
Mereka berdua segera masuk kedalam Bar Seriosa,Karena malam Minggu pengunjungnya cukup banyak,tidak terlihat tanda - tanda Mattew dan Mike ada di Bara.
Abian tau ke room mana mereka harus mencarinya,jadi Abian segera membawa Clara ke room VVIP yang sudah di pesankan oleh Mattew.
Cekkkkreeekk.....Abian membuka pintu room VVIP melihat didalam sudah ada Mike dan Mattew ,serta beberapa wanita pendamping,Clara hanya bisa melihat mereka dengan datar,Mattew masih sama seperti 8 tahun yang lalu sangat tidak senang dekat dengan wanita.
"Tuan Mattew silahkan di minum...saya...akan..."
Disaat wanita pendamping itu mau menuangkan minuman kedalam gelas Mattew ,pria itu melarang nya nya dan mengangkat tangan untuk menghentikan keberanian wanita itu
"Kamu pergilah..." melambaikan tangan
Clara melirik kearah Mattew yang begitu dingin terhadap wanita.
"Apa kau setiap malam seperti ini kalau datang ketempat ini? " bisik Clara kepada Abian,Abian balik melirik kearah Clara
"Yang biasa seperti ini itu Dia....!!" ucap Abian menunjukkan tangannya kearah Mike yang sedang minum
Tiba-tiba masuk seorang wanita kedalam room VVip tempat mereka.
Cekkkrreekk.....Semua orang yang didalam memandangi kearah wanita itu yang tiba-tiba berjalan kearah Abian .
"Tuan saya temani minum ya ...." ucap wanita itu duduk di samping Abian,Mattew melirik kearah Clara,yang nampak biasa-biasa saja,pas ada yang godain Abian.
Clara berpikir kalau ditempat itu wajar saja mereka datang menggoda jadi tidak perlu cemburu pikirnya,lain dengan Abian yang mulai geram,tapi dia sengaja membiarkan wanita itu menggoda untuk melihat seberapa besar nya Clara bisa cemburu sama dia .
Wanita itu menuang kan minum kepada Abian,dan pria ini langsung mengambil nya walaupun sudah menahan emosinya.
Clara yang melihat Mike sendiri langsung menghampiri untuk bertanya tentang Roshita,Clara duduk bersebelahan dengan Mattew,membuat pria dingin itu deg-degan melihat Clara ada disamping nya,sebelum nya dia tidak pernah duduk begitu dekat dengan wanita itu,wangi dari tubuh Clara mampu menusuk ke rongga hidung Mattew membuat Pria itu terdiam seketika.
Dari jauh Abian hanya melirik kearah Clara,yang berani berpindah tempat ke sofa lain.
"Mike....." panggil Clara lirih melihat kondisi pria itu yang sedikit berubah
"eemmm ...." jawab nya singkat melanjutkan minum
"Apa kamu mengetahui dimana Roshita...?" tanya Clara yang tiba-tiba menghentikan aktivitas Mike
"Aku tidak tau dimana wanita itu,satu hal yang aku tau dia mengandung anak ku,dan aku menyuruh nya aborsi....!! tapi dia malah meninggalkan ku..." jelas Mike setengah sadar
PLAaakkk.....Clara menampar Mike membuat yang lain kaget,apalagi Abian dan Mattew mereka berdua melirik kearah Mike dan Clara.
"Kau....pantas mendapatkan itu...! kenapa kau menyuruh nya aborsi ....? dia itu wanita yang baik...harus nya kau bersyukur bisa bertemu dengan nya..!" maki Clara kepada Mike ,tapi pria itu tau salah jadi hanya diam saja
Abian hanya melihat saja apa yang di lakukan istrinya kepada Mike,berbeda dengan Mattew yang baru melihat sisi emosi Clara seperti apa.
"Kamu pantas marah...!! aku ngaku salah jika aku punya kesempatan sekali lagi aku akan memperbaikinya " Jawab Mike lirih ,Clara langsung duduk kembali,dan melirik kearah Abian yang masih melihat nya .
"Clara ..." panggil Mattew menghentikan tapi wanita ini sudah meminum setengah minuman itu,ujung nya baru terasa aneh
"Sayang ....." ucap Abian mendekat kearah Clara
"Emm....aku ...aku kok pusing ...." Seru Clara memegang kepala nya
"Kamu salah minum...." sambung Mattew
"Tunggu aku akan menyuruh seseorang membawa minuman lain..." ucap Mattew ,tapi dilarang oleh Abian,dia ingin membawa clara pulang,tapi belum sempat mereka bangun Clara sudah bertingkah aneh
Clara menarik dasi suami nya yang setengah berjongkok,dan membuat pria itu dekat dengannya ,Cup....Clara langsung mencium Abian didepan Mike dan Mattew mereka berdua kaget melihat kearah Abian dan Clara.
"Aku dan Mike akan keluar...!!!" Ucap Mattew dengan wajah yang sudah merona melihat Clara dan Abian berciuman di depan nya .
Beberapa menit kemudian semua orang sudah keluar tinggal Abian dan Clara didalam ruangan itu.
Abian berusaha melepaskan blazer yang dikenakan Clara,dan membaringkan wanita itu diatas sofa . Abian melanjutkan ciuman nya,dan menjelajahi bagian leher Clara ,membuat wanita itu menggeliat,dan benar saja,Abian tidak bisa menahannya kalau hanya sekedar ciuman.
Abian segera mengangkat Clara untuk dibawa pulang ke mansion,jika berlamaan di situ dia tidak akan bisa mengontrol kan dirinya
Cekkreekk....disaat Abian keluar Mike dan Mattew masih di luar room menunggu Abian .
"Loh...Bos udah...? kok cepat..." Tanya Mike yang penasaran
"apa nya udah...!! aku akan bawa dia pulang "
Mattew melirik kearah Clara yang begitu imut dengan posisi sedang mabuk,dan wajah nya yang merona,Kemeja Clara yang sedikit terbuka,Abian menyadari itu dan segera berjalan melewati Mattew dan Mike.
"Aku juga akan pulang " seru Mattew berjalan arah keluar,ada rasa yang tak biasa yang Mattew rasakan saat melihat rona wajah Clara yang begitu imut,membuat Mattew tergoda,Mattew benar-benar tidak bisa menghilangkan bayangan wajah Clara dan bagian dada Clara yang sedikit terbuka.
"Agggrhh...Sial...!!" pekik nya didalam mobil memukul setir
***
Abian membaringkan Clara di atas ranjang,melepaskan bajunya dan berganti dengan piyama,setelah itu segera menyelimuti wanita nya,beberapa kali Abian mencium wajah Clara,pria itu sangat mencintai sang istri.
Abian mengambil laptop nya dan melihat emain yang di kirim kan oleh Kasio beberapa tahun lalu,Abian tidak tertarik dengan Vidio Sonia yang menjijikan,dia lebih senang menatap sang istri.
"Sayang ....kau wanita yang mampu membuat aku terbuai,bahkan semenjak ada kamu aku lupa cara untuk tersenyum kepada wanita lain" gumam Abian membelai wajah istrinya .
Abian meletakkan laptop di nakas,dan segera naik keatas ranjang untuk tidur disamping Clara,memeluk wanita itu dengan begitu erat.
Pertemuan nya dengan Clara adalah suatu anugerah,dia sangat bersyukur bisa memiliki seorang istri yang begitu cantik,dan juga baik meskipun sedikit keras kepala,sekarang mereka juga memiliki dua orang anak yang akan menjadi pewaris nya di masa dengan ,Abian berharap cinta nya dan Clara adalah sehidup semati ,Dia tidak bisa membayangkan jika harus berpisah dengan wanita itu.Melihat Clara dengan pria lain saja membuat dirinya sangat emosi bahkan seperti orang gila yang tau milik nya diambil oleh orang lain .