My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 115



Clara masih memejamkan mata nya berbaring di tempat tidur,Namun Abian telah bersiap - siap untuk bertemu dengan kolega nya di Jepang .


Setelah meninggalkan pesan kepada Clara,Abian segera pergi meninggalkan Clara di kamar hotel,Dia juga menitipkan Clara kepada Mattew.


Hari ini Abian punya janji dengan klien penting di Jepang dan orang itu mengajak bertemu di Ginza Grand Hotel,Abian segera menyuruh sopir hotel untuk pergi ke tempat yang di janjikan klien nya .


Sesampai di Ginza Grand Hotel,Abian melihat sedikit ramai pengunjung disana karena hari pekan.


Sesuai yang di infokan oleh klien nya Abian mencari meja dengan nomer 03 tamu VVIP .


"Selamat siang Tuan ...! Tamu anda sedang menunggu disebelah sini,mari saya antar..!" Sapa pelayan itu dengan ramah


Cekrek...pelayan itu membuka pintu,didalam nya sudah ada klien Abian yang sedang menunggu nya .


"excuse me....Mr.Hatakachi..?" Sapa Abian dengan ramah meskipun raut wajah terlihat datar


"Konon sā Abian..." Tuan Hatakachi menyambut Abian dengan ramah


"Apa sudah bisa kita bahas langsung masalah proyeknya ...!!" Tuan Hatakachi memanggil pelayan untuk membawakan beberapa menu makanan keatas meja mereka .


"kenapa berkas nya menjadi pembangunan rumah sakit bukan pembangunan supermarket ..?" sambung Tuan Hatakachi dengan perubahan berkas yang ada di tangan nya


"Maaf Tuan Hatakachi,untuk pembangunan supermarket saya tidak membutuhkan nya lagi karena sudah banyak di Negara E,saya membutuhkan tenaga medis di Jepang ,itu pun jika Tuan Hatakachi menyetujuinya " Jelas Abian mengambil minuman nya diatas .


"Apapun itu isi berkas tidak masalah,yang terpenting kita bisa bekerjasama " Jawab Tuan Hatakachi dengan santai


Lama sekali Abian menatap kearah Tuan Hatakachi,namun juga belum bisa memastikan jika Dia berkaitan dengan orang yang mereka cari,Penampilan nya tidak meyakinkan Abian .


"Bagaimana jika besok malam saya mengundang Tuan dan keluarga untuk makan malam di tempat saya ...!"


"Baik...! sebagai tanda kerjasama yang baik saya dan keluarga akan datang berkunjung " Jawab Abian lagi


"Tidak ...bukan untuk datang ke istana saya,namun lebih tepatnya,saya ingin mengajak kalian berkeliling menggunakan kapal pesiar " jelas Tuan Hatakachi melirik kearah Abian


"Kapal pesiar, Diamond Princess akan berlayar ke berbagai destinasi eksotis selama empat musim di sekitaran Jepang, ini musim yang bagus untuk kalian berlibur disini sambil bekerja" sambung Tuan Hatakachi lagi untuk menyakinkan Abian


Abian juga memikirkannya,jika Dia menyetujui nya,Dia bisa mengajak Clara berlibur,dan itu tentu bisa membuat wanita nya senang .


"baik saya setuju,jika Tuan tidak keberatan saya akan mengajak keluarga saya ikut berlayar " Ucap Abian meletakan kembali minuman nya diatas meja


"Tentu saja boleh,saya tidak keberatan dan saya juga akan mengajak keluarga saya ..!"


Abian dan Tuan Hatakachi lalu bersulang dan merayakan atas kerjasama mereka berdua .


***


Mike memandang wanita yang didepan nya penuh dengan rasa kagum dan mempesona,wanita itu adalah istrinya sekaligus CEO di perusahaan dimana Mike juga bekerja.


"Kenapa terus memandangi ku...!!" Ucap Roshita menatap kearah Mike yang duduk di depan nya


"Tidak....!aku hanya mengagumi nya saja,kau nampak sangat berubah disaat di Mexio dulu sama disini ...!" Ucap Mike tersenyum kepada Roshita


"Dulu karyawan sekarang CEO ya jelas harus berbeda " Roshita membalas senyum Mike yang melihat kearahnya


"Apakah Roshmi menelpon mu ...?" sambung Roshita lagi


"Tidak ...kenapa?"


"Dia meminta kita untuk berkunjung ke Negara S untuk menjenguknya disana..!Sudah lama kita tidak kesana " jawab Roshita menatap kearah mike


"Coba hubungi mereka dulu,jika mereka tidak sibuk hari ini kita akan mengajak mereka jalan - jalan " seru Roshita bangkit dari duduk nya berjalan menghampiri sang suami di depan mejanya


"Tunggu aku menelpon Abian ...!"


Setelah mencoba menghubungi Abian beberapa kali tanpa ada jawaban akhirnya Roshita memutuskan untuk menghubungi Clara .


"Baik...kalau begitu kami akan menjemput kalian di depan hotel " Roshita memutuskan panggilannya


"Bagaimana ...?" Tanya Mike yang penasaran


"Hanya ada mereka bertiga,Abian sedang ada rapat di luar "jawab Roshita menyimpan kembali handphonenya


"Yasudah ayoo....kita berangkat sekarang ...!"


Mike mengajak Roshita untuk segera menjemput Clara dan yang lain di hotel tempat mereka menginap .


Disaat Clara,Zara dan juga Mattew menunggu Roshita dan Mike di depan Hotel,mereka malah berhenti di seberang jalan karena tujuan mereka berbeda dengan arah hotel yang di tuju mereka untuk jalan- jalan.


Dari jauh Roshita sudah melambaikan jalan menyuruh mereka bertiga untuk menyebrang.


Mereka bertiga tidak membuang - buang waktu nya segera menyebrang,namun syal milik Mattew terjatuh Zara harus kembali mengambil nya lagi,Disaat yang bersamaan dengan angin yang begitu kencang mampu menerbangkan mantel jas milik Clara yang dia selipkan di lengan nya terjatuh,wanita ini segera mengambilnya tanpa memperdulikan resiko berbahaya yang akan terjadi berdiri di tengah jalan,Sementara Mattew sudah berhasil menjangkau tempat parkirnya mobil Mike .


Tiit .....tiitt.......suara klakson bus dengan berukuran panjang sedang melaju kearah dua wanita itu .


"Clara....!! awas...!! "Teriak Mattew begitu kencang,sedangkan posisi Zara lebih dekat dengan bus yang sedang melaju kearah mereka.Dengah spontan dan reflek Mattew berlari kearah Clara untuk menolong wanita itu,sementara Zara hanya tertegun melihat kearah Mattew yang berlari kearah Clara.


Bugh......tubuh Clara dan Mattew terjatuh ke seberang jalan,sementara Zara masih mematung di tempat semula dengan tatapan nya masih melihat kearah Mattew dan Clara .


"Awas............" Teriak seseorang yang berlari kearah Zara dan mendorong tubuh gadis kecil itu dengan sangat kuat sehingga Zara terpental jauh dari tempat nya berdiri,sementara bus yang hendak menabrak mereka tidak berhenti segera melaju sangat kencang.


"Kamu tidak apa - apa ?" Mattew membantu Clara untuk bangkit,sementara pria dingin ini belum sadar akan sesuatu yang terjadi dengan istrinya


"Aku....aku tidak apa -apa hanya luka ringan...! terimakasih ..." Clara membenarkan pakaian dan barang bawaan nya tidak ada yang luka serius selain goresan di bagian lengannya .


Sementara Zara masih berbaring di aspal,karena kepala nya terbentur sangat keras dengan pembatas jalan,namun diri nya masih memiliki kesadaran untuk melirik kearah lain.


"Paman....." gumam Zara dengan pandangan nya masih menoleh kearah Mattew dan Clara yang sedang sibuk dengan kondisi mereka masing - masing,dari jauh Roshita berlari menghampiri Mike dan Zara.


"Sayang kau tidak apa- apa..?" Roshita melihat keadaan Mike yang tadi menolong Zara,sementara Zara terbaring lemah diatas aspal.


"Aku tidak apa - apa ..! Zara....!" Mike segera berlari menghampiri gadis itu saat melihat Zara terbaring lemah.


"Bawa Dia kerumah sakit... "Seru Roshita


"Kalian berdua sampai kapan akan berdiri disitu ...!" Teriak Mike dengan kesal,lengan nya di penuhi luka dan berdarah


Mattew tersadar dari tempat nya berdiri,Dia baru melihat kearah aspal disana ada Zara yang terbaring lemah.


"Zara.....!!" Gumam Clara berlari menghampiri Zara,Mattew juga ikut menyusul melihat keadaan istri nya


"Sayang ...."panggil Clara namun gadis itu hanya tersenyum sebelum kesadarannya menghilang


"Cepat angkat tubuh nya dalam mobil,kita harus membawa Dia kerumah sakit ...!" Titah Roshita yang segera membuka pintu mobil.


Mereka segera membawa Zara kerumah sakit,dan yang lain juga harus mengobati luka mereka .