My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 114



Setelah melihat Tuan Arnots menanda tangani berkas kerjasama itu Zico segera berpamitan untuk kembali ke kantor.


"Tuan Arnots senang bekerjasama dengan Anda..!"


"Senang bekerjasama dengan Tuan Muda Zico.."


Mereka berdua berjabat tangan,Zico pergi meninggalkan meja Tuan Arnots yang masih berdiri memandangi Zico .


"papa........"Seseorang berlari kearah Tuan Arnots,Dia adalah putri tunggal Tuan Arnots bernama Emily


Tuan Arnots tersenyum melihat putrinya datang menghampiri nya dan mereka segera berpelukan .


"Pa...itu siapa..? Biasanya rekan kerja papa Tua -Tua tapi yang ini kelihatannya masih muda " Ucap Emily masih melirik kearah Zico yang berlalu dari meja nya tadi .


"Itu Anak dari klien papa...Tuan Muda Zico..!"


"Aku baru mendengar nya...! dimana Dia bersembunyi selama ini,Pria tampan seperti itu kenapa aku melewatkan nya ...!" Seru Emily menatap papa nya


"Aku baru saja mendengar mu memuja seorang lelaki,biasanya kau enggan membahas ini ...!" Tuan Arnots menatap kearah Emily,wanita itu hanya tersenyum membalas perkataan papanya.


"Yang ini berbeda pa..!dari raut wajah nya,sikap dan gaya nya terlalu mahal untuk dijelaskan,aku mau pria yang seperti ini pa...hanya ada satu di ribuan orang,Dia pria paling langka di Negara E ini ....!" jelas Emily masih melirik kearah bayangan Zico yang sudah hilang


"Bagaimana Dengan Daniel ...?Bukan kah Dia menyukaimu...?" Tuan Arnots kembali menatap kearah putrinya


"Dia yang menyukaiku tapi aku tidak ....!!!"


"Sudah ...ayoo...kita pulang..! kita akan merayakan kepulangan mu dirumah ..!! "


Tuan Arnots dan Emily beranjak dari tempat duduk nya untuk kembali pulang kerumah ,merayakan kepulangan anaknya dari Negera S.


***


Abian dan Clara serta Zara,Mattew berada dalam satu mobil,mereka menuju ke hotel yang telah di booking oleh Abian beberapa hari yang lalu sebelum berangkat ke Jepang .


Setelah mereka sampai di hotel yang mereka tuju,disana sudah ada Mike dan Roshita yang menunggu kedatangan mereka di lobi .


"Clara ....." sapa Roshita dengan akrab dan ingin segera memeluk Clara namun Abian melarang nya


"Jaga jarak kenapa kau suka sekali memeluk wanita ku ..!" Seru Abian berdiri di depan Clara,dengan posisi Roshita yang masih merentangkan kedua tangannya


"Sayang apa yang kau lakukan...!" Clara segera mendorong Abian kesamping dan memeluk Roshita yang masih mematung


"Maafkan suamiku,Dia terlalu posesif" sambung Clara lagi masih memeluk Roshita


Mike sama Mattew sudah terbiasa melihat sikap Abian yang begitu,Zara hanya bisa tertawa melihat papa nya yang ke kanak- Kanakan.


"Haii....Zara...kamu cantik banget,lebih cantik dari ibu mu,kamu imut banget sayang ....!" Roshita mencubit pipi Zara dan memeluk gadis itu


"Mata mu buta..! tidak ada wanita cantik selain istriku ..!" Ucap Abian menatap kearah Roshita


Roshita hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat mantan bos nya yang bersikap begitu datar dan cemburuan .


"Kalian sudah memesan kamar..?jika belum kalian bisa tinggal di istana kami..!" Seru Mike berjalan mendekati Roshita


"kami sudah memesan kamar..! nanti kita akan berkunjung ketempat mu..!" Jawab Abian menarik Clara kepelukan nya


"kalian begitu mari kita bersantai dulu sebelum kalian istirahat ..!" Sambung Roshita lagi mengajak mereka untuk ngopi bareng .


***


Mall Reeot adalah mall terbesar di Negara E ini,banyak orang yang suka memilih tempat ini untuk meeting dan juga untuk berbelanja.


"Kita ikuti mereka ...!" Zico menunjukkan kearah Anushka,Kasio segera paham dan mengikuti Zico dari belakang .


Young dan Anushka sudah menghabiskan banyak waktu untuk berbelanja,tapi yang mereka bawa hanya ada tiga kantong paperbag di tangan Anushka .


"Asisten Young tunggu dulu...! Aku tidak bisa berjalan cepat membawa belanjaan ini ..."teriak Anushka


"Aah......" bugh..!Anushka terjatuh karena membawa belanjaan yang begitu berat,Kasio segera datang membantu gadis itu atas perintah Zico


"Young ....!" Panggil Kasio,wanita itu segera menoleh dan kaget Zico sudah berada disana bersama dengan kakaknya


"Tuan Muda ...!!" Young menundukkan kepala nya "Akan aku bantu membawakan nya sebagian " sambung Young lagi mengambil belanjaan yang berserakan di lantai,namun Kasio melarang nya


"Biar aku saja yang bawa ..!" Seru Kasio


Setelah semua belanjaan di bereskan,Anushka dan Kasio segera bangkit untuk melanjutkan jalannya .


"semenjak kapan kamu lemah,apa semenjak enggak tinggal di pulau lagi...!!" Zico menatap tajam kearah Young,membuat Kasio gelisah,takut Zico akan marah.


"Maaf...maaf Tuan muda ...! saya ngaku salah " Young menundukkan kepala


"Kasio jalan ...!" tanpa memperdulikan Young mereka segera melanjutkan jalan,masih banyak barang yang harus mereka beli,beberapa perlengkapan dapur lain nya .


Anushka dan Young segera mengikuti mereka dari belakang .


"Apa yang mau kalian beli lagi ..!" Zico melirik kearah Anushka,namun gadis itu tidak menjawab


"Kami harus membeli sayur Tuan,dan disini tempatnya " jawab Young


"Segera belanja semua keperluan dapur,Kasio akan membantu kalian membawakan semua barang " Titah Zico,melirik kearah Kasio pria itu hanya menganggukkan kepala nya .


"Anushka ikut aku belanja...!" Young segera menarik lengan gadis itu,membuat Zico menatap kearah Young .


"Tuan aku akan melihat mereka" ucap Kasio menyusul Young dan Anushka .


Zico duduk di ruang tunggu yang disediakan disana,sudah dua jam Zico menunggu tapi mereka juga belum kembali,itu membuat pria itu kesal dan marah,raut wajahnya yang berubah masih menunggu di tempat itu.


"Tuan kita sudah selesai ...!!" Seru Young mendekati Zico,Pria itu melirik kearah Young tanpa membawakan satu barang pun di tangan nya,sementara Anushka membawa dua kantong belanjaan di tangan nya dan lain di bawakan oleh Kasio.


Zico menatap tajam kearah Kasio,pria itu segera mengerti atas lirikan Tuannya .


"Young ambil belanjaan di tangan Nona Anushka,ganti Dia membawakannya..!" Seru Kasio melirik kearah Young,wanita itu segera menurut atas perintah kakaknya.


"Baik kak..! Sini aku yang bawa saja,kamu kan sudah capek ..!" Young menarik paksa belanjaan di tangan Anushka membuat gadis itu terhentak dari tempat nya berdiri,Zico masih menatap tajam kearah Young,Kasio sangat paham dengan keadaan yang ada di depannya.


"Anak ini ...! kenapa bisa bersikap begitu di depan Tuan Muda,semoga saja Tuan muda tidak menghukumnya ...!" Batin Kasio melirik kearah Young dengan tatapan ke khawatiran .


"Kita pulang sekarang ...!"


Sampai di tempat parkiran,Young segera mengambil mobilnya dan di ikuti oleh Anushka .


"Kami akan pulang dengan mobil ini..!" seru Young membuka pintu mobil "Kak letakkan semua barang belanjaan di belakang mobil " Sambung Young lagi,Kasio segera menyimpan semua barang bawaan nya di belakang .


Setelah membereskan semua nya,Anushka segera masuk kedalam mobil dengan Young dan mereka segera pergi dari mall Reeot.


Kasio dan Zico juga segera berjalan menuju mobilnya .


"Kasio ...! ingat kan Young untuk menjaga batasnya..! jika Dia masih bersikap begitu kepada Anushka ,aku akan mengirimnya ke gudang pulau...!" ucap Zico saat sudah berada di dalam mobil


"Baik Tuan ..! akan saya ingatkan nanti..!" Kasio menggenggam erat setir mobil,memancarkan aura yang suram mendengarkan perkataan Zico,Dia tau betul gudang pulau itu tempat seperti apa,tempat untuk para tahanan perempuan yang bermain- main dengan mereka,Dia takut nasib Young akan sama dengan Sonia keluarga dari Balck Walk.