My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
Episode 6



Suasana kantor mulai sedikit sepi karena sebagian karyawan sedang makan siang di kantin khusus karyawan.Abian melewati ruangan dimana clara bekerja didalam nya terlihat Mike dan Clara sedang berdiskusi mengenai pekerjaaan tapi terlihat sangat aneh di mata abian karena Clara dan Mike sesekali tertawa saat berdiskusi.


Braaakkkk.....pintu ruangan Clara terbuka lebar,Mike dan Clara terdiam bahkan Clara bangkit dari duduk nya.


"Tuan Abian ...apa yang membuat mu datang kemari apa ada pekerjaan untuk saya " tanya Clara


"Apakah saya harus memberitahu kalian dan meminta izin kalian kemana saya harus pergi,ini kantor saya bebas saya mau kemana saja " jawab Abian dengan sombong


"Apakah ada yang salah dengan pertanyaan ku " batin Clara


"Bos...apakah ada pekerjaan " tanya Mike


"sekarang kamu pergi ke supermarket yang ada di pusat kota,cek semua barang yang baru masuk tadi pagi,dan jangan pulang jika itu belum beres" titah Abian kepada Mike


"Tapi...bos itu kan ada karyawan yang mengurusnya "


"Apa kamu mau membantah,jika keberatan silahkan pulang dan tidak perlu kembali lagi besok!!!!" Abian menatap marah kearah Mike yang membuat Mike segera pergi


" saya permisi bos" Mike pun keluar dari ruangan Clara


"Dan kamu ....nona Clara silahkan ikuti saya keruangan saya" seru Abian berlalu pergi


"Baik tuan" Dengan patuh Clara mengikuti Abian dari belakang


cekreeekkk.....Abian memasuki ruangan nya dan duduk di kursi direktur utama


"Mulai hari ini setiap pagi yang menyediakan kopi di ruangan saya adalah kamu,dan ingat saya tidak suka terlalu manis,dan juga terlalu pahit,kopi nya harus panas tidak mau dingin ..!!" titah Abian


"Baik tuan saya akan mengingat nya"


"Satu lagi besok pagi saat kamu ke kantor jangan menggunakan rok pendek diatas lutut dan gunakan sepatu yang tanpa hak" titah Abian


"apa hubungan nya rok dan sepatu saya,kenapa tuan Abian ikut campur tentang privasi aku juga " clara mulai kesal melihat tingkah bos nya yang aneh


Clara berbalik badan untuk keluar dari ruangan CEO tapi Abian menghentikannya.


"mau kemana...??apakah aku menyuruh mu pergi!!!" Abian mulai marah lagi


"Apakah tuan masih ada pekerjaan,kalau tidak aku akan keluar untuk melanjut kan kerja" jawab Clara


"pergi atau tidaknya kamu aku yang memutuskan bukan kamu,ini termasuk syarat kedua yang sedang kamu jalani" Jawab Abian


"kurasa orang ini sedang menyulitkan aku" batin Clara,terlihat wajah Clara yang nampak kesal


"kenapa...!!kenapa wajah mu terlihat kesal apakah kamu keberatan dengan ucapan saya" tanya abian


"Tidak....tentu saja tidak tuan " Clara mulai mengeluarkan senyum terpaksa nya agar bos nya tidak kembali marah


"Tidak perlu berpura-pura tersenyum itu akan membuat mu jelek " titah Abian


Clara mencoba tersenyum yang ikhlas kepada bos nya agar bos nya tidak menyudutkan dia lagi,Tapi itu malah membuat Abian terpesona dengan kecantikan Clara,mereka berdua adalah manusia yang sempurna,Abian cukup tampan dan berwibawa dan bahkan banyak wanita-wanita diluar sana dengan relanya akan mau naik keatas ranjang Abian saking mereka berharap di perhatikan dan di lirik oleh Abian .


"Tuan aku permisi dulu" Clara menyadarkan Abian dari lamunan nya


"ooh..ya silahkan "


Abian memperhatikan tubuh Clara dari belakang diam-diam dia mengagumi sosok wanita itu,setelah beberapa bulan ini iya mencari tau sosok wanita ini tanpa di tau mereka malah bertemu di kantornya .


***


"Bos ini tidak bisa di tebak apa mau nya,jelas-jelas ini bukan kerjaan ku" ngoceh Mike di gudang yang ada di supermarket yang di utus kan oleh Abian


"Tuan mike ini sisa barang yang baru sampai"


seorang karyawan menyodorkan kertas barang yang baru sampai


"Letakkan disitu aku akan memeriksa nya nanti" jawab Mike


"Baik tuan "


Mike melanjutkan kerjaan nya,agar dia bisa segera pulang ini sudah masuk waktu petang tapi kerjaan nya masih banyak .


Dengan bersusah payah Mike membereskan kerjaan nya,pada akhirnya selesai tepat waktu juga seperti yang di inginkan nya.


Nampak dari kejauhan terlihat Clara sedang menunggu sebuah taxi untuk pulang ke kontrakan nya,tapi tiba-tiba mobil Abian berhenti di depannya.


"Naik...!!!" suruh Abian


Tapi Clara masih saja bengong melihat kearah Abian yang tiba-tiba berhenti di depan nya


"Mau pulang atau menunggu taxi sampai malam disini,ini kawasan elit semua karyawan menggunakan mobil pribadi,tidak ada taxi yang akan lewat dari sini" titah Abian


"Tapi tuan ....saya bisa pulang sendiri" jawab Clara dengan sopan


"Apa kamu yakin " tanya nya lagi masih dengan suasana yang baik-baik saja


"Benar tuan"


"Pak jalan..!!"titah Abian ke sopir nya


"Baik tuan "


tiit....tiit.......


"Mau ikut pulang bareng " tawar Mike


"Apakah tidak merepotkan jika aku ikut tuan" tanya Clara


"tidak masuk lah .."


Clara pun segera masuk kedalam mobil Mike,terlihat Mike yang nampak kelelahan dengan pakaian yang acak-acakan


"Apakah bos menyulitkan mu di hari pertama kerja " tanya Mike


"tidak...bos cukup ramah" bohong Clara


"tadi juga tuan Abian mengajak saya pulang,namun saya segan jadi menolak nya" jawab Clara tanpa melihat kearah Mike


"mampus....kalau tuan Abian tau Clara bersama ku dia pasti akan mengubur ku hidup-hidup" batin Mike


"Tuan aku sudah sampai,terimaksih atas tumpangan nya" seru Clara dan segera turun


Tapi hanya di balas senyum oleh mike.


Terlihat dari jauh Abian melihat kearah kontrkan Clara,dia melihat Clara diantar oleh Mike,namun entah kenapa kali ini Abian tidak marah malah tersenyum .


"Pak jalan pulang " titah Abian


"baik tuan"


"yang terpenting dia sudah sampai rumah,tidak menunggu taxi yang entah kapan akan tiba disana " gumam Abian yang berlalu pergi


Sesampai di mansion Abian menghubungi bawahan nya.


"Hallo tuan Abian " sapa orang diseberang sana


"Tolong kamu periksa kepemilikan di kontrakan mawar,aku ingin kontrakan itu jadi milik aku beberapa pun harga nya aku siap bayar tiga kali lipat,aku tunggu kabar nya dalam satu jam "


Abian adalah pria dominan,bahkan jika dia sudah berkeinginan dia harus mendapatkan nya,apapun cara nya dia akan lalui itu meskipun kadang itu sangat bertentangan dengan alam.


kring...


kringg...


"Bagaimana ...?"Abian langsung bertanya pada intinya


"bos surat kepemilikan kontrakan mawar sudah ada di tangan ku,dan aku memberikan kesempatan sampai besok pagi supaya yang tinggal di situ bisa pindah" jelas bawahan Abian


Tut..


Tut.


Dan mendengar penjelasan lain nya Abian langsung memutuskan panggilannya .


"Nona Clara kita akan liat sampai mana kamu bisa bertahan,dan aku tau kamu besok pagi akan memohon -mohon pada ku supaya aku mau menjadikan mu istriku,dan pada akhirnya aku mengetahui kamu sama saja sama seperti wanita pada umum nya hanya mengejar laki-laki kaya untuk kalian jadikan ATM berjalan " batin Abian senyum sinis nya memandangi foto Clara.


***


Clara sedang memberes kan barang-barang nya untuk pindah besok pagi,karena dia tidak bisa lagi tinggal disana,kontrakan nya telah di alihkan kepada orang lain.


"kemana aku harus pergi,bahkan aku tidak memiliki tabungan sama sekali,kerja saja baru kemarin" gumam Clara


"aku punya ide....untuk sementara aku akan tinggal disana " ucap Clara sambil tersenyum


Entah apa yang di pikirkan wanita itu.


Ke esokan paginya....


Clara pagi-pagi sekali sudah terlihat di sekitaran kantor,dan sekalian dia membawakan barang-barang nya untuk sementara akan iya sembunyikan di ruangan kerja nya,sampai dia mendapatkan tempat tinggal baru.


Setelah menyiap kan kopi panas kepada Abian,Clara pergi mencari sarapan untuk dirinya di luar kantor,tanpa sengaja iya bertemu dengan mantan suami nya di depan kantor Mexio.


Braakkk....tubuh Clara menabrak seseorang dan tubuhnya terpental.


"Maaf...maaf ...aku tidak sengaja " ucap Clara


"Clara...!!!" seru Revan


"Revan .." Senyum sinis sengaja Clara kembangkan untuk revan,Clara berniat pergi dan tidak peduli sama laki-laki itu.


"tunggu..!!!" Revan menarik lengan Clara,dan itu membuat Clara marah


Praakk....sebuah tamparan melayang ke pipi revan,yang membuat laki-laki itu pun marah.


"berani nya kamu...."


Revan mengangkat tangan nya hendak menampar Clara,tapi seseorang datang menangkap tangan Revan dari belakang yang membuat Revan menoleh kearah belakang,Clara pun ikut terkejut melihat nya.