tuan Muda....!"


Zico meninggalkan ruangan itu sementara Young sudah berada di luar melihat kearah Zico yang sedang emosi .


"Tuan muda.....!" sapa Young dengan ramah


"apa kamu sudah tau kenapa kamu dikirim kembali ke sini ...?" tanya Zico dengan datar


"Maaf Tuan Muda waktu itu aku tau salah,aku tidak akan melakukan itu lagi ...!"


"Baik perbaiki kesalahan mu...!"


Zico segera pergi meninggalkan pulau untuk kembali ke kantor,Kasio juga datang untuk kembali bersama dengan nya .


"Tuan hari ini Tuan besar sudah kembali kesini ...!"


"eem...." jawab Zico singkat


Kasio melakukan mobil untuk kembali ke Mexio.


***


"Akhirnya sampai juga di Negara E liburan yang membosankan ....!" Gumam Zara berada dalam mobil bersama dengan Mattew,Asisten Jo melirik nya dari kaca depan


"Fokus menyetir,aku belum siap untuk mati...!" Ucapan Mattew membuat Asisten Jo kaget,Sementara Zara melirik kearah Mattew yang fokus melihat kedepan .


Sampai di depan rumah Mattew Groups,Mokey sudah berdiri di depan untuk menyambut Mattew,mokey berlari untuk menyambut Tuan nya .


Guk....guk....guk....huusss...!


Mokey melompat kepelukan Mattew saat melihat pria itu berjalan melewati halaman rumah .


"Mokey ...kamu tau saja jika papa mu baru pulang ya ...! anak yang penurut " cibir Zara melirik kearah Mattew,wajah Mattew memerah mendengar ucapan Zara yang mencibirnya .


"Aku masuk duluan ....!" Zara segera berlari meninggalkan Mattew di luar rumah


"Asisten Jo,bawa mokey untuk mandi ...!"


"Baik Tuan "


Mattew melangkah masuk kedalam rumah,melihat seisi rumah yang sepi,Dia segera melangkah kan kaki nya naik kelantai atas.


Beberapa menit kemudian Dia kembali lagi keluar dari kamar nya dengan pakaian yang sudah rapi ingin pergi ke kantor,Mattew juga melihat Zara dengan wajah ceria nya memakai dress selutut biasanya hanya mengenakan jeans kali ini penampilannya lebih feminim dan juga rambutnya juga di kuncirnya membuat Zara semakin imut.


Deg ..Deg..Deg...Jantung Mattew berdegup kencang wajahnya memerah melihat Zara dengan penampilan baru.


"Paman....." Sapa Zara dengan senyuman di wajahnya


"kamu ingin ke kampus.. ? mau bersama..? aku juga akan ke kantor..!"


"Eem ..boleh ...!" Zara segera melangkah kan kaki nya menuruni anak tangga,di depan mobil Asisten Jo sudah menunggu mereka berdua .


"Tuan silahkan ..." Ceklek...Asisten Jo membuka pintu mobilnya melihat Mattew yang berjalan kearah nya dan juga membuka pintu mobil untuk Zara.


"Kita ke kampus Zara dulu ..!"


"Baik Tuan ..."


Asisten Jo segera melajukan mobil nya kearah kampus Zara,didalam mobil terlihat Zara yang sedang mendengar musik,Mattew memperhatikan perubahan sikap Zara kepada nya .


"Nyonya Zara kita sudah sampai...!" seru Asisten Jo


"Panggilan aku Nona Zara ya...! Tuan Mattew tidak akan keberatan,benarkan paman ...?" Zara melirik kearah Mattew yang masih melihatnya


"Panggil Dia Nona ...!" sambung Mattew melihat kedepan


Blam...! "paman terimakasih ya ...!" Zara segera pergi meninggalkan mobil,dari jauh Kevin sudah melihat Zara dan segera menghampiri Zara.


"Zara......." Gadis itu menoleh kearah suara yang memanggilnya


"Kevin ....." Zara tersenyum


"Ak..aku tidak apa - apa ...!" Jawab Zara tersenyum


"Kamu hari ini cantik ....!" sambung Kevin lagi,mereka berdua segera masuk kedalam kampus


Mattew menatap kearah Zara dengan dingin,Zara bisa seakrab itu dengan laki - laki lain tapi tidak dengan nya .


"Aku mau data pria itu...! sampai di kantor segera antar keruangan ku...!"


"Baik Tuan ...!"


Asisten Jo melajukan mobilnya kearah Perusahaan Mattew Groups .


***


Zico sudah sampai di mansion datang untuk bertemu dengan Abian .


Zico melangkah masuk kedalam mansion,disana terlihat Abian dan Clara sedang bersantai di ruang tamu .


"Tuan Besar...! Tuan Muda disini ...!" Berson menghadap Abian


Abian melirik kearah Zico yang berjalan masuk sendiri,sementara kasio menunggu di luar,Abian juga menyuruh berson untuk pergi ..


"Tuan Besar....!!" sapa Zico menundukkan kepala nya


Bugh ...Abian melempar sebuah majalah kearah Zico,sehingga mengenai wajahnya .


"Apa yang kau lakukan ...! apa kau terlalu bersenang - senang akhir ini...!" ucap Abian dengan netra mata yang memerah


"ini ...." Zico mengambil majalah dan melihatnya disana terpampang foto nya dengan Anushka yang begitu mesra,Zico menyembunyikan senyumannya


"Sejak kapan kau memelihara perempuan di dalam hidup mu..!" Tanya Abian


Zico melangkah duduk di depan Abian,melihat wajah Abian yang begitu suram sedang menahan emosi.


"Tinggalkan gadis ini...!" Ucap nya tiba - tiba mengagetkan Zico


"apa kamu tau...! kalau kakak nya sudah keluar dari penjara dan sampai saat ini kita belum tau keberadaan nya ...!" sambung Abian lagi masih melihat kearah Zico dengan cukup intens.


"Sayang....sabar...!" Clara menenangkan suaminya .


"Aku tau...! aku akan segera menemukan Markus dan membawanya kehadapan Tuan Besar...!" Tatapan Zico tajam melihat kearah Abian


"Aku akan kembali ke kantor...!" Zico hendak bangkit dari duduk nya


prang .....Abian melemparkan gelas minumannya kearah Zico membuat Clara kaget,karena minuman itu masih panas.


Kopi milik Abian membasahi lengan Zico mengenai telapak tangannya dan memerah .


"Aku belum selesai bicara ..! dimana bentuk hormat mu...!" Abian menatap Zico dengan penuh marah


"Besok malam ada acara makan malam dirumah aku menunggu mu pulang ...!" sambung Abian lagi,Zico masih terdiam mendengar perkataan Tuan Besar


"Satu lagi...! buang Anushka dari hidup mu ..! usir Dia dari rumah Beauty...!"


Zico melirik kearah Abian dengan tatapan sinis nya,Netra mata Abian dan Zico bertemu bagaikan pedang yang sedang berperang .


"Aku tidak akan mengusirnya,aku juga tidak akan membuangnya dari hidup ku ..!" Ucap Zico dengan penuh penekanan kepada Abian .


"Kamu berani melawan ku....!"


Huuusssss.....! dengan secepat kilat Abian bergerak dan sudah berada di depan Zico menggenggam kerah kemeja Zico dengan kuat .


"aku sudah katakan dengan jelas...!" ucap Zico lagi cukup menantang Abian


Bugh....bugh ....Abian memukul Zico sehingga membuat pria itu terjatuh,Zico segera bangkit dan melawan Tuan Besar.


"Berhenti.......!!!!" Teriak Clara dengan keras


"Apa kalian tidak menghargai ku lagi ..!!" Sambung Clara yang berjalan kearah dua pria yang sedang berkelahi


Abian belum meredakan emosi nya dan segera menghajar Zico lagi .


Bugh....Bugh....Pukulan nya yang kedua membuat wajah Zico memar dan mengeluarkan darah dari sudut bibirnya .


"CUKUP.........!!!! kalau kalian masih bertarung aku akan menggoreng lengan ku...! "Teriak Clara mengambil pisau buah yang ada diatas meja .


"oohh..shitt...! letakkan pisau itu...! " Titah Abian dengan tatapan menyeramkan nya


"Sejak kapan kau berani melawan ku " sambung Abian lagi masih melihat kearah Clara


"jika aku tidak bisa menghentikan mu hari ini,lebih baik aku akhiri saja pertikaian ini ...!" ucap nya lagi


"oke....oke...! aku melepaskannya ...! singkarkan pisau itu...!"


Klang ......!


Clara membuat pisau itu kelantai,tubuh nya ambruk melemah,tiba - tiba kepala nya pusing.


"Sayang ......." Abian segera berlari menghampiri istrinya .


"Zico kamu kembali lah dulu ke rumah,jangan hirau kan papamu,kita akan bicarakan nya lagi nanti...!"


"Besok malam datang kesini untuk makan malam !!"


Zico tidak menjawab dan segera pergi meninggalkan Mansion Tuan Besar.