My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 56



Mereka berdua turun ke lantai dasar,disana sudah ada bi Sumi dan bi Nana yang sedang menata makanan di atas meja makan .


"Nyonya biar Tuan muda saya yang gendong,satu nya kasih bi Nana saja,biarkan Tuan dan Nyonya makan dulu ..." Bi Sumi memberanikan diri meminta gendong baby twin Clara,sebelum nya Clara tidak membiarkan siapapun menggendongnya ,tapi sekarang seperti nya tidak bisa egois,kalau tidak dia tidak akan ada waktu untuk melayani suaminya saat makan.


"Baik bi...saya titip Zico ya sama Zara,bi Sumi sama bi Nana baik-baik gendongnya ..." Seru Clara melepaskan anaknya kepada asisten rumah tangga dan dia segera melayani suaminya saat makan.


"Aku akan makan ini saja....aku akan cepat ke kantor ada meeting,nanti sore datang lah ke kantor ,titip mereka sama bibi..ada hal penting yang mau aku bahas disana ..!"


Abian menyudahi sarapan nya,setelah berpamitan dengan istri dan anaknya dia segera berjalan ke pintu utama untuk berangkat ke kantor.


***


Mike sedang menunggu Abian di loby melihat pria bertubuh kekar itu masuk kedalam kantor nya,Mike segera menghampirinya .


"Bos........ini berkas kerjasama nya Mattew,ada meeting di restoran cenapa,dan ini berkas kerjasama dari negara S mereka juga mengajak pertemuan sore ini" Mike berjalan mengikuti Abian,yang masuk kedalam ruangannya.


Pria itu melepas kancing jas nya dan duduk di kursi CEO.


"Untuk pertemuan dengan negara S kirim saja staf bagian administrasi,aku akan datang bertemu dengan Mattew" Abian menyerahkan kembali berkas ke Mike


"Tidak bisa Bos ...ini di peruntukan untuk Bos harus Bos sendiri yang datang "


"Berapa persen keuntungan yang kita dapat dengan bekerjasama dengan mereka" Abian menatap Mike yang duduk di depannya


"60% Bos....keuntungan nya lumanyan,proyek yang di ajukan juga sangat spasifik sekali lokasi nya " jelas Mike,dan pria ini yakin Bos nya akan pergi bertemu klien jika keuntungan diatas rata-rata.


"Atur pertemuan jam sore,aku akan bertemu dengan Mattew siang"


"Baik Bos...."


Mike segera keluar dari ruangan Abian,pria itu melanjutkan kerja nya,dan sesekali melihat foto istrinya yang ada di handpone nya,baru berpisah dua jam yang lalu rasa kangen itu sudah menggebu- gebu di hati Abian .


Abian baru mengingat nya tentang si twin di rumah dia mengambil handpone nya dan menyuruh Abian untuk menjemput baby sister baru di asrama mereka yang sudah di pesan kan oleh Abian .


"Sudah kamu jemput...." tanya Abian saat panggilan nya terhubung


"belum Tuan mereka menyuruh menjemput malam nanti,dan hanya ada satu orang ,satu lagi di kabarin nanti sore "


"Baik...."


Abian mematikan handpone nya ,menatap jam di ruangan nya sudah jam 11 pagi dia baru mengingat ada pertemuan dengan Mattew di luar kantor.


Seorang Presdir tampan keluar dari ruangan CEO,siapa lagi kalau bukan Abian,meski sudah memilik istri bahkan dua orang anak,namun bagi Abian tidak lah masalah untuk memancarkan pesona nya di setiap penjuru ruangan kantor,disini dia lah yang bisa menebar pesona tampan nya,siapa yang akan berani melarang pria keras itu.


"Berson kita ke cenapa sekarang...!!"


"Baik Tuan......"


Abian masuk kedalam mobil,dan seperti biasa duduk menyilang menopang dagu dengan tangan kanan nya menatap kedepan,kacamata hitam tidak pernah lepas di tempatnya .


Sampai disebuah restoran besar itu,pelayan sudah sangat mengenal sosok Abian mereka langsung berbaris di pintu masuk untuk menyambut Tuan paranoid itu.


"Selamat datang Tuan Abian ....."


Sapa mereka ,tapi hanya di balas anggukan oleh Abian,dia segera menghampiri meja dimana Mattew sedang menunggu nya .


"Meski sudah memiliki anak dua pesona mu masih tetap tidak bisa di kalahkan oleh siapapun...." Mattew menjabat tangan persahabatan dengan Abian,sembari mempersilahkan pria itu duduk .


"Kenapa harus memanggil begitu formal,bukannya kita rekan kerja " jawab Mattew memberikan map biru kepada Abian


"Bagaimana proyek nya lancar...? kapan kita bisa pergi kesana? "


"Kapan pun kamu mau datang bisa....!sekarang juga bisa jika kamu tidak sibuk...." tanya Mattew


"Tapi aku tidak yakin kamu tidak sibuk....."Sambung Mattew lagi meminum kopi nya


"Minggu depan aku punya waktu...kita bisa pergi..!aku akan mengajak anak dan istriku...." seru Abian menanda tangan berkas yang diberikan Mattew


"kamu mau melihat proyek apa mau memamerkan kemesraan mu kepada ku...." cibir Mattew menatap kearah Abian


"Aku tidak bilang begitu...! aku akan mengajak istri dan anak ku...mungkin mereka bisa sekalian jalan-jalan..."


"anakmu itu baru satu bulan ....!tidak perlu di bawa kemana-mana kasian mereka ....mending di tinggal dirumah saja...!atau kamu belum mencarikan baby sister untuk mereka,kamu cukup kejam menyuruh istrimu merawat mereka seharian tanpa istirahat " cibir Mattew lagi,Abian menatap tajam kearah Mattew menghentikan nya melihat berkas


"Aku tau yang terbaik untuk mereka,dan tanpa kamu beri tau aku sudah memesan dua sekaligus babysister,bila perlu aku akan memesan wanita import untuk menemani kesepian mu ....biar kamu tidak terlalu mengurus kehidupan orang "


SKAKMAT...!!!!


Jawaban Abian mampu membuat Mattew terdiam,meskipun obrolan mereka seperti orang yang sedang berperang,namun mereka sudah terbiasa dengan kondisi itu.


Kringg.....


kriingg.....


"Hallo ...."


"Bos....klien yang dari perusahaan Negera S sudah ada di cenapa ,sekalian saja bertemu dengan nya "


"Suruh dia kemeja 045,aku masih disini..!"


"Baik"


Tut...Tut....panggilan terputus ..!


"Siapa ...."


"Klien baru....dari Negera S"


Mereka melanjutkan tandatangan berkas,dan menunggu klien yang ingin bertemu dengan Abian .


"permisi....Tuan Abian Carlose ...?" sapa seorang wanita cantik dengan berbadan tinggi dan juga cantik,kulit putih mulus,mengenakan rok mini diatas lutut ,dengan ukuran Br* yang lumanyan besar.Membuat dua pria itu menatap kearah wanita yang sedang menyapa mereka.


"Iya...silahkan duduk"


Wanita itu menarik kursi dan duduk di depan Abian disebelah Mattew,Mattew hanya bisa berpindah posisi duduk nya kesamping Abian,Mattew punya syndrome akut,tidak sembarangan orang bisa mendekatnya .


"kenalkan saya celin staf pemasaran di perusahaan Negara S,Tuan ini berkasnya silahkan di periksa..." Tanpa sengaja Celin menyentuh tangan Abian membuat pria itu refleks dan menarik tangan nya kembali


"Maaf Tuan " Celin pun menarik kembali tangan nya ,menatap kearah Abian dengan penuh rasa penasaran .


Mattew hanya melirik dengan ujung mata nya kearah Celin,dia melihat wanita itu dengan begitu jijik,Mattew tidak pernah memandang wanita dengan baik selain Clara,istri dari sahabatnya itu.


Beberapa kali Celin mencuri pandang terhadap Abian,namun pria itu selalu mengalihkan pandangan nya .