My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 108



Clara berdiri di depan Young melihat halaman rumah penuh dengan bunga mawar kiriman Abian dan juga boneka yang begitu imut berdiri di depan Clara,hati wanita ini tersentuh namun Dia harus berpura -pura tidak menyukainya .


"Zico kamu memiliki korek api ...? "Tanya Clara mengulurkan tangan nya kedepan Zico


"Ada ma ...di dalam,sebentar aku ambil...!!"


Zico segera masuk kembali kedalam rumah ,dan beberapa menit sudah kembali dengan korek api di tangannya .


"Ma....ini..." Zico memberikan korek api kepada Clara


Wanita ini langsung berjalan kearah bonekanya,dan menghidupkan korek api yang ada di tangannya ,membakar semua boneka membuat Zico dan Young serta pengawal kaget.


"Ma....apa yang kau lakukan...?" Zico memegang lengan mama nya


"Hanya membakar pemberian yang tidak penting ....!!"


Jawab Clara santai,Young datang menghampiri Clara


"Nyonya ini.....!!"


"Tugas mu sudah selesai ..!! ini biar aku yang atasi ....!!" Ucap Clara menyuruh Young segera pergi


Clara segera mengambil handpone yang ada sama Zico,Clara merekam boneka dan bunga yang terbakar lalu mengirim nya kepada Abian .


"Tunggu papa mu menelpon,beri tahu mama...!!" Clara segera masuk kembali kedalam rumah,Zico hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat sikap mama dan papa nya.


PERUSAHAAN MEXIO....!!!


Abian sedang menghadiri rapat di kantor Mattew,mereka sedang membahas proyek yang ada di Jepang .


Ting....sebuah pesan masuk ke handpone Abian,Dia melihat pengirim nya Zico anaknya,tidak langsung membuka nya .


Setelah Mattew membubarkan rapat nya,semua staf segera keluar dari ruangan itu,Mattew menyuruh Abian tetap tinggal untuk membahasakan masalah kuliah Zara.


"Ada laki - laki yang dekat dengan Zara ...di kampus ..!! Mattew duduk di depan Abian


"Siapa Dia...? Selidiki laki - laki itu jangan sampai pria itu mendekati Zara...!!" Abian melirik kearah Mattew


"Asisten Jo telah menyelidiki nya,aku akan membatasi kebebasan Zara di kampus" Jawab Mattew datar


"Apa kau mencintai wanita lain selain Zara ...!!" Abian menatap tajam kearah Mattew yang duduk di depannya


"Kau tau ...!! dari dulu aku mencintai Dia seorang ...!! hanya Dia yang bisa mengatasi syndrome akut ku...!!" Jawab Mattew fokus melihat kedepan Abian


"Clara ....!!" Tatapan datar Abian melirik kejam kearah Mattew yang tidak jauh dari nya


"Aku masih ada rapat lain di luar,aku akan pergi....!! " Mattew meninggalkan Abian di ruang meeting nya,membuat Abian kesal dan emosi


"Aku peringati kamu...!! jangan coba- coba mendekati Clara ...!!"


"Akan aku ingat "


Tatapan kedua pria itu sangat mengerikan masing - masing punya penglihatan yang cukup tajam .


Sampai di dalam mobil Abian membuka pesan yang dikirim Zico,Pria itu membulatkan mata nya,Netra elang itu memancarkan aura merah.


"Berson kita ke rumah Beauty ....!!" Suara serak nya yang datar,mengeluarkan aura merah dari Netra matanya .


"Baik Tuan ...!" Jawab Berson dengan gemetar melihat Abian yang penuh emosi


"Berani sekali Dia membakar pemberian ku...!!" Batin Abian menggenggam handpone nya dengan kuat .


***


Zara berjalan di lorong kampus untuk menuju pintu gerbang,hari ini Dia pulang terlambat .


Braakk.... "Aduhh....." Zara terjatuh kelantai Seseorang mendorong Zara sampai terjatuh,Disaat Zara melirik kearah belakang ada segerombolan laki - laki berdiri tepat di belakang Zara.


"Siapa kalian....?"


"Kamu tidak mengenal kami...? sombong sekali kamu ...!!" Ucap salah satu laki - laki itu


"Tidak semua disini harus aku kenal..!! apa lagi kalian ...!" Zara segera berjalan meninggalkan para laki - laki,tapi salah satu dari mereka malah menghalang jalan Zara.


"Minggir....!" ucap Zara dengan kesal,ada seseorang yang menghalang jalannya


"Bawa perempuan itu ke ruangan ....!!" Titah salah satu dari mereka


Mereka menyeret Zara kedalam ruangan,tiba- tiba Kevin datang melihat Zara sedang ribut dengan para lelaki di kampus kakak senior mereka .


"Apa yang kalian lakukan ...?" Kevin berdiri tidak jauh dari Zara


"Jangan ikut campur urusan kami...!!"


"Berani nya kamu...!!"


Mereka segera menyerang Kevin yang telah mengganggu suasana hati para preman kampus itu .


Dengan kepintarannya Kevin bisa mengalahkan para berandalan itu,mereka segera pergi meninggalkan Zara dan Kevin .


"Kamu tidak apa - apa...?"Kevin mendekati Zara


"Aku tidak apa- apa,Teriamaksih telah menyelamatkan aku...!! kamu sendiri tidak apa- apa?" Zara berbalik bertanya Dia melihat Kevin terluka,dan menawar kan diri untuk membantu Kevin berobat .


"apa perlu aku membawa mu kerumah sakit ..?" Sambung Zara lagi


"Tidak...! tidak perlu ...! aku tidak apa - apa ..!! ini sudah jam pulang ...ayoo aku antar sampai gerbang ...!!"


Zara segera mengikuti Kevin dari belakang,dan tersenyum kearah laki - laki itu.


Depan gerbang kampus terlihat sebuah mobil yang tidak asing bagi Zara,mobil itu adalah milik Mattew yang datang menjemputnya.


Mattew menatap Zara dari dalam mobil,melihat Zara yang dekat dengan Kevin ,Mattew mengepalkan tangan nya,menatap dengan dingin kearah Zara,Asisten Jo menyadari itu.


"Aku duluan ya,aku sudah di jemput ...!! Bye..." Zara melambaikan tangan kerah Kevin dan segera masuk kedalam mobil jemputan nya.


Blam....!! Zara menutup Pintu mobil,saat sudah masuk kedalam baru menyadari ada Mattew di dalam mobil .


"Paman.....!!!" Zara kaget melihat kearah Mattew yang datar melihat kedepan


"Asisten Jo jalan...!!"


Mobil segera melaju ke arah Utara,meninggalkan gerbang kampus itu.


"Paman kenapa paman punya waktu untuk menjemput ku...!! " Tanya Zara yang melihat Mattew masih diam saja .


"Aku hari ini tidak sibuk jadi datang menjemputmu ...!!" Jawab Mattew datar


"Tuan Mattew hari ini telah membatalkan lima rapat penting hanya untuk menjemput Nyonya Zara,masih bilang tidak sibuk ...!!" Batin Asisten Jo melirik kearah kaca yang ada di depan nya, tatapan Mattew yang dingin melihat kearah depan.


"Akh......"Zara memegang perut nya membuat Mattew melirik kearah nya


"Ada apa..?" Mattew masih bersikap dingin kepada Zara


"Perut ku sakit ...!! Aku lagi datang bulan...hari ini hari pertama,dan ini cukup sakit...!!" masih memegang perut nya


"Aku membutuhkan pembalut,apa bisa berhenti di swalayan sebentar ...!!" pinta Zara melirik kearah Mattew


"Asisten Jo berhenti di supermarket yang ada di komplek perumahan kita...!!"


"Baik tuan ...."


Mattew melirik kearah Zara yang masih menahan sakit nya.


"Tuan kita sudah sampai ...!!"


"Paman aku bisa meminta tolong enggak belikan aku pembalut dan minuman penghilang nyeri di perut ...!!" Zara melirik kearah Mattew dan penuh harap,Wajah Mattew berubah menjadi merah menahan emosinya


"Biar saya saja Tuan ...!!" Asisten Jo menawar diri sebelum Tuan Mattew marah


"Tidak perlu aku akan pergi belikan sendiri...!!"


"Ini aku tidak salah liat ...??" batin asisten Jo,Melihat Tuan Mattew yang keluar dari mobil nya masuk kedalam supermarket untuk membelikan keperluan Zara.


Sampai didalam supermarket Mattew sedikit canggung harus memilik peralatan untuk wanita.


"Selamat sore Tuan Mattew ..." Sapa pelayan toko yang sudah mengenal sosok Mattew,pria terkaya di komplek mereka.


"ada yang bisa saya bantu " Sambung Pelayan toko saat melihat Mattew yang sibuk melirik Kanan dan kiri.


"Carikan untuk saya pembalut dan penghilang nyeri untuk wanita ..." Ucap Mattew sedikit ragu,pelayan toko kaget,dan itu membuat Mattew melirik kearahnya dengan tajam


"Ah....akan sa..saya cari segera Tuan ...!!"


pelayan itu segera pergi mengambil pesanan Mattew, seseorang menyapa Mattew di dalam supermarket itu .


"Tuan Mattew...?"


Mattew melirik kearah sumber suara yang memanggil nya.


"Nona...Naima...!" Gumam Mattew saat melihat wanita itu.


"Tuan ini pesanan Anda ...!! "


Mattew segera pergi untuk membayar belanjaan nya tanpa menghiraukan Naima.Wanita itu melirik kearah isi belanjaan Mattew,semua keperluan wanita,Naima penasaran untuk siapa Mattew membeli nya sedangkan selama ini Mattew tidak dekat dengan siapapun .