
Abian segera memegang tangan Clara menenangkan istrinya,Clara berusaha untuk tetap tenang dan masih tersenyum kepada suaminya .
"sampai jumpa lagi Tuan Abian "
"Sampai jumpa lagi "
Mereka berjabat tangan,mengakhiri pertemuan hari ini,Disepanjang jalan Clara tidak berbicara dengan Abian, meskipun Abian mencoba menggoda nya.
Abian beberapa kali mencoba menyentuh Clara saat di dalam mobil,dan mencium wajah dan leh*r istrinya.Namun,Clara selalu menghindar untuk disentuh oleh Abian .
"Apa senjata mu terus tegang saat kau bertemu dengan mantan mu...! tidak bisa melepaskan hasrat dengan Nya,kau mencoba menyentuh ku ..!" Cibir Clara tiba - tiba membuat Abian terperangah,Berson juga ikut terkejut mendengar ucapan Clara yang dari tadi diam tiba - tiba mengeluarkan kata - kata begitu sakit .
"Sayang itu hanya masa lalu....!ini tidak ada hubungannya dengan Dia ...Kamu yang selalu membuat hasrat ku menggebu - gebu bukan wanita itu "Abian mencoba mendekati Clara lagu.Namun,Clara masih terlihat marah .
Cup.....Abian mencium tangan istrinya merayu Clara agar berhenti marah dengan nya .
"Tidak perlu merayu ku..!Aku tidak akan luluh"Jawab Clara ketus,Abian mengerutkan kening nya melihat kearah istri nya yang cemburu dan marah.
Abian hanya bisa duduk diam tanpa mengganggu Clara yang tengah emosi dengan Nya .
***
Kevin dan lain baru saja keluar dari kantor begitu juga dengan Zara.
"Mau aku antar ...?" Ucap Kevin menawarkan diri kepada Zara
"Apa tidak merepotkan ...?"
"tentu tidak....!!Aku ingin mengajak mu keliling Taman,jika kamu tidak keberatan " Kevin mulai mencari cara untuk mengungkapkan perasaan nya kepada Zara,agar bisa memenang kan taruhannya dengan Daniel .
"Hari ini aku tidak ada kegiatan,ayooo pergi....!"
Kevin segera membonceng Zara naik ke MoGe Nya.
Dari dalam mobil Mattew menatap Zara,dari tadi Dia menunggu Zara keluar untuk pulang,namun gadis itu malah pergi dengan pria lain .
"Tuan...Nyonya....." Ucapan Asisten Jo terputus
"Jalan ...! kita kembali kerumah ...!"
"Baik Tuan ....!"
Asisten Jo segera melajukan mobilnya,untuk mengantar Tuan Mattew pulang kerumah.
Di taman tempat bermain,Zara turun dari mobil,baru kali ini Dia merasa sangat bahagia,dan baru kali ini juga Dia di bawa jalan - jalan ketempat sesederhana dan seseru ini,Dia belum pernah datang ketempat ini.
"Apa kau senang ..." Suara Kevin mengagetkan Zara yang sedang melamun
"Iya.....! aku...sangat bahagia..! kamu orang pertama yang membawa ku kesini ...!" jawab Zara dengan tersenyum kearah Kevin
"Ayoo ...aku akan membawa mu keliling Taman ..."
Zara segera mengikuti Kevin dari belakang .Kevin membeli kan es krim untuk Zara,mengajak gadis ini untuk mencoba beberapa permainan dan itu membuat Zara sangat bahagia.
Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu,Kevin akan mengantar Zara pulang,tapi sebelum mereka pulang,Kevin memberikan mawar merah kepada Zara,gadis itu menerimanya dengan senang .
"Zara...!! jadilah pacarku...!!" ucap Kevin,berlutut di depan Zara
"Aku......" Zara tidak langsung menjawab,Dia melihat kearah Kevin,Zara tau ini salah,tapi Kevin yang bisa buat Dia bahagia,malah Kevin orang pertama yang menyatakan cinta kepada nya .
"Aku menerima mu.....!" Meskipun masih ragu Zara langsung menjawab Nya,itu membuat Kevin kaget dan langsung berdiri,ingin memeluk Zara namun gadis itu malah menghindar karena merasa canggung.
"Aku akan mengantar kamu,ayoo naik...!"
Zara segera naik keatas MoGe.Zara merasakan bahagia bisa dekat dengan orang yang benar - benar mencintainya.
Beberapa jam kemudian,Mereka sampai di kediaman Mattew.Zara segera turun dari MoGe Kevin.
"Terimakasih untuk hari ini,sampai bertemu besok ...!" ucap Zara segera masuk kedalam halaman rumah besar Mattew.
Saat Zara membuka pintu utama,disana sudah ada Mattew yang sedang menunggu nya di sofa .
"Jam segini baru pulang ..! dari mana saja ...!" Suara Mattew mengagetkan Zara yang masih di ambang pintu
"Hah...paman...!" Zara melihat kearah Mattew yang berjalan kearah nya
Tap....
Tap...
Tap...
"Jam segini baru pulang...! kamu itu anak perempuan ..! apa tidak bisa menjaga dirimu ...! berkeliaran dengan laki - laki asing. ...!!" Mattew memarahi Zara,terlihat gadis itu tidak membantah perkataan Mattew.
"Jika kamu terus begini laki - laki tidak akan menghargai mu sebagai perempuan ...!" Sambung pria dingin itu lagi .
"paman cukup...!Kevin bukan pria asing, Dia itu pacar ku..! aku punya hak untuk mengatur hidup ku sendiri dengan siapa aku akan pergi...!" Jawab Zara lantang,gadis yang biasa diam saja kali ini berani menjawab semua perkataan Mattew membuat pria itu terdiam,menatap dingin kearah Zara yang masih berstatus istrinya.
"kamu istri ku..!aku berhak ikut campur kehidupan mu..!"
"Istri...?Sejak kapan paman menganggap aku ini istri,bukan nya paman sudah membebaskan aku,jangan bilang paman lupa dengan ucapan paman sendiri...!"
"Diam ..." "Diam..."
Ucap Mattew dan Zara serentak,membuat Asisten Jo kaget dan mengangkat kedua bahu nya,menatap heran kearah dua insan yang berdiri di depannya.
"Nyonya...Anda sudah pulang..!"Asisten Jo melirik kearah Zara " Tuan baru saja mengutus orang untuk mencari Nyonya,Tuan khawatir Nyonya tidak pulang sudah malam begini...!"lanjut Asisten Jo lagi.Namun,raut wajah Mattew sudah memancarkan aura iblis pencabut nyawa dalam dirinya membuat Asisten Jo gemetar.
"Tu..Tuan saya akan pergi sekarang " tidak ada pilihan lain selain kabur saat ini,kalau tidak Mattew akan menjadikannya santapan Mokey.
"mulai sekarang jauhi Kevin ...!" Titah Mattew berbalik badan meninggalkan Zara
"jangan mimpi ..!" jawab Zara sebelum Mattew naik keatas
"Kamu belum tau Dia itu seperti apa...?Dia hanya gigolo yang di pelihara oleh Tante - Tante,kamu bukan selera Dia,kamu akan di jadikan mainan oleh nya "jelas Mattew memberi peringatan kepada Zara .
"Setidaknya Dia bukan pengecut..! Dia berani menyatakan Cinta Nya...! "
"Cinta...? emang kamu tau arti cinta yang sebenarnya ..?Jika Dia lakukan ini sebagai taruhan kamu bisa apa ...?"
Mattew telah menyelidiki semua tentang Kevin,bahkan Mattew tidak segan - segan akan bertindak lebih lanjut kalau Kevin berani menyentuh Zara.
"Emang paman tau arti cinta..? paman itu egois,bertindak sesuka paman,terkadang tidak memikirkan perasaan orang lain ...!Aku tidak akan meninggalkan Kevin,dan paman berhenti untuk mengatur hidup ku...! dan satu lagi sebelum kita pulang dari Jepang paman sudah berjanji untuk mengurus surat cerai...!"
Tap...Tap...tap...Zara berlari kearah tangga melewati Mattew yang berdiri di sudut tangga,Mattew hanya bisa melihat kepergian Zara meninggalkan nya di lantai dasar.
***
"Sayang ....Tunggu...!" Ucap Abian saat melihat Clara sudah memasuki lift di lantai dua mansion.
"sayang aku bisa jelasin ...! aku dengan Rose tidak ada hubungan yang spesial ..!"
sambung Abian lagi yang masih mengejar Clara .
Bugh....Abian mendorong tubuh Clara Kedinding lift saat pintu lift akan tertutup.
Cup...cup...Abian mulai memaksa mencium bibir Clara,mencoba untuk menenangkan istrinya,namun Clara saat kesal tidak menerima perlakuan Abian wanita itu terus saja berontak untuk melepaskan diri dari ciuman Abian yang menekannya begitu kuat ..
Plak .....!
Sebuah tamparan mendarat ke pipi Abian,membuat pria itu kaget dan melepaskan tangan nya yang semula menggenggam Clara .
"Don't touch Me...!Mr.Abian ..!" Clara seraya berbicara dan menutup kedua tangan nya kearah Abian sebagai seseorang yang sedang meminta maaf .
Abian melirik kearah Clara,ini kedua kali Nya Clara menampar Abian .
"Aku tidak bisa tidak membuat mu tenang ...! tolong mengerti,jangan seperti ini ...! tolong kembalikan Clara yang dulu,yang penurut dan penyayang ...!" Abian berusaha meraih tangan Clara namun wanita itu terus saja menghindar sampai pintu lift terbuka .
"Aku sudah katakan,berhenti menyentuh ku..! kau tidak bisa seenak mu begitu ..! aku punya hak melarang mu untuk mendekat...!" Pekik Clara yang membuat Abian menatap tajam kearah Clara .
"Heh....!" Abian tersenyum sinis mendengar pernyataan Clara " kau sudah hebat...! bahkan kau sudah bisa melawan ku...! kau bukan wanita yang dulu ku kenal lagi Clara Beauty...!" Disaat Abian menyebut nama istri nya dengan lengkap pertanda diri nya sudah sangat emosi dan hancur.
"Sini......." Abian berusaha meraih lagi lengan Clara.Namun, tanpa segan pun Clara menipis dan melawan untuk memukul Abian,dengan gesit nya Clara mampu melayang kan kaki nya mengenai pipi kanan Abian,pria itu tidak sempat mengelak sehingga sepatu high heels milik Clara berhasil mencium pipi nya.
Setelah kayang dengan begitu indah wanita itu nampak berdiri dengan begitu elegan di depan Abian,Pria ini kaget melihat perubahan dalam diri Clara.
Melihat dirinya tidak bisa menjinakkan Clara,terpaksa Abian melakukan gerakan seribu menaklukkan musuh,dengan cepat Abian menangkap lengan Clara dan memutarnya kebelakang,kini tangan kanan Clara telah di kunci oleh Abian kebelakang sehingga wanita itu tidak bisa melepaskan tubuhnya .
"lepas ..! "pekik Clara yang berusaha memberontak
"Berhenti bergerak,jika kamu terus bergerak lengan mu akan patah ....!"
"Heh...! kamu melawan istrimu dengan gaya seribu penakluk musuh...? kau menganggap ku musuh ...?" ucap Clara lirih menoleh kebelakang kearah Abian .
"Salah lagi,apa yang di pikirkan wanita ini
..! kenapa susah sekali membujuk nya ...!" Batin Abian menatap kearah Clara
Abian segera mencium leh*r Clara,Abian berusaha menjinakkan istri nya.Namun,lagi - lagi Clara memberontak.
Abian mendorong tubuh Clara ke dinding.Melihat Clara sudah tidak bergerak lagi Abian mulai mencium bibir Clara disaat pegangan longgar,Clara segera menendang pria itu dengan kuat .
⚡⚡🥚PECAH TELOORRR.....!!!!🙀🙀Ooopsss..!!
"Akh....."Abian memegang senjata nya yang di tendang oleh Clara
"Kau.....kau berani menendang nya ...! apa kau mau ma...ti...!" Ucap Abian menahan rasa sakit nya,tangan ya masih memegang area int*m nya .
Ceeekkrreeekkk...!!
Blam ...!!
Clara mengunci pintu kamar dari dalam sehingga Abian tidak bisa masuk .
Dum...Dum...Dum....menggedor gedor pintu kamar .
"Clara buka pintu nya ...!" teriak Abian dari luar
"Nyahhh....lah....!!aku tidak ingin bicara dengan mu....!"
"Akhh.....sialan ini benar- benar sakit,bagaimana bisa Dia menendang masa depan ku,Apa Dia berencana menggantikan posisi ku dengan yang lain " Gumam Abian kembali masuk ke lift dan turun ke lantai dasar,Percuma berdebat dengan seorang wanita mereka tidak akan mengalah,dan selalu akan pria yang salah .