
"aku bukan pria lemah,aku masih sehat sama seperti saat pertama kali kita bertemu ...." Abian menc*um gunung kembar itu dengan sangat lembut,memainkan li*ah nya di gunung kembar itu membuat Clara menggeliat .
Abian menarik tali lingerie merah yang di gunakan Clara,kini dua buah jambu air mente terlihat begitu jelas,dengan balutan br* merah yang berenda,Abian mulai mel*h*p nya dengan rakus kedua tangan nya mencengkram dengan kuat pinggang Clara.
Abian menurunkan lingerie merah milik Clara,serta melepaskan pengait br* sehingga jambu air itu menonjol begitu jelas tanpa ada penghalang nya .
Clara menyentuh bekas luka Abian akibat tembakan dari sang musuh,luka itu belum sembuh total tapi Abian sudah ingin melakukan hal berat,memang Abian pria yang sudah mati rasa sakit nya .
"Apakah ini masih sakit ...." Clara mempertanyakannya kepada Abian,Namun pria itu masih sibuk dengan mainan nya yang tidak mau berpaling dari gunung kembar.
Clara sengaja menekan bekas luka Abian karena pria itu tidak merespon pertanyaan nya .
"Sssttt....."Abian melihat kearah Clara dengan tatapan datar nya,Wanita itu membulat kan mata nya memutarkan ke kiri dan ke kanan.
"Itu masih sakit kenapa kau menyentuh luka ku ..." bisik Abian di telinga Clara dan menggigit kuping wanita itu
"Awww.... kau ini seorang manusia atau seekor anj*ng suka sekali menggigit" cibir Clara
Tatapan Abian berubah menjadi marah saat mendengar omelan Clara mengatai nya anj*ng.
"Aku bukan anj*ng tapi aku kanibal yang suka memakan manusia,kamu akan jadi mangsa ku malam ini....Haaaagggrrrhhh....haaaagggrhh...." Abian menggigit lagi Clara, membuat wanita itu kegelian ulah suaminya
Ha ..ha..ha..."hentikan ....kau bisa membuat ku pipis disini ..." Gelak tawa Clara yang terlepas membuat Abian menatap wanita Nya dengan penuh penghayatan.
"apa kau bahagia hidup dengan ku ...??" Abian lagi-lagi membuat Clara terdiam,tidak menjawab pertanyaan Abian .
"Jika aku tidak bahagia,bagaimana bisa aku melahirkan anak yang begitu cantik dan tampan seperti mu....!!" Goda Clara menarik hidung Abian
Clara masih dengan posisi yang sama duduk di atas pangkuan Abian dengan,hanya memakai cel*na pendeknya saja,sementara Clara sebagian t*buh nya sudah terpampang dengan jelas di depan Abian,pria itu tidak membiarkan Clara beranjak dari tempat duduknya .
"siapa wanita yang terakhir kali kamu cintai....??" Pertanyaan Clara mampu membuat Abian melepaskan genggaman erat di pinggang nya
Raut wajah Clara berubah melihat sikap Abian yang dingin.
"sayang ......."Panggil Clara lirih,Abian menatap wajah wanita itu dengan sendu
"Apa perlu ...!!harus membahas,wanita yang begitu kejam...!! meninggalkan pria nya hanya Demi uang ? " pertanyaan dan pernyataan Abian membuat Clara melongo melihat dengan tatapan datar kewajah Abian .
"Siapa Dia....?" Clara berharap Abian mau menceritakan semua tentang cinta masa lalu nya agar kelak hubungan mereka selalu harmonis dan bahagia .
"Dia ..........." Abian menatap kearah Clara raut wajah yang sendu,Netra mata yang berkaca-kaca menggambarkan bahwa hati nya sedang tidak baik - baik saja
"perempuan itu bernama Rosalinda....!!!orang biasa memanggilnya Rose....!! Dia perempuan pertama yang aku kenal di pulau ,sebelum Dia mengenal dunia diluar pulau hubungan kami baik - baik saja...! tetapi setelah Dia bertemu dengan kelompok Mafia Otorpus semua nya berubah,Dia meninggalkan pulau demi pria itu,pria yang lebih kaya dari ku...!! yang punya kekuasaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan prajurit pulau seperti ku saat itu ...!!!"
Tanpa Abian sadari Dia telah mencengkram kuat pergelangan Clara,Clara sengaja menerima nya ingin tahu seberapa sakit yang dialami oleh Abian saat mengingat wanita itu,maka Clara akan tau seberapa besar cinta Abian kepada perempuan yang bernama Rose.
Clara tersenyum melihat kearah Abian,wanita ini mulai bertanya lagi siapa yang ada di hati sang suami "Apakah kau ...masih mencintai nya ...?" Tanya Clara
"Kenapa kau hanya membahas wanita itu,kenapa kau tidak bertanya siapa wanita pertama yang aku cintai .......?" Abian berbalik bertanya kepada Clara membuat hati wanita itu sakit
Deg.....
Deg....mendengar penuturan Abian membuat dada Clara sesak,Dia ingin tahu memang kebanyakan kenyataan itu pahit
"Siapa....??" Clara menatap kearah Abian dengan Netra yang menampung semua air mata yang siap - siap Dia tumpahkan
"Ssstttt.........." Clara menutup mulut Abian dengan satu jari nya disaat Abian ingin memberitahu siapa wanita pertama yang Dia cintai,Clara menundukkan wajah nya tidak sanggup melihat ke wajah Abian yang datar.
tik ...
tik..
Air mata menetes mengenai perut Abian ,Clara menundukkan kepala nya menompang di dada Abian yang di penuhi bulu tipis,dengan otot perut yang tergambar begitu rapi.
"Aku pertama kali mencintai Gadis 10 tahun yang aku selamatkan dari kecelakaan,yaitu kamu Clara Beauty . . !! Disaat aku tau kamu berasal dari keluarga kaya,aku menerima tawaran untuk bergabung ke mafia hanya untuk mendapatkan banyak uang agar aku bisa setara dengan mu,dan aku mengambil studi di Negara S namun sial nya saat aku kembali,aku mengetahui kamu sudah menikah,Disaat itu lah aku mengenal Rosalinda di pulau,Itu hanya pelarian,Di tinggal oleh Rose bukan membuat ku sakit dan patah hati,tapi mengerti bahwa mencintai perempuan tidak hanya dengan hati harus dengan materi,tapi setelah aku bertemu dengan mu kembali,dan menemukan cinta ku kembali,akhirnya aku sadar cinta itu bukan berawal dari materi tapi dari hati..."
Abian mengangkat wajah istrinya yang sudah basah di penuhi air mata,Netra mata nya berair menatap kearah Abian .
"Kenapa kau menangis....? kau wanita pertama dan terakhir yang aku cintai .....cup " Abian mencium kening istrinya melihat Clara hanya terdiam saja,Setelah lama mencerna pernyataan Abian,wanita itu kembali memeluk suaminya mendekap nya dengan erat tidak ingin melepas pelukan itu.Membuat Abian merasa bersalah telah menceritakan tentang Rose kepada Clara.
"Setia lah padaku...!! jangan pernah berpaling ...." Ucap Clara lirih
"Jika kau berpaling dengan wanita lain aku memilih mengakhiri hidup ku....." Sambung nya lagi membuat Abian tersentak dan melepaskan pelukan Clara .
"Jangan berbicara seperti itu....!! jika aku menyakiti mu...maka aku sudah membunuh diri ku sendiri ....!!Aku tidak akan membiarkan diri mu terluka ....!!" Ucapan Abian membuat Clara tersenyum bahagia .
Cup...Abian kembali menciumi bib*r sang istri,dan tangan nya menyentuh sembarangan tempat sehingga sampai ke semak - semak yang tertutupi kain renda .
"Hooosssh....."Clara melepaskan nafas nya menahan sentuhan Abian,tubuh nya menerima sentuhan Abian dengan reaksi yang tidak bisa di gambarkan oleh Clara.
Abian menarik c*lan* nya turun kebawah,menuntun tongkat sakti menjelajahi semak - semak itu dengan leluasa,dan Abian melakukan hentakan yang kuat membuat Clara menggigit b*birnya.
Dengan posisi Clara masih di duduk diatas Abian,Clara mendorong dengan pelan pinggang nya,membuat Abian membantunya mendorong lebih kuat lagi. "Haaaaaaaa........." rancauan Clara dan nafas Clara berdesis di telinga Abian membuat pria itu tambah bergairah.
"Sayang ........"Panggil Abian
"Eem..." Clara menatap kearah Abian,pria itu meminta Clara untuk turun dia ingin bermain dari b*lak*ng sambil berdiri.
Clara segera turun sesuai keinginan Abian,berdiri didepan Abian tanpa sehelai benang pun,membuat Abian semakin menggila,Abian kembali menyentuh tubuh Clara dari belakang,dan mer*m*s ****** Clara.
Abian berdiri di belakang Clara,menyimbakkan rambut panjang Clara kedepan,dan Dia menc*um l*her Clara membuat tubuh Clara bergetar.
Tongkat sakti sudah siap tempur dan segera menerobos lorong sempit itu,membuat Clara Kembali menggigit bibir bawah nya.Tanpa ada lampu merah untuk berhenti,Abian selalu memantau lampu hijau yang selalu melanjutkan permainannya tanpa lelah,meskipun pemilik t*b*h sudah lelah,Abian masih dengan kuat memainkan nya .
Bugh.....tubuh Clara Kembali ambruk kelantai,wanita itu belum cukup kuat menerima serangan Abian ,yang semakin hari semakin kuat,serangan yang setiap Minggu ada saja gaya baru yang akan pria itu gunakan,mungkin Dia masih menyimpan seribu gaya didalam diri nya yang akan membuat Clara susah bangun pagi.
Abian mengangkat tubuh mulus Clara kedalam gendongan nya,menggendong nya dari depan membuat wanita itu membulat kan mata nya menatap kearah Abian yang sedang tersenyum,ternyata pria kejam itu sudang menerobos lagi masuk keruang sempit itu,sambil menggendong Clara,dan membaringkan wanita itu di ranjang tanpa melepaskan pelukannya yang masih menyatu.
Abian meninggalkan bekas kepemilikan di seluruh tubuh Clara,membuat Clara menahan perihnya akibat gigitan Abian yang buas,seakan tidak membiarkan Clara beranjak dari tempat nya.
"oooh.....Yeess............."Suara Abian yang serak terdengar dipenuhi seluruh kamar tidurnya,Disaat pria itu sudah sampai pada puncak kenikmatan nya .
Clara lemah gemulai setelah selesai menerima serangan dari Abian,Dia langsung menutup matanya untuk istirahat ,tenaga nya benar - benar sisa 0,1 persen lagi untuk Dia bergerak .
"Entah berapa tahun aku sudah melupakan jatuh hati kepada wanita lain,disaat aku sudah mencintai mu..." gumam Abian menatap wajah Clara yang tertidur pulas di depan nya,mengusap lembut wajah cantik istrinya,meski usia mereka sudah tidak muda lagi,Namun cinta Abian masih sama seperti saat mereka muda dulu,bahkan kemesraan mereka tidak memudar seiring berjalannya waktu.
Abian Carlose bukan pria yang mudah mendekati wanita dan di dekati wanita,tapi Dia mencintai satu wanita,dan itu akan bertahan sepanjang hidup nya,mencintai satu wanita sampai mati adalah sumpah terindah dalam hidup nya,sesekali mengusap lembut wajah istrinya sebelum ia memejamkan matanya .