
Kamar yang berantakan,botol minuman dimana -mana,bahkan baju juga ikut berserakan di lantai kamar.Sudah dua hari lepas kepergian Anushka,Zico merasa separuh dirinya hilang,hanya menunggu tapi tidak membuahkan hasil.
Tok..Tok..Tok..
"Tuan Muda, Aku Kasio !"Suara terdengar dari balik pintu kamar.
"Masuk !"
Ceklek..!Pintu kamar terbuka,baru saja kaki nya masuk sebelah sudah menginjak botol minuman,yang berserakan di lantai kamar,membuat Kasio kaget,cepat - cepat masuk kedalam .
"Tuan Muda,apa yang terjadi ?" Kasio segera menghampiri Zico yang berbaring di lantai "Kalau Tuan Besar tau,Dia akan marah,Ayoo..Aku membantu Anda bangkit "
Kasio segera memapah tubuh Zico,dan membaringkannya di atas ranjang .
"Gimana ? Dia diculik apa pergi sendiri ?" Zico menatap mata Kasio,dan Pria ini menundukkan kepala nya.
"Apa yang terjadi ?" Zico bertanya lagi kepada Kasio yang masih belum menjawab pertanyaan nya .
"Tuan,apa Anda belum melihat berita pagi ini?"
Kasio nampak cemas,menatap kearah wajah Zico yang tidak terawat beberapa hari ini .
"Berita apa " Zico mencoba bangkit untuk duduk.
Kasio segera mengambil handphone yang ada disaku nya,memperlihatkan berita utama pagi ini.
"Anushka ? ini Pangeran Derrin ? bagaimana bisa ?" Tatapan Zico cukup tajam melirik kearah Kasio yang berdiri disamping ranjangnya.
"Tuan,Aku juga baru melihat nya pagi ini,dan Anushka selama ini tinggal di istana hoorbert,Kita tidak bisa bertindak didalam istana Tuan,Kita hanya bisa menatap nya dari luar,karena istana itu dibawah perlindungan pemerintah" Jelas Kasio kepada Zico,mencoba untuk memberi pengertian.
"Aku yang akan kesana !Kalian memang tidak bisa di andalkan " jawab Zico mencoba turun dari ranjang.
"Tuan Muda,Anda tidak bisa gegabah seperti ini,Tuan Besar juga melarang Anda untuk pergi ke Istana Hoorbert " Sambung Kasio lagi,Zico menatap nya dengan sangat tajam,seakan hari ini hari kematian bagi Kasio.
"Katakan Aku harus bagaimana ?" Zico memalingkan wajahnya kearah samping,Kasio baru pertama kali melihat Zico yang sangat peduli dengan seorang Wanita.
"Tuan Muda,Aku hanya bisa memberi informasi kepada Anda.Tapi,Aku tidak mau terlibat dalam kasus ini,Karena Tuan Besar melarang Ku..!" Kasio menundukkan kepala nya .
Beberapa menit berlalu,masih dengan posisi yang sama,Kasio melirik kearah Zico yang masih terdiam.
"Tuan Muda,apa Anda baik-baik saja ?"tanya Kasio lagi setelah melihat Zico yang masih diam.
"Aku baik - baik saja,tunggu Aku di mobil,Kita akan pulang ke Mansion " Jawab Zico lagi,yang membuat Kasio kaget,jarang - jarang Zico mau pulang ke mansion .
"Baik,Tuan Muda,saya tunggu dibawah "
Kasio segera keluar dari kamar Zico,dan Zico sendiri juga bergegas untuk bersiap - siap.
Setelah satu jam berlalu,Zico keluar dari pintu utama menuju mobilnya,Kasio membuka pintu mobil untuk Zico,Dia terlihat lebih baik dari pada sebelum nya.
"Nyonya besar baru pulang tadi pagi,seperti nya ini sudah sampai dirumah " jawab Kasio melihat ke arah Zico lewat kaca di depannya.
Tiba -tiba Zico bertanya kembali kepada Kasio,tentang Anushka dan Pangeran Derrin,Karena Zico tahu Pria ini banyak tahu mengenai persoalan ini.
"Informasi apa yang Kamu miliki,tentang Anushka dan Pangeran Derrin ?"
"Tuan,Pangeran Derrin itu,Orang yang cukup berpengaruh disini,dan Istananya di lindungi oleh pemerintah,Kita tidak bisa langsung menyerang nya dari dalam.Jika Tuan ingin benar menyelamatkan Nona Anushka,Tuan harus bermain sedikit trik untuk memancing lawan masuk dalam perangkap " Jelas Kasio masih fokus dengan setirnya.
Zico menoleh kebelakang mobil,ada dua mobil pengawal yang mengikuti Zico dari belakang,itu adalah pengawal pulau yang dua hari lalu bertemu dengan Zico di Bar Prajurit.
"Apa Mereka Kamu yang membawanya?"
Mendengar pertanyaan Zico,Kasio menoleh ke belakang, "iya Aku yang membawa Mereka kesini,karena Aku tau,Tuan Muda akan membutuhkan nya"
"Putar jalan kearah Istana Hoorbert,Aku ingin melihat Susana Istana itu dari luar" Titah Zico setelah mendengar penjelasan dari Kasio.
"Tuan Muda,ingat,Kita bisa melihatnya dari jauh,tapi mengerti lah posisiKu,Jangan membuat kekacauan di Istana Pangeran Derrin,Tuan Besar tidak akan toleransi soal ini" Kasio,benar - benar dibuat khawatir oleh Zico,sikap nya yang tempramen tidak membuat Orang tenang .
"Percayalah..!Aku tidak akan membuat kegaduhan,Aku hanya perlu melihat nya saja " Ucap Zico lirih,mengepalkan tangan kanan nya,dan menatap kesamping jalan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam,barulah Mereka sampai di depan Istana Hoorbert.Istana yang cukup mewah,dan juga besar hampir setara dengan mansion milik Abian.
"Tuan Muda,pakai ini,Anda akan bisa melihat lebih jelas jarak yang jauh" Kasio memberikan sebuah kacamata kepada Zico,kacamata yang bisa melihat benda jarak jauh,sebuah produk elektronik Zoomie teropong jarak jauh dengan desain yang unik dan juga kekinian, desain yang seperti kacamata.Membuat Zico lebih mudah melihat situasi Istana Hoorbert dari jauh .
Zico keluar dari mobil dan berdiri tepat di samping pintu mobil.Pria ini segera memakai kaca mata yang diberikan oleh Kasio.Zico melihat ke seluruh arah Istana Hoorbert,memang benar tempat ini di jaga begitu ketat,bahkan penjaga ada disetiap dinding istana,baik lantai bawah atau lantai atas,semua di penuhi dengan penjaga istana,masing - masing di tangan Mereka memegang senjata.
Disaat Zico ingin memalingkan wajah nya,tiba - tiba pandangan nya terhenti,Dia melihat ke arah sebuah kamar,ada seorang Wanita yang berdiri di depan dinding kaca,Zico tidak tahu sedang apa Wanita itu.Namun Pria ini segera memperbesarkan penglihatannya sehingga terlihat jelas siapa yang berdiri di dinding kaca itu.
"Anushka ..!"Gumam Zico,saat melihat sosok Wanita yang berdiri di dinding kaca.Bak tersihir oleh ucapan Zico,Wanita itu juga menoleh kearah tempat Zico berdiri,Anushka tersentak pandanganya teralih oleh Pria yang sebelumnya ia kenal.
Meskipun jarak nya lumanyan jauh,namun rasa di hati Mereka, membuat kedua nya berasa sedang berada sangat dekat satu sama lain.
Anushka menempelkan telapak tangan nya di dinding kaca,air matanya jatuh mengenai pipi mulus nya,buliran demi buliran luruh begitu saja dari kelopak matanya.
Zico memandang kearah Anushka penuh dengan senyuman ,Dia yakin kalau Anushka sedang melihatnya juga,debaran dihatinya mampu membuat Zico lebih tenang,Anushka berniat memberi isyarat kepada Zico,kalau dirinya sedang mengandung Anak dari Zico.
"Tuan Muda,Kita harus segera pergi,Pangeran Derrin akan segera keluar dari istana,jika Dia melihat Tuan disini,itu akan berdampak buruk kepada Nona Anushka " Kasio memberi pengertian kepada Zico,setelah mencerna perkataan Kasio,Zico pun menyetujuinya dan berbalik masuk kedalam mobil.
"Tuan muda....! "Panggil Anushka lirih, saat melihat Zico masuk kedalam mobilnya .
Brakk..!pintu mobil tertutup,Kasio segera melajukan mobil nya,dan pergi dari depan Istana Hoorbert.
Anushka hanya bisa menundukkan kepala nya,dan mengelus perutnya yang rata.
"Sayang...!Apa Kamu senang hari ini papa Mu datang menjenguk Kita "
Anushka berbicara kepada perut datarnya,dan sesekali mengelusnya.