
Mattew datang ke mansion Abian setelah kejadian tadi malam,Mattew baru mengetahui kalau Clara tinggal bersama dengan Abian .
Abian dan Mattew duduk di dekat taman mawar di mana biasa nya Clara bersantai.
"Apakah semua nya sudah beres..!!" tanya Abian kepada Mattew
"Kenapa harus membunuh orang itu...dan satu satu lagi kenapa ada wanita itu disana..!!" tanya Mattew yang enggak sabaran
"Aku tidak sengaja membunuh nya,awalnya aku hanya memberi dia pelajaran saja,tapi sial nya dia malah mati di tangan ku" jelas Abian
"Saat ini kondisi pulau pasti sedang tidak baik-baik saja,Alex pasti akan menyerang pulau cepat atau lambat dan mereka telah bekerja sama dengan Negera untuk mencuri informasi di pulau itu"
"Kerahkan lebih banyak orang lagi disana untuk menjaga pulau itu,jangan biar kan orang Alex masuk kedalam" ucap Abian yang berdiri di samping Mattew
"Cuma ada satu cara,berikan pesan perdamaian kepada Alex,berusaha lah dekat kembali dengan Sonia maka itu akan membalikkan suasana hati alex,sebelumnya kita sudah tau kalau Sonia adik perempuan alex,kenapa mereka tidak menyerang kita karena Sonia mencintaimu" jelas Mattew
"Sebelum nya Alex telah menyerang pulau,bukan tidak pernah,aku tidak akan mengirim pesan perdamaian...!!! " titah Abian
"bunuh lah Clara...maka semua akan kembali ke semula,menyimpan wanita disisi mu bukan lah hal benar..!!!" ucap Mattew
Perkataan Mattew membuat Abian marah,dia segera menyerang Mattew,Abian menarik kerah baju Mattew dan dia kembali marah dan emosi.
"Aku tidak akan membunuh nya setelah aku bersusah payah mendapatkannya...!!kalau aku mau bunuh,orang yang aku bunuh adalah kamu..!!"
"Maaf.....!!!" tiba tiba Clara berdiri tepat di belakang Abian dan Mattew
Abian kaget dengan suara clara yang baru saja berbicara,Clara telah mendengar semua nya.
"Maaf aku benar benar tidak tau masalah nya akan rumit seperti ini" ucap Clara
" untuk apa kau minta maaf,apa yang salah dengan mu..!!" tanya Abian
"kenapa harus membunuh orang,untuk menyelesaikan masalah,apakah orang orang seperti kalian hanya bisa melakukan itu,selain itu apa yang bisa kau lakukan..?" Clara berbalik tanya kepada Mattew dan Abian yang masih berdiri dari hadapan Clara
"kau tidak tau apa apa masuk lah kedalam ..!!ini masalah biar aku yang urus kau tidak perlu berurusan " Abian mendekati clara
"kenapa aku tidak bisa berurusan apalagi menyangkut nyawa ku...!!!tidak hari ini pada saat nya aku juga akan terbunuh di tangan mu" Clara mendorong Abian lalu pergi meninggalkan Abian .
Mattew yang melihat Abian dan Clara sedang marah memilih untuk pergi dari sana,Abian mengejar Clara ingin membujuk wanita itu supaya lebih patuh.
"Clara tunggu...!!! aku bilang berhenti di sana..!!" teriak Abian
"Selain emosi apa lagi yang bisa kau lakukan heh...??" tanya Clara kepada Abian yang sudah berada di sambil nya
"Kau tidak akan mengerti Jika dijelaskan karena kau keras kepala..." jawab Abian
Abian ingin memegang tangan Clara,namun Clara malah semakin memberontak dia tanpa sengaja terpeleset dan jatuh ke kolam renang air nya sangat tinggi,kolam renang di belakang mansion khusus untuk Abian berlatih renang.
BRUuummm.......
"Oh..sial..wanita ini..!!" tanpa berpikir panjang Abian segera melompat kedalam kolam renang untuk menyelamatkan Clara
Clara berhasil di selamatkan oleh Abian.
"Clara ...Clara...bangun lah....Clara bangun ..."
"uhuk....uhuk....uhuk..."Clara meminum banyak air,abian berusaha menolong nya dan mengangkat tubuh Clara kedalam,betapa paniknya pria ini melihat Clara dalam keadaan begitu.
***
Abian berdiri di balkon menunggu Clara sadar dari pingsan nya,pria itu tidak beranjak sedikit pun dari sana,pakaian nya basah pun belum dia gantikan.
Abian berjalan masuk dalam kamar melihat Clara sudah siuman dari pingsannya.
"Bagaimana keadaan mu " tanya Abian saat melihat Clara membuka mata
"Aku sangat takut terjadi apa apa dengan mu..!! jangan pernah bertindak bodoh seperti itu lagi...!! kamu tidak akan mengerti posisi ku saat ini" ucap Abian duduk di tepi ranjang
Clara masih bingung dengan dirinya yang berada di ranjang tidur,dia melihat kedalam selimut hanya mengenakan ****** ***** saja,Clara menatap kearah Abian,pria itu mengerti maksud wanitanya.
"Baju mu basah jadi aku melepaskan nya selain baju mu tidak ada yang hilang dari mu..!!" Cibir Abian yang melihat Clara masih bingung
"Kau menyelamatkan ku...!!kenapa kau melakukan itu" tanya Clara.
"Untung aku begitu hebat...bisa berenang dalam ketinggian air seperti itu,kalau tidak mungkin kamu tidak akan berada di sini tapi sudah di sana" Abian menunjukkan kearah langit-langit kamar nya.
Clara turun dari ranjang menghampiri Abian yang berdiri di dekat meja rias,Mata Abian tidak berpaling dari pemandangan indah di depannya.
Clara menyentuh dada kekar milik Abian,Clara melihat kearah Abian yang sedang memandang nya.
"kenapa belum ganti pakaian semua nya basah..."Seru Clara menarik pinggang celana Abian
"Jangan Memancing ku...!!Kalau tidak kamu akan tau akibatnya ...!! tatapan Abian melihat Clara dengan datar,Namun wanita itu hanya terdiam terus saja berusaha menyentuh semua lekuk tubuh nya Abian.
"stop....!!! berhenti memancing emosi ku...!! sudah cukup cukup..!!!" Abian menggenggam tangan clara,namun wanita itu saat ini benar-benar bertindak dari hati nya dan tidak mempermainkan Abian.
Abian yang melihat Clara begitu inisiatif memegang milik Abian,dan laki laki itu membiarkan nya,Abian akan melihat apa yang akan wanita itu lakukan.
Clara belum pernah melihat batang perkasa itu sebelum nya,tapi kali ini benda itu tepat di depan matanya,Clara menelan ludah melihat bentuk dan ukurannya yang begitu menakjubkan.
"Aku sudah bilang jika kau tidak menginginkan nya jangan berani berani kau menyentuh nya ...!!!" pekik Abian yang mencengkram leher Clara,namun nampak nya wanita itu sangat tenang tidak seperti biasanya.
"Jika aku menginginkan nya apa kau akan memberikannya " Bisik Clara di telinga Abian .
"Kau bisa menyentuh sesuka hati , dan sepuas mu, Namun ... jika kau berani bertindak seperti itu lagi,aku yakin aku tidak akan bisa menepati janji ku sebelum nya ..!!" Abian menghempaskan tubuh Clara ke ranjang dan berjalan meninggalkan wanita itu.
Abian berjalan kearah balkon,Clara segera menghampiri nya,Wanita itu saat ini sedang tidak bisa mengontrol kan dirinya lagi.
"Jika aku meminta maaf dengan cara memuaskan mu ...apa kau memaafkan ku" ucap Clara membelai wajah abian dengan tangan nya yang lembut membuat pria itu salah tingkah,semakin lama Clara bertingkah semakin besar juga rasa keinginan Abian, malam ini,Abian sudah tidak sanggup menahan nya melihat Clara yang selalu memancing emosinya itu.
Abian memegang wajah Clara,lalu mencium bibir wanita itu,mereka berdua larut dalam ciuman yang begitu dahsyat,dalam keadaan tanpa busana Abian dan Clara berciuman di balkon,Abian segera menggendong tubuh mungil Clara keatas ranjang.
"Ini kau yang meminta nya,jangan salah kan aku ...!! jika bersikap kasar" titah Abian yang mulai menjelajahi tubuh Clara yang sudah berbaring di depan nya yang begitu menggoda.
"Aah..aah.." D***han Clara membuat Abian semakin bersemangat mencumbui tubuh Clara,sudah lama Abian menanti kan waktu yang seperti ini akhirnya wanita itu luluh juga setelah sekian lama iya perjuangkan cintanya.
Terlihat tubuh Clara yang menggeliat menerima serangan demi serangan dari Abian,dia memainkan p*t*ng s*s* milik clara,Abian kembali bersemangat untuk meng*i*ap nya dan Clara terus mend***h menerima perlakuan Abian.
laki-laki itu sangat bersemangat,tenaga nya sangat kuat,meskipun sudah pemanasan dua jam namun dia masih terlihat berstamina,Abian belum berhenti sampai di situ,dia mencium seluruh tubuh Clara membuat wanita itu tidak bisa menahannya.
Abian berusaha menyingkirkan penghalang yang menutupi taman bunga milik Clara,dia segera melepaskan nya,dan terpampang nyata di depan mata Abian,laki-laki itu sudah lima kali menelan ludah nya melihat benda kepemilikan yang begitu indah yang selama ini abian impikan.
"Apa kau yakin...!!"bisik abian di telinga Clara
"Aku tidak ingin kau menyesal di tengah permainan " sambung nya lagi
" Teruskan..!!! kau telah menahan nya selama ini,maka malam ini itu adalah milik mu..!!" jawab Clara begitu menantang Abian dengan tatapan mata nya.
Ssst...Drrt....Abian berusaha pelan namun itu sia-sia,Clara telah merintih kesakitan,Dia berusaha untuk menahan nya sampai Abian selesai namun setelah Tiga jam lebih mereka pada posisi itu akhirnya Abian berhasil juga memasukkan junior nya.
Jleeb....!!!
"Aaaaaaaaaaahhhhhhh.........!!!"Suara teriakan Clara segera di tahan Abian dengan bibir nya,Abian berusaha menenangkan wanita itu dengan ciuman lembutnya,Namun selembut nya lelaki kekar seperti Abian tetap di terima kasar oleh Clara,dia terus saja merintih kesakitan,beberapa kali saat Abian mengg*y*** kan tubuh nya.
Abian masih dengan posisi yang sama sudah sepuluh menit lebih dia mengekspresikan tenaga nya,terlihat Clara yang begitu lemas namun berbanding balik dengan Abian dia begitu semangat seakan-akan tidak ingin melepaskan wanita itu dalam genggaman nya itu.
Abian kembali meng*o*angkan tubuh Clara sambil m*r*mas bagian gunung kembar milik Clara.
"eem...."
"Aah..."
Suara rintihan Clara semakin memenuhi ruangan sepi itu.Abian terlihat masih bersemangat meskipun sudah melakukan nya lima kali belum ada tanda tanda pria itu akan berhenti.
"Apa kau masih bertenaga..."Abian berbisik di telinga Clara tapi dia membalaskan dengan anggukkan .
Abian langsung mengangkat tubuh clara untuk menukarkan posisinya,Clara tersenyum kearah Abian yang membuat laki-laki itu semakin bersemangat.
"Huufff.....aah....." suara de*a*an Clara membuat Abian makin mempercepat kan gerakkan nya.
Tubuh Clara melemas dan jatuh dalam peluk kan Abian dengan posisi milik Abian masih didalam taman bunga ke nikmatan.Pria itu perlahan -lahan memindahkan tubuh Clara dengan posisi yang benar,dan kembali mencumbu bibir Milik Clara.
Cup....
cup..
"Aku mencintaimu...!!!" tegas Abian kepada Clara
Meskipun dalam keadaan setengah sadar namun Clara dapat mendengar suara Abian dengan jelas.Namun wanita itu tidak membalas nya dia hanya tersenyum melihat dan menyentuh wajah abian sebelum mata nya tertutup rapat.
Ada rasa kekecewaan dari raut wajah abian,dia berharap Clara membalas ucapan cinta nya saat ini juga,namun wanita ini malah ketiduran karena kelelahan.
Mereka berdua sangat lelah dan tertidur bersama,masih dengan posisi disamping Abian dan Abian memeluk wanita nya itu dengan erat seakan akan tidak ingin di pisah kan.
***
Ke esokan pagi nya Clara terbangun dari tidur nya,iya melihat Abian masih tidur di depannya,wanita itu menyentuh pipi sang suami nya,dan melihat nya dari dekat.
Tangan kekar abian memeluk kembali tubuh Clara yang membuat wanita itu kaget.
"pagi-pagi sudah menggoda ku...!! apakah semalam kau belum puas ..." Goda Abian yang membuat clara tersipu malu.
"lepas...aku susah bernafas kalau kamu peluk terus" gerutu Clara
" tidak mau... cium dulu baru aku lepas" Titah Abian
"Tingkah nya ini seperti bayi saja yang minta makan" batin Clara yang geli membayangkan nya
"Apa yang kau tertawa kan...!!!apa kau menertawakan aku...dalam batin mu,yang melihat tingkah bodoh nya aku" ucap Abian
Clara hanya menggeleng kan kepala
"Clara begini lah aku..! meskipun aku dikenal dengan pria yang kejam,namun aku jamin aku bisa selalu lembut dengan wanita ku" ucap Abian
Cup. ..
cup .. Abian kembali mencium bibir clara,wanita itu hanya tersenyum saja.
"Mandi lah dulu kita akan sarapan bersama,aku telah meliburkan para pembantu dan pengawal untuk dua hari kedepan,hanya sisa berson di mansion ini yang lain sementara tinggal di apartemen ku.. " titah Abian
Clara pun mengerti dengan ucapan abian,dan iya hendak turun dari ranjang namun betapa kagetnya Clara melihat sprai putih milik mereka yang tercemar dengan noda merah begitu cukup banyak,Clara histeris melihat itu dan benar itu pertama kali baginya.
"Kenapa...!!!" Abian panik melihat Clara
Abian juga di buat kaget oleh noda merah itu,dia melihat kearah Clara,wanita itu memperlihatkan kepanikannya,karena ada sesuatu yang iya rasakan di bawah sana terasa sangat dingin.
"Clara...!! are you okay ..?" tanya Abian memegang pipi clara,wanita itu hanya terdiam,benar ini hanya pertama kali bagi dia,meskipun dia sudah menikah namun Abian tidak pernah menanyakan persoalan hubungan dia dengan Revan sebelum nya,oleh sebab itu Abian tidak tau,wanita berusia 20tahun itu di buat syok oleh Abian.
"Clara .." panggil Abian lirih ,dia segera memeluk Clara untuk menenangkannya.
"ini............pertama kali bagi ku!!!"
Jedder......!!Suara petir,tanpa mereka sadari diluar sedang hujan deras,bahkan petir juga sangat keras sehingga membuat Clara kembali memeluk Abian .
"tidak apa apa tenang lah,kamu tunggu lah disini aku akan mengambil baju mandi mu" ucap Abian meninggal kan Clara di atas ranjang.
Satu menit kemudian pria itu berdiri di depan Clara dia memberikan baju mandi untuk Clara,dan wanita itu segera mengenakannya.
Tanpa rasa jijik Abian membereskan sprai itu dan meletakkan di ranjang baju kotor,dan segera menggantikan yang baru,abian begitu leluasa membereskan ranjang mereka,clara hanya terdiam saja melihat abian.
"Sssstt..."Clara merintih kesakitan,tubuh nya gementar dia tidak sanggup berjalan,seluruh tubuh nya sakit,seakan akan semua terasa lumpuh,dengan melihat nya saja Abian sudah paham dengan kondisi tubuh Clara ,pria perkasa itu segera mengangkat tubuh mungil Clara ke dalam kamar mandi .
"Berbaring lah di bathtub aku akan memandikan mu" titah Abian
Karena Clara tau kondisi tubuh nya dia hanya menurut saja dengan perintah sang suami.
" tadi kamu bilang hanya memandikan aku kenapa menyentuh itu lagi,apakah tuan ku belum cukup puas " Goda Clara membelai wajah abian yang berjongkok di depan nya
"Aku hanya ingin memeriksanya saja...dia terluka" bisik Abian
Cup...Clara mencium bibir Abian,pria itu tidak membalasnya takut tidak bisa mengontrol dirinya.
"Clara apakah ini yang pertama???" tanya Abian tanpa melihat kearah nya
"ii..ya..ini pertama nya,seandainya aku tau itu senikmat ini dulu aku tidak mungkin menolak ajak kan Revan" goda Clara memancing emosi Abian
Brakkk....Abian mendorong tubuh Clara ke bathtub yang berisi air,dan mencengkram leher Clara.
"Apakah kau menyesal ...!!!memilih berpisah dengan laki-laki itu..!!!! pekik Abian yang lepas kendali nya
"eemm...sakit...!!lepas...!!!" teriak clara
Abian baru sadar dia telah mencekik leher Clara dengan kuat sehingga membuat wanita itu susah bernafas.
"Aku hanya bercanda..!!" seru clara lirih yang memegang leher nya karena sakit
Buug....Abian memeluk tubuh Clara kedalam peluk kan nya.
"Berhenti memikirkan pria lain..!!!aku disini serius mencintaimu..!! jika kau berani mempermainkan aku,maka siapapun laki - laki yang mendekati mu akan ku bunuh..!!!" titah Abian
Clara yang mendengar nya cukup di buat kaget,wanita itu membelalakkan mata nya saat mendengar ucapan abian,dia baru sadar cinta Abian adalah sebuah keseriusan untuk nya bukan sebuah permainan,akhirnya Clara perlahan mencoba menerima jati diri Abian di dalam hidup nya.