My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 33



Mereka pergi kerumah sakit yang sebelum nya Clara sudah pernah datang kerumah sakit itu untuk pengecekan organ intim nya .


"Kamu tunggu disini dulu aku akan menghubungi staf rumah sakit,biar kita tidak perlu menunggu lama ..."


Clara hanya mengangguk tanda mengiyakan,Abian meninggal kan Clara sendiri disana.


Lima menit kemudian,Abian kembali ketempat dimana Clara menunggu,dan mengajak istri nya untuk masuk kedalam.


"Sayang...kamu tunggu diluar saja ya.." pinta Clara yang sedikit malu


"Tapi....!!aku berhak tau ...!" jawab Abian


"lebih baik kamu diluar saja,aku tidak akan bisa di periksa kalau kamu di dekat ku terus " jelas Clara


Akhirnya Abian mau mengalah,dan menunggu Clara di luar.


Sudah tiga menit Abian menunggu di luar seorang suster memanggil Abian untuk masuk kedalam .


"Tuan Abian ...silahkan masuk...!"


Abian segera beranjak dari tempat duduk nya dan masuk kedalam ruangan dimana Clara dan dokter sedang menunggu dirinya.


"Silahkan tuan...." pinta dokter dengan ramah


Abian melirik kearah Clara,Abian cukup cemas dengan kondisi Clara.


"Dok...sebelum Anda berbicara pastikan dulu ini berita bagus apa berita duka...! karena saya orang nya tidak bisa senang mendengar berita duka...!!!" ucap Abian begitu tegas dengan kepanikan di wajah nya .


"Sayang ....cukup...tenang dulu..! biarkan dokter yang menjelaskan nya ..." pinta Clara dengan lembut,dokter yang melihat nya hanya bisa tersenyum melihat tingkah Tuan Paranoid ini,karena dia sudah cukup mengenal Abian,karena dia adalah pemilik rumah sakit ini,meskipun Clara tidak mengetahui nya .


"Mohon maaf Tuan Abi....." belum selesai dokter menjelaskan Abian sudah langsung nyambung


Brakkk.....!! " aku sudah bilang pastikan dulu ini berita duka apa bahagia,kalau duka lebih baik dokter simpan sendiri" Abian mengebrak meja membuat Clara dan dokter Sinta kaget .


"Sayang....tenang ..dulu!!!" Clara menarik tangan Abian untuk duduk kembali


"kenapa tidak sabaran banget sih...!!belum juga dokter berbicara kamu sudah langsung menjawab..." marah Clara


"Maaf sayang ....!! lanjut dok....langsung pada inti jangan bertele-tele" seru Abian dengan sikap dingin nya


"Selamat ya Tuan istri anda positif hamil...!!" melihat laporan pemeriksaan


"Dan ini hasil USG barusan,kondisi janin dalam keadaan bagus dan tidak ada masalah apapun,ini sudah memasuki usia kehamilan 9 Minggu,Namun Anda harus bisa lebih menjaga Nyonya Clara agar tidak capek atau melakukan aktivitas yang berat,karena itu bisa membahayakan janin yang ada didalam kandungan nyonya Clara" jelas dokter Sinta


Clara yang mendapati diri nya hamil masih kaget,dia tidak menyangka kalau dirinya bisa langsung hamil,padahal dia sudah berniat menunda nya .


Beda dengan Abian dia cukup bahagia dan gembira dengan kabar kehamilan Clara.


"sayang ....aku akan jadi papa...dan kamu akan jadi mama...!!!" Abian memeluk Clara namun wanita itu tidak merespon nya


Cup...Abian mencium tangan istrinya karena terlalu bahagia,dia melupakan jati dirinya yang sebelumnya cukup dingin dan kejam .


"Dok...ini gimana bisa terjadi ..? sebelum nya saya mengkonsumsi pil KB yang saya ambil disini hari ini,dan saya masih minum nya sampai hari ini " jelas Clara masih bingung


"Apakah nyonya membawa pil KB nya biar saya liat,karena kalau sudah kadaluarsa juga bisa mempengaruhi kualitas obat "


Clara mengambil pil KB yang ada di tas nya,dan segera memberikan ke dokter,sebotol pil KB isinya masih cukup banyak.


" ini memang pil KB yang cukup bagus,bahkan bisa berefek ini cukup baik,dan tidak akan hamil dalam waktu singkat...." jelas dokter Sinta dan melihat isi obatnya


"Tapi....ini bukan pil KB nya ....saya rasa ini ada yang menukarnya ,botolnya benar ini tapi isi nya lain,ini penyubur kandungan dan membuat wanita akan cepat hamil bila dia konsumsinya " jelas dokter melihat pil yang ada di tangan nya


Clara melirik kearah Abian,namun pria itu pura-pura tidak melihat nya.


" kalau begitu kita permisi dulu...!! terimaksih dok....ayoo sayang..." seru Abian bangkit dari duduk nya


Abian mengambil semua hasil pemeriksaan ,dan tidak lupa juga dengan kertas hasil USG,meskipun wajah baby A belum terlihat namun Abian sangat bahagia melihat hasil USG itu.


Didalam mobil Clara tidak berbicara kepada Abian,karena Clara tau Abian yang menukar obat nya dengan vitamin penyubur kandungan,Clara belum siap punya baby dia masih sangat muda,dia harus banyak banyak belajar dulu,cara mengurus bayi.


Dan lagi Clara masih punya misi yang lain yang belum selesai dia kerjakan,masih banyak hal yang harus dia kerjakan,kalau kondisi nya hamil dia takut itu akan menghambat misinya untuk merebut kembali perusahaan Clara Beauty.


"Sayang .....kenapa kamu diam saja....!!" tanya Abian memegang tangan Clara


"Aku lelah....jadi aku tidak mood untuk bicara..." jawab Clara


"Apa yang kamu inginkan apa perlu kita membeli sesuatu untuk kamu makan ..."tanya Abian


"Aku tidak ingin makan apa-apa" jawab nya singkat masih dengan suasana wajah yang cemberut


Berson yang sedang menyetir melirik keadaan di belakang lewat spion nya.


Clara memejamkan mata nya untuk istirahat sejenak.Abian yang melihat nya langsung berinisiatif merebahkan tubuh Clara kepangkuan nya,dan tanpa sadar Abian mengelus- elus perut Clara saking bahagia nya.


Clara merasa terbebani dengan kehadiran Baby A dia merasa akan terbatas untuk melakukan hal apapun ,bahkan dia tidak bisa berpikir jernih untuk saat ini,hati nya sungguh dilema dengan keadaan nya saat ini .


***


Malam pun tiba....


Dari semenjak pulang dari RS Clara hanya berdiam diri di kamar,dia tidak turun dari ranjang walau hanya semenit,Dia menangis di dalam selimutnya.


Cekrek.......Abian baru kembali dari bawah,dia membawakan Clara semangkuk sop hangat yang baru saja dibuat oleh koki baru mereka,koki itu khusus di Carikan oleh Abian untuk memasak makanan ibu hamil.


"Sayang ...masih tidur...??" Abian duduk di tepi ranjang membukakan selimut yang menutupi wajah Clara


Abian kaget melihat Clara menangis dalam diam nya,bahkan dia tidak menceritakan hal apa yang dia alami saat ini.


"Sayang kamu kenapa?" tanya Abian panik melihat istrinya menangis


Tapi Clara enggan menjawabnya,dia memilih untuk diam .


"Sayang....jangan begini,aku khawatir dengan kondisi mu...." seru Abian membelai wajah istrinya


"kalau begini terus kasian baby nya,ini kamu makan dulu SOP nya,kamu belum makan apa-apa dari semenjak kita pulang dari RS" sambung Abian lagi


"Aku...belum siap punya baby....kenapa kau menukar pil KB nya ..!!" tanya Clara menatap wajah Abian dengan kemarahannya


"A...aku...tidak ingin kamu menunda kehamilan,karena aku ingin segera punya baby....dia akan menjadi pewaris ku nanti " jelas Abian


"Jika kamu sangat menginginkan Anak kenapa kamu tidak menikah dengan wanita yang bisa melahirkan kamu anak....!!!!" pekik Clara yang masih menahan tangis nya


" CUKUP.....!!!" Teriak Abian yang membuat SOP di dalam mangkuk tumpah jatuh ke lantai mengenai kaki Abian,meski hanya memakai sendal tidur namun SOP yang masih hangat bisa membuat kulit nya memerah .


"Aku memang ingin punya anak...itu dari kamu ..!! bukan dari wanita lain...!!!"


"Tapi kamu tau aku belum siap untuk memiliki baby secepat ini ...!!!pokoknya aku tidak ingin melahirkan anak ini" ucap Clara dengan tegas


Abian sangat mengenal istrinya,dia pasti akan melakukan apa yang jadi keinginan nya ,karena istrinya sangat keras kepala.


" Aku peringatkan kamu..!!! jangan coba-coba menyakiti anak ini atau kamu akan tau akibatnya " Setelah Abian mengancam Clara dia turun kebawah untuk mengambil SOP yang lain untuk Clara .


BRaAaakkk...!!! Abian membanting pintu kamar nya,Clara hanya bisa diam saja melihat suami nya pergi.


Lima menit kemudian,Bi Sumi datang membawakan SOP kepada Clara yang di perintahkan oleh Abian .


tok...tok...tok...


"Masuk...!!"


Cekrek....bi Sumi masuk kedalam kamar dengan semangkuk sop di tangan nya .


"Nyonya....dimakan ya sop nya.. jika belum habis aku tidak bisa keluar dari sini..Tuan akan menghukum ku" ucap bi Sumi sedikit ragu


"Dimana Tuan ...?"


"Ada di taman Belakang Nya...."


"Ngapain dia malam -malam disana " batin clara


Clara mengambil SOP yang ada di tangan bi Sumi dan segera memakan nya dan malah Sop itu habis tanpa tersisa setetes pun .


"Bi aku akan istirahat bi Sumi boleh keluar..."


"baik Nya....."


Bi Sumi keluar dari kamar majikannya,Segera turun kebawah ,dia membawa mangkuk kosong ke taman untuk di perlihatkan kepada Tuan paranoid nya itu.


"Tuan ini mangkuk sop nya "


" apa dia menghabiskan nya " Tanya Abian


"Bagus...kamu boleh pergi"


"permisi tuan ..."


Bi Sumi kembali masuk,tapi dari lantai 5 mansion ada seseorang sedang mengintip dari balik balkon kearah taman ,Abian menyadarinya dan melihat kearah balkon,Clara segera masuk ke kamar untuk beristirahat .


Abian memang tipe orang yang tegas,dan dia sangat benci Jika seseorang melanggar aturan nya,apalgi membantah perkataan nya .