My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 17



Setiap waktu hanya kesunyian yang dirasakan oleh Clara,tinggal di lantai paling atas mansion,jangan kan suara orang suara burung saja kadang sudah jarang dia dengarkan,tapi di pagi ini iya terbangun dengan suara kicauan burung yang begitu banyak berhenti di tembok balkon.


Clara membalikkan tubuh nya mendapati Abian yang tidur terlentang di depannya dengan badan terbuka tanpa baju terlihat jelas bentuk tubuh pria itu begitu kekar dan mempesona.


Clara melihat nya dengan senyum diwajahnya,tangan nya bergerak ingin menyentuh dada Abian namun niat nya itu di urung kembali oleh Abian.


Clara turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi,kamar mandi begitu luas dia dengan sengaja tidak menutup nya,karena iya tau Abian akan segera bangun dan mandi untuk kekantor,tak ingin diri nya di ganggu, dia membiarkan pintunya terbuka,Clara berdiri dibawah shower air yang hidup,air mengalir begitu deras membasahi tubuh nya dari atas sampai bawah.


Benar saja Abian sudah bangun dan masuk kedalam kamar mandi,Clara yang melihat nya terkejut laki-laki itu tanpa malu Berdiri di samping clara dengan tubuh tanpa benang sehelai pun di tubuhnya,Terlihat jelas badannya yang kekar dan kuat tepat di samping clara di bawah shower yang lain .


Clara memandang Abian dan melirik serta memperhatikan tubuh Abian yang begitu bagus itu,tubuh nya kekar dan kuat.


"Apa yang kau inginkan dari diriku,kenapa memandang ku seperti itu" Tanya Abian yang masih melihat kedepan


"apa yang hebat dari mu.. yang harus aku lihat..!!" jawab clara,sontak membuat pria itu marah.


" aku telah memperingati mu,berhenti memancing ku..!!ku rasa kau belum cukup paham pada perkataan ku sebelum nya..!!" titah Abian,mencengkram dagu nya clara,wanita itu mendorong tubuh Abian , lalu pergi begitu saja meninggal kan Abian di kamar mandi.


Selesai berpakaian Clara turun kebawah untuk sarapan,disana sudah ada Nadia yang sedang sarapan.


"Morning.. kak...!!" sapa Nadia


"Morning...!!"


Clara duduk di depan Nadia,setelah beberapa menit berlalu mereka sarapan bersama,baru turun Abian yang hendak kekantor.


"Kak..sarapan dulu...!!" teriak Nadia saat melihat kakak nya berlalu dari depan pintu dapur


"Sudah biarkan saja,dia akan sarapan diluar "


Nadia melirik kearah Clara yang begitu tenang mengunyah sarapan nya,tanpa memperdulikan Abian yang belum sarapan.


Braaakk...!!


Terlihat Nadia yang bangun dari duduk nya sendok yang semula dia pegang jatuh dan makannya berhamburan kebawah .


"Nadia...!!!" panggil Clara


Clara sudah memprediksikan sebelumnya pasti akan terjadi seperti ini,karena menurut cerita dari Bi Sumi Nadia sangat sayang pada Abian dan juga dia tidak akan senang jika kakak nya itu tidak makan dengan tepat waktu,Nadia sudah mengejar Abian sampai pintu depan.


"Kak...!!kenapa tidak sarapan dulu.." tanya Nadia


"Aku akan sarapan di tempat Mattew ..!!ada hal penting yang harus aku lakukan " titah Abian membelai rambut Nadia


"Kak...hari ini aku akan tour bersama teman-teman ku...aku ingin membawa mobil" pinta Nadia


"Minta berson siap kan mobil dan sopir,kamu tidak boleh menyetir terlalu berbahaya..."


Abian selalu bersikap manis dan lembut dengan Nadia,karena yang di miliki Nadia saat ini hanyalah Abian seorang,Clara mengintip dari jendela ruang tengah,memperhatikan sikap lembut Abian.


"Beda disaat dengan ku..!!pasti bawaan nya emosi dan marah marah" batin Clara.


Clara lalu beranjak ke taman belakang,sudah aktivitas nya sehari-hari.Nadia memperhatikan Clara dari jauh dia melihat dengan sangat teliti gerak gerik Clara.


Di kantor ...


Abian yang baru saja datang langsung menghampiri Mike.


"Hari ini ada pertemuan di Bar seriosa...jemput Clara di mansion ajak dia sekalian,mungkin bisa sedikit membuatnya tenang "


"Tapi..bos kenapa harus aku yang jemput...kan bisa sekalian dengan bos" tanya Mike


Abian menatap kearah Mike,dan itu membuat pria itu ketakutan .


"gini Lo bos maksudnya kenapa gak bareng saja,kan dia istri bos kenapa aku yang harus jemput" sambung Mike lagi


"Aku sekarang langsung kesana,dan tidak akan pulang,jadi kamu pergilah jemput dia,bawa wanita itu ke bar seriosa" titah Abian lalu meninggal kan Mike sendiri di lobi.


Mike pun mengerti apa yang harus di lakukan nya,dia segera memberitahukan bi Sumi menyuruh Clara bersiap-siap nanti malam Mike akan menjemput Clara atas perintah Abian .


Malam pun tiba,seperti arahan dan perintah dari Abian,Clara telah bersiap-siap dan akan segera pergi menyusul Abian.


Mike telah menunggu lama Clara di ruang tengah,wanita itu segera turun kebawah menemui Mike dan segera pergi.


Mike menatap kearah Clara,Mike tidak memindahkan pandangan nya ke lain arah,dia sudah lama tidak melihat wanita itu,dan hari ini atas kemurahan hati bos nya dia bisa bertemu dengan Clara.


"akan ku pastikan kau pasti akan di bunuh oleh nya ...!!" bisik Mike sama Clara


Namun wanita itu sangat keras kepala,selalu memprovokasi Abian,dan selalu membuat Abian marah.


"Sebelumnya kamu tau Abian tidak akan senang kamu berpakaian seperti ini,tapi kenapa masih mengenakan nya" tanya Mike


"kau mau pergi atau tidak..!!jika tidak aku akan naik keatas lagi..!!"


Jawaban Clara membuat Mike terdiam dan segera membukakan pintu mobil,Clara masuk kedalam dengan senyum yang ter simpul dari sudut bibirnya membuat nya semakin cantik dan anggun.


Malam ini Clara mengenakan baju diatas lutut,lebih tepatnya panjang hanya sampai di pahanya saja,baju berwarna merah dan bagian belakang tetap terbuka.Dia sengaja memakai baju ini hanya ingin membuat Abian marah,dengan seperti itu,Abian akan melepaskannya .


Sesampai di Bar,Mike memegang tangan Clara agar tidak hilang diantara orang-orang,karena yang datang bukan hanya mereka saja,banyak rekan bisnis lain nya yang datang berkunjung ke Bar itu.


"Kamu tunggu disini..!!jangan kemana-mana,aku akan masuk sebentar ke room itu,ingat jangan pergi sebelum aku dan Abian kembali" titah Mike kepada clara


Wanita itu hanya diam saja,siapa sangka yang ada di pikirannya,dia malah berniat mengacaukan transaksi yang sebentar lagi akan di lakukan oleh Abian dan yang lain.


Tap...tap..tap..Clara mengenakan high hells dengan begitu tinggi,sehingga membuat nya semakin anggun,dia masuk kedalam room yang telah dilarang oleh mike.


Clara melirik kearah Abian yang sedang bernegosiasi,Abian belum menyadari keberadaan Clara didalam room itu,Clara mengambil segelas minuman dan mulai meminum nya,walaupun dulu dia belum pernah meminumnya.


Uhuk..uhuk...uhuk..karena tidak terbiasa akhirnya Clara terbatuk-batuk,disitu malah membuat yang lain sadar akan kedatangan Clara.


"Sayang ...kau belum terbiasa sini aku akan membantu mu supaya terbiasa" goda seorang pria dari anggota bisnis yang sedang bernego dengan Abian


Pria itu menyentuh sembarangan tubuh Clara sehingga membuat Clara memberontak,disitulah Abian baru sadar wanita itu adalah Clara,dia segera menghampiri Clara dan menolongnya dari lelaki hidung belang itu,dan terjadi lah perkelahian didalam room.


Tanpa sengaja Abian membunuh pria yang menggoda clara,pria itu adalah saudara dari alex.Musuh terbesar mereka.


Abian menarik paksa tangan Clara untuk keluar dari room itu.


"Kenapa...???kenapa kau selalu begini...!!! apakah aku terlalu baik padamu..!!!" pekik Abian,clara gemetaran melihat mata Abian aura mematikan keluar dari sana


"Aku sudah memperingati mu untuk tidak berpakaian seperti ini..!!siapa yang mau kau goda...? hah?? jawab aku" teriak Abian yang menghentak kan bahu Clara.


Wanita itu takut setengah mati melihat Abian yang begitu marah,emosi nya sudah berapi-api akan sulit di padam kan jika Clara memberontak saat ini juga.


"kau selalu bersikap seenaknya..!!tidak akan berfikir akibatnya dari perbuatan mu ini" ucap Abian mendorong Clara masuk kedalam mobil.


Clara masih terdiam meskipun air mata sudah tergenang di pelupuk mata siap-siap banjir namun dia masih menahan nya,clara melihat Abian yang begitu marah,dan bahkan wanita itu tidak berani menoleh kearah Abian yang duduk disamping nya.


"Kenapa kau membawa mobil begitu pelan..!!!" teriak Abian yang membuat berson kaget.


Berson segera melajukan mobilnya,dan tidak akan berani menoleh kebelakang .


"Bukan berkurang emosi nya malah semakin parah,aku pikir dengan adanya nyonya Clara tuan akan berubah ternyata malah lebih parah dari sebelumnya" batin berson


Siapa yang berani berbicara sekarang dengan kondisi Abian yang seperti itu,Clara pun terdiam seribu bahasa,tidak berani berbicara dengan Abian,clara yang sebelum nya sangat menantang pria itu,kini nyali nya ciut seketika setelah melihat level tertinggi puncak kemarahan Abian .


Abian menoleh kearah Clara yang hanya diam saja,tidak menjawab pertanyaan nya tadi,Abian sadar percuma berbicara dia hanya akan diam saja.


Abian mendapatkan berita kalau Nadia sudah berangkat tour bersama dengan temannya,tidak akan masalah kalau mereka pulang dalam keadaan begini,jadi tidak akan membuat Nadia curiga mengenai hubungannya dengan Clara.


"Melihat Abian begitu emosi tadi aku tidak berani mengusik nya saat ini,aku takut akan tambah membuat dia gila..!!" Batin Clara masih tetap di bawa tenang meskipun satu ucapan lagi dia akan berbeda alam dengan Abian.


Berson turun membuka kan pintu mobil untuk Clara,Abian segera turun dari mobil dan membanting pintu mobil dengan sangat keras,Clara melihat nya hanya diam saja,


Setelah tadi memprovokasi lelaki itu Clara tidak berani berbicara dengan Abian,bahkan dia tidak melihat ada Abian di dalam kamar nya disaat dia selesai mandi.


Clara segera naik ke ranjang dan tidur,Tujuan nya cuma satu ingin bebas dari Abian,dia tidak ingin hidup dengan orang yang begitu menakutkan,air mata yang sedari tadi di tahan Clara akhirnya keluar juga,Dia benar-benar takut jika berlama-lama disini Abian tidak bisa mengontrol dirinya maka dia akan segera menyusul orang tua nya.