My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 52



Mobil berlaju dengan kecepatan yang cukup kencang ,menerjang jalan,menerpa kabut di sepanjang jalan,hujan turun membasahi jalan.


Dengarlah harapan dari sisa keyakinan,mereka ingin cinta sekuat karang,jangan biarkan rindu terkikis,jangan biarkan harapan mereka menipis.


Tidak ada lagi tanah gersang,tidak ada lagi bunga yang kehausan,tidak ada lagi jiwa yang


merasakan dahaga, semua tergenangi oleh kesejukannya,hujan yang turun mampu membasahi luka,menyejukkan hati yang sedang terluka.


Ratapan pilu dari seorang pria yang begitu kejam,tapi rapuh oleh perasaan,luluh oleh hati,hancur oleh pandangan .


"Tuan ...di depan ada pohon tumbang kita tidak bisa melewatinya..." jelas berson panik,ada pohon tumbang akibat longsor karena sedang hujan badai.


"Aku akan keluar dari mobil,hubungi Mike,suruh jemput kami di persimpangan hutan Eros" Titah Abian mengendong tubuh Clara di tengah hujan badai,Darah segar masih mengalir dari balik paha nya,wajah pucat Clara di basahi oleh air hujan yang turun dari langit.


"Tuan hati-hati aku akan menelpon rumah sakit agar mereka bersiap - siap menunggu Tuan " Berson mengambil handpone di saku nya,Abian berjalan menerjang hujan badai melewati pohon yang tumbang.


Berjalan hampir setengah jam di bawah rintihan hujan,angin bergemuruh menyibak jas mantel milik Abian dari tubuh Clara,darah masih menetes dari balik ************ Clara,sekarang darah itu berkurang setelah sekian lama mengalir.


Tit....tit...tit...Suara klakson dari jauh menerjang kabut hujan,itu mobil Mike sudah datang menjemput Abian dan Clara .


Criiittttt....mobil itu berhenti tepat didepan Abian dan Clara.


"Bos....." Teriak Mike berlari menghampiri Abian dan Clara,Roshita membantu membuka kan pintu mobil .


"Bos masuk saja...!! biar aku yang mengemudi mobilnya .." Abian duduk di samping tubuh Clara,Roshita pindah ke depan disamping sopir.


"Mike cepat ya ...!!! Dia sudah kehabisan banyak darah..!!"


Dengan kecepatan diatas rata-rata Mike melajukan mobilnya,Raut wajah Abian saat ini tidak bisa di gambarkan lagi,raut nya penuh rasa Nano Nano,kegelisahannya tidak bisa lagi di jelaskan .


Mike memarkirkan mobil nya,membantu mengeluarkan Clara dari dalam mobil,semua staf rumah sakit berlari menghampiri mereka,Dokter Sinta dan asistennya sudah menunggu kedatangan Abian dan Clara.


"Dok....kau harus menyelamatkan Clara..!! jika tidak aku akan ngebom rumah sakit ini,tidak satu pun bisa hidup jika sesuatu terjadi kepadanya " Jelas Abian memicingkan matanya kearah staf rumah sakit ,semua orang bergetar takut,mereka mendorong tubuh Clara ke ruangan operasi .


Bug....tubuh Abian ambruk melihat kepergian Clara menuju ruang operasi,Mike menenangkan bos nya agar lebih tenang dan sedikit memberi waktu untuk tubuh nya agar sedikit rileks.


"Bos....tenang aku yakin semua nya akan baik-baik saja..." ucap Mike lirih


"Ini baju nya bos ganti dulu...supaya bos juga tidak ikutan sakit,kalau bos sakit siapa yang akan menjaga Clara" Sambung Mike


Abian merampas paperbag di tangan Mike dan membuang nya,tatapan mata nya sungguh mengerikan.


"Aku tidak butuh itu...!! yang aku butuh..aku berharap dia kembali kesini...!!" Pekik Abian ,seisi ruangan rumah sakit terasa mencekam,dengan aura hitam dari raut wajah Abian.


"Aku baik- baik saja...!!!" sambung nya lagi bangkit dari duduknya dan berjalan ke depan ruangan operasi,lampu ruangan operasi masih berwarna merah,belum ada tanda - tanda operasi akan selesai.


Cekrekk.....seorang suster baru keluar dari ruangan operasi dia berjalan terburu-buru.


"apa yang terjadi....?" tanya Abian mendekati suster itu yang setengah khawatir.


"pasien kehabisan banyak darah,stok darah yang diperlukan oleh pasien kosong,dan darah itu termasuk langka disini stok nya,Pasien memiliki golongan darah AB-, kami telah berupaya menghubungi pusat PMI namun semua nya sia-sia, ada satu kantong darah AB- yang Minggu lalu di donor kan oleh keluarga kaya,tapi darah itu barusan sudah ada yang mengambil nya bahkan mereka membelinya di pusat pendonor darah" Jelas suster itu tidak berani menatap ke arah Abian


"Tuan aku akan memasang pemberitahuan di grup karyawan " sambung Roshita


"Sekalian buat siapa yang mampu donor darah AB- akan mendapat kan hadiah " sambung Abian


"Baik tuan"


Abian kembali menghubungi semua rekan bisnis nya,cuma satu yang Abian lewat kan yaitu panggilan nya untuk Mattew .


Abian kesal dan marah,disaat di butuh kan tapi darah dengan golongan itu malah langka,secara kebetulan semua juga kosong ada begitu banyak rumah sakit di Negara E tapi tidak ada yang memiliki stok darah AB-.


Abian mondar - mandir di depan ruang operasi Clara,seorang asisten Dokter keluar dari ruangan operasi,mereka berlari mengabaikan Abian yang berdiri di depan pintu,mereka membawa semua alat yang akan di butuh kan oleh bayi prematur dan juga bermasalah .


Abian hanya mampu menahan kemarahannya untuk saat ini dirinya sedang di Landa kekhawatiran yang cukup dalam .


Mike berjalan menghampiri Abian dan memberikan berkas informasi kepada nya .


"Aku telah menyelidiki nya....ternyata yang membeli darah itu adalah Alex ....! " Jelas Mike


"Dia.....!! dia pasti ingin bernegosiasi dengan kita,cari cara lain jangan sampai kita terkalahkan dengan rencana nya,apakah kamu sudah tau siapa yang mendonor darah itu Minggu lalu ?" Abian menatap kearah Mike yang berdiri dengan memegang satu lembar kertas lagi


"Ini tuan ...ini nomer yang berhubungan dengan si pendonor"


Abian mengambil kertas itu,dan menghubungi nomer yang tertera di kertas itu.


20 menit berlalu Abian menelpon nomer sipendonor tapi tidak juga yang menjawab.


Abian mencoba menelpon untuk yang terkahir kali,baru ada yang mengangkat nya .


"Hallo....disini dengan keluarga besar Mattew Groups ..." Seseorang mengangkat telepon nya dan berbicara dengan Abian


"Mattew Groups " Batin Abian yang tidak langsung menjawab


"apa saya bisa berbicara dengan tuan Mattew?"


"Maaf ini dengan siapa ya ...? Tuan Mattew sedang berada di kantor,jika ada hal penting hubungi saja ke kantor tuan "


Tut...Tut....panggil terputus ,Abian segera mematikan teleponnya dan menyuruh Mike menghubungi Mattew.


Setelah menunggu Mike selesai menghubungi Mattew,Mike Kembali menghampiri Abian dan memberikan informasi kecewa .


"Bos.....Mattew menolak mendonorkan darahnya kepada Clara...." Mike menundukkan kepala takut Abian marah


"Kenapa dia berbuat begitu....!! jika dia marah,dia cukup marah padaku ...! tidak perlu melibatkan Clara dan calon baby ku mereka tidak bersalah aku yang bersalah " seru Abian yang sudah mulai putus asa dengan keadaan.


Tanpa sepengetahuan Abian ,Mike merekam suara Abian yang barusan dan mengirimkan pesan suara itu kepada Mattew agar pria itu bisa mendengarkan nya,berharap Mattew akan berubah pikiran .


Mike berharap cara nya kali ini berhasil,karena dia sudah kehabisan ide untuk membujuk rayu kepada Mattew tapi pria itu tetap tidak mau mendonorkan darahnya .


Tapi setelah menunggu setengah jam ,Mattew tidak juga menghubungi Abian,Mike sangat yakin Mattew tidak bisa di bujuk