
Mattew segera pergi ke lantai atas hotel tersebut,dan mencari Zara,tapi Mattew hanya melihat beberapa para pengawal Tuan King yang berdiri di depan kamar nya .
Mattew menyuruh Pelayan untuk membuat para pengawal itu pergi dari depan kamar Tuan king,setelah mereka pergi,Mattew segera pergi ke kamar Tuan King,dengan bantuan Manager Hotel,Mattew bisa membuka kamar itu.Dan melihat Tuan King yang sedang membelai rambut Zara dengan keadaan nya setengah mabuk,sedangkan Zara pingsan di sebelah Tuan King.
Dugh...
Dugh...
Mattew segera menghajar Tuan King sampai jatuh kelantai tidak sadarkan diri,ditambah lagi dirinya yang tengah mabuk,Mattew segera membawa Zara keluar dari kamar itu,dan menuju ke mobil,meletakan Zara di jok belakang sopir masih dalam keadaan pingsan .
Mattew segera membawa Zara pulang kerumah,karena cuaca sangat mendung dan alam turun hujan.
Malam pun tiba,mereka baru sampai di rumah,Mattew segera menggendong Zara masuk kedalam,setelah menelpon seseorang untuk menjemput Asisten Jo.
Mattew membawa Zara masuk kedalam kamar nya dan membaringkan gadis itu di atas ranjang nya.
"panas....panas sekali..!" Zara membuka kancing atas kemejanya ,Mattew segera keluar dari kamar Zara dan kembali membawa air dalam baskom untuk mengompres Zara.
Dengan wajah datar nya yang masih kesal,Mattew mengompres wajah Zara.
"Dingin...Dingin...pindahkan ..!" Zara segera menepis tangan Mattew agar tidak mengompres nya.
"Hah..."Bugh....!disaat Pria ini mau bangkit dan pergi Zara segera menarik tangan Mattew dan membuat nya jatuh keatas tubuh nya.Membuat Mattew membelalakkan mata nya melihat kearah Zara yang sedang mabuk.
"Kau sungguh tidak menganggap Ku Suami Mu ya...!!"Gumam Mattew,masih memandang wajah istrinya.
Bugh...!Zara kembali mendorong tubuh Mattew sehingga Pria itu terjatuh kelantai.
"Kau...!!" Gerutu Mattew dengan kesal.
"Haus.....haus...minum....! Aku mau minum "
Mattew segera bangkit dan mengambil minuman yang terletak di atas nakas,dan membantu Zara untuk meminumkan air nya.
"A...ku ma...u minum lagi...!Minum sampai ma...buk " Zara duduk di depan Mattew melihat kearah Mattew setengah sadar.
"Kau sudah mabuk masih mau minum...!" ucap Mattew dengan kesal melihat istrinya yang masih setengah sadar.
"Kau....Tuan Mattew ...yang suka marah- marah tidak jelas...! Kau bodoh,Kau gila...! Kau suami yang tak pun...ya ha..ti...!" Zara mengomel sambil menunjukkan jari nya kepada Mattew membuat pria ini semakin marah.
"berhenti,Kamu harus tidur lagi...Aku akan mengambil minuman jahe untuk Mu..tetap disini " Mattew membantu membaringkan tubuh Zara.
Mattew segera pergi meninggalkan Zara didalam kamar nya.Tetapi,begitu Mattew kembali ke kamar Dia malah tidak menemukan Zara ada di kamar nya.
"Dimana Dia...?"Gumam Mattew mencari Zara di semua ruangan,melihat kamar mandi juga tidak menemukan nya.
Mattew mencari Zara di kolong tempat tidur juga tidak menemukan Zara,didalam lemari baju juga tidak menemukan Zara.Mattew sempat - sempat nya mencari Zara di lemari es takut gadis ini masuk kesana.
"Dimana Dia...!" Gumam nya lagi,Tiba- tiba Mattew tanpa sengaja melirik kearah dinding kaca kamar nya,dan betapa kaget nya Dia melihat Zara berjalan kearah kolam renang.
"Oohh...Shiiitt....! Zara...............!"Teriak Mattew masih berada didalam kamar nya,dan berlari turun kelantai dasar untuk menyelamatkan Zara yang berjalan ke kolam renang.
"Zara......." panggil nya lagi saat sudah berada di halaman belakang,Semakin lama Zara semakin dekat dengan kolam renang .
"Panas....! panas...! Aku akan mandi....!A..ir...A..Ir"Dengan tubuh yang bergoyang Zara berjalan menuju kolam renang,dengan kepala nya bergoyang kiri dan kanan.
Dari jauh Mattew melihat Zara dua langkah lagi kaki nya akan menyentuh kolam renang .
"Zara........" teriak Mattew,Zara sempat menoleh kearah Mattew .
"Tuan dingin..!Anda disini...!" Matanya sayu,kepala nya pusing .
"Aahh...!" Zara kaget melihat Mattew sudah didepan nya.
"Huuuussss....."Mattew menarik tangan Zara kedalam pelukannya.Namun gadis itu malah memutar kan badannya,
cup..!
Sehingga Dia dan Mattew terjatuh kedalam kolam renang, dengan posisi Mattew yang di bawah,dan bibir mereka menyatu membuat Zara kaget dan memelototi Mattew,disaat sudah jatuh kedalam air Zara memejamkan matanya .
Brruuuummmm....!!Mereka berdua terjatuh bersama kedalam air.
"Haaaah....Haaah....."Zara kembali panik saat mendapati dirinya tidak menyentuh lantai kolam renang.
"A..ku...Aku akan mati....!" ucap Zara saat Dia memegang bahu Mattew dan kaki nya tergantung dari lantai,membuat Zara panik.
"Uhukkk ....uhukk..."Zara malah memeluk leher Mattew dengan kuat membuat Pria ini tidak bisa bernafas.
"Akkhh....!"
Zara kaget Mattew mendorongnya
Bruummmm...!
Mattew melepaskan leher nya dari tangan Zara dengan kasar,Karena merasa Dia tidak bisa bernafas jika tidak melepaskan tangan itu.
Zara segera berdiri saat merasa Dia akan tenggelam,tapi ternyata air hanya di bawah dadanya,membuat Dia menatap kearah Mattew dan nyengir.
"He...he...Rupanya air nya enggak penuh "
Zara tersenyum dalam keadaan mabuk ,kepala nya bergoyang - goyang,kemeja yang Zara kenakan basah dan transparan sehingga apa yang tersembunyi dibalik kemeja nya terlihat begitu nyata,membuat Mattew menelan ludah nya .
Mattew segera mendekat kearah Zara yang masih pengaruh minuman.
Cup.......!Mattew melumatkan bibir Zara dan menekankan kepala gadis itu dengan kuat membuat Zara susah bernafas,semakin lama semakin lembut ciuman Mattew membuat Zara memejamkan matanya menikmati setiap permainan lidah Mattew,Mattew menarik pinggang Zara agar lebih dekat dengan tubuhnya,perlahan - lahan tapi pasti,tangan Mattew menyentuh paha mulus Zara yang masih berbalut rok span nya.
Mattew segera membuka pengait rok dan menurunkan resleting rok nya Zara,membuat Zara membulatkan matanya melihat kearah Mattew.Tetapi pria ini menekan pinggang Zara lebih kuat agar tidak melepaskan ciuman nya dengan Mattew.
Setelah lama tenggelam dalam buaian ciuman mesranya dengan Zara,Mattew di kejutkan dengan sesuatu hal di perutnya,Dia merasakan nyeri yang begitu hebat,dan Dia segera menyudahi ciumannya dengan Zara.
"Uuh...."Mattew memegang perutnya dan menahan nyeri yang begitu kuat di perut nya.
"Bee...! kamu kenapa ?"Melihat Mattew yang kesakitan Zara datang mendatang dan memegang bahu Mattew,Zara menuntun Mattew untuk berjalan kepinggir kolam.
Setelah Mattew naik keatas,Zara juga ikut naik.Namun,Mattew melepaskan kemeja nya dan mengikat di pinggang Zara,membuat gadis ini tersenyum kearah Mattew.
"hanya Aku yang boleh liat nya ...!" bisik Mattew begitu selesai mengikat kemeja di pinggang Zara.
Zara tidak mengedipkan matanya melihat tubuh Mattew yang terkena air membuat Zara terpesona,apalagi barusan roti sobek milik Mattew membuat Zara ingin memegang nya.
"Lihatin nya nanti saja,kita harus segera masuk,jika tidak Kamu akan sakit"Dalam keadaan sakit pun masih sempat nya memikirkan orang lain,membuat Zara terkesima dengan perhatian Mattew,Zara memapah Mattew yang menahan sakit di bagian perutnya,sampai di dalam,Mattew meminta Zara untuk mandi duluan Dia akan menunggu Zara di sofa sampai istrinya selesai mandi.
Melihat Zara tidak kunjung keluar dari kamar nya,Mattew segera pergi ke ruangan baca untuk mengambil obat sakit perut nya,setelah selesai minum dan nyeri nya hilang Dia menyusul Zara di kamar nya.
Cekreekk...!
Pintu kamar terbuka,tapi Mattew tidak menemukan ada orang di kamar,melihat kamar kosong Mattew segera pergi untuk mandi,agar tidak sakit.
Mattew berencana mengajak Zara untuk melihat Clara,Mattew yakin jika Zara pasti merindukan mamanya dirumah sakit yang belum sadarkan diri.