My Husband Is Crazy

My Husband Is Crazy
episode 67



Clara terlihat sangat cemas,dia takut kalau Abian dan sahabat nya bersenang - senang di kantor,yang lebih parah nya mereka membawa wanita ke kantor Abian itu yang di pikirkan Clara saat ini.


"Maa.....makan dulu..." panggil Zara


"mama nanti saja sayang " seru Clara


"Bi.....bi Sumi.."


"iya Nya...."


"Jaga anak-anak ya,aku harus ke kantor Tuan ...!!"


"Baik Nya...."


Clara segera berjalan ke pintu utama mengenakan baju kaos putih dan juga hotpants untuk melihat suaminya,dia tidak sempat berganti pakaian lagi,pikiran dan emosi nya sedang bergelut melawan hatinya .


"Berson antar kan aku ke kantor Tuan " Titah Clara segera berjalan ke pintu mobil


"Nya apa tidak ganti baju dulu,tuan akan marah kalau Nyonya berpakaian seperti itu"


"cepat nyetir....!!"


Clara mengabaikan peringatan dari Berson,karena pikirannya sedang kacau saat ini,Dia tidak bisa memikirkan hal baik lagi saat ini .


Di dalam mobil raut wajah Clara sangat panik,Dia tidak bisa membayangkan jika itu benar terjadi,sampai di depan Mexio Clara segera turun dan menyuruh Berson menunggu di bawah .


"Benarkan semua karyawan sudah pulang,siapa juga yang mau lebur disini ,ini saja sudah jam setengah 9 malam " gumam Clara menuju lift


Sampai di lantai ruangan Abian ,Clara segera mengecek di ruangan Abian namun kosong,dia mengecek di ruangan Mike juga kosong .


"Aku akan ke ruangan meeting ,aku yakin mereka di sana...!" gumam Clara berjalan menuju lift untuk kelantai 5 .


Sampai di lantai 5 Clara dengan penuh rasa panik,bahkan jantung nya berdegup kencang,Clara tidak bisa mengontrol emosi nya .


Dia berdiri di depan ruangan meeting dengan puncak emosi yang sudah menguasai dirinya.


BBRAAAAKKKK......!!! Clara menendang pintu ruang meeting dengan sangat keras,membuat semua orang yang ada di ruangan meeting melihat kearah Clara,termasuk Mike dan Abian juga kaget.


Saat ini seakan- akan dunia berhenti berputar, jantung berhenti berdetak,Kaki terasa kaku dan tidak bisa di gerak,Mulut seakan terkunci tidak bisa mengeluarkan kata-kata ,malu sungguh malu itu yang terlintas di benak Clara .


"Astaga ....apa yang dilakukan Clara " Batin Mike menompang kepala nya dengan tangan kanan


Abian yang sedang berdiri melihat kearah Clara yang tiba - tiba saja datang dengan pakaian yang membuat Abian semakin marah .


"Ma....maaf ...." Seru Clara mundur kebelakang pintu" Clara sangat malu dengan situasi saat ini


"Kalian boleh bubar ..!! keluar menuju tangga darurat dilarang melihat ke arah istri ku...!!! jika tidak jabatan kalian di cabut....!!"


Semua staf yang ikut rapat segera keluar dan menuju tangga darurat,sementara Clara bersembunyi di dekat lift karena malu dengan semua orang .


"Mike kamu pulang duluan...!!" titah Abian


"Baik bos..."


Mike segera keluar dari ruangan rapat,dan melirik kearah Clara yang bersembunyi.


"Mike ....paling kan pandangan mu..!!jika tidak mata mu akan keluar dari tempatnya ...!!" pekik Abian dengan keras membuat Mike segera berlari ke lift


"Masuk.....!!!!!! " Titah Abian yang melihat keadaaan sudah sepi,Clara yang mendengar nya takut,hari ini dia pasti sudah membuat Abian malu.


Clara tidak juga masuk keruangan meeting,dan itu membuat Abian marah dan mengulangi lagi perkataan yang sama.


"Apa kamu tidak dengar aku menyuruh mu masuk..MASUK...!!!" Teriak Abian dengan keras di akhir ucapan nya membuat wanita itu kaget dan segera berlari keruangan Abian .


" Maaf....maaf...sayang....aku salah....aku telah salah menilai mu....." Clara meminta maaf kepada Abian


"duduk...!!" ucapan datar Abian mampu membuat Clara semakin takut dan bahkan tidak berani melirik kearah suami nya


"ada apa...??" Sambung Abian yang melihat tidak ada jawaban dari Clara


"Aku...aku...tadi menelpon ke handphone mu tapi tidak ada jawaban ,aku juga menelpon ke telepon ruangan mu tapi juga tidak ada jawaban " Clara masih menunduk tidak berani menatap Abian


"Pulang ....!!!" seru Abian bangkit dari kursi duduk nya,pria ini masih menahan rasa marahnya dia belum memperhitungkannya dengan Clara


Clara segera mengikuti langkah Abian yang sudah meninggalkan ruangan meeting .


Clara memasuki lift dengan perasaan dag dig dug dia tidak menatap kearah sang suami takut suaminya marah.


Braakk....! Abian mendorong tubuh Clara ke dinding membuat wanita itu kaget .Tatapan Abian sangat tajam melihat kearah Clara,Pria itu memasukan tangan nya kedalam kaos putih milik Clara dan menyentuh bagian gunung kembar milik Clara ,wanita itu hanya memejamkan mata nya menikmati permainan Abian .


Tangan Abian melonggarkan hotpants yang di kenakan Clara dan memasukan tangan nya kedalam,menyentuh bagian kelopak mawar milik Clara,rasanya sangat hangat,Abian bahkan memainkan tangan nya disana,Dia memutar kan jari jemari nya di putik mawar,wanita itu sedang menahan des*hannya,sedikit lagi dia akan sampai di puncak kenikmatan nya,tapi tiba-tiba Abian menghentikan permainannya ,membuat Clara kaget,Abian segera keluar dari ruangan meeting dan Clara hanya terdiam melihat kearah Abian yang sudah berjalan kearah pintu utama kantor.


Clara membenarkan baju dan celana nya,melihat kearah Abian,ada rasa kecewa di dalam batin Clara ,sedikit lagi dia sudah mencapai puncak kenikmatan tapi pria itu malah menghentikan permainan itu,membuat Clara menderita,dengan rasa kesal Clara mengejar Abian ke tempat parkir.


"Berson ...pulang duluan ya aku pulang dengan Tuan " Titah Clara,Berson segera masuk dalam mobil dan pergi dari hadapan Nyonya dan Tuannya .


"kenapa masih berdiri ...!masuk...!!!" Titah Abian,Clara masih belum tau kesalahan nya yang Dia tau hari ini Dia telah membuat Abian malu.


Clara duduk bersebelahan dengan Abian ,pria itu fokus menatap kedepan,tidak melirik kearah istrinya .


"Kenapa ..? kamu terlihat sangat kecewa..??" ucap Abian melirik kearah Clara


"Tidak....tidak...aku tidak kecewa..." Jawab Clara gagap


"ia kamu tidak kecewa hanya aku yang kecewa,kecewa dengan sikap mu...!!" Ucapan Abian membuat Clara melirik penasaran kearah suaminya


"apa kamu belum menyadari apa yang telah kamu perbuat "Sambung abian lagi


Clara benar-benar tidak paham maksud Abian,bahkan dia tidak tau apa yang telah di perbuat nya selain yang tadi .


Criiiiitttttt......!!!!!! Abian mengerem mobilnya dengan kuat sehingga membuat wanita itu kaget.


"Benar kamu tidak tau ....?" Tanya Abian lagi mencengkram dagu Clara dengan kuat


Clara merasa Abian benar-benar marah kali ini bahkan sikap nya sangat berbeda.


"Sayang ...kamu salah paham ....." Ucap Clara memegang pipi Abian


"Iya aku salah paham karena terlalu menganggap kalau kamu akan nurut dengan perkataan ku...!! nyata nya kamu tidak pernah menganggap perkataan ku ini serius ..." Abian melepaskan cengkraman nya,ada bekas tangan di dagu Clara karena kulit nya yang putih jadi meninggalkan bekas.


Abian melanjutkan perjalanan nya,dan segera melajukan mobilnya untuk pulang kerumah,kali ini Abian mendiamkan diri nya dengan Clara.


Clara membuka pintu utama,seisi mansion terasa sunyi,karena anak-anak sudah tidur,Clara menatap kearah suami nya yang sedang menaiki tangga kelantai dua,Clara berlari mengejar Abian yang sedang marah .


Braaakkk....!! Clara mendorong tubuh Abian Kedinding,tapi tidak membuat pria itu goyang,karena tubuh Abian lebih kuat dari tenaga dorongan Clara .


"Kenapa kamu begitu marah,apa karena aku tadi mengganggu meeting mu atau karena hal lain...?" tanya Clara begitu penasaran dengan sikap suaminya


"Sayang ......aku benar minta maaf telah membuat mu marah dan kecewa,tapi jujur selain kesalahan malam ini kesalahan apa lagi yang ku perbuat sehingga membuat mu emosi begini...." sambung Clara masih menekankan tubuh Abian ke dinding,posisi Clara masih sama,menempel kepada Abian .


"apa yang salah dengan aku....!!memang penampilan ku salah..? tapi ini semua gara - gara kamu,kamu yang membuat aku panik harus segera mengecek kamu ke kantor,sebelum nya kamu tidak akan lembur tanpa memberitahukan kepada ku...." Sambung Clara lagi,Masih dengan posisi yang sama ,kali ini Clara lebih berani dia menyentuh dada bidang Abian yang masih mengenakan kemeja lengkap dengan jas hitamnya .


Clara melonggarkan dasi Abian mencium dada Abian membuat pria ini menatap kearah Clara dengan membulatkan matanya .


"Hari ini kamu melakukan kesalahan dua kali dalam sehari ,yang pertama kamu berpelukan dengan laki-laki muda itu,kedua kamu datang kekantor dengan pakaian transparan seperti ini,membuat para jantan di kantor menegakkan senjata nya " Ucap Abian tegas


"Tapi aku akan menegakkan senjata milik suami ku saja....." bisik Clara di telinga Abian,dengan menyentuh tongkat sakti dibalik cela*a itu.


Benar saja tongkat sakti itu meronta - ronta minta di keluarkan dari dalam ce*ana Abian .


"Sudah cukup...!! aku sudah tau salah ku,aku meminta maaf padamu sayang....aku hanya sedang bekerja....mari kita istirahat ...!!!" Seru Clara lalu pergi meninggalkan Abian di depan lift.


Abian menatap kearah wanita itu dengan penuh kemarahan , seakan - akan dia akan memakan wanita itu sekarang juga, berani- berani nya dia membangun kan singa yang sedang tertidur apa Dia tidak takut Dia akan di terkam.


"Clara.....!!!!" Teriak Abian ,melihat Clara yang sedang membuka pintu kamar nya.


" satu sama.....!!!! " Teriak Clara tidak kalah keras dari Abian


Abian baru menyadari jika Clara sedang membalas dendam nya kepada Abian,tadi dia sengaja menggoda Clara,sekarang malah Clara yang membuat Abian sesak,bahkan lebih parah dari clara,Abian pria yang kuat Bira*i tidak akan sanggup menahan hasrat nya,Pria itu segera berjalan kearah kamar nya,dia berjanji akan menghukum wanita itu sampai dia akan sulit untuk berjalan besok.