My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 167



Seperti biasanya Mattew tetap sibuk dengan pekerjaannya,setiap hari ada saja meeting yang akan di pimpin nya.


Karena merasa terlalu bosan dikantor,akhirnya Zara memutuskan untuk tidak ikut ke kantor,tapi segala keperluannya dari sarapan dan berbagai cemilan telah disediakan oleh suaminya untuk Dia.


Dzzzztt...Dzzzztt....Dzzzztt..Handpone Mattew bergetar,biasanya setiap rapat,Dia selalu mematikan handpone nya,karena merasa khawatir kepada sang istri,akhirnya nya Dia mengubah pengaturan handpone sebagai getar saja.


"Hallo..!" Setelah melihat ada beberapa panggilan baru mencoba mengangkatnya.


"Kenapa mengangkatnya begitu lama..!apa Kamu tidak peduli lagi,sama Aku dan Anak Mu ini,Kami merindukan Mu,cepat lah pulang ..! Jika tidak pulang sekarang ..!tidak perlu pulang sekalian..!"


Tut...Tut....Setelah berbicara panjang lebar,gadis ini langsung mematikan panggilannya,membuat Mattew tersenyum dalam kemarahannya,semua yang hadir saat meeting merasa aura ruangan yang begitu panas.


"Tuan,Anda mau kemana ? Meeting nya belum selesai !" Asisten Jo memanggil Mattew saat Pria ini ingin meninggalkan ruangan Meeting .


"Pemasaran Kita yang ada di aplikasi online mulai ada penurunan pemasukan,dan Kita perlu membahas kan masalah ini segera,untuk meningkatkan kualitas pemasaran aplikasi online kita" Sambung Asisten Jo lagi.


"Rapat hari ini,Saya serahkan kepada Asisten Jo yang memimpin,dan Kalian semua perlu mencari ide, untuk meningkatkan popularitas pemasaran aplikasi online Kita,jika Kalian gagal besok tidak perlu datang lagi "


Blaam..!Pintu ruangan meeting kembali tertutup.


Setelah mengancam para karyawan nya, Mattew pergi meninggalkan ruangan meeting dan kembali pulang kerumah,untuk menemui istrinya yang sedang hamil.


Kriing ...


kriing...


"Hallo...!"


"Tuan ada rapat dengan Mexio sore ini,karena ada proyek baru yang ingin dibahas !"


"Batalkan,kalau ada rapat hari ini semua nya batalkan !"


"Tapi ...Tuan ..!"


"Batalkan ..!"


Tut....Tut ..Mattew segera mematikan handpone.


Ceklek..! Pintu utama terbuka,saat mendengar ada yang membuka pintu Zara segera berlari untuk melihat nya.


"Sayang Kamu sudah pulang ?" Tanya nya saat melihat Mattew di ambang pintu,dengan senyum kecut nya.


"Tapi istri Ku menyuruh Ku pulang,jadi Aku harus pulang untuk menemaninya " jawaban Mattew dengan penuh penekanan,setiap katanya dan juga senyuman disudut bibir membuat Zara sedikit khawatir kalau Mattew tengah marah.


"Benar kah ?Apa di kantor tidak sibuk ?"


tanya Zara lagi


"Tidak,di kantor ada Asisten Jo yang menangani nya,yang dirumah biar urusan Ku ..!" Perkataan Mattew lagi - lagi membuat Zara merasa tidak ada yang beres.


Mattew segera masuk kedalam,namun Zara masih berdiri di depan pintu melihat kearah Mattew.


"Kenapa tidak masuk ? bukannya tadi bilang sangat merindukan Ku ? tidak mau menyambut Ku?" Mattew duduk di sofa ruang tamu


"Bukan Aku ? tapi Anak Mu yang rindu ..!" Zara duduk disebelah Mattew menyenderkan kepalannya di lengan Mattew,Pria ini mengusap lembut kepala istrinya.


"Ada yang ingin Kamu makan ? Aku akan menyiapkan nya !" Mattew melirik kearah istrinya lagi yang masih memeluk lengannya.


"Aku ingin berbelanja,apa Bee akan menemani Ku ?" Zara mendongakkan kepala nya melihat kearah Mattew.


Cup..!Sebuah Ciuman manis mendarat di bibir mungil Zara "Aku akan menemani kemana Kamu pergi,Ayoo..pergi sekarang !"Mattew segera bangkit dari duduknya.


Setelah lima menit berlalu gadis ini kembali dengan baju kemeja nya,dan hotpant jeans,memakai sepatu boots,serta mengenakan blazer mantel yang begitu panjang,Zara menguncir satu rambutnya,sehingga Dia terlihat begitu imut dimata sang suami.


"Kenapa melihat Ku ?apa penampilan Ku terlalu berlebihan ?" Tanya Zara saat melihat sang suami yang dari tadi memperhatikannya.


"Kenapa Aku seperti Hot Daddy yang membawa Pacar kecil nya jalan - jalan " Ucap Mattew,sembari menompang dagu nya melihat kearah Zara.


"iiiss..tu kan,jawabannya enggak ngena banget,tunggu Aku dandan ala - ala Tante girang ya biar Bee senang ..!" Cemberut Zara sembari berbalik badannya.


"Eeh..tunggu !Aku saja yang ganti baju,Kamu tunggu disini jangan kemana - mana ..!" Ucap Mattew,mengedipkan mata nya kepada Zara.


Zara hanya menatap suami nya yang pergi ke kamar,entah apa yang akan di lakukan Pria matang itu.Zara menunggu nya di ruang tamu.


Beberapa menit kemudian Mattew keluar dari kamar dengan penampilan baru nya yang membuat Zara tercengang.Tatapan Zara fokus kepada Mattew,bola mata nya yang bulat seakan- akan keluar dari tempatnya,tanpa disadari Mattew sudah berada di depan Zara.


Tep...!Mattew menutup mulut Zara yang terbuka,karena terpana melihat penampilan Mattew yang berbeda, "Sudah sering melihat Aku begini,kenapa masih terpana " Goda Mattew berbisik di telinga Zara.


"Bee,Cup...Perfect" Sambil memperlihatkan ciuman di bibir nya,Menggerakkan tangan kearah Mattew.


Bugh..!"dasar bocah ..!" Mattew memukul ringan kepala Zara,"aaww..Sakit..!" pekik Zara,sambil cemberut .


Mattew segera menarik tubuh Zara kedalam pelukannya,dan mengecup dahi Zara yang di pukul nya tadi.


Cup..! "Ayoo pergi..!"


Mattew selalu berusaha untuk mengimbangi penampilan istrinya, yang masih muda dan tergolong sangat muda bahkan baru berusia 20tahun,beda dengan dirinya yang sudah sangat dewasa.Tapi disaat Mattew hanya mengenakan Hoodie dan celana jeans nya siapa sangka,pesona Pria ini sangat kuat bahkan seperti baru berusia 25 tahun.


***


Tempat pertama yang di kunjungi Zara dan Mattew adalah Restoran Epicure.Restoran ini dipimpin oleh koki berbintang tiga Michelin, Eric Frechon yang menyajikan berbagai menu khas Perancis.


Seperti makaroni yang diisi dengan truffle hitam, artichoke (sejenis bunga yang dapat dimakan sebelum bunga mekar) dan duck foie gras (hati angsa) serta gratineed dengan keju parmesan,ketiga makanan ini adalah menu andalan Zara dan Mattew saat mereka singgah di restoran ini.


Setelah selesai mencicipi makanan nya,Zara berpamitan untuk ke toilet,karena merasa tidak enak dengan perut nya .


"Bee Aku ke toilet sebentar,Aku merasa mual !" Zara segera pergi tanpa mendengar jawaban Mattew.


"Apa setiap hari begini ?makan banyak tapi tidak pernah menjadi kenyang !" Gumam Mattew melihat kearah istrinya,yang berjalan ke toilet.


Karena melihat Zara tidak kembali dalam waktu 10 menit,Pria ini segera menyusul nya ke toilet .


"Apa kabar Kamu..?" Tanya Pria itu begitu akrab


"Dekan ?Anda disini ?" Zara terlihat kaget melihat Pria itu,yang sangat akrab di kenal di kampus nya .


Zara sedang berbicara dengan seorang Pria,yang bertemu di depan jalan menuju toilet.


Pria itu sangat mengenalnya dengan akrab,bahkan berbicara panjang lebar kepada Zara,di kampus nya,Zara di kenal dengan mahasiswa yang cukup berprestasi dan akan mengikuti wisuda akhir dalam tahun ini.


"Panggil saja nama saya,Ruddy,karena ini bukan di kampus" Jawab Pria itu dengan ramah


"Baik,saya panggil pak Ruddy ya " Zara selain di kenal Mahasiswa berprestasi,Dia juga tergolong dari keluarga yang banyak mendonasikan dana ke universitas,jadi Dekan sangat akrab mengenalnya.


"Sayang .....!" Panggil Mattew saat melihat Zara yang mengobrol dengan Pria asing.


"Eeh....Tuan Mattew " Panggil Pak Ruddy yang melihat Mattew memanggil Zara.


Mattew mengembang kan senyum datar nya,saat melihat Pak Ruddy,Pria itu juga melihat penampilan Mattew yang berbeda.


"Saya permisi dulu pak" Zara segera menarik Mattew untuk pergi,Pak Ruddy hanya mengangguk saja,saat melihat Mattew menatap nya dengan tajam,Pria ini sedang cemburu kepada Istrinya yang berbicara dengan Pria lain.