My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 89



Abian tidak memindahkan pandangannya kearah lain,Mattew mengerti Abian sedang di kuasai oleh emosi bahkan tidak satupun yang akan bisa menghentikan kemarahannya .


"Kamu....?" Belum usai ucapan Mattew,Abian langsung menjawabnya yang membuat Mattew kaget


"Mattew apa yang kau lakukan di belakang ku...? apa kau mengkhianati ku ...?" Suara datar Abian yang berusaha mengatasi emosi nya akan tidak membunuh Mattew saat ini juga


"Apa yang ku lakukan...?" Mattew benar - benar tidak mengerti dengan perkataan Abian "apakah Kasio memberitahu mu sesuatu..?" Mattew malah berbalik bertanya kepada Abian


"Kau jangan bermain tarik ulur dengan ku....!!!" Abian mulai mencengkram kerah kemeja Mattew "Katakan yang sebenarnya sebelum aku kehabisan kesabaran...!! kamu tau aku bukan orang baik yang banyak sabarnya ..!!" Tatapan kejam Abian melekat pada mata Mattew,Pria itu masih berusaha mencari jawaban yang belum Dia dapat


"Bagaimana aku mengetahui apa yang kamu maksud jika kau tidak memberitahukan kepada ku ..?" Meski Mattew juga merasa kesal di perlakukan begitu namun Dia tetap berusaha menahan nya agar tidak terkecoh dengan suasana yang tegang


Bugh....sebuah pukulan mendarat di pipi Mattew membuat pria itu terjatuh, "Aku ini kejam tidak akan bisa terlalu lama kalau hanya menunggu penjelasan ...!!" Teriak Abian membuat Mattew lebih kaget lagi Dia belum tau apa maksud dari perkataan Abian


kriing...


kriingg...


Handpone Abian kembali berdering,dengan nomer yang tidak diketahui ,Abian segera mengangkat nya .


"Hallo Tuan ...Abian .." Suara dingin terdengar dari seberang sana


"Alex.....!!" Abian terperanjat mendengar suara orang disana " dimana istriku....!!! apa kau seorang pengecut hanya bisa melawan melalui wanita ...?" Emosi Abian tidak bisa terbendung lagi,Mattew bangkit dari jatuh nya dan menatap kearah Abian yang sedang menerima panggilan , "Dimana Clara...!!" Abian terus bertanya orang di seberang sana tidak menjawab tapi malah menertawakan Abian .


Ha...Ha....Ha....Ha... "Aku mendengar Tuan muda mengepung Istana Otorpus di Utara ...sungguh di sayang kan Dia terlambat,kami baru saja pergi dengan helikopter meninggalkan tempat itu....!!!"


"Dimana kau ...!! jika berani lawan aku...!! jangan bermain-main petak umpet hanya akan dilakukan oleh orang lemah seperti kamu saja...!!" Abian mulai geram mendengar ucapan Alex


Ha...Ha...Ha... "Santai...!!! Sekarang kita tau siapa yang lemah kamu atau aku..? Bahkan sampai saat ini kamu tidak datang menyelamatkan wanita kesayangan mu ini ...."


"lepas ..!! itu sakit....!!" Suara teriakan Clara terdengar dari balik telepon Alex "Apa kau mendengar kan nya Tuan Abian ....Ha...ha..ha.."


"Kau...." Tut ..tut....tut ...panggilan terputus,Abian semakin emosi dan sasaran nya pasti Mattew lagi.


"Jika sesuatu terjadi kepada Clara,aku akan membunuhmu....!!!" Sorotan Mata elang yang memerah memancar kan aura hitam sebuah kematian


Bugh....Mattew membalas memukul Abian,karena sudah cukup sabar mendengar penuturan Abian "Aku tidak mengkhianati mu...!!Memang benar aku mengetahui ini semua,tapi bukan dari jalur mengkhianati mu..." Mattew menatap kearah Abian yang sedang mengelap sudut mulut yang berdarah dari pukulan Mattew, "Beberapa tahun lalu Alex datang pada ku untuk bekerjasama namun aku menolak nya karena dia ingin melibatkan Clara,dan juga yang mengirim bukti bukti kejahatan Alex kepada Kasio itu adalah aku...!!! dan Kamu menganggap aku berkhianat ...?"


Mattew berusaha menstabilkan emosinya bersikap Kembali dingin,mungkin ini baru pertama kali ia melawan Abian dengan emosinya yang tersembunyi.


"Kita tidak punya waktu banyak hanya untuk berdebat,kita harus segera mencari keberadaan Zara dan Clara...?" Abian melewati Mattew dan masuk kedalam mobil,terlihat Mattew juga memasuki ke mobil yang sama dengan Abian .


Di Tempat Lain....!!!!


ISTANA LANGIT OTORPUS ..!!


"Akh ....telat lagi ....!!!" Teriakan Zico membuat semua orang gemetar


"Kenapa harus telat satu langkah,sepeti nya ini bukan penculikan biasa Dia telah mempersiapkan ini dari dulu ..!!" Gumam Zico menjelajahi semua tempat,Dia berhenti disebuah kamar


Braaakk.....!! Zico mendobrak pintu kamar itu,didalam kamar itu tidak ada satu orang pun,hanya ada sehelai baju yang tergeletak di lantai dan itu punya Clara,Zico mengenal merek baju yang sering di gunakan mama nya,Dia mengetahui dari ukuran baju itu.


Dengan langkah kaki besar nya Dia keluar dari kamar itu,Dia kembali menuruni anak tangga yang ada di dalam gedung itu.


"Tuan....aku sudah mendapat kan informasi mengenai tempat penyekapan Nyonya Besar ...!! "


"Kita kesana ...!!"


"Kalian semua keluar ...!! Dalam waktu 1 menit SEKARANG...!!! " Titah Zico dan Dia segera melemparkan beberapa bom kedalam gedung itu dalam sekejap mata semua rata dengan tanah.Tidak ada lagi tempat untuk Mafia otorpus di Negara E,Polisi juga sudah menghubungi Zico,kalau mereka berhasil menggeledah tempat persembunyian para bawahan Alex,terdapat banyak barang bukti disana,tapi sayang nya Alex tidak di tempat.


Semua mata melihat kearah Zico yang memasuki mobil Jeep nya, gerak langkah kaki nya mengeluarkan notice yang begitu menakutkan bumi ikut bersuara disaat Zico memijaknya,Angin semilir menghembus,terlihat rambut Zico yang bergerak mengikuti gerakan angin yang menerpa ke tubuh nya,Jas panjang nya bergoyang mengikuti gerakan badan yang sesekali mengibas jas itu kebelakang .


"Kita ke Hutan Damartantara...!!" Titah Zico,lagi-lagi membuat para pengawal kaget,melihat sorotan mata Zico yang menyeramkan.


"Siap kan beberapa helikopter untuk aku pakai Sekarang ....!!! "


"Baik tuan...!!"


Terlihat Zico sibuk menelpon kesemua yang bisa dia percaya,hutan Damartantara adalah hutan yang paling tertutup di dunia ini hanya beberapa kelompok orang di kalangan mafia yang tau tempat ini,tapi tidak sembarangan orang yang bisa masuk kedalam hutan ini,karena banyak pengawal yang menjaga di sekitaran hutan dan juga sungai,disini lah para mafia dan para pengusaha untuk menjalankan bisnis nya.


Human Trafficking yang di lakukan oleh Alex adalah bisnis ilegal,sampai saat ini polisi tidak bisa memberantas kasus itu,tapi hari ini Abian dan beberapa kelompok mafia lain ingin memberantas kasus ini meskipun termasuk dalam larangan sebuah perjanjian di dunia mafia,tapi Abian bertindak ini karena Alex mulai menyerang wanita nya,Abian siap mengambil semua resiko yang lebih fatal sekalipun .


Ada beberapa bisnis Alex lain nya yang masih ilegal,sudah empat tempat di berantas oleh polisi hari ini,membuat Alex semakin marah mendengar informasi dari bawahannya,jika polisi telah menggeledah dan membawa semua barang bukti,itu akan membuat Alex banyak kerugian .


"Bapak sama anak sama - sama buas,sekali bertindak semua markas ludes di ratakan bocah ingusan itu,jika aku tau sebegitu hebat kekuatan dia waktu penculikan dulu aku akan membunuh nya ...!! tidak ku sangka kekuatannya melebihi Abian "


Prang ....gelas minuman di tangan nya berserakan dilantai,isi didalam gelas tumpah meruah kelantai.Seseorang gemetar melihat kemarahan bosnya .


"Tu...Tuan ....aku kesini ingin menjemput adik ku...!!" Suara gemetar Markus,di lirik tajam oleh Alex


Prang .. botol minuman kembali pecah,tap...tap...tap...langkah kaki nya pergi melewati tempat Markus,Alex benar-benar pria Tua yang licik ,Dia tidak akan membiarkan Markus membawa aset berharga nya begitu saja.


"Tuan....!!!" Suar Markus didalam ruangan gelap itu,ruangan yang penuh dengan aroma minuman,barisan botol tersusun dengan rapi di dalam ruangan itu.


"Bereskan orang itu ..!!!" Titah Alex kepada pengawal nya


Dengan kekuatan yang di miliki nya Markus berusaha melawan ,dan berhasil kabur dari ruangan gelap itu,Dia terus saja mencari keberadaan adik nya,belum lagi kalau Abian tau dia dalang nya mungkin hari ini terakhir dia hidup .


***


Beberapa pasukan pulau di lumpuhkan oleh musuh,yang tersisa tinggal beberapa orang saja,tapi Zico masih berusaha dengan keras untuk melewati hutan dan sungai itu,didepan mata nya terdapat air terjun yang mengerikan,airnya sangat deras,dia harus melewati itu untuk bisa sampai ke tempat Alex,helikopter yang di gunakan nya telah jatuh dan hancur akibat ulah lawan .


Sinyal nya jelek,setelah beberapa kali mengirim lokasi ke Abian,tiba - tiba handpone Zico mati dan habis baterai,Zico dengan marah melemparkan handpone nya kesungai.


"Tuan Muda rakitnya sudah siap,mari kita gunakan,ini pasti berhasil....!!"


Melihat para pasukan yang masih setia menemani nya,membuat Zico semakin semangat.


Abian bersama dengan Mattew,menunggu asisten Jo di persimpangan jalan,Asisten Jo sudah menyediakan beberapa ratus pasukan yang di minta oleh Mattew .


Abian melirik kearah Mattew,Pria itu menatap dengan intens kearah Mattew,terlihat Dia sudah siap dengan segala yang direncanakan nya .


"Apakah Kita akan pergi sekarang ...? atau hanya melihat mereka saja disini ...!! " ucapan Mattew membuat Abian minder,Dia sekali lagi sudah salah menilai pria dingin itu,Dia tau pria dingin itu lebih senang bertindak dari pada berbicara.


Setelah semua di persiapkan kan mereka berjalan menuju helikopter,dan benar saja ada puluhan helikopter melayang di udara membuat semua orang yang mendengar kan suara bising yang di hasilkan oleh helikopter, dengan sengaja mereka keluar melihat kearah langit .


"Bos....kita sudah melewati jalan masuk hutan Damartantara ,terdapat banyak mayat dibawah sana,saya rasa sebelum kita pasti ada yang lebih dulu kesini " Seru pilot dengan kelengkapan seragam nya melirik kearah Mattew


"Itu pasti Zico..!" jawab Abian dengan kedua tangan nya di lipat di dada, "tadi Dia juga mengirim lokasi nya ke aku...!!"


Ada berapa titik didalam hutan itu yang sedang terbakar,dan itu disebabkan oleh berbagai serangan yang berhasil di lewatkan oleh Zico,dan terlihat kebawah,ada beberapa helikopter yang terbakar,Abian meyakini itu milik Zico dan berharap anak itu bisa lolos dari maut.