My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 193



Seminggu lepas setelah kejadian.Kini perusahaan Mattew Groups kembali normal,apalagi ada Mexio yang siap selalu membantunya.


"Sayang ..!"Panggil Mattew mendekati Zara yang masih duduk bersantai di balkon kamar milik nya.


Zara melirik,melihat kearah Mattew yang berjalan kearah nya.


"Kapan Kita akan pulang kerumah Kita sendiri ?" Tanya Mattew duduk di atas balkon.


Zara masih diam belum ada jawaban untuk pertanyaan Mattew.


"Kenapa terburu - buru ?" Zara menatap kearah suaminya .


"Sudah seminggu lebih Kita berada disini,apa Kamu enggak merasa Kita ini seperti sedang menumpang tinggal disini,Aku ini Suami Mu,bisa memenuhi kebutuhan Mu,untuk apa Kita tinggal disini !" Ucap Mattew menunggu jawaban dari Zara.


"Bee lupa,kenapa Kita bisa tinggal disini ?" Tanya Zara,meskipun merasa sudah baik - baik saja,Mattew yakin kalau Zara masih marah akan hal yang telah menimpa Mereka sebelumnya.


"Kamu masih marah ?" Mattew berbalik tanya kepada Zara.Wanita ini terlihat cuek saja menanggapi pertanyaan Mattew.


"Hah...?" Zara kaget saat Mattew tiba - tiba menggendong nya ke kamar.


"Turun kan Aku..!" Pinta Zara,melirik kearah suaminya dengan wajah kesalnya.


Mattew meletakan Zara di atas ranjang,lalu duduk di dekat nya.


"Masih marah ?" Tanya Mattew kepada Zara yang nampak memperhatikan nya dari tadi.


Zara menggelengkan kepala nya."Aku tidak marah,hanya saja,Aku lebih betah disini,entah kenapa disini lebih Nyaman !" Ucap Zara membaringkan tubuh nya di ranjang,menatap langit- langit kamar nya .


Mattew ikut berbaring di sebelah Zara,membalikkan tubuh nya agar menghadap sang istri.


"Kenapa menatap Ku begitu?" Tanya Zara yang tersipu malu.


"Aku tidak pernah membayangkan untuk mendekati Wanita lain,karena kecantikan,keindahan,kesempurnaan,semua ada di istriKu,tapi kenapa Orang itu dengan berani nya membandingkan diri nya dengan istriKu,berani menjebak Ku !" Kesal Mattew,menggertakkan giginya,masih membelai wajah sang istri.


"Jangan bahas itu,Aku sedang tidak ingin mengingat hal itu..!" ketus Zara kesal, "Kamu tau saat Aku melihat Mu diatas ranjang dengan Wanita lain,Aku ingin sekali memotong lontong Mu itu,dan Aku kasih ke Mokey !"Sambung Zara lagi.


Mattew kaget mendengar pernyataan Zara,bagaimana bisa wanita polos seperti Dia bisa memikirkan hal mengerikan seperti itu.


"Sayang ..!" Panggil Mattew yang telungkup di samping Zara, "Aku seperti nya mulai meragukan kepolosan Mu,seperti nya darah ayah Mu lebih kental di banding kan dengan darah ibu Mu!" Puufff....!Sambung Mattew lagi,sambil menahan ketawa nya.


Dugh...!"Apa yang membuat Mu tertawa?apakah Aku sedang ngelawak ?" Tanya Zara kesal memukul bahu Suaminya.


"Aku berkata benar!Kamu dan Zico kembar,sedikit pasti ada karakter Kalian yang sama !pasti ada sisi kejam yang terdapat dalam tubuh Mu yang Aku tidak menyadari nya !" Sambung Mattew lagi menatap kearah Zara.


"Kamu hanya banyak berpikir,Aku tetap Wanita lemah yang perlu perlindungan Mu !" Jawab Zara seadanya mengalihkan pandangannya.


Zara tidur menyamping kearah Mattew,karena bagi ibu hamil sangat berbahaya tidur terlentang.


"Sayang ..!"


"Eemm..!" Jawab Mattew masih membenamkan wajahnya ke kasur.


"Bee..enggak ke kantor ?" Tanya Zara


"Enggak..!Punya Asisten sama Karyawan banyak di perusahaan !jika harus membuat diriKu lelah hanya sia -sia saja !" Jawab nya santai,masih mengenakan kaos hitam ngepas di tubuhnya dan celana bahan.


"Kapan Bee juga mencari Asisten di rumah Kita,biar ada yang bantu masak sama nyuci !" Zara kembali membahas hal itu lagi dengan Mattew.


"Masak dan Nyuci?kedengaran nya Kamu sedang mencari Istri baru untuk Ku..!" Jawab Mattew melirik kearah istrinya yang kesal mendengar jawaban dari Dia.


"Bee..!" Dugh..! Zara memukul bahu Suaminya lagi.


"Sia - sia saja punya Suami banyak uang tapi enggak bisa di manfaatkan !" Ketus Zara.


Mattew segera bangkit dan duduk di sebelah istrinya.


"Sayang,jaman sekarang mencari pelayan itu yang benar- benar sesuai keinginan Kita sangat sulit,lebih-lebih yang Wanita muda,berpenampilan pelayan tapi hati nya pelakor !"


Mendengar jawaban Mattew membuat Zara melirik kearah suaminya,Wanita ini segera bangkit dari tidur nya dan duduk disebelah Mattew.


"Kita Carikan yang Pria saja gimana ?kan ada itu Koki hebat banyak itu !" Saran Zara.


"Kalau Pria itu menggoda istri Ku gimana?Mattew malah berbalik tanya kepada istrinya.


"Eemmm...!" Zara mulai memikirkan perkataan Mattew,akhirnya di mengurungkan niatnya untuk mencari pelayan,sia -sia juga membahas pelayan dengan Mattew sampai kapan pun Pria ini tidak akan setuju .


Cup ..!Mattew secara tiba - tiba merapatkan bi birnya dengan bi bir Zara,me lu matnya dengan lembut,memainkan li dah nya dengan intens.


Dengan perlahan Mattew membaringkan tubuh Zara,tangannya mulai menyelip masuk kedalam kaos pink miliknya,memainkan pu ting su su milik istrinya.De sa han demi de sahan terdengar di dalam kamar itu,suasana nya mulai panas,sepanas permainan Mattew di atas ranjang .


Mattew segera berdiri dengan lututnya,untuk melepaskan kaos hitam nya.


Tok ..tok..tok..


Suara ketukan terdengar dari luar kamar,kaos hitam yang sudah menyangkut di kepala nya terpaksa di pasang kembali di tubuh Pria ini.


"Ini..nih yang buat Aku kesal,Kalau lagi mau perang ada saja iklan yang lewat !" Gerutu Mattew sambil turun dari ranjangnya.


"Aku akan melihat siapa diluar !" Sambung nya lagi berjalan kearah pintu kamar.


Puuuffff...!Zara menahan ketawa nya melihat Mattew yang beranjak pergi kearah pintu.


Ceklek..!


"Tuan,Tuan Besar memanggil Anda, Mereka menunggu di ruang tamu "Ucap Bi Sumi,Mattew hanya menganggukkan kepala nya saja,kalau Bi Sumi pergi meninggalkan kamar Mereka.


"Ada apa ?" Tanya Zara,yang melihat Mattew membenarkan baju nya.


"Papa Mu menunggu Kita di ruang tamu !" Ketus Mattew kesal,namun Zara segera turun dari ranjang .


Cup..! "Jangan begitu,bagaimana pun Dia kakek dari Anak Mu " Zara membelai wajah suaminya,lalu mengandeng tangan Mattew untuk keluar dari kamar.


Terlihat di ruangan tamu,sudah ada Zico dan Anushka, yang duduk bersamaan dengan Clara dan Abian .


"Sayang duduk disini !" Seru Clara saat melihat anaknya berjalan kearah Mereka.Dengan patuh Zara segera duduk di tengah - tengah Abian dan Clara.


"Aku berencana mengajak Kalian untuk berlibur ke pantai,apa Kamu mau ikut?" Tanya Abian kepada Mattew.


"Terserah sama Zara saja!" Jawab Mattew melirik kearah istrinya.


"Aku ikut saja,kapan lagi punya waktu seperti ini,jarang - jarang lo Kita bisa berkumpul begini!" Jawab Zara antusias.


"Kita pergi menggunakan helikopter saja,Kak ipar kali ini Aku merepotkan Mu untuk menyediakan beberapa helikopter !"Ucap Zico melirik kearah Mattew.


"Baik! tidak masalah!" Jawaban Mattew santai.


"Dua helikopter saja cukup ! "Sambung Abian yang sedang membereskan pekerjaan nya di laptop.


Mattew ikut membahas pekerjaaan nya dengan Abian, tentang projects yang baru saja Mereka dapatkan.