My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 110



Mentari menyinari hari yang cerah ini,awan biru menyelimuti langit,burung kenari yang beterbangan berkicau ria di udara .


"Aaaaaaaaahhhhhhh......."Teriak Zara begitu keras membuat Mattew terbangun yang tanpa sengaja tidur bersebelahan dengan Zara


"Paman apa yang kau lakukan ...!! kau. ..ke..kenapa bisa tidur disini ....!" Tanya Zara Melihat baju nya sudah di gantikan,Dan Zara melirik kearah sprei ada noda darah disana,Gadis kecil ini semakin panik.


"Aku tidak melakukan apapun...." Bugh...Zara melemparkan batal kearah Mattew yang duduk di depannya


"Kamu....." Mattew meremas batal yang di depan nya menatap dingin kearah Zara


"Ini...."Zara baru menyadari kalau dirinya ,sedang PMS noda darah itu adalah noda darah haid nya bukan noda darah malam pertama nya,Gadis itu tersenyum geli membayangkan dirinya yang sebelumnya sudah salah paham


"Ini...kenapa gadis ini senyum-senyum sendiri,apa salah obat semalam,jadi pagi ini kepala nya jadi miring ..?" Batin Mattew masih melihat kearah Zara.


Zara melirik kearah Mattew yang masih menatap nya dengan dingin.


"paman Mattew kalau dilihat - lihat cukup tampan dan keren...!!Tidak dan yang bisa bedakan kalau kita sangat berbeda di usia ...!!" Batin Zara melihat kearah Mattew


"Kenapa melihat ku...!! apa demam mu sudah sembuh ...?"Tanya Mattew bangkit dari duduk nya untuk mengecek suhu tubuh Zara


"paman mau apa...?" Zara mundur dari duduk nya saat melihat Mattew mendekat,pria itu mengambil benda di belakang Zara yang Dia simpan di nakas.


"Eh....." Zara melirik kearah samping Dia sudah salah berpikir


"Suhu badan mu...sudah turun...! Hari ini tidak perlu ke kampus,aku akan minta izin untuk kamu ...!! kamu istirahat saja...!!"


Ucap Mattew berjalan meninggalkan Zara sendiri di kamar.


Zara menatap kepergian Mattew,tanpa ia sadari wajah nya memerah,Zara sedikit terkesima melihat ketulusan Mattew dalam merawat nya.


"Paman Mattew sangat baik,kenapa aku berpikir kalau aku jatuh cinta ....Ahh konyol sekali..." Bugh.....gumam Zara memukul kepala nya membayangkan Mattew yang merawatnya dari semalam .


Zara segera berjalan ke kamar mandi untuk mandi agar dirinya bersih apalagi saat ini sedang PMS.Zara segera keluar dari kamar mandi setelah membersihkan tubuh nya selama 10 menit,Melihat kearah ranjang sprei yang bernoda darah tadi sudah di gantikan dengan sprei baru yang bersih oleh Mattew .


Mattew memberikan minuman hangat kepada Zara agar bisa menghilangkan nyeri di perut nya .


"Ini minum...aku sudah sediakan sarapan untuk mu ...!! setelah berganti pakaian kamu bisa memakan nya ..!!!" Mattew berjalan kearah pintu kamar untuk segera keluar .


"Paman...!! besok aku akan magang di kantor paman,mohon bantu aku isi kan formulirnya...!! "Ucap Zara masih memegang minuman hangat di tangan nya


"baik...!! aku akan menyuruh Asisten Jo mempersiapkan formulir untuk mu..! "


Blaam....!! pintu kamar tertutup,Mattew sudah beranjak pergi dari kamar Zara.


Zara duduk di tepi ranjang dengan minuman di tangan nya,Sebelum menghabiskan minuman nya Dia mengambil handpone melihat ada pesan dari Kevin,tapi gadis ini tidak membalas pesan itu melainkan mengabaikan nya .


"itu paman Mattew kenapa begitu baik,Apa sudah saat nya aku harus mengakui nya sebagai suami..."Gumam Zara membolak-- balikan mata nya memutarkan nya di tempat "Bagaimana kalau ngetes paman Mattew,aku mau liat reaksinya terhadapku...!!" Sambung Zara menghabiskan minumannya


"Paman..........!!!!Paman......!!!!!!" pekik Zara dengan keras


Ceeekkrreeekkk....!! pintu terbuka,dengan keadaan Mattew yang masih belum siap mengancingkan kemeja nya Mattew datang menghampiri Zara di kamar "apa yang terjadi...!!!" Masih berdiri diambang pintu melirik kearah Zara yang duduk di tepi ranjang.


"i...itu...paman tidak ke kantor...??" Tanya Zara yang kaget melihat Mattew belum selesai memakai baju,badan yang kekar tersembunyi di balik kemejanya.


"kamu berteriak begitu keras hanya untuk menanyakan itu...?" Mattew menatap dingin kearah Zara yang tidak bergerak dari tempat duduk nya "Aku akan ke kantor,jika tidak ada hal lain aku akan pergi ...!!"


"He...he...He..Dia bisa panik begitu ...!! senang bisa mengerjai paman Mattew ..." Membaringkan tubuhnya di ranjang menatap langit - langit kamar miliknya .


***


Zico sedang berada di ruang kerja nya menyelesaikan tugas yang di berikan oleh Abian .


tok...tok...tok....


"Siapa...?"


"Tuan muda aku Young,mengantarkan berkas yang Tuan muda minta ...!!"


"Masuk ....!! "


Ceekreekk......!!Young berjalan masuk kedalam ruang kerja Zico,melihat penampilan Zico yang tidak biasa.


Zico memakai kaos hitam yang cukup ngepas di badan nya dan celana bahan hitam,otot lengan nya yang begitu padat seakan kaos itu akan merobek,badan yang begitu bagus memperlihat kan lekuk tubuh nya yang six pack.


"Letakan disini....!!"


" Tuan maaf...!!Markus Sharma kemarin sudah bebas dari penjara ada seseorang yang menjamin Dia bebas..!Tapi kami sudah menyelidikinya Dia di berangkat kan keluar dari Negara ini ke Negara lain tidak tau kemana ...!!! "


Young menatap netra mata Zico yang begitu tajam,Netra mata berwarna biru itu memancarkan sinar yang begitu kuat,sehingga membuat Young segera menundukkan kepala nya .


Braakk.....!!! Tatapan Netra Zico begitu kuat melihat kearah Young,wanita itu gemetar melihat ekspresi Zico yang lebih kuat dari Abian .


"Cari tau kemana Dia pergi...!! Dan satu lagi cari tau siapa yang membebaskannya..!! Bisa jadi ini ada hubungan nya dengan Mafia Otorpus,Satu lagi suruh Kasio kesini akhir pekan karena Tuan Besar akan ke Jepang ...!!" Zico kembali duduk di kursi nya


"Tuan Muda,Apa perlu kita mengirim pembunuh bayaran untuk menangkap Markus...?" Disaat mendengar ucapan Young,Zico kembali menatap nya tajam


"Sebelum aku perintahkan kau tidak perlu bertindak apa -apa ...!!"


Braaakk ...!! pintu terbuka lebar,seorang gadis kecil berdiri diambang pintu,menatap penuh kebencian kearah Zico.


"Dimana kakak ku...!! jika Dia masih hidup kenapa kau tidak memberitahu ku ..!!!" Bentak Anushka kepada Zico,Young mengerutkan dahi nya melirik kearah gadis kecil itu


"Kenapa kau disini...!!!"Braaaakkk...!!Zico Kembali bangkit dari duduk nya menatap kearah Anushka " KELUAR....!!!" bentak Zico begitu keras membuat gadis itu takut dan segera keluar


Blam....!! Anushka menutup kembali pintunya,Young melirik kearah Zico.


"Tuan muda kenapa gadis itu disini ....?" Young cukup penasaran dengan keberadaan Anushka


Zico melirik kearah Young yang sudah lancang ikut campur urusan pribadinya .


"Urus saja masalah ini...!!! urusan gadis itu biarkan aku yang urus ...!! keluar....!!" Tatapan Netra biru Zico kembali memancarkan aura mengerikan


"Saya permisi Tuan muda....!!" Menundukkan kepala nya lalu berbalik badan keluar dari ruangan kerja Zico.


Blam....!! Young menutup kembali pintu ruang kerja,melirik kearah depan,ingin mencari keberadaan Anushka ,namun Young mengurungkan niatnya.


"Aku akan kembali besok,aku harus bisa mencari tau tentang gadis itu,untuk apa Dia disini ....!!" Young menggempalkan tangan ya lalu turun kelantai dasar.