My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 59



Suara getaran handpone membangun kan Mike yang masih terlelap,padahal jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi.


Dddzzzttt.......


Ddddzzzzttttt......


Dddddzzzztttt...


Di layar handpone sudah tertera ada 20x panggilan tak terjawab dari Bos.


Ddddzztt....Dddttzzz... Mike segera meraba handpone yang ada di nakas dan meletakkan nya di telinga.


"MIKE ............!!!! 10 MENIT KAU TIDAK SAMPAI DISINI ....JANGAN HARAP BESOK MASIH BISA KERJA ..!!!! "


Mike menjauhkan handpone nya dari telinga karena kaget dengan teriakan Abian diseberang sana .


Dia merasakan angin yang keluar dari handphonenya cukup kuat setara dengan teriakan Bos nya itu.


"Mati aku....!! jam 10" batin nya melirik kearah jam yang ada di dinding kamar itu


"Bos aku akan segera kesana.."


"SEKARANG WAKTU MU CUMA 10 MENIT..!!"


"tapi..Bos....."


Tut...Tut....pertanda panggilan terputus,Abian mematikan panggilan nya.


"Aah...sial.....!!"


Mike bergerak cepat ke kamar mandi,tidak lupa memesankan stelan jas kepada pelayan hotel untuk iya pakaikan .


Waktu Mike tersisa 2 menit lagi,dia segera menyalakan mobil nya,dengan kecepatan diatas rata-rata,pagi ini dia sedang tidak seperti pergi kekantor,tapi lebih tepatnya dia sedang main balapan di jalan .


Abian sudah menunggu lama Mike di ruangan nya,tapi pria itu tidak juga kunjung datang,dia menghitung mundur waktunya dengan jari jemari nya mengetuk keatas meja.


Tuk...!!! "Dia belum datang .."Gumam nya selesai menghitung


Cekreeekkk ...."Bos maaf aku telat ...Haah..Haaaah....haaah...."Nafas Mike masih tidak beraturan karena kecapean mengejar waktu dan harus lari sampai tepat pada waktu yang di tentukan Abian .


"Siap kan berkas nya !!! semua orang sudah menunggu kita di ruang meeting ...." Titah Abian menatap tajam kearah Mike yang masih berdiri di ambang pintu.


"Roshita.....tes...tes ....."Abian mencoba mengirim pesan ke resepsionis namun Roshita tidak menjawab,dan Abian telah melakukan itu sebanyak 5x membuat nya emosi lagi,hari ini dua orang itu sungguh membuat Abian kesal.


Abian segera keluar dari ruangannya ,dan melirik kearah Mike yang masih berdiri di ambang pintu.


"Panggil Roshita ke ruangan ku...!!!"


"Baik...Bos..."


Masih kelihatan Mike yang sibuk mengatur nafas nya,jantung nya berdegup begitu kencang .


"Maaf Tuan ...ini surat pengunduran diri dari Roshita,Tapi pagi dia menitipkan kepada saya " seru tukang service yang ada di Mexio ,Mike yang saat itu mendengar nya langsung kaget .


"Pengunduran diri..?" tanya Mike merebut kertas di tangan Abian


"Mike....!!!! Dimana etika mu...!!" Abian menatap kearah mike begitu emosi ingin rasa nya membunuhnya saat ini


"Maaf Bos ...aku akan mengambil berkas untuk rapat "


Mike pergi meninggalkan Abian di depan ruangannya ,setelah 5 menit Mike kembali lagi dengan berkas yang ada di tangan nya .


Mike mengikuti Abian dari belakang ,dengan perasaan yang kacau,Mike berusaha untuk melibatkan perasaan nya dengan jam kerja.


"Rapat nya bisa di mulai...."


"Saya juga ingin meningkatkan pemasaran di supermarket kita yang ada di ujung kota,Mike jelaskan lebih jelas maksud dan tujuan saya "


Abian melihat kearah Mike yang tidak fokus dalam rapat.


"Kita meningkatkan pemasaran dengan cepat,jika kita saling berinteraksi dengan pelanggan,misalnya kita lebih mengetahui bulan ini apa yang sedang dicari orang dan banyak di minati orang,kalau bisa saya mengajurkan kita harus punya platfrom media sosial untuk mengembangkan pesat penjualan kita,jaman sekarang berjualan melalui media sosial juga banyak menguntungkan" jelas mike


Abian mengerti dengan keadaan mike meski keadaan nya sedang tidak baik-baik saja,tapi Mike tau waktu kerja.


"kita akan meluncurkan pemasaran baru untuk Minggu depan,Carikan tempat yang strategis dan juga interaksi yang bagus di lingkungan sekitar,aku akan membangun kan restoran makanan ditempat itu,Mike proyek nya aku serah kan kepada mu dan tim..."


"Baik Bos ...!"


"Semua nya cukup disini kalian bisa bubar...!!"


Abian mengakhiri rapatnya,semua orang keluar dari ruangan rapat kecuali Mike,yang masih membereskan berkasnya .


"Apa yang terjadi...?" tanya Abian kepada sahabatnya


"Tidak ada yang terjadi,hanya kesalahpahaman biasa,nanti juga akan baikan,tapi soal dia mengundurkan diri aku tidak tau....aku akan mencari tau nya segera...!!! aku permisi dulu Bos .... " jelaskan Mike,mengambil berkas dan keluar dari ruangan Meeting


"Carikan bagian resepsionis baru,akhir-akhir ini ada yang melamar kerja coba di cek ulang data mereka"


"Baik Bos..."


Abian hanya bisa melirik kearah Mike yang berlalu dari hadapannya,Selama ini Mike cukup setia di mexio bahkan dia belum pernah meminta izin untuk hal yang tidak penting,dia selalu setia mendamping Abian.


***


Perusahaan Kosmetik, CLARA BEAUTY ...!!!


Semua para karyawan dan dewan direksi yang menjadi penanggung jawab di Clara Beauty telah di kumpulkan di ruangan rapat,hari ini Clara akan mengambil alih bagian pemegang saham dan juga kepemilikan perusahaan.


Semua orang sudah berkumpul,termasuk Karin asisten Revan sebelumnya masih bekerja disana.


"Selamat pagi semua nya,perkenalkan saya Clara Beauty sebelum nya jika kalian karyawan lama kalian pasti mengenal saya ,perusahaan ini sekarang di bawah pimpinan saya,saya bertanggung jawab disini,jika ada yang mau di tanya silahkan"


Clara duduk di kursi pemimpin


"Bagaimana bisa di pegang oleh seorang wanita dan itu masih muda,apakah tidak mempengaruhi investor seperti kami ini..??"


"Soal investor dan kinerja nya,kalian tidak perlu takut,saya akan menjamin semua berjalan dengan lancar dan saya siap menerima konsekuensinya jika kalian merugi banyak"


jelas clara berharap,para investor dan yang lain bisa menerima penjelasan Clara.


Clara merasa bagian dada nya sakit,ada yang sesak disana,dia baru ingat tadi pagi belum memompa ASI nya.


"Bukannya direkturnya Tuan Abian,kenapa anda yang mengambil alih kepimpinannya " Tanya investor wanita yang duduk di pojok nya Ny.Santi dari perusahaan tekstil


"Memang Tuan Abian Direktur utama nya,tapi disini saya yang bertanggung jawab ..." Clara tidak bisa menahan rasa sakitnya lagi,dia menyadari br* nya yang basah.


Cekrek.....Pintu ruang rapat terbuka terlihat Abian dan dua pengawalnya masuk kedalam ruangan rapat yang di pimpin oleh Clara.


"Tuan Abian ...."


"Apakah ada yang ragu dengan keputusan istri saya...!!! jika tidak rapat sampai disini saja ..." ucap Abian tegas,semua investor serta staf lain nya berpamitan keluar dari ruangan rapat ,kalau sudah keputusan Abian tidak ada yang berani membantah .


Abian melirik kearah Clara yang duduk dengan sedikit menunduk,menahan rasa sakit nya,semakin lama baju nya semakin basah,dia tidak tahan lagi,air mata nya mulai menetes.


"Kalian keluar dulu...!!!" Titah Abian kepada pengawal nya


Dua orang pengawal itu segera keluar dan menunggu di balik pintu ruangan rapat .