My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 83



Dari semalam Clara tidak dapat tidur,suasana hati nya buruk,Dia terus saja memikirkan Zico,yang tiba-tiba bersikap begitu dingin dan kejam kepada nya .


"Ini semua karena papa nya...!! aku harus beri perhitungan dengan Tua Bangka itu...!!!"


Maki Clara tanpa mengetahui kalau Abian sudah berada di samping nya


"Siapa yang kamu maksud Tua Bangka....!!!"


Abian berdiri di samping Clara,dengan kedua tangan nya dimasukan ke saku jeans nya,Menatap dengan tatapan mengerikan kearah Clara.


"Aku ..hanya salah bicara saja....!!" Jawab Clara memalingkan wajah nya.


"Aku tidak melihat kalau kamu hanya salah bicara,apakah ada makian lain di belakang ku yang aku tidak tau "


Abian menundukkan tubuh nya,mendekatkan wajahnya lebih dekat dengan wajah Clara,ingin segera mendengar jawaban wanita itu .


"Dimana Zara...?"


Clara baru sadar kalau pagi ini Dia belum melihat anak perempuan nya .


"Dia ada di danau dengan Zico,mereka sedang menghabiskan waktu bersama,karena Zico tidak bisa mengantar Zara "


Abian duduk ditepi ranjang di dekat Clara ,pria itu menatap wajah wanita nya dengan penuh sendu .


"Kenapa kamu menatap ku....?"


Clara melirik kearah Abian dengan pandangan acuh tak acuh


"Kapan kita menambah anak lagi....?" Bisik Abian,Clara kaget mendengar ucapan pria itu dan mendorong nya jauh dari tempat di duduk


"Yang ini saja masih repot ngurus nya mau nambah lagi...!!"


Ketus Clara pergi meninggalkan Abian


"ingat ....!! jangan sembarangan berkeliaran disini ...!!"


Abian memperingati Clara agar,jangan sampai bertemu dengan prajurit lama,mungkin mereka akan tergoda melihat Clara .


Mendengar tidak ada jawaban dari Clara Abian segera beranjak mencari wanita itu,karena khawatir akan terjadi sesuatu dengan wanita nya.


Zico dan Zara Sedang berada di pulau,Zico mengajari Zara cara memancing ikan di pulau yang terpencil itu.


"Kak....Apa kau bahagia tinggal disini ...."


Pertanyaan gadis kecil yang duduk tidak jauh dari nya,dia adalah adik perempuan Zico.


"Aku bahagia,karena dengan tinggal disini aku bisa lebih banyak belajar lagi "


Zico memberikan hasil pancingan nya kepada Zara,wanita itu sangat senang mendapat ikan yang besar - besar.


Disaat Mereka sudah kembali ke markas,Zico melihat mama nya yang sedang berjalan kearah mereka,tapi kali ini sikap Clara lebih berbeda dari sebelumnya ,Kali ini dia memilih untuk tidak menganggu Zico,Namun ada rasa pengen memeluk nya lagi namun di tahan kan oleh Clara .


"Mama ...."Zara memberikan ikan kepada Clara,wanita itu mengambil nya tanpa penolakan


"Diapakan ikan ini sayang ...." Clara masih melihat - lihat ikan yang di dapatkan anak nya,Zico hanya memperhatikan tingkah mama nya tidak jauh dari nya.


"Ma...Zara akan ke kamar dulu sekalian mau mandi,mama bisa masak ikan ini sebentar lagi aku akan makan ...!"


Zara segera berlari menuju kamar mereka,namun Clara masih bingung gimana cara masak ikan itu,Dia saja belum pernah memasak,waktu di rumah Roshita yang masak.


Clara segera membalikan badan nya,untuk pergi ke dapur,Namun Zico memanggil nya .


"Ma......!!" Suara itu membuat Clara tertegun,Dia melirik ke anaknya setengah membalikkan badannya "Ma......"panggil Zico lagi,itu malah membuat Clara meneteskan air mata nya,karena sejak sampai ketempat ini Dia belum mendengar Zico memanggilnya.


Bocah laki-laki itu untuk pertama kali bersikap seperti bayi,Dia langsung berlari kearah mama nya,dan memeluk Clara.


Dalam keadaan dirinya masih di peluk oleh Zico Dia menatap anaknya .


"Ma...maaf ...!semalam Zico menyakiti mama...!!" Clara kaget penuturan anak nya selama ini Zico tidak pernah mengucapkan kata maaf kepada Clara,wanita itu memegang pundak anaknya dan berjongkok di depan Zico


"Apa yang membuat mu merubah sikap mu...?" Pertanyaan Clara membuat Zico tercengang


"Aku tau kamu tidak akan meminta maaf begitu saja,apa ada yang memaksa mu ?" Clara malah berbalik tanya kepada anak nya dan memegang tangan Zico,dan saat itu Dia baru tau kalau Zico baru mendapatkan hukuman .


"Ini......" Clara melihat telapak tangan Zico yang masih memerah,Zico menarik kembali tangan nya


"ini pasti ulah Abian " Batin Clara


Clara membawakan ikan hasil tangkapan anak nya ke dapur,dan menyuruh koki yang memasak nya,Dia ingin mencari Abian,perlu memberi perhitungan dengan pria kejam itu.


Disaat Clara keluar dapur dapur Dia melihat Abian bersama dengan prajurit nya sedang berlatih,Tanpa ragu Clara yang sedang dikuasai emosi segera menghampiri Abian .


Bug.....sebuah tendangan dari kaki Clara mengenai punggung belakang Abian .Semua prajurit berlari melindungi Atasannya yang di tendang oleh Clara mereka mengira Clara adalah penyusup.


"Serang......." mereka berlari kearah Clara membuat wanita itu kaget


Huussss.......dengan cepat Abian menangkap tubuh Clara kedalam pelukkan nya,sebelum Clara di hajar para prajurit Pulau.


"Tuan....." salah satu dari mereka melihat Abian memeluk Clara


"BUBAR...!!!!" titah Abian dengan suara petir nya membuat para prajurit ketar ketir berlari meninggalkan tempat latihan,Clara masih dengan posisi menutup wajahnya takut di hajar para prajurit itu


"Apa yang kau lakukan..??" Tatapan Abian tidak biasanya,aura nya hitam mata nya memerah menatap kearah Clara


"A...aku.." Clara sedikit menciut melihat aura wajah Abian "aku kesini mau memberi perhitungan dengan mu...!!!" Tiba-tiba Dia melepaskan pelukkan Abian,dan kembali menantang pria itu .


"apa yang kamu lakukan ...!!"Abian memicingkan mata nya menatap kearah Clara


"Kenapa kamu menghukum Zico begitu kejam,Dia masih anak-anak...!!!"


Abian baru sadar kalau Clara marah karena Zico di hukum tadi malam "Apa anak itu mengadu sama mu..?" Abian melirik kearah Clara yang membuang muka nya


"Tidak,tapi aku melihat tangan nya memerah,aku yakin itu ulah mu...!!!"


"Disini siapapun yang salah akan mendapatkan hukuman,mungkin Zico berbuat salah...!"


"Jawaban mu tidak masuk akal,para prajurit disini sangat menghormati Zico,mereka tidak akan berani menyentuh anakmu,kalau enggak kamu sendiri yang melakukan itu....!!!"


Clara pergi meninggalkan Abian,Namun pria itu melarang nya "Berhenti...!!Aku belum selesai bicara ...!!" Seketika Clara terhenti dengan teriakan Abian.


"Apa yang membuat mu begitu marah...! bukan kah itu lebih baik ...dia akan bersikap seperti bayi lagi pada mu ...!!"


"Itu bukan keinginan ku...! jika anak ku dewasa dengan cepat aku tidak masalah...!!!Tapi berhenti menyakiti mereka,aku selalu memaafkan mereka karena aku menganggap Dia masih kecil,maka dari itu aku tidak memarahinya ...!! Tapi kamu malah menghukum nya ...!!"


"Apa aku berlebihan ...?" Abian berjalan kearah dimana Clara berdiri


"Yah ....itu berlebihan ...tidak ada jatah selama sebulan .....!!!"


Clara pergi meninggalkan Abian,Pria itu kaget mendengar ucapan terakhir dari Clara


"Kau tidak akan berani menolaknya...!!" Jawab Abian setengah berteriak,namun Clara mengabaikan suara Abian yang terakhir itu.


"Apakah cinta Dia kepada anaknya melebihi cinta Dia padaku..." gumam Abian yang kesal,ada yang merebut posisi nya di hati Clara.


***


Saat Malam tiba,Clara dengan Zara sudah duduk di meja makan,Clara melihat Zico baru keluar dari kamar nya menuju meja makan,dengan tatapan datar nya Zico melirik ke meja makan,disana sudah banyak masakan ikan,yang tadi mereka tangkap .


"Makanlah yang banyak,kita selama di mansion jarang makan ikan..."Clara meletakan ikan di atas piring Zara dan juga Zico.


Zico ragu-ragu Memakan ikan panggang itu,dia sedikit ragu menyentuhnya .Clara melirik kearah Zico.


"Apakah kamu tidak suka ikan,meskipun bukan mama yang masak ,tapi mama ikut bantu..." Clara tersenyum kepada Zico,bocah tengil itu dan cuek tanpa ragu memasukan ikan ke mulut nya dan mulai mengunyah nya .


"Zico....!!!" Suara Abian yang baru saja datang membuat Clara kaget melihat kearah Abian yang berdiri tidak jauh dari meja makan.


Ting ....sendok yang di pegang Zico jatuh kelantai,Tangan Zico mengeluarkan bintik-bintik merah,wajah nya memerah,itu membuat Clara panik dan segera bangkit dari duduk nya .


"apa yang terjadi ....?" tanya Clara bingung memegang wajah anaknya .


"eeittsss....eeitss..."Zico merasa wajah dan tangan nya gatal,seluruh tubuh nya sudah memerah


"Dia alergi ikan,semenjak di pulau aku mengetahui Dia alergi ikan...!!" Jawab Abian


"Kenapa kamu tidak memberitahukan aku ..!! cepat bawa dia kerumah sakit...!!!"


"Bawa keruang pengobatan Prajurit saja,keluar ke kota untuk membawakan Dia butuh waktu cukup lama...." Kasio baru saja datang keruang makan,dan membantu mengangkat tubuh Zico keruang pengobatan .


Clara dan Zara ikut mereka dari belakang,Clara cukup panik,gara-gara dirinya,Dia sudah membahayakan nyawa anaknya.