My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 62



BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN.......!!!!


Pagi - pagi sekali Abian dan Clara telah bersiap-siap untuk kekantor,Zara dan Zico juga sudah menunggu mereka di ruang makan.


Zara dan Zico bersekolah di sekolah yang sama ,mereka bersekolah di SD Nuasa ,saat ini mereka sudah berusia 8 tahun,mereka sudah kelas 3 SD.


"Pagi sayang....."Sapa Clara mencium kedua anaknya yang sedang sarapan


"Ma....aku hari ini pergi dengan Berson saja...!! tidak mau satu mobil dengan dia ..!!" Menunjuk dengan penuh kesal kearah Zara


"Loh...kenapa ? ada apa dengan kalian..?"


Tanya Clara yang heran dengan sikap anak laki-lakinya ,Tapi berbeda dengan Zara yang begitu cuek menanggapi omongan Zico


"Terserah....!!" jawab Zara tiba- tiba bersuara


"kalian dua-dua nya papa yang antar,mama pagi ini ada meeting jadi biar papa yang antar " Ucap Abian melerai keributan antara kedua anak nya


"pa......biar kan aku pergi sendiri ....! " Cemberut kearah papanya


"Aku mau di antar papa,tapi pakek mobil yang paling mahal di garansi ...!!!" Pinta Zara


"Norak....!!!" Ejek Zico


"Bialin nolak.....weeekkkk...." menjulurkan lidahnya kearah Zico yang sedang sarapan


Ting.......Suara sendok melayang kearah Zara yang masih sarapan ,Abian menatap nya langsung memarahi Zico.


"Zico...!!!" panggil Abian membuat Zara dan Zico kaget bahkan Clara juga ikutan kaget mendengar teriakan Abian


"Sayang ......." panggil Clara lembut yang melihat Abian mulai terpancing emosi


Brakkk..!! "aku selesai sarapan ,aku pergi duluan" seru Zico berlari ke pintu utama untuk meminta Berson mengantarkan dia ke sekolah


"Anak itu terlalu di manja jadinya ngelunjak ....!!!" sambung Abian yang melihat Clara masih menatap kearah nya


"Tidak perlu marah-marah dia seperti itu kan sama dengan sikap mu juga" cibir Clara yang melanjut sarapan


"Ayooo Zara papa antar,papa udah siap" seru Abian bangkit dari kursi nya


"Aku pergi dulu sayang... cup..."


"Ma pergi dulu ..cup"


Abian segera pergi mengantar Zara ke sekolahnya,Abian sangat senang memanjakan anak perempuannya,berbeda dengan Clara lebih lebih suka kalau anaknya hidup sederhana.


Jam menunjukan pukul 8 pagi Clara segera berangkat kekantor dengan sendiri,setelah memesan kepada bi Sumi agar menjemput Zara dan Zico di sekolah .


Wanita itu sangat sibuk akhir-akhir ini menjalan kan perusahaan Clara Beauty meski dibawah pimpinan Abian,namun dia sangat senang bisa membuat Clara Beauty berhasil lagi,hari ini ada meeting kerjasama dengan perusahaan dari lain.


"Pagi Bu....." Sapa Karin yang baru melihat Clara


"Pagi....siapkan berkas saya..!!"


"Baik Bu...."


Karin segera mengambil berkas meeting dan memberikannya kepada Clara .


Cekkreekk....ruangan terbuka hanya ada satu orang pria sedang menunggu mereka di dalam ruangan meeting ..


"Selamat pagi...." Sapa Clara dengan ramah


"Pagi...." Pria itu membalikkan tubuh nya,usia nya tergolong sangat muda,di lihat baru sekitaran 25 tahun lebih tua Clara 2 tahun .


"Markus....." sapa pria muda itu dengan mengulurkan tangan nya,Clara sedikit ragu harus berjabat tangan dengan pria lain,tapi untuk kali ini mungkin dia menganggap kalau Markus lebih muda dari dia,jadi tidak perlu terlalu waspada .


"Clara....silahkan duduk "


Mereka membahas kan kerjasama nya,kedatangan Markus ke perusahaan Clara untuk bekerja sama dalam bidang cosmetik,tapi kali ini Markus ingin yang berbeda dari sebelumnya .


"Aku ingin tempat cosmetik yang lengkap untuk di produksi di Negara S tapi aku meminta kepada Bu Clara agar mendesain kan dengan model yang unik,yang berbeda dari sebelumnya "


"Bisa ...saja...! aku akan segera mempersiapkan tim kerja,beri waktu untuk kita 2 Minggu,Kita akan menyelesaikan tugas itu" Jelas Clara kepada Markus


"Aku ingin mengajak Bu Clara ngopi di luar sambilan mencari ide yang bagus untuk produk ini apa bisa ,anggap saja ini permulaan Merkurius berkerja sama dengan Clara Beauty bagaimana ??"


Clara sedikit ragu dengan ajakan Markus,tapi dia tidak ingin klien nya merasa tersinggung,tapi dia juga khawatir dengan Abian kalau pria itu sampai tau,Akhirnya dia memutuskan untuk tidak pergi .


"Untuk hari ini maaf Markus,saya tidak bisa,karena saya ada meeting lain,bagaimana kalau di lain waktu" Seru Clara berharap Markus tidak tersinggung


"Baik lah Bu Clara,saya mengerti orang seperti anda sangat sibuk,jika begitu saya permisi,dan ini berkas nya Bu...terimakasih..!" Markus kembali menjabat tangan dengan Clara,wanita ini hanya tersenyum saja


Setelah kepergian Markus,Clara mengecek berkas yang di berikan kepada nya,Clara mengingat kembali saat Markus menatap nya tadi seperti ada sesuatu yang disembunyikan anak itu.


"mungkin hanya perasaan ku saja....!!!" Gumam Clara berjalan keluar dari ruangan meeting .


Mendapati Karin yang sedang menunggu nya


"Bu...ini berkas yang harus di tanda tangan "


"Letakkan di atas meja saya...!! "


Setelah meletakkan semua berkas diatas meja Clara,Karin segera keluar dari ruangan itu.


***


Hari ini Abian ada pertemuan lagi dengan klien dari Jepang dan juga dari Negara S,Bisnis itu sudah beberapa tahun lalu mereka jalani tapi belum ada kepastian untuk melanjut,hari ini Abian akan memutuskan untuk lanjut atau berhenti.


Meskipun banyak keuntungan yang diberikan klien Jepang,Namun belum bisa menggerakkan hati Abian untuk terus berlanjut kerja sama nya,dan sementara kerjasama dengan perusahaan Negar S sudah sampai di titik dimana proyek yang mereka kembangkan telah selesai,dan keuntungan hampir 50% di dapati disitu.


Abian juga banyak menggarap bisnis dengan Negara lain nya,dia bekerjasama dengan Mattew juga banyak menguntungkan apalagi bisnis yang ada di Amerika itu membuat Abian benar-benar bergelimang harta mereka sudah sampai di puncaknya,Barang yang di produksi oleh perusahaan Mattew di Amerika dengan bantuan Abian belum pernah mengalami penurunan pemasukan,Mattew paling pintar mengelola bagian eksport makanan berjenis kering,Dia sudah mengelola itu selama puluhan tahun,dan selalu dia yang menjadi nomer satu,oleh karena itu Abian sangat tertarik bekerja sama dengan Mattew Groups.


"Bos...ini berkas nya...aku telah menandai semua mana yang harus di bahas,di kerjasama dengan negara S disini ada kekurangan nya perlu kita bahas nanti" Jelas Mike memberikan berkas kepada Abian saat didalam mobil


"Apakah kerjasama dengan Jepang,ada masalah?" Tanya Abian


"Tidak Bos...hanya saja produksi mereka terlalu lamban sehingga kita harus punya banyak waktu untuk memproduksi barang,sedangkan dalam setahun kita bisa 2x memproduksi makanan tapi kinerja mereka malah setahun sekali,ini juga perlu di kembangkan "


Mike memperlihatkan kertasnya,dan Abian sudah mengerti


"Simpan ini nanti kita bahas disana"


Mike memasukkan nya kembali didalam map biru yang iya bawakan,mobil berhenti tepat di depan restoran yang di janjikan .