
Sudah lima bulan tinggal bersama dengan bos nya membuat clara semakin terbiasa,namun kebebasan nya sangat terbatas.
Clara sudah tidak bekerja lagi dikantor,karena Abian menyuruh nya tinggal dirumah,dia tidak ingin semua klien memperhatikan kecantikan wanita nya.
Terlihat Clara yang sedang menyiram Bunga,Bunga mawar yang sengaja di tanam di per karangan mansion sangat indah berbagai macam mawar tumbuh disana,tiba-tiba berson datang menghampiri clara.
"Nyonya....tuan ingin pergi bekerja mungkin tidak akan pulang selama lima hari " jelas berson
"terus...hubungan nya dengan aku apa " tanya Clara cuek
"Apakah nyonya tidak ingin bertemu dengan tuan,pagi ini keliatannya tuan sangat murung,mungkin dengan melihat nyonya sekarang bisa merubah mood nya" pinta berson,karena dia tidak ingin bos nya terganggu saat tugas nanti .
Sejenak Clara berhenti menyiram bunganya,dan melirik kearah berson yang berdiri disamping nya.
"maaf nyonya kalau perkataan saya kelewatan,nyonya boleh tidak menangkapi nya,aku akan menemui tuan"
"tunggu...!!! ambil ini siram semua bunga disini,aku akan menemui tuan mu itu yang sombong dan arogan sejagat raya" cibir Clara terhadap berson
Clara pergi bertemu Abian yang sedang bersiap-siap untuk berangkat di depan mobilnya,namun Clara merasa canggung karena sebelum nya dia tidak pernah berbicara banyak dengan Abian.Clara mengurung niat nya untuk bertemu dengan Abian dan dia segera berbalik ke taman lagi.
"Clara...!!!" panggil Abian clara menghentikan langkah nya dan berbalik melihat Abian
Abian datang melangkah menghampiri Clara yang masih berdiri ditempat nya .
" aku akan pergi bertugas,dan tidak akan kembali selama lima hari,patuh lah dirumah jangan membuat masalah selama aku tidak ada "
cup....sebuah ciuman mendarat di kening Clara yang membuat wanita itu tertegun dan diam seperti patung.
"Benar kata ku hanya nyonya yang bisa merubah mood tuan" batin berson yang menunggu Abian di samping mobil
Setelah mencium kening Clara dia berbalik dan berjalan kearah mobil yang sudah siap berangkat,disaat hendak masuk dalam mobil tanpa sengaja Clara menyemangati Abian yang membuat pria itu tersenyum dalam hatinya.
"Hati..hati.." meskipun hanya mengucapkan dua kata saja tapi membuat Clara sangat malu sebelum nya iya tidak pernah berbicara pada abian walaupun tinggal serumah.
Abian hanya melirik kearah Clara,menahan senyum nya agar dirinya tidak terlihat aneh dimata bawahannya.Mobil Abian pun berlalu dari halaman mansion dua menit saja sudah hilang bayangan itu didepan matanya .
"Dia mencium kening ku" batin Clara memegang kening nya
"Tidak perlu disentuh berkali-kali" ucap seseorang yang baru saja sampai ke kediaman milik Abian.
"Tuan Mattew.....tuan Abian baru saja pergi" seru Clara saat melihat Mattew datang ke mansion.
"Aku kesini hanya ingin berbicara dengan mu" Mattew melangkah mendekati clara
" ada perlu apa langsung pada intinya" jawab Clara cuek
"Seperti nya peringatan ku sebelum nya tidak di hirau kan oleh nona Clara,padahal aku telah memperingati dirimu untuk menjauh dari abian" berdiri tepat dihadapan Clara
"Aku telah memberitahu tuan,jika ingin berbicara mengenai hal seperti ini silahkan berbicara pada tuan Abian jangan sama aku..!!!" Clara berpaling dari hadapan Mattew dan beranjak pergi
"maaf tuan Mattew aku ada hal penting di dalam aku tidak mengantar tuan untuk keluar ya ..!!! " seru Clara dan berlalu masuk kedalam.
"apa maksud perkataan nya,apa Wanita ini sedang mengusir ku??...benar-benar wanita langka,aku sebelum nya berpikir dia mendekati Abian karena uang jika aku bisa memberikan uang lebih mungkin dia bersedia pergi dari sisi abian,namun itu sangat mustahil melihat tingkah nya sekarang Clara itu wanita yang sangat keras kepala" gumam Mattew meninggal mansion milik Abian.
Clara hanya menatap kepergian Mattew dari jendela ruang tengah " akhir nya pergi juga " gumam Clara
***
Disaat malam tiba seperti biasanya suasana mansion selalu sepi,tidak ada orang lain selain pengawal dan pembantu dirumah itu.
Kriing...kriing...kring...
Suara telepon berbunyi,bi Sumi bergegas mengangkat nya takut yang menelpon tuan,jika tidak segera diangkat tuan akan marah.
" Hallo....." jawab bi Sumi
"Bi....Dimana nyonya,apakah nyonya sudah makan" tanya Abian
Benar saja Abian yang menelpon ke mansion untuk mengetahui keadaan Clara.
"Nyonya ada dikamar tuan,nyonya belum turun kebawah untuk makan" jawab bi Sumi sedikit ragu
"Kenapa dia belum makan,antar makanan ke kamar nya,perhatikan makanan nyonya,masak apa yang dia ingin kan " titah Abian
" baik tuan "
Abian mematikan teleponnya,Dia selalu bersikap seperti itu tidak pernah mengucapkan kata permisi untuk mematikan teleponnya.
"Ternyata tuan sangat perduli dengan nyonya Clara,semoga kelak tidak ada masalah diantara mereka" gumam bi Sumi
" siapa yang telepon bi" tanya Clara saat melihat bi Sumi masih menggenggam telepon
"Tuan nya....." bi Sumi meletakan telepon pada tempat nya
"Nyonya langsung mau makan malam,biar bibi siap kan"
"iya..." Clara mengikuti bi Sumi ke ruangan dapur untuk makan malam.
Ditempat lain terlihat suasana sangat mencengkam,Abian pergi ke markas di pulau amisio karena ada pasukan lain yang menyerang pulau milik Abian.
"Kasio....bagaimana apa kau telah menyelediki siapa yang menyerang markas kita " tanya Abian saat sedang memantau kearah laut
"Bos....itu bukan penyerangan dari Alex tapi itu penyerangan dari Utara ada lima pasukan mereka tewas di Bar seriosa milik tuan Mattew dan mereka menduga bos pelaku nya " Kasio ragu-ragu menyampaikan berita yang iya dapat dari bawahan nya
"Memang aku pelaku nya...!!!! lima pasukan itu cuma di bawah pimpinan Alex otomatis mereka telah bekerja sama untuk mencapai titik ini" seru Abian
"Bos....ada sebuah kapal yang sedang melacak keberadaan informasi pulau ini mereka berada di selatan " ucap berson
" kita jangan menyerang mereka dulu,cukup kita tunggu sampai mereka kesini" jawab Abian
Seseorang berlari menghampiri abian.
"Bos...gawat ada kapal diseberang selatan,dan di perkirakan ada lima kapal...kita tidak bisa menunda kan penyerangan ini"
" berson kerah kan anak buah mu ke selatan...dan kamu Kasio kamu tau apa yang harus kamu lakukan..."
Abian mengambil senjatanya dan pergi kearah Utara,Mereka telah bersiap-siap menyerang balik dan telah berpencar untuk menangkap para penyusup.
Mereka telah kehilangan sinyal yang mereka dapat sebelum nya,semua pasukan Utara bergegas menjelajahi pulau itu,mereka semua pergi untuk masuk kedalam tanpa mengetahui kalau Abian sudah mempersiapkan semua nya .
"Punya nyali..juga kalian kemari" ucap Abian yang berdiri tepat di belakang mereka
"Ini jebakan ....!!!" teriak salah satu dari pasukan Utara
"mereka telah mengepung pasukan kita" sambung yang lain
"Siapa yang mengirim kalian kemari..."tanya Abian
belum menunggu mereka menjawab Abian telah menembak salah satu dari mereka
Dooorrr.......!!!
"bawa mereka kemarkas" titah Abian
Tapi sial nya mereka telah meminum pil racun dan semua pasukan Utara mati dalam lima detik.
"Siapa dalang dibalik semua ini sehingga mereka berani bunuh diri demi atasan nya...!!!selidiki semua ini sampai benar-benar dapat informasi" Titah Abian lalu meninggal kan pasukan Utara yang sudah mati
***
Ke esokan pagi nya..
Di kantor terlihat Sonia sedang mengikuti rapat dengan Mike dan juga mattew,Dan terlihat Sonia sedang mencari sosok Abian yang dari tadi tidak iya liat.
"Tidak perlu mencari bos tidak disini" seru Mike
"kemana dia.." tanya Sonia penasaran
"Bos dinas ke negara S "
Mattew menatap kearah Mike,jelas-jelas Mike tau Abian pergi ketempat lain tapi sengaja berbohong kepada sonia untuk menjaga rahasia besar bosnya.
Sonia segera keluar dari ruangan rapat karena tidak ada Abian yang biasa dia goda,berdiam diri di ruangan rapat juga tidak ada guna pikirnya .
"Mike....!!!" panggil Mattew
"Eemmm..." Mike tidak melihat kearah Mattew dia sibuk mengirim laporan ke email bos nya
" Kamu tau hubungan Clara dan abian..?" tanya Mattew
"kenapa tiba-tiba mempertanyakan itu" jawab Mike yang melihat kearah Mattew
"Jelas-jelas pria ini membenci wanita kenapa bertanya tentang Clara" batin Mike
"ya.....aku tidak mau saja...Abian tertipu dengan wanita itu yang keliatan nya polos tapi sama seperti wanita lain nya,mendekati pria kaya hanya demi uang,dan aku tau latar belakang wanita itu mantan istri pemilik perusahaan Clara Beauty" jelas mattew bangkit dari duduk nya
"kau sangat membenci wanita,kenapa peduli sangat dengan masalah seperti ini" cibir Mike bangkit dari duduk nya berjalan menghampiri Mattew
Terlihat Mattew yang diam tanpa membantah perkataan Mike.
"Apapun yang di lakukan bos bukan urusan ku..!!!dia sahabat kita sudah seharusnya mendukung apa yang menjadi hobbi dia" sambung Mike
" mendukung hobbi dia yang gila perempuan?? kamu tau Sonia sangat mencintai Abian,bahkan akan melakukan apapun demi mendapatkan pria itu,jika dia tau Clara ada disisi Abian apa yang akan di lakukan Sonia pasti tidak bisa kita bayang kan akibatnya " jelas Mattew
Sejenak Mike berfikir perkataan Mattew ada benar nya mengenai permasalahan Sonia dan tidak bisa di pungkiri kalau Sonia sangat mencintai Abian .
"Kamu Tuan muda di keluarga Crioson tuan muda Mattew Crioson,kenapa harus pusing-pusing memikirkan masalah ini,kita urus saja masalah kita sendiri " cibir Mike lagi
"Kamu akan menyesal jika tidak mempertimbangkan perkataan ku...!!!" seru Mattew lalu pergi meninggal kan ruangan rapat .
Braakkk...!!!! Mattew membanting pintu .
"Huuffff.......benar-benar tidak bisa di bayangkan kalau Sonia Tau " batin Mike memikirkan kembali ucapan Mattew barusan,dan dia mulai mempertimbangkan nya,untuk selalu menjaga clara agar tidak punya celah untuk Sonia bisa mencelakakan nya .