
"Sayang...seperti nya jahitan ku bermasalah,ini sedikit perih" ucap Clara menyerah kan Zico kepada Abian .
"Kita cek up sama Dokter Sinta...!!sekalian kita periksa Zico" Tegas Abian yang melihat ada bisa darah di baju clara
Mereka berdua bergegas masuk kedalam,Terlihat Dokter Sinta masih ada pasien yang sedang dia tangani.
Setelah menunggu setengah jam lebih baru giliran Clara dan anaknya di periksa.
"Gimana ..Dok..apa yang terjadi dengan Zico..?" tanya Abian ,Clara masih berbaring di atas ranjang menunggu asisten Dokter sinta membersihkan jahitan yang berdarah
"Zico alergi susu formula,mulai sekarang berhenti lah memberi dia susu formula,cukup di kasih Asi saja,karena tidak semua anak bisa minum susu formula,ini resep nya ,untuk Nyonya Clara lebih berhati-hati sedikit dalam beraktivitas takut jahitan nya terbuka lagi" jelas Dokter sinta
"Baik Dok....kita permisi "
Abian dan Clara keluar dari ruangan Dokter sinta.
Kriiingg....
kriiinnnggg....
kriiingg....
"Hallo....."
"Tuan perempuan itu bunuh diri...!! Nyawa nya tidak tertolong " ucap seseorang di balik handpone
"kenapa kalian bisa ceroboh begitu...!!! cepat keluar kan dia dari pulau,kita bertemu di persimpangan hutan eros"
Titah Abian mematikan handpone nya.
"siapa sayang ....." tanya Clara saat melihat kegelisahan Abian
"Bukan apa-apa kok sayang ...." membelai wajah clara dan memasang pengaman ,mereka segera pulang kerumah .
Sesampai di mansion,setelah menurunkan Clara,Abian berpamitan dengan Berson ke pulau .
"Sayang ...aku tinggal ya,aku masih ada tugas lain di pulau ,aku titip anak - anak" Cup Abian mencium kening sang istri dan segera pergi dari hadapan Clara dengan Berson.
***
Mike masih sibuk mencari keberadaan Roshita,wanita yang terakhir kali dia temui di hotel,setelah pagi wanita itu hilang sampai hari ini sudah 3 hari Mike mencari keberadaan wanita itu tapi tidak satu orang pun yang tau,bahkan pemilik kontrakan yang dulu rumah nya di sewa oleh Roshita juga tidak tau keberadaan wanita itu.
"Apa perkataan ku terlalu menyakitkan,aku memang belum ingin punya anak,dan aku ingin dia mengaborsikan nya biar tidak menganggu hidup nya,inilah hasil dari perkataan ku,dia pergi malah hidup ku yang merasa gagal jadi pria tidak bertanggung jawab" Gumam Mike meminum lagi minuman nya
"Tuan mau saya temani" seru wanita penghibur yang biasa menemani Mike saat minum
"Enyah lah....!!!! " Teriak Mike membuat isi Bar kaget
Wanita itu segera pergi setelah di usir oleh Mike,terlihat pria itu yang berantakan ,banyak sekali minuman yang telah di habiskan nya .
"seharusnya kau bisa berubah menjadi laki-laki lebih baik bukan begitu merusak diri " Cibir seseorang yang baru saja datang menemani minum Mike
"Mattew ...? sejak kapan kau disini " tanya Mike mengintip kearah Mattew
"baru saja..." jawab nya singkat
"Sedang apa kau disini " tanya Mike penasaran
"Apakah akhir-akhir ini kau terlalu santai sehingga punya waktu kesini " sambung Mike lagi,masih belum mendapat jawaban dari Mattew yang duduk disebelah nya
"Aku hanya sedang menikmati masa lajang ku ..." Jawab Mattew ,tapi Mike malah menertawakan Mattew
"Apa ....? Ha..ha...ha.... apa kau mulai menyukai wanita ..?" cibir Mike
"Sejak kapan aku tidak menyukai wanita,hanya saja selera ku tinggi...tidak seperti kamu bisa di dapatkan di mana saja" cibir Mattew balik ke arah Mike
"Wanita itu sama saja....!! banyak mau nya ...!" Gerutu Mike lagi yang setengah sadar
"ada satu wanita tidak sama...!!!" jawab Mattew
"RAHASIA...." jawab Mattew meninggalkan Mike sendiri
"Kau mau kemana ?"
"Aku akan pulang terlalu membosankan "
Mattew pun pergi meninggalkan Mike sendiri di Bar,pria itu sudah terbiasa seperti itu,dan dia tidak perlu khawatir jika teman nya tidur di Bar karena itu punya Mattew sendiri.
***
Berson menghentikan mobilnya tepat di depan mobil Kasio,Mereka membawa jasad seseorang yang telah bunuh diri di pulau.
"Bos....ini dia ..!!"
Kasio membuka tas plastik mayat berisi jasad Sonia.
" wanita ini nekad juga...!! setelah malam ini kalian harus lebih waspada lagi,ingat setelah kejadian ini Alex tidak akan melepaskan pasukan pulau ,apalagi aku...!!!" jelas Abian masih melihat kearah Sonia yang sudah mati
"Kami mengerti bos ,kami telah memperketat penjagaan di pulau bos tidak perlu khawatir,namun Bos harus waspada Alex itu licik,dia bisa mengirim seseorang mata-mata yang kita tidak sadar"
"Aku mengerti....!" Abian menepuk bahu Kasio dan menyuruh Kasio mengirim jasad itu ke kediaman Alex di Negara S.
Setelah malam ini Abian harus lebih keras dan lebih waspada lagi dalam menjaga keluarga nya,sasaran berikutnya pasti dirinya,musuh satu persatu telah hilang,tinggal dalang nya saja yang belum berani menampakkan diri .
"Apa kalian telah menyelidiki jaringan eksport Obat-obatan terlarang dan sejenis nya dari Alex " tanya Abian membalikkan tubuh nya menghadap Kasio
"Sudah Bos...! berkas nya telah aku kirim ke email Bos" Jawab Kasio memperlihatkan laptop bawaan nya kepada Abian
"Bagus....!!! Aku akan mengatur rencana nya,disaat yang tepat aku akan menyebar Vidio Sonia dan juga kita akan menggeledah tempat Alex " Jelas Abian
"Siap Tuan ...!!"
Abian dan Berson berpamitan,dan terlihat Kasio juga masuk dalam mobilnya .
Abian telah menyelesaikan tugas nya yang sempat tertunda,hari ini dia telah memberikan keadilan untuk istri dan Adik nya Nadia .
Sonia dan Revan telah mendapati ajal nya,Abian merasa puas telah melenyapkan mereka berdua,dengan begitu Clara bisa hidup dengan tenang tanpa bayang - bayangan mantan.
"Tapi aku harus lebih waspada lagi..! kedepannya bahaya lebih parah dari ini ...bahkan mungkin aku dan Clara tidak bisa hidup dalam keadaan tenang,setiap saat harus waspada..." Gumam Abian memperhatikan foto Clara di handpone nya,foto yang waktu pertama kali dia bertemu dengan Clara.
Zara dan Zico mungkin kedepannya akan terancam keselamatan nya ,karena incaran satu- satunya Alex untuk saat ini pasti anak kembar Abian ,dia tau Abian sangat sayang dengan istri dan anak-anaknya.
Namun Abian bisa menjamin kalau Clara dan anak-anaknya akan selalu aman,dan dia juga berjanji dengan dirinya sendiri untuk selalu memberi keselamatan kepada istri dan anak nya .
Ting......Sebuah pesan masuk
"Sayang aku merindukanmu"
Pesan singkat dari Clara,Abian hanya tersenyum membaca nya ,lalu dia segera membalas pesan itu
"Aku juga merindukan mu,tunggu aku pulang,kamu punya janji dengan ku 5 ronde diatas ranjang"
Balas Abian tidak lupa juga menggoda istrinya
"Dasar pria Mes*um......hari ini libur dulu,aku harus banyak-banyak istirahat, nanti jahitan nya terbuka "
Balas Clara membuat Abian sedikit kecewa
"yah.....mengecewakan sekali π"
Abian membalas pesan Clara mengirim emoticon nangis membuat Clara ketawa
"ππππ sabar ya sayang .......!!!"
Balas Clara Pria itu hanya bisa senyum membayangkan kelucuan istrinya kalau sedang di depannya .
Abian segera menyimpan handpone nya,setelah menyuruh Clara untuk tidur duluan,karena dia masih dalam perjalanan pulang.