My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 48



Senja semakin renta,Raga semakin gemetar,Jiwa semakin sesak,perasaan semakin dilema,menatap langit-langit kamar tujuan utama yang di lakukan saat Wanita ini membuka mata .


Mengusap lembut perut yang semakin hari semakin besar itu,usia kandungan baru berjalan bulan ke 7,Clara merasa sendi nya semakin hari semakin melemah,apalagi harus melakukan berbagai pekerjaan rumah.


Ting...tong ...ting...tong


"Siapa yang datang pagi-pagi begini...." Gumam Clara menjepit rambut dengan jepitan yang iya ambil di nakas kamarnya,berjalan menuju pintu utama apartemen nya .


Cekrek ......pintu terbuka,ada pria yang berdiri di depan Clara mengembangkan senyum nya,pria itu bersikap cukup ramah.


"kamu...." Clara masih berdiri terpaku di depan pintu,tidak mempersilahkan tamu nya masuk


"apakah hanya bisa berdiri disini Saja..." tanya pria itu


"Oya....silahkan masuk..." Begitu Clara mempersilahkan Mike masuk kedalam, dia segera berjalan memasuki ruangan yang tidak begitu besar itu.Seperti dugaan Mike sebelumnya pasti ada yang tidak beres,berarti tujuannya untuk datang ketempat Clara hanya memastikan apa yang terjadi dengan Abian dan juga Clara.


"Maaf aku tidak bisa membuatkan minum untuk mu...persediaan di apartemen kosong aku belum berbelanja " ucap Clara duduk di depan mike ,ruangan tamu yang hanya memiliki sofa tiga kursi disana.


"Maksudmu belum belanja ...atau belum menyusun belanjaan ..?" Tanya Mike menunjukkan kearah meja besar yang ada di ruang dapur,sudah tersimpan banyak makanan dan sayuran di atas meja,dan juga banyak keperluan lainnya.


"itu........" Clara tidak melanjutkan ucapannya


"Itu bagaimana bisa " batin Clara


Mike hanya menatap ke arah Clara,sebenarnya Mike sangat berharap dapat jawaban yang memuaskan dari Clara.


"apakah semua nya baik-baik saja " tanya Mike lagi


"Iya....!! " jawab Clara lirih


"Aku memang tidak tau apa yang terjadi antara kamu dan Abian,tapi Clara kamu harus tau,Abian memutuskan kerjasama dengan Mattew Groups dan itu sangat merugikan perusaan mattew,sebelumnya Abian sangat mempertimbangkan kerjasama mereka itu ,Tapi kemarin dia memutuskan kontraknya" Mike menatap tajam kearah Clara yang masih menundukkan pandangan nya


"Semua nya baik-baik saja...."


Mike masih belum puas dengan jawaban Clara,masih ada yang disembunyikan oleh wanita ini


"Tapi...Clara...kamu harus tau dan aku mau tau apa alasan Abian bekerjasama dengan Sonia,sebelum nya mereka sudah membatalkan kontrak"


Pertanyaan itu mengejutkan Clara yang masih dengan pandangan kepala menunduk kebawah,tanpa menjawab pertanyaan dari Mike,air mata yang dari tadi di tahan nya tiba-tiba banjir,membuat Mike bergeming dari duduk nya .


"Clara....Are you Okay...?apa yang berlaku...? kenapa kamu menangis...." Mike mendekati wanita itu,wanita yang begitu tegar tiba-tiba terlihat begitu rapuh.


"Kamu pergi tanyakan kepada Abian dan kamu akan tau jawabannya,Bukan malah membebankan aku dengan pertanyaan mu itu" Ucap Clara lirih,tapi bermakna begitu dalam kepada Mike.Pria itu menatap penuh cemas dengan ke khawatiran dia terhadap Clara.


"kamu sudah sarapan? aku membawakan bubur kacang hijau untuk mu ,ini cocok untuk ibu hamil " Mike tersenyum kearah Clara berharap wanita itu mau mengambil bubur itu .


Clara hanya menggeleng kan kepala nya,pertanda dia belum sarapan dan baru juga dia bangun sebelum Mike mengetuk pintunya.


"Aku akan makan nanti ...terimakasih "


"Aku permisi dulu...baik-baik disini ya "


Clara mengantar Mike kedepan pintu utama,dan pria itu segera berlalu dari pandangan wajah Clara.


***


"Gimana..?" Menatap tajam kearah Berson yang baru datang


"Aman Tuan...Semua kecurigaan Tuan benar,memang benar perusahaan Clara Beauty diambil alih oleh perusahaan luar,itu dari Negara S" jelas Berson memberikan berkas kepada Abian ,Pria itu menatap kearah berkas yang di berikan Berson,Tidak ada nama disitu hanya ada inisial nya saja B.


"kita kembali ke Mansion.."Meletakan berkas disamping nya


"Baik tuan..."


Abian selalu memantau keadaan Clara,Meskipun dia masih kecewa dengan sikap wanita itu tapi,rasa cinta dia kepada wanita itu lebih besar dari rasa kecewa,untuk saat ini Abian ingin fokus kepada tujuan nya dulu,dia tidak ingin Clara terlibat dalam masalah nya,apalagi kondisi Clara untuk saat ini yang sedang mengandung baby nya .


Apartemen Clara...!!


Clara membereskan semua barang yang telah di sediakan dengan sengaja oleh seseorang,tapi dia tidak tau siapa yang meletakkan nya diatas meja,Mike yang datang hanya membawakan bubur,tidak membawa barang lain,setelah membereskan semua barang nya Clara menemukan sesuatu,yang tanpa sengaja jatuh di lantai.


"Sapu tangan Abian ...?" Gumam Clara mengambil sapu tangan itu di lantai


"Berarti yang menyediakan ini semua dia ..." Clara menggenggam sapu tangan itu,wajahnya berubah menjadi kesal,Clara berpikir Abian melakukan itu hanya untuk baby nya biar tidak kekurangan gizi,kalau untuk memikirkan dia mungkin mustahil bagi Clara.


Clara mengingat Roshita dan segera menghubungi wanita itu.


"Hallo...Roshita....?"


"Nyonya Clara...?Apa anda baik-baik saja " Tanya Roshita begitu tau Clara menelponnya malam - malam


"Aku baik-baik saja...Aku ingin meminta pertolongan mu apa bisa...?" Meskipun penuh ragu namun Clara tetap meminta pertolongan sama Roshita


"Tentu saja bisa...mau minta pertolongan apa"


"Carikan kerjaan untuk ku...! aku sedang hamil 7 bulan perlu pekerjaan " ucap Clara lirih


"Hamil 7 bulan kamu mau kerja..!!! apa kamu gila....!!! " suara teriakan Roshita membuat Clara diam tidak menjawab pertanyaan Roshita, "Maaf Nyonya...maksud aku tidak seperti itu....aku hanya khawatir sama kondisi mu " sambung Roshita lagi


"Aku tidak apa-apa,aku masih kuat dan aku lagi perlu banyak uang ..." ucap Clara lirih


"kita bertemu besok ..!besok aku akan ke apartemen mu gimana ?"


"Bisa...! sampai jumpa besok "


Clara mematikan handpone nya,seseorang yang duduk di depan Roshita menanyakan tentang apa yang di bahas dua wanita itu barusan.


"Clara meminta aku mencari pekerjaan untuk dia "


Roshita mengambil minuman nya ,yang dari tadi dibiarkannya


"Kerja..? apa dia kekurangan uang ? Tadi pagi aku tempat nya,kelihatannya dia sedang tidak baik-baik saja...! kamu perlu membantu dia " Mike meyakinkan Roshita agar membantu Clara dalam masalah ini agar wanita itu memiliki teman .


"Aku pasti akan membantu nya...!! Kasian Clara sedang hamil tapi malah berpisah dari suami nya....!! LAKI-LAKI MEMANG BEGITU HABIS MANIS SEMPAH DI BUANG DASAR PRIA SIALAN ...!!!" Maki Roshita dengan suara keras dan lantang semua pengunjung kafe melihat kearah mereka,Mike yang mendengar nya menutup wajahnya karena malu dilihat orang .


"Tenang lah...! yang kamu maki itu masih bos kamu...!! apa kamu tidak takut dia memecat bahkan membunuh mu" Mike menarik perempuan itu agar duduk kembali di kursi nya


"kamu jangan kasih tau dia maka dia tidak akan tau..." Jawab Roshita tanpa takut,wanita itu didepan selalu bersikap seperti wanita lembut siapa sangka di belakang malah bersikap seperti wanita bar-bar .


Mike yang melihat tingkah Roshita hanya bisa menggelengkan kepala nya.