
Anushka terlihat gugup, harus duduk satu meja dengan calon Mertuanya.Zico membantu menenangkan Anushka biar terlihat lebih rileks.
"Tenang ..!Kamu tidak perlu gugup seperti ini" Bisik Zico sama Anushka,gadis ini hanya mengangguk saja.
"Anushka,Saya turut berduka cita,atas meninggalnya Kakak Kamu,dan Dia sudah menolong Anak Saya!"Seru Abian,Anushka hanya tersenyum kecut saja mendengar perkataan Abian.
"Sekarang Kamu bisa menganggap Kami sebagai keluarga Mu ..!" Sambung Clara tersenyum kepada Anushka .
"Belum..!" Sambung Abian lagi
"Belum tentu Salah ..!" sambung Clara,melirik kearah Abian.
"Berapa usia kandungan Mu ?" Tanya Abian kepada Anushka,membuat gadis ini melirik kearah Zico.
"Aku belum memeriksanya,jadi belum tahu betul pas nya berapa bulan!" jawab Anushka.
Clara melirik kearah Zico,memberi isyarat kepada Zico untuk langsung membahas pernikahan nya dengan Anushka .
"Minta Zico temani Kamu untuk periksa kerumah sakit,Cucu Saya harus sehat,tidak boleh lemah !" Perkataan Abian spontan membuat Clara dan yang lain melirik kearah Abian.
"Aku akan membawa nya periksa besok pagi..!"Sambung Zico.
"Kamu menginginkan kado apa untuk pernikahan Kalian ?" Tanya Abian lagi,masih sibuk dengan sendok dan garpu nya.
"Belum Aku pikirkan Tuan Besar,Aku hanya berharap bisa menemani Zico sampai Tua saja Aku sudah senang,jadi untuk hadiah terserah Tuan Besar saja..!Aku tidak meminta dan tidak mengharap !"Jawab Anushka tersenyum.
Abian yang mendengarkan nya,hanya bisa menaikan satu alis nya melihat kearah Anushka.
Setelah selesai makan,terlihat Clara meminta Anushka untuk mendorong nya ke kamar didekat kamar Zico dan Zara yang ada di lantai dasar.
"Apa kamu sudah yakin untuk menikahi gadis itu?" Tanya Abian yang duduk menyilangkan kaki nya di sofa.
"Aku sudah pernah bilang sebelum nya,jadi berhenti bertanya tentang itu lagi,Aku telah membuktikan kalau Anak yang di kandungan Anushka adalah Anak Ku,jadi Aku tidak akan meninggalkannya,Dia dan calon Anak Kami..!"
Zico terlihat begitu sungguh - sungguh untuk memperistri kan Anushka.Sehingga Abian sendiri tidak bisa melarangnya .
"Kita tidak akan mengadakan pesta pernikahan dalam keadaan Anushka hamil seperti itu,besok pagi Kamu bisa mengurus nya bersama dengan Dia,pesta itu tidak penting.Yang terpenting kalian resmikan pernikahan nya dulu..!Pesta bisa kapan saja..!" sambung Abian lagi,menatap tajam kearah Zico yang dari tadi menundukkan kepala nya,begitu mendengar jawaban Abian,Pria ini segera melihat kearah Abian.
"Besok pagi Aku akan mengurusnya ..!" Untuk pertama kali nya Zico tersenyum kepada Abian.
"Sebentar lagi,Kamu akan menjadi seorang Ayah,Kamu akan tau bagaimana susah nya membesarkan Anak,apa lagi jika Anak itu tidak menuruti keinginan Kita !" Cibir Abian kepada Zico,Pria ini hanya bisa terdiam saja.
"Pah..!Apa Kamu tidak senang dengan keputusan Ku ?apa Kamu benar tidak menginginkan cucu Mu itu punya Ayah?" Tanya Zico kepada Abian .
"Aku bukan membenci Gadis itu.Hanya saja Aku membenci perbuatan Mu terhadap Anushka,Kamu tau sebebas apapun hidup Mu,harus nya Kamu tidak melakukan itu kepada Dia..!Aku lebih dulu lahir dari Kamu dan besar di lingkungan yang lebih parah.Tapi Aku tidak pernah menyentuh Wanita yang tidak Ku cintai " Perkataan Abian,membuat Zico tersadar,memang sebelumnya Dia dan Anushka melakukan kesalahan,dan kehamilan Anushka adalah kesalahan yang di perbuat Zico,dan Pria ini harus bertanggung jawab .
"Aku tau,Aku salah.Aku akan memperbaiki kesalahan Ku dan akan mencintai Anushka seumur hidup Ku,Aku janji tidak akan mengecewakan papa" Zico kembali tersenyum kepada Abian .
"Pah..!Aku ingin menyerahkan jabatan Ku di pulau kepada Kasio..!Karena Aku hanya ingin fokus kepada perusahaan Papa saja..!Aku ingin keluar dari kelompok Mafia..!Aku lelah pah" Zico tidak berani menatap Abian,karena keputusannya kali ini bisa membuat Abian marah.
"Aku hargai keputusan Mu,tapi keluar dari kelompok Mafia bukanlah keputusan yang tepat !Karena menjaga keluarga Kita,Kita juga harus bergabung dengan Mereka ,agar Kita tau hal apa saja yang akan menantikan Kita dimasa depan" Jelaskan Abian memberi pengertian.
"Lambat laun Anushka akan mengerti " Sambung Abian lagi "Malam ini menginap disini saja !"
"Baik ..!"
Didalam kamar Clara dan Anushka,sedang berdiskusi mengenai pernikahan Mereka.Clara juga memberitahukan kepada Anushka kalau Abian menolak mengadakan pesta pernikahan,tapi Abian akan selalu merestui pernikahan Mereka.
"Aku mengerti ..!" Jawab Anushka setelah mendengar penjelasan Clara.
Clara mengusap lembut perut Anushka."Kamu harus bisa menjaga baik - baik calon cucu Ku,jangan lupa menjaga kesehatan,apalagi masa kehamilan Muda begini rentan sekali terhadap ke guguran,Kamu harus bisa menjaga diri ..!"jelaskan Clara masih mengusap lembut perut Anushka .
Tok..tok..Zico berdiri diambang pintu,melihat pemandangan yang mengharukan di depannya.
"Mah,papa menunggu Mu diruang tamu,Kita bisa melanjutkan ngobrol besok pagi,sekarang Anushka akan istirahat dulu " Ucap Zico mendorong kursi roda Clara ke pintu kamar,Abian juga menyusul Clara ke kamar tersebut karena telah menunggu begitu lama .
"Iya..ya,Sayang ..!di lemari ada baju tidur Mama,Kamu bisa pakai itu,dari pada tidur pakai gaun !" Ucap Clara,Anushka hanya tersenyum saja tidak menjawab nya,sampai bayangan
Clara hilang di pandangan mata.
Blam..! Zico menutup pintu Kamar,lalu berbalik melihat kearah Anushka yang masih berdiri di dekat ranjang.
"Heeemmm...!" Zico menggaruk - garukkan kepala nya,ini karena malu untuk pertama kali nya melihat Anushka yang berada di mansion orang tuanya.
"Aku ingin mandi dulu ..!" Seru Anushka berjalan ke arah kamar mandi,berjalan melewati tempat Zico berdiri.
"Tunggu..!" Zico menghentikan langkah kaki Anushka,menarik tangan gadis ini,menahan nya untuk pergi ke kamar mandi .
Anushka menoleh kebelakang,melihat kearah Zico yang sedang menatap nya,memegang tangan Anushka dengan erat,perlahan - lahan menarik nya untuk lebih dekat dengan dirinya.
Masih dengan posisi yang membelakangi Zico,Anushka tidak menoleh nya.Namun,betapa susah nya ia mengatur pernafasannya yang sudah mulai sesak,bergelombang naik turun seiring nya hembusan nafas yang keluar dari rongga hidung nya.
Zico memeluk tubuh Anushka dari belakang,menyatukan kedua tangan di perut Anushka,menompang dagunya di bahu Anushka,hembusan nafas Zico membuat bulu kuduk Anushka merinding.
Pria ini menyibakkan rambut panjang Anushka kedepan, sehingga memperlihatkan leher Anushka,urat - urat yang bergaris ini terlihat dengan jelas saat Anushka mencoba mengatur kembali nafasnya.
Tangan kanan nya masih berposisi di perut Anushka , tapi yang satunya memegang bahu Anushka.Zico perlahan - lahan mulai mencium leher Wanitanya,dan memberikan beberapa tanda disana,tanda cinta Mereka berdua.
Menurunkan bahu baju Anushka, sehingga memperlihatkan lengannya yang mulus.Zico membalikkan tubuh Anushka supaya menghadap kearahnya,melihat nya penuh cinta.
Anushka menatap Zico dengan tatapannya yang menggoda,sehingga membuat Pria ini melorotkan bajunya kebawah,yang tersisa hanyalah C D nya saja.
Meskipun dalam keadaan hamil,tidak membuat sedikit pun gairah Zico berkurang saat melihat tubuh Anushka,malah wanita ini terlihat lebih menggoda dan menantangnya,Zico sudah lama tidak melihat tubuh ini,dada nya yang kian membesar faktor kehamilan,bahkan lebih menantang dari biasanya.
Zico menciumi kembali leher Anushka menj ilatnya dengan rakus,tanpa membiarkan Anushka bernafas dengan tenang.
Cup..!Bi bir kedua nya menyatu,memainkan li dah satu sama lain,bergelora didalam rongga mulut masing - masing,memuncak kan gairah percintaan Mereka yang kian membara.
Zico menggendongnya dari depan dengan posisi bi bir masih menyatu.Perlahan - lahan membaringkan tubuh Wanita nya keatas ranjang.
Zico membuka semua baju dan cela na nya membuang ke sembarangan arah,tidak perduli itu akan terlempar kemana.
Zico memulai permainan nya kembali,dari mencium paha Anushka,dan berhenti di gunung kembar yang sedari tadi menantang dirinya untuk memainkan benda itu.Zico kembali mencium bi bir Anushka,kedua tangannya memainkan chocochip yang menonjol di dada wanita ini.
"aaaaahhh...Aaaaahhh..." Tubuh Anushka menggeliat begitu hebat,Zico telah lama berpuasa untuk tidak menyentuh Wanita manapun,tapi setelah bertemu kembali dengan Anushka,Pria ini benar - benar menyalurkan hasrat nya yang terpendam .
Permainan nya yang lembut membuat Anushka terbuai,tidak merasakan apapun pada kehamilannya,bahkan tidak mengganggu perutnya,Zico benar - benar menjaganya.Memuaskan has rat nya juga perlu menjaga keselamatan baby dalam kandungan Anushka.
sreet..sret..!Terdengar dibawah sana benda keras dan pan jang masuk tanpa permisi,membuat Anushka sontak kaget dan menggeliat,terasa sempit saat Zico mendorong nya.Namun Pria ini akan berusaha lebih keras untuk memuaskan keduanya.
"pelan sedikit,itu sudah lama tergembok,Jika Kamu memaksa nya Aku akan kesakitan " Ngoceh Anushka dengan terbata - bata.Namun,Zico mengabaikannya.
Jleb..jleb..! "Aah..." de sah Anushka tak tertahankan benar - benar ukuran idola semua wanita.
"Sekarang sakit apa nikmat " bisik Zico kepada Anushka,Pria ini sengaja menggoda Wanita ini.
"aah...Ahh..aah.." Tu buh naik turun mengikuti gerakan yang dimainkan oleh Zico.Kedua nya terasa melupakan beban yang ada di hati masing - masing.
Zico sungguh tidak membiarkan Anushka untuk beristirahat,Pria ini benar- benar melepaskan semua yang sudah di tahannya beberapa bulan yang lalu.
Setelah sama - sama sampai pada puncaknya,tubuh Zico tergeletak disebelah Anushka.
"Cup..! I love you..! "Ucapan yang pertama kali di dengar Anushka dari bi bir Zico.
"Love you too " Anushka memeluk erat tubuh Zico,dan memejamkan matanya.