My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 212



Satu Bulan Kemudian !


Setelah masalah semua selesai,Mattew berkeinginan ingin membawa Zara pulang kerumah dan menyediakan baby sister untuk Dia.


Anushka dan Zico di minta Abian untuk tinggal bersama dengan Mereka.Menempati Mansion,karena Abian dan Clara akan pergi ke Australia seperti janji nya dulu untuk kesembuhan Clara.


Berson dan Young pun sudah mendapatkan gelar suami istri,sementara Kasio,masih berhubungan dengan Tante Cantik,tetapi belum ada berkeinginan untuk mengajak Tante Cantik nikah.Karena di banding dengan dirinya Tante Cantik lebih kaya dan hebat,Dia seorang CEO di Negara S.


Mattew keluar dari kamar nya dengan mengendong Aslan,sementara Zara mengendong Altar.


Mattew terlihat sudah pandai mengendong Anak- anak nya,bahkan menenangkan kedua nya saat menangis bersama.


"Kalian sudah mau pergi ?"Tanya Clara saat melihat Mattew dan Zara yang mengendong kedua Anaknya.


"Iya Ma,Aku harus kembali kerumah Bee,Karena sudah ada Baby Sister !"Jawab Zara yang berdiri di depan Clara .


"Sering- sering datang kemari ya,sebelum Mama pergi ke Australia,Karena disana Mama akan lama !" Ujar Clara lagi,menyuruh Zara memberikan Anak nya untuk ia gendong.


Abian yang baru saja turun ke bawah,meminta Aslan sama Mattew untuk ia gendong.


"Ingat ya,Kalian harus lebih fokus jaga Anak dari pada Baby Sister,karena yang di butuhkan Anak itu kasih sayang orang Tua!" Ucap Abian mengendong Aslan.


"Iya pa,Kami paham,Aku butuh Baby Sister juga karena Bee kan kerja,jadi Aku butuh teman untuk menemani Kami di rumah!"


Zico dan Anushka baru keluar dari kamar,Esra dalam pelukan Zico cukup anteng tidur nya.


"Dia sangat mirip dengan kak Ipar !" Seru Zara mengambil Esra dalam gendongan Zico.


"Kalian tau,saat Kita memiliki Anak cewek,Kita kepengin Anak cowok begitu juga sebalik nya !" Ujar Anushka,meminta Altar kepada Clara.


"Padahal Cewek dan Cowok sama saja,Keluarga ini cukup beruntung mendapatkan cuci laki- laki dan perempuan !" Sambung Abian yang memberikan Aslan kepada Clara .


"Jika Kalian sama- sama ingin punya Anak cowok dan cewek,Kalian masih bisa nambah nya "Sambung Clara,membuat Anushka dan Zara saling melihat satu sama lain,sedang Mattew dan Zico tersenyum licik melihat kedua nya.


"Tidak!"Jawab Kedua nya serentak,Anushka dan Zara tertawa.


"Kami belum ingin nambah,yang ini saja masih kecil !" Sambung Anushka .


"Mama cuma bercanda,tapi yang Pria kenapa bersemangat sekali !" Ucap Clara melirik kearah Mattew dan Zico.


"He he he Kami hanya senang di berikan saran begitu !" Jawab Zico lagi duduk di sofa.


Berson dan Young tidak kelihatan,karena telah pergi berbulan Madu ke Swedia,hadiah dari Abian dan Clara.


Bi Sumi juga sudah dapat surat pensiun dari Abian,kini hanya menikmati masa tua nya saja,dan menikmati hasil dari kerja nya.


Abian juga memberikan sa-tu hektar ladang untuk Bi Sumi kelola dan Abian tidak meminta hasil nya.


Di mansion hanya tinggal Bi Nana saja,Karena Dia lebih muda dari Bi Sumi,jadi masih sanggup bekerja,sudah setia begitu lama.


"Tuan Muda,mobil nya sudah siap,apa mau berangkat sekarang ?" Tanya Kasio kepada Zico.


"Kita berangkat sekarang,karena ada meeting hari ini !"


Setelah berpamitan dengan semua orang,Zico segera mengikuti Kasio dari belakang.


Semenjak kepergian Asisten Jo,Mattew belum mencari Asisten baru untuk Nya.Karena sangat sulit bagi Dia bisa beradaptasi dengan orang lain selain Asisten Jo.


"Kami akan pulang sekarang,karena nanti sekalian mau jemput Baby Sister"Ujar Zara memberikan Esra kepada Abian,dan Dia mengambil Altar sama Anushka .


"Baiklah,hati - hati di jalan,ingat sering- sering datang kemari !" Pinta Clara yang mengantar kedua nya sama di pintu utama.


Mattew telah siap dengan mobilnya.Zara segera masuk kedalam mobil dan mengendong keduanya dalam pangkuan .


Mattew membantu Zara untuk mengantikan popok Baby,serta membantu Zara menjaga Anaknya saat Zara sedang masak di dapur,karena Baby sister akan datang dua hari lagi.Padahal Mattew telah meminta untuk datang segera,namun ada kendala yang membuat Baby Sister itu tidak bisa datang .


Kriing ...!


Kriing...!


"Hallo..!" Mattew mengangkat handphonenya,tangan sa-tu lagi mengetik keyboard menyiapkan laporan kerjasamanya dengan perusahaan luar.


"Tuan,di lobi ada tamu yang ingin bertemu dengan Anda,Mereka meminta Anda segera ke kantor!" Ucap Resepsionis disaat panggilannya terhubung.


"Aku segera kesana!"


"Oek..Oek...Oek.."Tiba - tiba Aslan dan Altar menangis bersamaan,membuat Mattew Kaget.


"Dengar,Kamu harus bisa menyakinkan klien Kita,batalkan pertemuan hari ini,Aku tidak bisa datang ke kantor,atur kembali jadwal nya,dua hari lagi Aku baru bisa ke kantor!" Jelaskan Mattew,kepada Resepsionis nya.


"Tapi Tuan ......"


Tut..Tut..


Mattew segera mematikan panggilan nya,dan mengendong Aslan dan Altar,membawa Mereka ke dapur.


"Sayang..!Kamu susui dulu Mereka,seperti nya Aslan dan Altar haus!" Seru Mattew membawa Anaknya ke samping Zara.


"Tunggu,Aku cuci tangan dulu!"


Setelah Zara selesai mencuci tangan,ia segera mengambil Aslan untuk di susui nya.


Mattew dengan nakal nya menyentuh dada Zara,membuat Wanita ini menatap tajam kearah sang suami.


"He..he..Aku juga mau !" Ucap Mattew yang menahan tawanya.


"Kamu ini!gendong Anak yang benar !" Teriak Zara,saat melihat Altar hampir jatuh dalam gendongan Mattew.


Setelah menyusui kedua nya,Zara dan Mattew membawa Mereka ke kamar untuk tidur siang.


"Akhirnya tidur juga!" Ucap Zara saat melihat kedua anaknya yang tertidur dengan tenang.Mattew juga menghidupkan musik untuk pengantar tidur kepada kedua baby-nya.


"Sayang..!"Mattew menepuk bahu Zara yang sedang melihat Anaknya tidur.


"Eeemm..!"Jawab nya singkat masih fokus melihat kearah Mereka.


"Mereka kan sudah tidur ?Kamu enggak berkeinginan yang lain gitu!" Tanya Mattew kepada Zara,seketika Zara melirik kearah suaminya yang melihat nya dengan mes*m.


"Seperti nya Aku sedang lapar !" Ucap Zara membalikkan tubuh nya.


Mattew segera mengendong Zara,dan berjalan kearah kasur.


"Apa yang Kamu lakukan,Aku mau makan siang !" Ujar Zara yang masih dalam gendongan Mattew.


"Sssttt...!Jangan berisik,nanti Mereka bangun!" Ucap Mattew membaringkan tubuh Zara.


"Tap...."


Cup..! Zara belum selesai berbicara Mattew sudah mencium bi bir sang istri,membuat Zara terpaksa menuruti keinginan suaminya yang sudah lama ia tahan .


Mattew mulai mencumbui Zara dengan sangat liar membuat tubuh Wanita menggeliat.Tubuh nya bergetar saat Mattew menjelajahi le her Zara.


Mattew turun keatas bukit kembar yang masih berbalut dengan kaos putih nya.Melepaskan nya lalu membuang ke sembarangan arah.


Mattew akan memanfaatkan moment yang langka ini untuk bersenang - senang dengan istri.Semenjak baby nya lahir Mattew sangat jarang ada waktu berduaan seperti ini.