My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 123



Setelah memandikan Anushka pria itu mengangkat tubuh nya keatas ranjang,memakaikan piyama nya,setelah itu tidak lupa juga Zico mengoles obat luka bakar di kedua telapak tangan Anushka,Zico merasa hati nya mulai teriris melihat luka di tangan Anushka,luka yang disebabkan oleh dirinya.Semakin ia mencoba mengoles obat di luka itu semakin pula Dia merasa sakit di hati nya.


Mengompres semua tubuh Anushka dengan air hangat agar bekas gigitan itu tidak membengkak.


Tubuh kecil yang putih bersih itu,kini terlihat pucat basi,dengan luka di sekujur tubuh akibat gigitan yang dilakukan oleh Zico.


"Tidak...!! bukan aku..! mohon lepaskan aku ..! berhenti menyiksa ku ...! Hiks ....hiks " Zico kaget melihat Anushka yang mengigau,pria itu dengan wajah sendu nya mengerutkan dahinya melihat kondisi Anushka.


Dirinya selalu berpikir bahwa sudah terlalu kejam menyiksa gadis di depan matanya,Zico berjalan meninggalkan Anushka ke ranjang ,Zico duduk di tepi balkon melihat arah langit.


Belum ada orang yang berani membuat nya gelisah,belum ada orang yang pernah membuat nya sehingga merasa bersalah,selama ini dirinya cukup kuat .


Zico menjadi keras begitu karena hidup dan tumbuh di pulau,kehidupan nya yang keras membuat dirinya berubah menjadi kejam,tidak ada lagi sisi lembut di dalam dirinya,tapi semenjak kehadiran Anushka ,perlahan - lahan mengubahnya menjadi sedikit lembut,Zico bagaikan batu yang terkikis air hujan,semakin lama akan semakin merubah sisi kejamnya.


***


Di Sun Deck seseorang sedang bersiap - siap memantau keadaan untuk menurunkan perahu kecil dari kapal pesiar itu,Clara baru siuman dari pingsan nya,kebetulan sekali tangan nya tidak di ikat.


Wanita ini segera bangkit dari kursi berjemur untuk para tamu,melihat seseorang yang sedang berdiri di tepi kapal,dengan cepat Clara segera menyerang pria itu dan melumpuhkan pria jahat itu..


"Ha...ha....aku salah telah meremehkan kelemahan mu "Ucap pria itu saat melihat Clara telah menyerangnya dari belakang,bahkan beberapa kali Clara mampu menyerang dan mengelak perlawanan pria itu.


"Kau pengecut,berani nya menculik wanita dengan andalan obat bius ...!" Cibir Clara dengan posisi tangan nya yang ingin kembali menyerang penjahat itu .


"Hiiiaaaakkk.....Dugh....Bugh.....Dugh...." Clara kembali menyerang pria itu,sampai laki- laki ini tersungkur ke lantai kapal.


"aku akan melumpuhkan mu....!luka sedikit tidak akan mengurangi harga mu...!!" cibir pria jahat itu mengeluarkan senjata di jas nya,Clara kaget melihat pria itu memiliki senjata


"Jika kau berani menembak aku akan melompat ....!" ancam Clara


"Ha..ha...ha...kau sedang membohongi siapa...? aku bukan anak SD yang bisa kau ancam ...!" Jawab pria itu berdiri tidak jauh dari Clara


"kau pikir aku takut ....! aku akan segera melompat jika kau mendekat ...!" Clara menatap tajam kearah pria itu tidak ada rasa takut sama sekali


"Clara........!!! " panggil Abian melihat istrinya yang sedang siap -siap untuk melompat,Clara segera menoleh kearah Abian membuat penjahat itu punya kesempatan untuk menyekap nya kembali .


"Akh...lepas...! " teriak Clara


Penjahat itu menodong senjata kearah Clara,sehingga membuat Abian tidak bisa maju.


"Berhenti disana,Jika kalian berani mendekat aku akan membunuh wanita ini" ancam penjahat itu


"Turun kan senjata mu...! aku tidak akan mendekat...! tinggalkan dia aku akan membiarkan mu pergi...!" Abian berusaha menegosiasi dengan penjahat itu,namun penjahat itu sangat sulit di kalah kan.


"Jangan berani - berani untuk menipu ku...!" jawab penjahat itu,melirik kearah Zara yang berdiri tidak jauh dari Abian


"aku akan melepaskan wanita ini,tapi sebagai gantinya gadis itu harus ikut dengan ku...!" sambung penjahat itu lagi


Zara kaget mendengar ucapan penjahat itu," papa pasti akan membiarkan aku di tukar oleh penjahat " batin Zara melirik kearah Abian


"Tidak....sayang kau tidak bisa menukar Zara dengan ku...! aku bisa jaga diri ku sendiri ..!" Ucap Clara berusaha melindungi Anaknya


Bugh ...."Diam ...!" penjahat itu memukul Clara dengan senjata membuat Abian tambah emosi,Abian memberikan kode kepada Clara agar merenggangkan paha nya supaya Abian bisa menembaknya dari bawah,Clara segera mengikuti arahan Abian secara diam -diam.Namun Zara segera berjalan kearah depan untuk menyerahkan dirinya kepada penjahat agar bisa membebaskan Clara ,Mattew yang melihat itu segera melarang nya .


"Zara....!" Mattew menarik lengan Zara,gadis itu melirik kearah pria yang berstatus Suaminya .


"Sayang kau jangan kemari,tetap disana ...mama tidak apa - apa ...!"


Melihat Abian sudah siap - siap Clara segera mengangguk kan kepala.


"Letakan semua senjata kalian " seru penjahat itu memerintahkan kepada pengawal dan kepada Abian,dengan nurut nya Abian meletakan senjata nya di bawah lantai,tapi itu hanya akal licik nya saja .


Doorr.....


Doorrr.....


Dua peluru terbang kearah kaki penjahat itu,membuat Zara kaget,Mattew segera memeluk gadis kecil itu.


"Akh....." Clara juga ikut kaget mendengar suara peluru,Dia takut jika Abian salah sasaran dirinya bisa jadi korban .


"Sayang ....." Clara berlari kearah Abian,saat melihat penjahat itu terjatuh di lantai,pengawal langsung menangkap penjahat itu sesuai dengan arahan dari Abian .


"kamu tidak apa - apa ..?" tanya Abian saat melihat luka Clara akibat pukulan tadi


"Aku tidak apa - apa,tidak sia - sia aku belajar ilmu bela diri itu sangat bermanfaat "ucap Clara sambil tersenyum kearah Abian


Cup ....Abian mencium bibir Clara dengan lembut,tidak menghiraukan Mattew dan Zara yang sedang berada disana juga .


Clara baru menyadari ada orang lain disana segera melepaskan ciuman Abian dengan terpaksa .


"Sayang ...masih ada orang ...!" ucap Clara melirik kearah Zara yang masih dalam pelukan Mattew,tapi Abian tidak menghiraukan Mattew,Abian kembali mencium Clara dengan ganas nya tidak membiarkan wanita nya untuk bernafas.


Cup ....cup...plup...plup...Suara ciuman Abian yang membuat Mattew merasa malu


berada di sana,pria itu segera mengajak Zara untuk pergi,sementara Abian masih mencium Clara dengan lahap,bahkan membaringkan tubuh istri nya di kursi santai biar lebih leluasa menjamah tubuh istrinya.Seperti kerasukan iblis Abian mencium tubuh Clara membuat wanita itu Mende*ah,kadang tangan nya juga menyentuh buah kenyal itu dengan kuat membuat Clara menjerit kesakitan .


"sayang jangan disini ....! " ucap Clara menghentikan permainan Abian ,"kita lanjut di kamar " sambungnya lagi,Abian segera menggendong tubuh istrinya menuju kamar yang sudah di pesannya .


"Aku akan mandi...! jika kamu mengantuk kamu bisa tidur duluan " ucap Mattew meninggalkan Zara.


***


Pagi ini cuacanya sangat sejuk sepertinya akan segera turun salju,Anushka membuka matanya perlahan,mendapati Zico yang tidur di sebelahnya,menghadap kearah Anushka,gadis ini terus saja melihat wajah Zico saat pria itu tertidur .


"Disaat sedang tidur wajahnya begitu tampan,raut wajah juga begitu tenang,seakan tidak terpancar dari sisi wajah Tuan Muda sifat kejam nya " Batin Anushka hampir saja akan membelai wajah Zico,pria itu segera bergerak tidur terlentang .


Zico membuka mata,melirik kearah samping melihat Anushka sedang memperhatikannya,gadis itu langsung membalikan tubuh nya takut melihat netra biru milik Zico yang tiba - tiba bisa berubah menjadi hitam pekat .


"Masih marah ....?" ucap Zico begitu lembut,Namun tidak ada jawaban dari Anushka


Bugh...Zico membalikan tubuh Anushka,Zico menatap Anushka dengan intens membuat gadis itu takut kembali .


"Masih marah..?" tanya Zico lagi,Anushka hanya menggelengkan kepala nya saja tanpa mengeluarkan suaranya .


Zico segera bangkit dari tidur nya dan duduk di tepi ranjang di dekat Anushka,gadis ini melirik kembali kearah Zico.


"Aku sudah membawa pria yang semalam ke pulau ..! dan Kasio telah membereskan pria itu "


"Aku...aku. ...tidak menggoda nya aku tidak merayu nya dia yang memaksa aku...! kamu juga meninggalkan aku sendiri ini bukan sepenuhnya salah ku " Ngomel Anushka yang masih berbaring


Cup....Zico mencium bibir Anushka yang sedang marah menyalahkan Zico atas kejadian semalam.


Zico melepaskan ciuman nya,melihat Anushka yang menatap kaget kearahnya,tanpa mengeluarkan suara gadis itu hanya terdiam saja.


"Jadilah wanita ku...! maka aku akan selalu melindungi mu...!" Tiba - tiba ucapan Zico kembali membuat Anushka kaget


"percaya padaku..! jadilah wanita ku..! maka aku akan selalu ada untuk mu ..! syarat jadi wanita ku gampang,aku tidak ingin melihatmu dekat dengan pria lain,tersenyum kepada pria lain,apalagi memperhatikan pria lain...!" jelaskan Zico mengharap jawaban Anushka .


Anushka masih kaget tidak menjawab pernyataan Zico.


"Kenapa kau diam,apa kau tidak yakin kepada ku...?" ucap Zico lagi menatap kearah Anushka


"Aku punya syarat..!" Tiba - tiba Anushka berbicara,Zico mengerutkan dahi nya mendengar Anushka memberinya syarat .


"Apa syarat mu ..!" Zico menatap tajam kearah Anushka


"Aku tidak suka pria kasar,dalam berhubungan aku tidak ingin ada kekerasan,aku juga tidak ingin selalu di kurung disini,aku juga ingin sesekali keluar dari sini,hanya itu syarat ku...!"


Zico kembali menyempitkan mata nya melihat kearah Anushka .


"Aku menerima syarat mu...! ingat jika kau melanggar aturan ku kau akan tau akibatnya...!"


Anushka menganggukkan kepala nya mendengar penuturan Zico .


Tok...tok...tok...


"Tuan ini sarapan nya....!" ucap salah satu pelayan di rumah besar ini


"Bawa masuk...!"


Cekreek .... pintu itu terbuka ,beberapa pelayan masuk membawa kan sarapan kedalam kamar,dan meletakan nya di atas meja,setelah selesai mereka seger keluar dari kamar itu .


Zico berjalan kearah meja,melihat hidangan yang di bawakan oleh para pelayan.Anushka yang merasa dirinya sedang lapar segera turun dari ranjang,dan membuat nya kaget .


"Akh......"


"Apa yang terjadi ...?" Zico melirik kearah Anushka


"Dimana celana tidur ku...! kenapa hanya memakai baju saja ...!" proses Anushka dengan kesal


"Satu lagi...! aku tidak suka melihat wajah kesal mu,jangan sesekali kamu memperlihatkan nya kepada ku ..!"


Anushka terdiam mendengar ucapan Zico "Cepat kemari dan sarapan sebelum makanan nya dingin...!"


Tanpa membantah Anushka segera berjalan kearah tempat Zico duduk di sofa yang ada didalam kamar itu dengan meja kecil di depan nya sudah di penuhi dengan hidangan mewah.


Anushka hanya melihat Zico yang makan dengan begitu lahap,Zico melirik kearah Anushka yang hanya diam saja


"Apa yang kau liat buruan makan...! aku harus ke kantor ...!" sambung nya lagi melihat gadis di depannya yang mematung memperhatikan nya


"aku ....tidak bisa makan...! " ucap Anushka menundukkan kepala nya


"Apakah makanan nya kurang enak..? aku bisa menyuruh pelayan untuk menggantikan nya ..!" pria itu masih menatap kearah Anushka


"Tangan ku terluka ....!" ucap nya lirih,Zico baru menyadari nya,dan melirik kearah tangan Anushka, "Duduk di sebelah ku..! aku akan menyuapi mu makan..!" ucap Zico,dengan pantun anushka segera berpindah.


"Aaa...buka mulut...!"


"hmmmm....aku bukan anak kecil kenapa harus begitu sikap mu ..!"


"kamu itu masih kecil belum umur 20 tahun jangan membantah,segera habis kan makanannya"


Zico melanjutkan menyuapi Anushka sampai makan diatas piring habis,Anushka hanya tersenyum melihat sikap Zico yang lembut,biasanya setiap hari hanya menerima perlakuan kejam nya saja .