My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 138



Zico masuk kedalam rumah Beauty,dengan tatapan datar Nya Dia melangkah naik kelantai atas,membukakan kamar, melihat suasana yang sepi disana,tidak ada satu orang pun yang akan mengganggu ketenangan Nya.


Bugh..!


Baru juga membuka pintu kamar,tubuh Nya sudah ambruk kelantai.Duduk menompang tubuh dengan lutut,menundukkan kepala,tetes demi tetes mulai terjatuh dari netra biru Nya.


"Aaaaaaaaa......!" Teriak Zico begitu keras,bergema didalam ruangan tangisan seorang pria yang dari tadi disembunyikan dari semua orang, tapi sekarang sudah tidak lagi di tahan kan.


"Tuhan ...! jika Aku telah melakukan kesalahan Kau bisa mengantikan Nya dengan Ku,asal Dia tetap hidup,Kau tau,Dia adalah sosok tiga Nyawa yang ada dalam diriNya,jadi biarkan Aku menggantikanNya ....!"


"Tuan .....!" Anushka datang melihat Zico didalam kamarNya .Mendengar gadis itu Memanggilnya Dia hanya bisa diam tanpa melirik kearah Gadis itu.


"Apa yang terjadi ...?" Dia berdiri di dekat Zico dimana pria itu duduk,dan Zico segera menarik tubuh Anushka bersama dengan Nya.


"Tu..Tuan kau menangis..?" Tanya Anushka yang heran,Zico segera menyeka air mataNya dengan kasar.


"Tidak...!Aku tidak menangis...!"


Bugh! Zico memejamkan mataNya di pangkuan Anushka semakin membuat gadis ini takut,bagaimana bisa orang sekejam ini bisa menangis,mereka dikenal dengan manusia yang tidak punya hati,tapi hari ini Zico membuktikan kalau Dia punya sisi lembut yang tidak banyak orang tau.


"Nyonya Besar kecelakaan..! dan itu di sengaja kan oleh seseorang ..! Aku akan membunuh orang itu,dan satu lagi siapapun yang menyakiti orang di dekat Ku,Aku tidak akan melepaskan Nya...!" Tanpa sengaja Zico mencengkram kuat lengan Anushka membuat gadis itu merintih kesakitan.


"Akh.....!" mendengar rintihan Anushka Zico kaget dan segera melepaskan tanganNya.


"Maaf,Aku tidak bermaksud menyakiti Mu...!" Zico memegang wajah Anushka dan menyatukan dahiNya dengan dahi Anushka.


"Tinggal disisi Ku cukup membahayakan Kamu,apa Kamu sanggup berada didekat Ku,setiap hari Nyawa Mu akan di incar banyak orang,begitu juga dengan Aku,sama hal Nya yang terjadi dengan Nyonya Besar,kejadian hari ini bukan yang pertama tapi yang kesekian kaliNya..!" ucap Zico masih dengan posisi sebelumNya.


"Aku akan selalu berada di dekatMu,apapun yang terjadi Kamu orang pertama yang Melindungi Ku...!"


Zico menatap kearah gadis yang ada di depanNya,gadis yang sebelumnya pernah Dia siksa,bahkan gara - gara ini juga Dia melawan Abian,sungguh sangat rumit hubungan mereka.


kriing...


kriing...


Young menelpon Zico,pria ini sebenarnya enggan mengangkat nya,karena situasi saat ini berbeda,Dia langsung mengangkat panggilan dari Young.


"hallo...!Baik...Aku segera kesana ..!"


Entah apa yang di sampaikan Young,Zico terlihat begitu marah.


"Tunggu Aku pulang..!Aku akan pergi menyelesaikan tugas Ku ..!"Ucap Zico kepada Anushka


Cup..!


Anushka hanya menganggukkan kepala Nya saja setelah Zico mencium kening Dia.


Melihat kepergian Zico,membuat Anushka gelisah seakan sosok kejam itu tidak akan pernah kembali kesini.


Zico segera berlalu dari bayangan netra Anushka,menutupi pintu kamar itu,gadis ini hanya bisa menatap Nya dari balkon kamar kearah mobil yang di kemudi oleh Zico keluar dari halaman rumah .


***


Abian berjalan mengikuti Dokter Sinta dari belakang menuju ruangan nya .


"Dok,bagaimana kondisi wajah istri saya,apa masih bisa di operasi ..?" Abian terlihat tenang,namun Dia gelisah.


"eemm..!"Abian menatap Dokter Sinta yang menghela nafasNya saat mendengar pertanyaan nya . "Kemungkinan berhasil hanya ada 20 persen,gagal 80 persen,saya belum bisa memberi harapan penuh untuk operasi wajah pasien,karena saat ini kondisi pasien sangat melemah,bahkan beberapa kali detak jantung pasien berhenti saat melalukan tindakan operasi sebelumnya " penjelasan Dokter Sinta membuat dada Abian sesak,suasana ruangan terlihat begitu mencekam.


Brak..! Abian mengebrak meja membuat Dokter sinta kaget,dan ragu untuk memberitahukan berita duka lainnya .


"lakukan yang terbaik,aku bisa menerima kondisi Nya saat ini,meskipun wajahnya hancur aku masih mencintaiNya seperti dulu,tapi Dok,Clara tidak akan bisa menerima kondisi nya saat ini,Dia akan sedih bahkan stres jika mengetahui sebagian wajahnya hancur..!itu akan membuat Aku tertekan jika melihat kondisiNya yang frustasi" Tatapan mata Abian menjelaskan semua isi hatiNya,membuat Dokter Sinta terperangah .


"Tunggu Pasien siuman dan baikan kita bisa konsultasi untuk operasi plastik,tapi jika pasien belum sadarkan diri kita tidak bisa melakukan tindakan itu ..!" Penuturan Dokter Sinta semakin membuat Abian gelisah dan panik.


"Tuan ....!" Panggilan Dokter Sinta membuat Abian melirik tajam kearahnya,Tatapan Dokter Sinta yang sayu ingin memberitahukan sesuatu hal duka kepada Abian.Namun,rasa ragu itu menyelimuti hati Dokter Sinta.


"Ada apa Dok..? apa yang mau Dokter katakan..?" Melihat wajah ke khawatiran Dokter Sinta semakin membuat Abian penasaran.


"Tuan silahkan duduk kembali,aku akan menjelaskan Nya...!" Abian kembali duduk dengan tenang di depan Dokter Sinta .


"emmmm...hussss...!" terlihat Dokter Sinta kembali membuang nafas Nya,dan mengambil hasil laporan punya Clara yang di bawa nya dari ruang operasi.


"istri Tuan mengalami pendarahan,sehingga janin yang berusia tiga bulan tidak bisa kita selamat kan,istri tuan mengalami keguguran dari benturan hebat yang dialami Nyonya Clara,membuat rahimnya harus diangkat,dan bayi nya juga tidak selamat ..! "


Jederrrrrr.........! Abian merasa mendengarkan suara petir yang menyambar di telinga dan juga hatinya,Mata nya yang semula tajam kini sendu dan berkaca-kaca,raut wajah yang semula nya sangar berubah menjadi pucat pasi,tatapan yang semula fokus kedepan kini di hadap kan dengan bayangan hitam penuh penderitaan .


RahangNya mengeras,menggertakkan giginya,membayangkan penderitaan yang dialami istriNya,Abian belum menanggapi penjelasan Dokter Sinta,Dia sedang bergelut dengan hati dan pikiran Nya .


"Aaaaaa....!" Seketika Dia tersadar Dia telah membuang semua barang yang terletak diatas meja Dokter Sinta,Abian mengamuk,menghancurkan seisi ruangan itu,membuat Dokter Sinta keluar dari ruangan untuk memanggil Berson.


"Tuan ...! tenang ..!" Berson datang menenangkan Abian yang tengah hancur.


"Ada berita seperti ini kenapa Aku tidak tau...?" teriak Nya melihat kearah Dokter Sinta .


"Menurut kita lihat pasien juga tidak tau kalau diriNya tengah hamil,karena disini tidak ada tanda - tanda pemeriksaan dari Nyonya Clara akhir - akhir ini" jelas Dokter Sinta lagi


"Jadi Tuan,tolong rahasiakan hasil pemeriksaan ini dari Nyonya Clara,karena jika pasien mengetahui Nya Dia akan lebih hancur...!" sambung Dokter Sinta lagi.


"simpan laporan itu,Aku akan mengambilnya setelah Clara bisa di bawa pulang ...!" Ucap Abian tidak menatap kearah Dokter Sinta


"Baik Tuan ...!"


Abian berjalan meninggalkan ruangan Dokter Sinta,Berson membantu membereskan ruangan yang berantakan itu.


Abian duduk di depan ruangan Dokter Sinta di kursi yang disediakan pihak rumah sakit,Abian teringat kembali kata - kata Clara beberapa minggu yang lalu,saat mereka pergi ke Jepang .


"Sayang ...jika kita memiliki bayi lagi itu pasti akan lebih menyenangkan,aku ingin anak perempuan satu lagi untuk menemani ku,aku tidak mau kau mengirim nya jauh seperti yang sebelumnya aku ingin melihat anak - anak tumbuh dengan ku " ucap Clara lirik sambil mengusap perut nya


"sayang kau bisa memiliki beberapa orang anak yang kau inginkan,aku akan membiarkan mu merawat mereka cup ..!" Abian mencium kening istriNya,melihat kebahagian dalam senyuman Clara saat itu.


"Jadi saat itu Clara sedang hamil,kenapa aku tidak menyadari Nya"Ucap Abian tersadar dari ingatannya.


"Aahhhh..! stupid...!" Abian meremas rambutnya dengan kasar,terlihat wajahnya yang berantakan karena memikirkan kondisi istrinya yang belum sadarkan diri,ditambah lagi berita duka yang baru saja di dengar Nya.


"Aku bukan lah suami yang baik untuk Dia,Aku belum membahagiakan Nya" batin Abian menatap tajam kearah depan.


kriing....


kriing....


"hallo,Kasio...!" panggil Abian saat panggilan tersambung


"Tuan...!semua pesawat sudah di bajak,Walikota Negara E juga ikut turun tangan setelah mendengar berita kalau pesawat di Negara E semua di bajak,Tuan Wilson Antoni,meminta Anda untuk mengadakan rapat dengan Nya,sore ini..!" Jelas Kasio


"Adakan pertemuan tertutup antara Aku dan Walikota,jangan ada media yang tau ...!" Titah Abian mematikan handpone Nya .