My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 137



Abian sampai kerumah sakit,dengan keadaan yang begitu hancur,perasaan Nya sedang di aduk- aduk oleh rasa kekhawatiran,dari jauh Abian melihat didepan ruangan operasi sedang ada Berson yang menunggu.


"Tuan ...!"Berson menghampiri Abian dengan keadaan baju nya yang di lumuri darah,Abian menatap kearah Berson dengan tajam,butuh penjelasan yang cukup kuat saat ini.


"apa yang terjadi...?katakan bagaimana ini terjadi!!" ucap Abian mencengkram kan kerah kemeja Berson.


Dengan rasa penuh penekanan dari Abian,Berson mulai menceritakan kejadian tadi pagi sebegitu detailnya,Berson juga memberitahukan jika sopir kontainer yang menabrak Clara di pengaruhi obat- obatan sehingga tidak ada yang mengendalikan truk itu,polisi menyimpulkan ini murni kecelakaan .


"Kasio,aku perintahkan kepada mu!kirim semua pasukan pulau dalam bentuk tingkat apapun,kerah dan hancurkan semua markas Robert yang ada di Negara E,dan satu lagi lacak keberadaan Nya sekarang aku akan kesana...!" ucap Abian masih mengontrol emosi Nya.


"Tuan,menurut informan Rose ingin meninggalkan Negara E sore ini,dan di tiket hanya tertera satu orang saja,berarti Rose hanya pergi sendiri" jelas Kasio kepada Abian .


"Jemput wanita itu, jangan biarkan Dia kembali ke Jepang,jika Dia lari dari Negara ini makan akan sulit untuk membunuh Nya di negara Jepang ...!"


"Baik Tuan..!"


Disaat Kasio ingin pergi,Abian kembali memanggilnya .


"sekap Dia didalam gudang kematian ...! jangan sampai Dia lolos..!"


Mendengar penuturan Abian,membuat Kasio gemetar,selama ini belum ada yang masuk ke gudang kematian,karena gudang itu,tingkat penyiksaan paling sadis di pulau.


"saya permisi...!"


Kasio segera pergi menjalankan tugas nya,Zico dan Zara juga Mattew baru saja sampai kerumah sakit.


Zara segera menghampiri Abian yang sedang bergelut dengan emosinya,wajahnya dipenuhi dengan tetesan keringat.


"Pa...gimana keadaan Mama ..!"


"Belum ada kabar..!Dokter belum keluar dari ruangan operasi ...!"


Seberapa parahnya kecelakaan Clara,Abian dapat merasakannya,Abian tidak bisa bayangkan, jika waktu itu tubuh Clara tidak terpental dari mobil,mungkin saat ini Dia telah terbakar bersama dengan mobilnya.


Sudah satu jam lebih Abian berdiri di depan ruangan operasi bersama dengan yang lain,tapi belum ada tanda - tanda operasi akan selesai.


brak..!


Brak...!


Abian beberapa kali mendobrak pintu ruang operasi,itu membuat semua perawat berlari untuk menghentikan Abian.


"Tuan ....! tenang ...!" Berson berusaha memindahkan Abian agar tidak membuat keributan


"Tuan mohon tenang,jangan membuat keributan disini ...! itu akan mengganggu pasien lain..!"Ucap salah satu asisten Dokter yang baru saja keluar dari ruangan operasi.


"Apa yang kalian lakukan didalam...! kenapa lama sekali...!"Abian mengamuk,memarahi semua perawat dan asisten Dokter yang baru keluar dari ruang operasi


"Tuan mohon tunggu beberapa menit lagi,Dokter masih berusaha melakukan yang terbaik,detak jantung pasien melemah sedang bertindak untuk menyelamatkan pasien..!"


"Segera lakukan yang terbaik...! Jika sesuatu terjadi dengan istriku...! kalian semua akan tau akibatnya...! Teriak Abian dengan keras,membuat bulu kuduk semua orang berdiri merinding melihat Abian mengamuk.


Zara mencoba menenangkan Abian yang sedang emosi,dari jauh Zico hanya menatap datar kearah Abian,Zico belum bisa berbicara dengan papa nya setelah kejadian tadi pagi.


"Tuan,Kasio sudah pemberantas semua markas Robert,tapi Dia tidak menemui Robert di salah satu markas mereka...!" jelas Berson kepada Abian


"bagaimana dengan perempuan itu..?" Mata nya masih tertunduk melihat kebawah


"Rose sudah di kirimkan ke pulau oleh Kasio,mereka juga menemukan Daniel yang berada di Apartemen mereka "


"Bunuh semua anggota keluarga Robert,dengan begitu Dia akan keluar dari persembunyiannya ...!"


"Ba..Baik Tuan ...!"


Berson segera pergi sedikit jauh dari Abian untuk menelpon Kasio lagi yang sedang berada di lokasi markas Robert.


Zara mencoba menghampiri Mattew yang sedang berada tidak jauh dari Nya.


"Bee...Rose wanita yang tempo hari bersama mu di tangkap papa,apa pendapat mu...?" Zara belum mengetahui tentang Rose yang sebenarnya.


"Bukan nya itu lebih baik..?Jadi kamu tidak punya saingan lagi untuk merebut Aku...?" ucap Mattew dengan percaya diri.


"Saingan..?" Zara menaikan alisnya "Aku tidak merasa Dia sainganKu,lagian siapa yang mau memperebutkan Bee,jangan terlalu percaya diri...!"


Bugh..! Mattew menarik lengan Zara saat Zara ingin berbalik meninggalkan Mattew.


"lepas...! " Bisik Zara namun Mattew tidak memperdulikan hal itu "Ini dirumah sakit,semua orang melihat kita"Sambung Zara lagi


Bugh..!


Zara memukul Mattew dengan tangan nya,membuat Mattew membulatkan mata nya menatap ke arah Zara,gadis itu segera pergi meninggalkan Mattew .


Bleekk...!! Zara mengejek Mattew dengan menjulurkan Lidah nya,membuat Mattew tersenyum geli.


Zico masih berdiri jauh dari Abian,sementara Abian masih menunggu Dokter selesai operasi Clara .


Bip...! Lampu ruangan Operasi berubah menjadi hijau,pertanda kalau operasi telah selesai.


Dokter segera keluar dari ruangan operasi dengan diikuti oleh perawat lain yang mendorong Hospital bed.Terlihat Clara yang berbaring lemah dengan kondisi wajah yang setengah hancur akibat tergores dengan aspal .Tubuh Nya di penuhi dengan banyak alat medis,Abian yang melihat merasa separuh nyawa Nya hilang,perasaan Nya hancur.


"ClaraAaaaa..........!" Teriak Abian di samping hospital bed milik Clara, yang baru saja keluar dari ruangan operasi.Seorang Pria bertubuh besar dan kekar,dengan rahang yang mengeras,pergelangan tangan yang berotot,penglihatan mata yang tajam,dengan gaya rambut Caesar fade tersebut,berteriak frustasi melihat keadaan istrinya yang begitu memprihatinkan,menggenggam erat pinggiran hospital bed,sebelum berlalu dari hadapan Nya.


"Sayang .....bangun....! Jangan diam..! Kau telah berjanji akan menemani masa Tua Ku,Kau juga berjanji akan menemani setiap langkah Ku...!Kenapa Kau begitu kejam padaKu,menghukum Ku dengan begini cara"Perkataan Abian yang menahan tangis,tapi rasa sakit itu tidak bisa disembunyikan dari raut wajahnya,bola mata yang tenang berhasil meloloskan air bening dan luruh ke wajah garang Nya.Menutupi sisi gelap dan kejam Nya.


Berson berusaha memegang Majikannya,membiarkan para perawat untuk membawa pergi Clara keruangan perawatan intensif.


"Aaaaaaaaaaaaaaa...........!" Abian kembali berteriak disaat tubuh nya ambruk kelantai,menatap kepergian hospital bed Clara,diiringi oleh banyak perawat dan suster bahkan Dokter Sinta kembali menggelengkan kepala Nya, saat melihat seorang Wanita berstatus istri,mampu membuat Abian yang kejam bisa menangis dengan begitu kencang,sehingga seisi rumah sakit dapat merasakan getaran dari tangisanNya.Setiap bulir bening yang keluar dari kelopak mataNya adalah tanda buktiNya cinta kepada sang istri,Clara adalah separuh hidup Abian,jika Clara terluka maka Abian dapat merasakannya .


Abian yang biasanya di kenal seperti orang yang kejam,dan tak berperasaan tapi bisa merasakan begitu hancur saat melihat teman hidup nya dalam keadaan terluka parah.


"Hiks...Hiks....! Tuhan,lindungilah wanita yang telah melahirkan Ku..! jangan kau ambil Dia begitu cepat...!" Zara membenamkan wajah Nya ke dada bidang milik Mattew saat melihat Hospital bed milik Clara melewati diriNya.


Mattew sebagai suami dengan sigap menenangkan istriNya,membelai rambut istri dengan penuh kasih sayang .


Zico dengan perasaan hancurNya sebagai lelaki dewasa menunjukkan sikap yang datar,tidak mengeluarkan air mata setetes pun,bahkan disaat hospital bed milik Clara melewati diriNya,Dia hanya bisa memandang nya dengan wajah sendu,tidak mengucapkan satu kata pun.


Zico berjalan menuju tempat parkir mobil dan kembali kerumah Beauty,meninggalkan semua keluarga Nya dirumah sakit.


Kriiing....


kriing ...


Handpone Abian kembali berdering,Kasio menelpon Abian untuk ketiga kaliNya.


"Tuan..! Jam 22:00 PM,Tuan Hatakachi akan meninggalkan Negara ini bersama dengan 10 orang bawahan kepercayaanNya" seru Kasio di balik telepon


"Blokir semua jalan yang akan di lewati Robert,dan bajak semua pesawat yang ada di bandara Negara E ,jangan biarkan Dia bisa lolos dari sini ...!" Titah Abian dengan rahang yang mengeras,Suaranya yang tegas membuat Berson gemetar sekali lagi melihat Netra kuning keemasan Abian,yang berubah menjadi merah maroon.


"Tuan semua markas Robert telah kita hancurkan sisa tiga lagi ada di ujung hutan Eros,itu terletak tempat dimana terkahir kali Nyonya pernah di sekap..!" jelas Kasio


"Hancurkan semuaNya jangan sampai tersisa..!"


"Baik Tuan,apa rencana selanjutNya untuk menangkap Robert...!" Kasio kembali bertanya kepada Abian ,karena Dia tau bos Nya pasti punya rencana lain untuk menangkap Robert.


"Jika Dia tidak pergi lewat udara..? Dia akan menggunakan jalur laut untuk pergi dari Negara E,periksa semua kapal pesiar yang akan di gunakan Robert...! ingat jangan biarkan Dia lolos,jika Dia sampai lolos nyawa Mu sebagai gantinya..!" Tut...Tut...Tut...Abian memutuskan setelah mengatakan perkataan yang mengerikan itu,setelah memutuskan panggilan dengan Kasio,Abian pergi melihat Clara,Zara juga ikut bersama dengan Abian.


Dari lorong rumah sakit,Dokter Sinta bertemu dengan Abian .


"Dok ...kapan saya bisa melihat istri Saya...?"


"Jika Tuan ingin melihat Nyonya Clara,nanti saya akan meminta perawat untuk membawa Tuan kesana,untuk saat ini tolong Tuan ikut saya,ada hal penting yang harus saya bahas dengan Tuan ...!"


Sebelum Abian pergi dengan Dokter Sinta,lebih dulu Zara meminta izin untuk kembali kerumah dan akan kembali kesini lagi besok pagi,karena menunggu dirumah sakit juga percuma tidak bisa melihat pasien,sementara Berson diutuskan untuk selalu berada di rumah sakit .


Mattew dan Zara segera pergi dari rumah sakit,Mattew melihat kearah Zara yang begitu capek setelah menangis sepanjang hari meratapi keadaan Clara.


"Apa kamu ingin makan sesuatu...? "


Mattew memegang tangan Zara .


"Tidak akan ingin cepat pulang ...!"


"Sepertinya kita perlu berhenti di restoran untuk membeli makanan,perut mu dari tadi pagi tidak makan apapun,setidakNya makan sesuatu untuk mengganjal para cacing yang akan berdemo ria didalam sana " Ucap Mattew mendekatkan wajah nya lebih dekat dengan Zara,dan menarik hidung Zara,membuat gadis ini kesal .


"Aah...Bee apa yang Kau lakukan..! itu sakit ..!" jawab Nya cemberut .


Cup ..!


Melihat Zara dengan wajah lucu, mendorong tubuh Mattew untuk mencium gadis imut didepanNya.Mattew cukup lihai memainkan lidah didalam mulut Zara,membuat Zara seketika terbuai dan terbawa suasana .


"Ahh...ooh...."


Mattew menatap Zara dan tersenyum,Mattew segera membawa Zara kesebuah restoran.