
Seminggu berlalu ....
Orang yang merasakan duka mendalam akan bisa mengalami kebahagiaan yang tiada tara,Hidup berbahagia adalah tujuan dan keinginan setiap orang,Seperti Clara dia pernah merasakan duka dan sakit yang begitu mendalam bahkan keputusan nya juga pernah untuk mengakhiri hidup nya,namun setelah kecelakaan itu dia sadar,dia harus hidup banyak hal yang harus di perjuangkan dia harus merebut kembali apa yang menjadi milik nya,membebaskan orang yang menghancurkan hidup kita bukan lah tujuan Clara,tujuannya menghukum,menjatuhkan dan menghancurkan mereka yang membuat diri nya berduka .
"Hooaaaammm........"Clara baru membuka mata nya melihat Abian sudah tidak ada di tempat nya
Setelah merenggang otot - otot saraf nya,dia turun dari ranjang nya,mengintip ke arah balkon,sepi tanpa orang .
Clara tidak pernah lupa membersihkan tubuh nya,dan berias tipis baru turun kebawah untuk bertemu dengan suami nya yang kini mengikuti kebiasaan untuk merawat tanaman bunga.
Menggunakan hotpand dan baju kaos putih membuat dirinya terlihat seperti anak SMP pada umum nya padahal status nya kini istri dari seorang Abian pengusaha terkaya di negara E.
Dari pandangan mata Clara sudah terlihat seorang pria dewasa dengan baju olahraga nya sedang menyiram bunga,seorang bos besar harus mengikuti kebiasaan istri nya untuk menyenangkan hati istrinya .
Meski umur mereka berselisih 10 tahun beda nya,namun Abian masih bisa mengimbangi diri untuk melengkapi Clara.
Pria itu punya tubuh yang cukup indah,bahkan otot - otot dada nya terlihat sangat memukau,roti sobek milik Abian masih begitu keras meskipun usia mau beranjak 32 tahun .
"Sayang .....ngopi dulu..." tawar Clara,dengan membawakan nampan berisi kopi dan cemilan.
"Tanggung...sebentar lagi..." Jawab Abian sedikit berteriak karena jarak mereka yang jauh
"Tidak kekantor...?" tanya Clara sambil meletakkan nampan di meja
"enggak ....! hari ini mau istirahat dirumah " jawab Abian
Memang dia akhir-akhir ini sangat lelah,mangatasi banyak masalah,belum lagi mengurus masalah satu Minggu yang lalu.
Clara berjalan menghampiri Abian yang masih sibuk menyirami bunga nya .
"Sayang........"Clara memeluk Abian dari belakang yang membuat Abian menghentikan aktivitasnya
"ada apa....?" tanya Abian yang melihat istrinya tiba- tiba memeluk dia
"Emang gak boleh ya meluk suami sendiri,Enggak tau kenapa rasanya nyaman gitu kalau udah peluk diri mu..." Jelas Clara masih dengan posisi memeluk Abian
"Jangan menggoda ku ini masih pagi ..." ledek Abian
"Apaan sih ....." Clara langsung melepas pelukan nya
"Kenapa kok dilepas...!" tanya Abian
"Lagi gak mood ....." jawab Clara yang berjalan balik ke kursi
Akhir -akhir ini Clara terlihat seperti anak-anak,dikit dikit ngambek,dikit dikit merajuk,Abian yang melihat nya ketawa sendiri.
"Belum mandi kan ....." tanya Abian sambil menyemprot air ke arah Clara,padahal dia tau istri nya sudah mandi.
"sa.....yang........."Teriak Clara berbalik kearah Abian ingin merebut selang airnya,Namun apa daya Abian lebih kuat dan lebih tinggi dari Clara
"Sini.....minta selang nya ...." rengek Clara namun Abian sengaja tidak memberi nya
"ambil ...kalau sampai ....." seru Abian memegang selang di tangan kanannya
Clara tidak mau kalah langsung datang dengan aksi nya,dan benar saja wanita itu sengaja menginjak kaki Abian agar pria itu kesakitan .
"Awwwww......" pekik Abian
"Kamu curang ...." teriak nya lagi
Selang air berubah posisi kini selang air sudah ada di tangan Clara,tapi disaat Clara mau menyemprotkan ke Abian air nya malah tidak keluar,Clara mendekatkan selang ke wajahnya dan melihat .
Clara berlari mengejar Abian dengan selang ditangan nya,mereka berdua basah kuyup di bawah selang air yang di pegang oleh Abian,Semakin lama tubuh mereka semakin dekat, mereka berdua memandang satu sama lain,mereka berdua berdiri diantara tanaman bunga mawar,yang mekar di pagi hari,harumnya sangat wangi tercium di sekitaran mereka berdua .
Cup....ciuman hangat mendarat di bibir Clara dengan sangat ganas,tentu Clara menyambutnya dia bahkan membalasnya dengan sangat buas,Abian tidak membiarkan Clara bernafas .
"Eem...Ooh...Aah...." Clara bernafas dengan begitu lega
Clara memakai kaos putih sehingga gunung kembar nya di balik kaos terlihat dengan sangat jelas biar pun masih berbalut br*.
Gleek.....Abian melihat nya menelan ludah,Clara menyadari kalau Abian sedang memperhatikannya.
"Dasar pria m*sum....." Clara mendorong Abian,karena Abian kaget jadi tubuh nya tidak seimbang sehingga mereka berdua jatuh kedalam kubangan air dan tanah.
Abian mengoles wajah Clara dengan tanah,dan membuat Clara kembali marah-marah.
"sa...yang ...apa yang kau lakukan...itu menjijikan ....." teriak Clara mengoles wajah Abian dengan begitu banyak tanah
"Sudah....sudah....cukup....!ayo kita mandi ..." titah Abian memegang tangan Clara yang sudah kotor begitu juga dengan wajahnya .
Clara berbalik untuk mencuci tangan dan wajah nya baru dia masuk kedalam mansion.
"Clara........." teriak Abian melihat noda darah di baju clara
"Kenapa..?" wanita itu berbalik melihat Abian
"Kamu terluka.....ada darah di baju mu.." seru Abian memeriksa istri nya
Abian mengambil selang air dan mencuci wajah serta tangan Clara ,dia melihat Noda darah itu tidak juga hilang dan dia baru menyadari kalau darah itu bukan dari tubuh nya melainkan dari ************ Clara.
Pria itu langsung berjongkok memeriksa nya,takut Clara tergores benda tajam saat jatuh tadi.
"Tunggu...!! apa yang kamu lakukan ...?" Clara menghindar saat Abian memeriksa nya
"Aku mau liat,apa kamu terluka ..."
"Tidak....tidak ini bukan karena terluka tapi aku seperti nya menstruasi,sudah lama aku tidak mens " ucap Clara malu di depan Abian
Abian baru menyadari nya dan langsung berbalik bertanya kepada Clara.
"Kapan kamu terakhir mens ....?" tanya Abian memegang tangan Clara
"satu minggu sebelum kamu ke pulau bisa di hitung dua bulan yang lalu dan ini sudah masuk bulan ke tiga.." jelas Clara
"Clara...ini bukan darah mens....tapi kamu pendarahan....!!!apa sebelum nya kamu pernah merasakan perubahan dari dirimu..." Abian mulai panik
"Selain sering sakit perut,Aku juga merasa nafsu makan ku bertambah akhir-akhir ini...dan punya kebiasaan mencium aroma tubuh mu membuat aku tenang " goda Clara menyentuh dada Abian
"ayo kita kerumah sakit...!aku takut kamu pendarahan ..." seru Abian menarik tangan Clara ke dalam mansion
"Tunggu....!! itu tidak mungkin....sebelum nya aku meminum pil KB dan tidak mungkin hamil...." jelas Clara
"hanya pil KB bisa saja kan kebobolan.....pokoknya harus periksa.."
"Tidak .....tidak mungkin ....ini tidak mungkin terjadi jelas-jelas aku...meminum pil KB dan itu aku membeli yang paling mahal " jelas Clara lagi ngotot kalau dia tidak mungkin hamil
"Pokoknya ikut saja....!!!jangan membantah ...!!!" titah Abian dengan datar namun tegas.
Akhirnya Clara mengikuti kemauan Abian,dari pada membuat laki-laki itu marah,lebih baik Clara menuruti perkataan suaminya,yang terus menarik nya keatas untuk menggantikan pakaian mereka yang sudah basah kuyup.