
Gadis ini menahan perih dari **** *************,sehingga membuat tangannya reflek mencengkram kuat tubuh Mattew,dan tanpa sengaja juga menggigit bibir bawah Mattew,sehingga mengeluarkan cairan merah disudut bibir nya.
Mattew berhenti sejenak dari aktifitasnya,melihat kearah istrinya,ciaran bening luruh dari netra birunya,membasahi pipi mulus Zara.
Masih dalam keadaan bi bir menyatu,Mattew memegang wajah Zara,yang memejamkan matanya.
Sreet...Sreet...!Sekali lagi Mattew mencoba mendorong kepala naga yang sudah berada di bi bir goa,mendorong nya agar lebih masuk kedalam,meski sedikit seret,Mattew masih sabar mendorong nya dengan pelan,menahan sakit dari cengkraman Zara,bersamaan dengan dorongan naga,Zara juga mencengkram kembali dengan kuat tubuh Mattew,membuat gadis itu dan Mattew memejamkan matanya,rasa nikmat dan perih sudah menyatu dalam diri mereka.
Mattew melepaskan ciumannya,mengusap lembut wajah istrinya dan menyeka air mata yang keluar dari kelopak matanya.
Cup..! Mattew mengecup lembut kening Zara,dan menenangkan gadis kecil ini agar tidak syok menerima perlakuan Mattew.
Jleeb....! "Aaaakkh.......!" Teriakan Zara bersamaan dengan masuk nya Naga ke Goa,Zara mendongakkan kepala nya keatas menahan perih nya **** *************,merasa seperti ada yang sobek dibawah sana.
Akhir nya Mr. P itu berhasil masuk kedalam Goa,Mattew mendiamkan sebentar setelah mendorong nya dengan begitu kuat,Mattew yakin itu pasti membuat Zara kesakitan,dan juga melihat butiran bening yang sudah membasahi pipi Zara,Mattew kembali mencium bi bir sang istri,agar lebih rileks.
Mattew kembali menciumi le her gadis ini,dan bersamaan dengan hentakan nya,melajukan nya dengan pelan,namun itu tidak mengurangi rasa perih nya.
"Aah..!"
"Aah..!" Desa han Zara bersamaan dengan dua kali hentakan yang dilakukan Mattew,sebelum melakukan dorongan yang lembut.
Setelah melihat Zara lebih rileks dan suasana nya mulai tenang,Mattew mulai memaju mundurkan tubuh nya yang sedang berada diatas Gadis ini.
Setiap go yangan yang berikan Pria ini,bersamaan dengan desa han yang dikeluarkan oleh Zara dari bibir mungilnya.Membuat Mattew semakin bersemangat dan juga gairah percintaannya meningkat drastis begitu mendengar suara - suara manja bisikan bibir Zara.
Plop ...! Plop ..! Mattew menj ilat kismis gadis ini dengan begitu lahap,tangan nya memainkan yang disebelahnya,membuat tubuh Zara kembali menggeliat merasakan sensasi yang luar biasa dari permainan Mattew.
"Haah.....Eeem...." Zara tidak bisa menahan suara yang keluar dari bi bir nya saat merasakan nikmatnya permainan Suaminya.
"Sayang ...Aku mau....!Aaakkhh....!"
"Aakh..." Mereka berdua bersamaan berteriak,merasakan kenikmatan yang luar biasa.
Bugh...! Tubuh Mattew terjatuh keatas Zara,menje pit dua buah kenyal itu,jantung Mattew berdegup kencang merasakan betapa empuknya benda yang tertimpa oleh dirinya.
Cup...! Cup...!
Mattew menarik tubuh Zara dalam pelukannya agar menghadap kearahnya,menatap wajah sendu sang istri,Mattew bekali- kali mengecup bi bir Zara,dan juga kening nya .
"Sayang .....terimakasih untuk malam ini" ucap Mattew memejamkan matanya tanpa melepaskan Naga Bonar dari Goa yang sedang bereksperimen.
Selain merasakan perih,Zara juga merasakan kepuasan atas permainan Mattew,Pria ini mampu melanjutkan nya lagi,namun sengaja menahan diri agar tidak membuat Zara lebih merasa kesakitan,Zara membenamkan wajah nya di dada bidang sang Suami.
***
Malam ini Negara E sedang di guyur hujan,Abian si pria yang normal tidak bisa menahan bir ahi nya yang bergejolak,apalagi dengan keadaan Clara semakin membuat nya frustasi.Tanpa ada cara lain,Abian harus mengunci pintu kamar pasien dari dalam,karena jadwal pemeriksaan sudah lewat,sekarang tepat pukul 3:00 AM.
Abian kembali mendekat kearah istrinya,melihat sang istri dengan penuh cinta,perlahan - lahan Abian membuka baju pasien yang di kenakan Clara,meski dalam keadaan mata terbuka,Clara tidak bisa menyentuh Suaminya.
Abian mendekatkan bibirnya ke bibir Clara,menciumnya dengan begitu mesra,sambil membelai wajah sang istri,memainkan gunung kembar milik Zara,yang masih berbalut br* hitam milik sang istri.
"Sayang ...! maafkan Aku menyentuh Mu,kamu tau,Aku tidak bisa sehari saja tidak begituan denganMu,Aku tidak ingin mencari pengganti Mu untuk memuaskan naf su Ku,cukup Kamu saja yang menerima setiap sentuhan Ku...!" Gumam Abian sudah mulai naik diatas tubuh Clara,meski tidak tega namun Abian tidak bisa menahan nya apalagi melihat baju Istrinya yang terbuka dapat memperlihatkan kemolekan dari sang tubuh Istri.
"Aku akan melakukannya dengan pelan,sabar ya sayang ..!" bisik nya lagi masih berlanjut untuk bercocok tanam malam hujan ini juga .
Suara des ahan Abian didalam ruangan pasien,dan juga suara dorongan hospital bed yang maju mundur membuat suasana didalam ruangan begitu indah,rintikan hujan membasahi hati Abian yang sedang bergelora.Meskipun dalam keadaan sakit,Abian masih merasakan kenikmatan saat melakukan itu dengan Istrinya,membuat nya semakin mencintai wanita ini.
***
Zara merasakan gempa yang tiba- tiba menggoncang kan tubuh nya dengan begitu hebat,membuat dirinya terbangun dari tidurnya,merasakan ada yang gempa Zara segera membuka kedua matanya.
"Astaga....!" Batin Zara melihat kearah depan,Mattew sedang berada diatas nya,sedang melanjutkan permainan nya ,Zara melirik jam di dinding menunjukkan pukul 4:00 AM.
"Aah...Aah...."Mattew mend esah saat memaju mundurkan tubuhnya,Mattew sadar Zara sudah terbangun.
"Sayang Aku membangunkan mu ya" Ucap Mattew memegang wajah Zara yang masih di bawah nya,Mattew menghentikan aktifitasnya.Melihat tanpa ada jawaban dari Zara,Mattew segera menukarkan posisi nya dengan zara,kina Zara berada diatas Mattew,dan pria ini menyandarkan tubuh nya kesisi ranjang,Zara berada diatas Mattew dengan dua benda yang masih menyatu dibawah sana.
Mattew membantu Zara untuk menggerakkan tubuhnya,benar saja,Zara dapat melakukannya dengan baik "Haah...Haaaah...Eeemm....Ooohh.." kini malah Zara yang lebih bersemangat di banding dengan Mattew,pria ini hanya membiarkan Zara menguasai permainannya,membuat Mattew tersenyum puas melihat Zara.
"Ooh...Ooh..."
"Haaa..."
Cup...! Zara dengan berani mencium bi bir Mattew duluan membuat Pria ini terperangah kaget melihat Zara yang agresif,Bagaimana bisa gadis kecil ini bisa belajar dalam semalam.
"Sa..yang kau belajar dengan ce..Pat..!" Nafas Mattew tersengal - sengal menerima serangan demi serangan yang di lakukan Zara.
"Aku belajar dari Bee...! Apa Aku cu..kup me muaskanMu...?" Masih dengan posisi maju mundur Zara terus berlanjut sampai mencapai puncak kli maks "Aaaaaaaaaaaahhhh.....!" Des ahan panjang itu terdengar dari dua orang ini.
Bugh ..! Zara merasakan tulang - tulang nya lemah,dan segera memeluk Mattew dalam keadaan dua benda itu masih menyatu,Zara meluruskan tubuh nya memeluk Mattew,tidur diatas tubuh Mattew,Pria itu segera menarik selimut menutupi mereka berdua yang masih menyatu dengan alam.
Zara memejamkan matanya,nafasnya berderu menghembus di dada bidang Mattew,itu membangkitkan gai rah Pria ini lagi,Mattew yang menerima hembusan nafas Zara segera menyentuh Area mi ss V Zara dengan salah satu jari nya,meski goa itu tanpa celah dengan di tutup kepala naga beserta tubuh nya masih bersemayam di dalam goa,untuk menghasilkan ekperimen yang lebih nikmat Mattew kembali memainkan jari nya di goa,Membentuk kan lingkaran di bi bir goa,dan menekan benda kecil yang berada disana membuat Zara kembali bersuara menerima serangan jari jemari Mattew yang nakal "Aaakh...eem...."Mata nya masih menutup begitu rapat, tidak berniat membuka nya.
Jari jemari nakal Mattew belum berpindah dari sisi goa,Dia mulai menekan nya lagi,membuat naga kembali tegang didalam sana "Ooh..."Zara kembali mend esah saat naga aktif di dalam goa,dan itu begitu tegang.
Setelah melakukan permainan nakal nya,Mattew menarik kembali jari jemari nya dan mendekap tubuh Zara yang tidur diatasnya dengan begitu mesra.
Cup...! sebuah ciuman mendarat di kening sang Istri ...!